Breaking
Showing posts sorted by relevance for query pileg 2019. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pileg 2019. Sort by date Show all posts

Sunday, March 31, 2019

Redaksi sukabumiNews

PBB Kota Sukabumi Targetkan 4 Kursi DPRD di Pileg 2019

sukabumiNews, WARUDOYONG - Dewan Pimpinan Cabang Partai Bulan Bintang (DPC PBB) Kota Sukabumi menargetkan perolehan 4 kursi DPRD pada pileg 2019. Target 4 kursi pada pemilu 2019 tersebut di ungkapkan Ketua DPC PBB Kota Sukabumi kepada sukabumiNews di sela-sela kegiatan pemasangan 19.000 Alat Praga Kampanye (APK) berupa mini banner.

“Insya Allah dalam Pemilu 2019 ini kita menargetkan 4 kursi untuk DPRD Kota Sukabumi dari Dapil 1 satu kursi,  Dapil 2 satu kursi, dan Dapil III dua kursi," kata Ketua DPC PBB Kota Sukabumi KH. Hasanudin Yan Malik, Spd.i M.M.

Di Jelaskan Yan, pemasangan APK berupa mini banner yang dilakukan secara serentak oleh para caleg dan relawan yang di tebar di setiap dapil di Kota Sukabumi pada Ahad (31/3) ini dilakukan untuk memudahkan dan mengetahui Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Bulan Bintang yang akan dipasang di setiap Dapilnya.
Di ungkapkan Yan, setiap caleg PBB minimal memasang APK sebanyak 150 banner di setiap dapilnya masing-masing.

Dengan demikian tambah dia semoga Masyarakat bisa mengenal dan memilih caleg PBB hingga bisa mengantarkan kepada perolehan kursi yang ditargetkan.

Masyarakat Kota Sukabumi juga diharapkan bisa menilai bahwa Partai Bulan Bintang ini salah satu Partai yang anti Korupsi dan Petinggi serta Pejabatnya pun tidak ada yang tersandung Korupsi.

“Kami tidak mau mengatakan PBB itu Partai yang bersih, akan tetapi biar masyarakat saja yang menilainya," tambah Yan Hasanudin.

Ditempat yang sama, Sutrisni Djayono salah satu Calon Anggota DPRD PBB Dapil III Kota Sukabumi mengucapkan syukur bisa melakukan sosialisasi berbeda dengan yang lain.

Ketika masyarakat membutuhkan bantuan dan pertolongan seperti yang sakit dan yang lainnya, tidak harus diberi bantuan dengan uang. “Namun kita bisa memberikan bantuan dengan sesuatu yang mungkin akan lebih bermanfaat untuk kedepannya,” ucap Sutrisni Djayono.

Wanita yang lebih akrab disapa Bu Nie itu pun mengaku bahwa PBB bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat calon pemilihnya tentang hal itu.  

“Seperti halnya pada saat yang lalu ada orang yang meminta pertolongan hingga menempuh jalur Hukum. Alhamdulilah PBB bisa memperjuangkannya dan berhsil,” kenang Bu Nie.

"Semoga PBB berada dihati nurani masyarakat karena PBB memperjuangkan Islam dan NKRI serta membela masyarakat khususnya memperjuangkan kaum perempuan," harap Bu Nie



Pewarta: Azis R.
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, March 24, 2019

Redaksi sukabumiNews

Polsek Cibadak Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Lodaya 2019

Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman bersama Jajaran Muspika Cibadak dan Cicantayan menggelar "Operasi Mantap Brata Lodaya 2019" bertempat di halaman Mapolsek Cibadak Kabupaten Sukabumi, pada Minggu 24/3/19.
sukabumiNews, CIBADAK - Dalam rangka Pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman bersama Jajaran Muspika Cibadak dan Cicantayan menggelar "Operasi Mantap Brata Lodaya 2019" bertempat di halaman Mapolsek Cibadak Kabupaten Sukabumi, pada Minggu 24/3/19.

"Ini adalah suatu kegiatan Apel persiapan Operasi Mantap Brata Lodaya, untuk pengamanan Pilpres dan Pileg serentak 2019 ungkap Suhardiman kepada sukabuminews.net di lokasi kegiatan.

Kapolsek menjelaskan, persiapan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan pihaknya selaku Aparatur Pemerintah yang akan mengamankan jalannya Pesta Demokrasi pada tanggal 17 April 2019 nanti,  sesuai pesan yang disampaikan Menko Polhukam kepada Prajurit TNI/Polri dalam amanat yang dibacakannya.

Sementara itu Camat Cicantayan Sendy Apriada yang juga hadir mengikuti acara tersebut mengutarakan, pihaknya akan komitmen membantu demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Kesatuan Indonesia (NKRI) yang harus di jaga bersama.

"Tentunya bukan hanya pernyataan sikap tetapi juga komitmen Integritas bahwa kita harus bersama-sama menjunjung tinggi Demokrasi dan harus menjaga keamanan," sabung Sendy.

Selaku pihak Pemerintah Kecamatan Cicantayan Sendy juga menegaskan bahwa ia melalui masyarakatnya akan terus berupaya agar pemilu yang akan dilaksanan berjalan sukses, aman dan lancar.

Begitu juga halnya yang diungkapkan Ade Hermansyah selaku Anggota Pelindung Masyarakat (Linmas) Desa Batu Nunggal. Dia menegaskan bahwa Linmas sebagai Mitra TNI/Polri, bersedia untuk membantu keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2019.

"Seluruh anggota Linmas akan memberikan keamanan, ketertiban dan kenyamanan bagi yang mempunyai hak pilih, baik itu di wilayahnya mau pun di Tempat Pemungutan Suara (TPS)." Tegasnya.


Pewarta : Azis. R
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, March 31, 2019

Redaksi sukabumiNews

Reni Marlinawati Tetap Fokus Pemenangan Pileg 2019

Kejadian OTT tidak terlalu berpengaruh terhadap fokus kami berlomba dalam kebaikan pada Pemilu Legislatif 2019.

sukabumiNews, CISAAT – Setelah operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, partai berlambang Kakbah ini tetap fokus memenangkan Pemilu Legislatif 2019.

"Kejadian OTT tidak terlalu berpengaruh terhadap fokus kami dalam memenangkan Pemilu Legislatif pada Pemilu 2019," kata Wakil Ketua Umum PPP Dr. Hj. Reni Marlinawati saat kesempatan berkunjung ke kantor redaksi sukabumiNews.net, Jln Raya Cibolang Simpang Jalur, Cisaat Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (30/3/2019).

“Yang paling bahwa Partai Persatuan Pembangunan ini adalah Partai tertua yang nyaris saat menjelang Pemilu Partai selalu diterpa badai,” tambah Reni.

Reni juga bersyukur karena selama badai datang, selama itu pula ia semakin kuat menghadangnya.

"Kejadian itu kita ambil hikmahnya untuk lebih baik lagi, tapi kami tetap optimis pada pemilu ini PPP tetap bisa menang apalagi kami mempunyai kader yang militan," tambah Caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Kota/Kabupaten Sukabumi ini.
Reni menjelaskan, dari awal pihaknya telah mengintruksikan kepada seluruh kader untuk terus meningkatkan energinya dalam melakukan pergerakan partai. “Kami juga dikhususkan juga untuk menjaga soliditas internal antar pengurus di seluruh tingkatan,” ungkapnya.

Satu hal yang membedakan partai kami dengan partai-partai lain tambah Reni, bahwa P3 didirikan oleh para ulama dalam upaya bukan hanya sekedar menjaga kekuasaan. “Tetapi P3 juga merupakan partai yang memastikan bahwa akidah dan tauhid tetap terjaga di republik ini,” akunya.

Maka dari itu, tegas Reni, spirit yang harus dibangun adalah spirit jihad, sepirit perjuangan ummat Islam.

"Dan tentu kaitannya dengan hal ini di dalalam upaya pemilu 2019 kami tetap semangat, kami tetap berlomba dalam kebaikan dan kami tetap punya keyakinan bahwa PPP dengan doa para ulama, dengan doa para pecinta P3 akan lolos dalam pemilu ini dan akan kembali duduk di parlemen," terangnya. (Red/*)

Thursday, April 4, 2019

Redaksi sukabumiNews

Wali Kota Sukabumi Sebut Tema Festival HUT Kota Sukabumi Tahun Ini Sesuai Mementum Pemilu 2019

sukabumiNews, CIKOLE – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyebutkan bahwa tema festival pada HUT Kota Sukabumi tahun ini disesuaikan dengan momen Pemilu 2019. Sehingga situasi wilayah Kota Sukabumi diharapkan lebih kondusif.

Fahmi juga berharap, momen Festival ini menjadi ajang ekonomi kreatif sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan warga Kota Sukabumi.

"Untuk itu, sejumlah UKM dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Ekonomi kreatif terus didorong untuk meningkatkan ekonomi masyarakat," kata Fahmi.

Sementara itu Ketua Panitia HUT ke 105 Kota Sukabumi yang juga sebagai Wakil Wali Kota, Andri Setiawan Hamami mengatakan, Gebyar Pesona Kota Sukabumi (Festival, red) ini merupakan rangkaian kegiatan HUT Kota Sukabumi. Setelahnya, masih ada kegiatan lain seperti, jalan santai yang digelar 7 April mendatang.

"Kita kerja sama dengan KPU untuk gelar KPU Run juga, Setelah itu, 27 April mendatang akan digelar Pesta Kuliner Juanda Night yang dilanjutkan dengan jalan santai wajib pajak pada keesokan harinya," jelas Andri.

Andri juga mengungkapkan alasan tidak mengundang  daerah lain dalam festival HUT Kota Sukabumi tahun ini, mengingat festival berdekatan dengan Pemilu 2019. Menurutnya, hal ini dilakukan karena menghargai Pilpres dan Pileg.

"Kita kordinasi dengan Kapolres disepakati tidak ada keramaian pada H-7 dan H+7 Pemilu 2019. Makanya puncak acara digelar setelah Pemilu 2019,” ugkapnya.

Mulai diberlakukannya  tunjangan kinerja (Tukin) bagi ASN di lingkungan Pemkot Sukabumi pun menurut Andri menjadi pertimbangan. Konsekwensinya, kegiatan-kegiatan dikurangi untuk menutupi kebijakan tersebut.

"Pertimbangan lain terkait keuangan. Anggaran tahun 2018 dan 2019. Sekarang, festival atau helaran lebih menonjolkan kearifan lokal,karena memang sudah diberlakukan Tukin tapi respon masyarakat bagus," tutupnya


Pewarta : Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, February 10, 2019

Redaksi sukabumiNews

Danrem 074/Warastratama Tutup Kegiatan Latihan Pengamanan Pileg dan Pilpres 2019

sukabumiNews, SURAKARTA – Komandan Resort Militer (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Rafael Granada Baay menutup kegiatan latihan pengamanan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Lapangan Manahan Surakarta, Minggu 10 Februari 2019.

Kegiatan latihan yang dimulai pada tanggal 30 Januari 2019 lalu itu diisi dengan beberapa materi latihan diantaranya materi UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu, teritorial, prosedur pengerahan pasukan dan penanganan Rusuh massa, tactical floor game, hingga simulasi drill taktis penanggulangan rusuh massa dan aplikasi pengamanan Pemilu.

Pada upacara penutupannya Danrem membacakan amanat tertulis Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. yang  menjelaskan tentang tupoksi TNI sesuai yang tercantum dalam UU RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

“Tugas Pokok TNI sesuai Undang-undang Nomor 34 tahun 2004 adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan Negara,” kata Danrem menuturkan teks tertulis yang dibacakannya.

“Salah satu dari tugas pokok tersebut, mengamanatkan TNI untuk melaksanakan tugas perbantuan kepada Pemda dan Polri dalam menangani kerusuhan sosial, menjaga stabilitas keamanan di wilayah serta menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman disintegrasi bangsa dan ancaman lainnya yang dapat mengganggu jalannya pelaksanaan Pemilu 2019,” tuturnya. 

Oleh karena itu lanjut Danrem, setelah Latihan, Prajurit TNI di wilayah Kodam IV/Diponegoro dituntut mampu setiap saat melaksanakan tugas perbantuan tersebut secara profesional, berhasil dan berdaya guna.

Diakhir amanat tertulisnya Kodam IV/Diponegoro itu berharap kepada seluruh peserta latihan agar mampu memahami teknik, prosedur, mekanisme dan sistem komando pengendalian untuk menunjang koordinasi dan kerjasama dengan seluruh unsur terkait di wilayah masing-masing sehingga dapat terwujud sinergitas antar instansi dalam pengamanan Pemilu 2019.

[Pewarta: Agus Kemplu]
Editor: Red.

Monday, December 10, 2018

Redaksi sukabumiNews

Caleg DPR RI Dapil Aceh I, Dwi Luhnuari Aktif Gelar Silaturahmi

Dwi Luhnuari Jumwati SE alias Nunuk merupakan Caleg DPR RI dari partai PDIP Nomor Urut 3 untuk Dapil Aceh I yang meliputi dari 15 kabupaten kota, yaitu Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Banda Aceh, Sabang, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Simeleu, Abdya, Aceh Selatan, Singkil, Subullussalam, Aceh Tenggara, dan Gayo Lues.
Gayo Lues (ACEH), SUKABUMINNEWS.net - Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dapil Aceh I,  Dwi Luhnuari gencar melakukan silaturahmi. Seperti halnya kali ini, ia melakukan silaturahmi bertemu dengan masyarakat Desa Bengkik Kecamatan Blang Pegayon, Kabupaten Gayo Lues, belum lama ini.

Hadir pada kegiatan silaturahmi tersebut Sekretaris Desa (Sekdes) Gampong, Yusman, Tokoh Pemuda beserta masyarakat sekitar Desa Mengkek .

Terkait kegiatan ini Sekdes Gampong, Yusman menjelaskan, kegiatan silaturrahmi seperti yang dilakukan caleg ini memang sangat bermanfaat. “Selain bisa langsung dekat dengan masyarakat, juga bisa mendengar langsung keluhan- keluhan dari masyarakat, dan kami sangat senang atas kedatangan langsung ke kampung halaman kami," ucap Yusman kepada sukabumiNews di sela-sela acara.

"Dan kita berharap di Gayo Lues ini ada orang yang bisa menciptakan solusi untuk mengurangi angka pengangguran, karna angka pengangguran disini cukup banyak," katanya.

Sementara itu Dwi Luhnuari saat diminta tanggapan mengenai keinginan warga dan tujuan dirinya maju menjadi caleg di Pileg 2019 mengatakan, hal itu sudah menjadi pemikirannya. "Karena tujuan saya maju ke Pileg 2019 diantaranya yaitu untuk meningkatkan sektor ekonomi produktif bagi masyarakat,” kata Dwi.

Selain itu jelas Dwi, layanan kesehatan, pendidikan,serta pengelolaan sumber daya alam juga perlu ditingkatkan. “Tentunya semua itu tidak terlepas dari cita-cita untuk menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman sebagai kultur dari masyarakat Aceh," tambah wanina yang lebih akrab di sapa Nunuk itu.

Dwi Luhnuari Jumwati SE alias Nunuk merupakan Caleg DPR RI dari partai PDIP Nomor Urut 3 untuk Dapil Aceh I yang meliputi dari 15 kabupaten kota, yaitu Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Banda Aceh, Sabang, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Simeleu, Abdya, Aceh Selatan, Singkil, Subullussalam, Aceh Tenggara, dan Gayo Lues.

Pewarta: Amin lingga
Editor: Red.

Wednesday, July 18, 2018

Redaksi sukabumiNews

Tepat Tanggal 17 Pukul 17 DPC PBB Kota Sukabumi Hantar Para Mujahid Daftar ke KPU

[Ketua DPC PBB Kota Sukabumi, Yan Hasanudin Malik (duduk paling kanan) dan Sekretaris KAPPU Cab PBB Kota Sukabumi, Faisal Mulyawan ( samping kanan Yan), saat mendaftarkan para bacalegnya di KPUD Kota Sukabumi] 
sukabumiNews.net, KOTA SUKABUMI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Sukabumi menghantarkan para mujahid (baca: bacaleg) mendaftar ke KPU. Pendaftaran 21 bacaleg PBB ke KPUD Kota Sukabumi itu tepat pada tanggal 17 pukul 17.00 WIB.

“Kami sengaja mendaftarkan para mujahid ini tepat pada tanggal 17 pukul 17 untuk mengingat milad partai kami. Karena memang pada tanggal 17 Juli 2018 ini tepat 20 tahun usia PBB,” jelas Ketua DPC PBB Kota Sukabumi, Yan Hasanudin Malaik kepada sukabumiNews, saat mendaftarkan bacaleg partainya di KPU pada Selasa (17/7/2018).

[Para Bacaleg DPRD Kota Sukabumi dari PBB]
Sementara menurut Yan Hasanudin, partainya mentargetkan 5 kursi DPRD di pileg 2019. Target ini, tambah Yan, merupakan target minimal PBB Kota Sukabumi. "Ya, kalau mau sih enam kursi, perdapil masing-masing dua kursi,” imbuh Yan.

Yan optimis target perolehan kursinya bisa tercapai. Karena jelas Yan, para bacalegnya sudah terlebih dahulu memiliki modal sosial di masyarakat, seperti pengajian dan komunitas sosial lainnya, sehingga tidak terlalu membutuhkan modal mteri yang cukup besar.

“Modal sosial ini sangat positif dan cukup efektip bagi mereka untuk maju di Pileg 2019 nanti.” Pungkas Yan. (Red*)

Sunday, January 21, 2018

Redaksi sukabumiNews

Pileg 2019, Gerindra Targetkan 10 Kursi di Kabupaten Sukabumi

sukabumiNews, CISAAT - Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi mentargetkan untuk meraih 10 kursi DPRD pada Pileg 2019 mendatang. Target perolehan kursi tersebut di ungkapkan ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara dalam sambutan pada acara Work Shop dan Rapat Koodinasi Cabang (Rakorcab) pemenangan pemilihan gubernur (pilgub) dan wakil gubernur Jawa Barat 2018 bertempat di Ballroom Gedung Augusta Cisaat, Sabtu (20/1/2018).

Sementara  lanjut dia, untuk DPRD kabupaten Sukabumi partainya kini memiliki 5 kursi. “Mudah-mudahan target 10 kursi tersebut bisa kita capai," ucap ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi.

Pada acara Rakorcab yang mengagendakan pembentukan, perbaikan, penyempurnaan ranting dan verifikasi ranting serta pelatihan para saksi itu, Yudha juga menghimbau kepada seluruh kader partainya untuk menyatukan suara dalam mendukung demi memenangkan cagub/cawagub Jabar yang di usung partainya. .

“Hari ini kita melaksanakan worskhop dan Rakorcab, se-kabupaten Sukabumi, dan mempersiapkan Pengurus Anak Cabang (PAC) di 47 kecamatan  serta 386 ranting dan anak ranting untuk menghadapi pilgub dan wagub Jabar guna mendukung pasangan cagub/cawagub yang di usung partai kita yaitu Sudrajat dan Ahmad Syaikhu,  agar memperoleh kemenangan,” jelas Yudha.

 Hadir pada acara Rakorcab partai Gerindra itu sekertaris DPRD Provinsi, H. Abdul Haris Babihoe,  Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Ade Dasep, para pengurus dan tokoh partai Gerindra lainnya seperti Junaidi Tarigan, SH.MH, sayap Gerinda, juga para anggota partai itu sendiri.

Pewarta: Aep/Jenal
Editor: Red

Monday, April 1, 2019

Redaksi sukabumiNews

FKPPI Rayon X. 06.01 Sukaraja Deklarasi Dukung Caleg Partai Golkar, Dewi Asmara dan Asep Mensils

sukabumiNews, SUKARAJA - Ratusan Anggota Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (FKPPI) Rayon X. 06.01 Sukaraja menggelar Pertemuan Akbar dalam Acara pembangunan Sekretariat bersama H. Asep Sopyan, ST bertempat di Asrama Cibeureum Cimahpar Jl. Raya Sukaraja, Ahad (31/3/19), kemarin.

Pada pertemuan Akbar itu juga sebanyak 300 anggota FKPPI Rayon X. 06.01 Sukaraja sekaligus mendeklarasikan diri mendukung Asep Sopyan, ST yang dikenal dengan sebutan Asep Mensil’s maju menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Sukabumi dari Partai Golkar.

Asep Mensil’s maju menjadi caleg nomor urut 2 di Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Kabupaten Sukabumi yang meliputi Kecamatan Cireunghas, Cisaat, Gegerbitung, Gunung Guruh, Kadudampit, Kebonpedes, Sukabumi, Sukalarang, dan Sukaraja.

Ketua Rayon X.06.01 FKPPI Sukaraja Asep Herdiansyah mengatakan, selain acara silaturahmi ia juga mempunyai rencana untuk pembangunan Sekretariat, yang mana menurutnya sampai saat ini pembangunan secretariat itu baru mencapai 45 persen. “Ini menjadi beban moril bagi kita sehingga menjadi tanggung jawab kita sebagai pengurus FKPPI Rayon Sukaraja,” terangnya kepada sukabumiNews.net.

Ketua FKPPI Rayon X.06.01 Sukaraja Asep Herdiansyah (kiri) kuatkan dukungan kepada Caleg DPRRI  dari Wilayah IV Sukabumi Hj. Dewi Asmara (tengah) dan Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi Dapil IV, H. Asep Sofyan, ST (kanan).
“Kami selaku pengurus FKPPI Rayon X.06.01 Sukaraja juga menyatakan sikap mendukung penuh kepada pengurus senior (FKPPI) H. Asep Sopyan, ST yang mencalonkan dalam Pileg 2019 sebagai Calon Legislatif DPRD Kabupaten Sukabumi dari Partai Golkar di Daerah pemilihan 4 dan Caleg DPR RI Hj. Dewi Asmara,” ungkap Asep Herdiansyah.

Semoga, tambah dia, dengan bentuk usaha perjuangannya untuk mendukung dan memilih H. Asep Sopyan pada tanggal 17 April 2019 dapat menjadi bukti atas kemenangan dia sehingga dapat terpilih sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu H. Asep Sopyan ST mengucapkan terimakasih kepada pengurus FKPPI Rayon X.06.01 Sukaraja atas dukungan penuh yang diberikan kepadanya juga kepada Hj. Dewi Asmara untuk maju pada pileg 17 April 2019 mendatang.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, April 7, 2019

Redaksi sukabumiNews

Reni Marlinawati Ajak Masyarakat Gemar Mengkonsumsi Ikan

sukabumiNews, PALABUHANRATU – Anggota DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Reni Marlinawati mengajak  kepada masyarakat supaya gemar mengkonsumsi Ikan. Ajakan ini disampaikan Reni saat hadir pada peringatan Hari Nelayan ke-59 di area Alun-alun Jln. Siliwangi Palabuhanratu, Sabtu (6/4/2019).

Pantauan sukabuminews.net, peringatan Hari Nelayan ke-59 tahun 2019 yang mengusung tema “Monentum Kebangkitan Nelanyan dan Masyarakat Pesisir dengan Mengoptimalkan Usaha Perikanan, Ramah Lingkungan, dan Berkelanjutan, serta Aktualisasi Nilai-Nilai Tradisi Sebagai Upaya Pelastarian Budaya Lokal Demi Terwjudnya Nelayan Sejahtera, Budaya dan Laut Tetap Lestari” ini disaksikan oleh ribuan warga yang memadati area Alun-alun.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami didampingi Wakil Bupati Adjo Sardjono, jajaran Muspida, SKPD, para Tokoh Masyarakat, LSM dan Ormas. Turut hadir  Anggota Komosi X DRPRI yang juga selaku Wakil Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Dr. Hj. Reni Marlinawati.

Dalam sambutannya Reni yang juga Caleg DPR RI pada Pileg 2019 mewakili Dapil Jabar IV (Kota/Kabupaten Sukabumi) dari PPP menjelaskan bahwa dalam prospek parawisata begitu luas, namun menurutnya, hasil tangkapan ikan para Nelayan sangat kecil.

“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi supaya gemar memakan ikan hasil tangkapan Nelayan,” kata Reni kepada sukabumiNews saat kegiatan berlangsung.

Reni menambahkan, pariwisata laut di Kababupaten Sukabumi memiliki wilayah yang sangat luas. Apalagi menurutnya, dalam waktu dekat Pemerintah akan segera membangun Dermaga Palabuhan, Bandara Pesawat terbang dan Jalur Double Track yang akan menggenjot pertumbuhan Ekonomi dari berbagai bidang termasuk Perikanan dan Wisatanya.

Reni Marlinawati juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan Hari Nelayan ini. “Semoga membawa manfaat untuk kita semua khususnya bagi semua Nelayan, kegiatan ini semata-mata untuk memberikan motivasi dan bisa meningkatkan kesejahteraan bagi para Nelayan,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Reni Marlinawati bersama Wakil Bupati Adjo Sardjono mendampingi Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyerahkan secara simbolis asuransi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan memberikan Bantuan Rehab Rutilahu, serta membagikan Sertifikat Hak atas Tanah Nelayan kepada beberapa perwakilan warga masyarakat.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, December 22, 2018

Redaksi sukabumiNews

Partai PBB Kabupaten Sukabumi Optimis Raih Suara Signifikan di Pemilu 2019

Cicantayan, SUKABUMINEWS.net  Cicantayan, SUKABUMINEWS.net Pungsionaris Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Sukabumi semakin solid dan optimis akan meraih suara yang berarti (signifikan) di pileg 2019 mendatang. Ungkapan tersebut disampaikan Ketu DPC PBB Kabupaten Sukabumi, Ujang Lukman saat sambutan pada acara Pembekalan dan Dialog Interaktif bagi para caleg DPRD Kabupaten Sukabumi priode 2019-2024.

Acara yang di hadiri oleh para caleg dari partai PBB dengan menghadirkan 3 narasumber dari KPUD Kabupten Sukabumi, yaitu Ketua KPUD Ferri Gustaman, Komisioner KPUD Bidang Pokja Teknis Budi Ardiansyah dan Komisioner KPUD Bidang Pokja Teknis Budi Ardiansyah itu di laksanakan di Aula Yayasan Pendidikan Islam Muslimin Jaya (YAPIM) Cicantayan Kabupaten Sukabumi pada Ahad (22/12/2018).

"Insya Allah fungsionaris PBB di Kabupaten Sukabumi masih solid. Kita fokus raup suara pemilih untuk pileg,” ucap Ketua DPC Partai Bulan Bintang Kabupaten Sukabumi, Ujang Lukman.

Adapun mengenai issue keberpihakan terkait Pilpres, Ujang menegaskan bahwa partainya baru akan menentukan sikap di Rakornas sekitar pertengahan Januari 2019 mendatang.

Sementara itu Ketua KPUD Kabupaten Sukabumi Ferri Gustaman dalam penyampaian materinya mengungkapkan terbukanya peluang bagi semua Parpol untuk memperoleh kursi di parlemen, di semua tingkatan.

"Dengan sistem sainte lague kali ini, meminimalisir sisa suara dalam penghitungan perolehan kursi. Ini kesempatan bagi partai kecil maupun besar. Adapun Parlemen Treshold (PT) 4 % hanya berlaku untuk DPR Pusat." Jelas Ferri. 
Sementara Komisioner KPUD Kabupaten Sukabumi Bidang Pokja Teknis Budi Ardiansyah menyampaikan bahwa pada pemilu serentak kali ini, saksi Parpol atau Caleg diupayakan beralamat di wilayah Dapilnya masing-masing.

"Misalnya saksi Parpol atau Caleg Kabupaten Sukabumi yang beralamat di Dapil A, jadi saksi Parpol atau Caleg di Dapil B, maka dia tidak mendapatkan Surat Suara DPRD Kabupaten Sukabumi. Ini khan sayang, saksi tidak memiliki hak pilih untuk Caleg atau Parpolnya." Jelas Budi Ardiansyah.

[Pewarta: Jaka S.]
Editor: Red.

Monday, March 5, 2018

Redaksi sukabumiNews

Bawaslu Loloskan PBB sebagai Peserta Pemilu 2019, PBB Kota Sukabumi Sangat Beryukur

[PHOTO: Ketua DPC PBB Kota Sukabumi, Asep Deni Muttaqin]
sukabumiNews.netDengan lolosnya Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta Pemilu 2019  melalui putusan yang ditetapkan Bawaslu lewat sidang putusan ajudikasi sengketa penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu di Jakarta, Minggu (4/3), PBB Kota Sukabumi merasa bersyukur dan berterima kasih kepada pengurus juga simpatisan.

“Tidak ada kata yang lebih tepat selain mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus dan simpatisan yang selalu sabar menunggu dan mengikuti perkembangan persidang di bawaslu,” ucap Asep Deni Muttaqin, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota sukabumi kepada sukabumiNews melaui pesan singkat yang di terima redaksi.

Kepada ormas Islam dan umat Islam yang telah mendukung PBB, baik melalui aksi damai di KPU, maopun dengan doa dan pernyataan sikap, lanjut Asep, ia mengucapkan banyak terimakasih.

“Tak lupa kepada media yang telah mempublis kegiatan persidangan di bawaslu, kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” imbuhnya.

Selanjutnya, kata Asep, agenda partai yang sempat sedikit tersendat, sekarang dimobilisasi lagi dengan akselerasi tinggi dalam peningkatan infrastruktur partai dan rektrutment caleg.

“Dan tentunya kami akan bisa memaksimalkan dukungan kepada paslon dukung kami no 2, yaitu pasangan Faham  (H. Achmad Fahmi dan H. Andri S.  Hamami) dalam moment pilwakot Sukabumi 2018 menuju optimalisasi hasil pada pileg 2019,” tambah Asep. RED*

Tuesday, November 28, 2017

Redaksi sukabumiNews

Menghadapi Pilgub 2018, Pileg dan Pilpres 2019, PDIP Kabupaten Sukabumi Selenggarakan Pelatihan Kader dan Rekrut Saksi.

sukabumiNews, CICANTAYAN - Menghadapi ajang Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018, Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang, Partai Demekrasi Indonesia Perjuang (PDIP) menyelenggarakan pelatihan kader serta merekrut saksi dan Koordinator saksi dari 47 Kecamatan yang ada di kabupaten Sukabumi.

Menurut Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP Kabupaten Sukabumi, Saepul Bayan, Rekrutmen serta pelatihan saksi itu memang perlu dilaksanakan sejak dini agar Partainya sukes tidak kecolongan dalam mendapatkan hasil suara pemilihan pada pilgub, pileg serta pemilu yang sebentar lagi akan dilaksanakan.

“Kita ambil contoh kesuksesan saksi pad pemilihan legeslatif 2014 yang lalu. Oleh sebab itu kita di wajibkan mempunyai 4.744 saksi dalam menghadi pilgub, pileg dan pilpres yang akan datang,” kata Saepul Bayan kepada sukabumiNews, saat acara berlangsung yang di selenggarakan sekretariat PDI Perjuangan di Jalan Kadupugur, Desa Lembur Sawah, Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Senin (27/11/2017).

Acara pelatihan dan rekrutmen saksi yang dihadiri oleh ketua BSPN, dan Ketua DPC PDIP Kabupaten Sukabumi, Jainudin, S.Ag. MH kali ini adalah untuk para saksi PAC dari tiga daerah pemilihan yakni  dapil 1, 5 dan 6. “Untuk dapil 3, 4 dan 2, kemarin sudah kita laksanakn,” jelas Saepul.


“Kita berharap kepada para PAC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi,  yang mana telah di instruksikan oleh DPP dan DPD, bahwa saksi yang telah di sodorkan dari semua tingkatan PAC maupun ranting dan anak ranting ini mau di permanenkan, untuk mnghadapi pilgub, pileg dan pilpres, " tambah Sepul.

Pewarta: AEP SAEPUDIN
Editor: A Malik AS.

Thursday, April 4, 2019

Redaksi sukabumiNews

Jelang Pemilu, LSM GAPURA RI Serukan Anti Golput

sukabumiNews, CIBADAK – Menjelang Pileg dan Pilpres yang akan diselenggarakan secara seretak pada Pemilu 17 April 2019 mendatang, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Aktivis Penyelamat Uang Negara Republik Indonesia (GAPURA RI), Hakim Adonara menyerukan kepada masyarakat di Seluruh Indonesia untuk tidak Golput.

“Golput juga bagian dari hak politik, tetapi menurut ada dua jenis Golput yakni Golput yang disengaja dan ada Golput yang diadakan," ungkap Hakim melalui pesan singkat yang diterima sukabumiNews.net, Kamis (4/4/2019).

Dua-duanya lanjut Hakim, tidak baik dilakukan sebagai warga negara Indonesia yang hidup dalam alam demokrasi ini. “Oleh karena itu gunakan hak pilih jika mencintai perubahan, jangan Golput," tegasnya.

Menurut Hakim, seruan ini bukan tanpa alasan. Pihaknya mencatat data Eksekutif Voxpol Center pada tahun 2014 lalu yang memberikan bukti bahwa angka golput mencapai sekitar 30%, termasuk orang-orang yang tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan tidak mendapat undangan untuk memberi hak suara. "Itu jenis Golput yang diadakan" terang Hakim.

Lembaga masyarakat sipil yang piawai dan santun dalam pergerakannya ini juga mengkhawatirkan jenis Golput yang disengaja terutama bagi kalangan mahasiswa dan pemuda intelektual, sebab sejarah golongan putih (Golput) berawal dari gerakan protes dari para mahasiswa dan pemuda untuk memprotes pelaksanaan Pemilu 1971 yang merupakan Pemilu pertama di era Orde Baru.

Jenis Golput yang disengaja ini, lanjut Hakim, hadir sebagai bentuk perlawanan terhadap rezim yang sedang berkuasa. Maka seharusnya fenomena Golput ini menjadi pemicu para peserta pemilu untuk tidak menebar janji yang menyebabkan masyarakat apatis. “Jika hanya janji tanpa sebuah proses pendidikan politik kepada masyarakat, itu akan menumbuhsuburkan jenis Golput yang disengaja," jelasnya.

Tokoh aktivis anti korupsi ini juga turut memberikan wawasan akan arti Pemilu 2019 bagi masyarakat kampus. Dia berpandangan, di tengah dinamika pemilu 2019 yang diwarnai dengan ajang adu argumen di berbagai media, pihaknya berharap tidak membuat masyarakat kampus menjadikan pesta demokrasi ini sebatas ajang persaingan intelektual di waktu dan ruang-ruang tertentu saja.

“Tetapi secara teoritis dan praktis harus mampu berbuat untuk Negara, setidaknya menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2019 ini," tegas Hakim. (Red*/)

Wednesday, August 5, 2015

Unknown

Golkar Kumpulkan Mantan Caleg, Perkuat Marwan-Adjo

SUKABUMI-Menjelang Pilkada yang bakal digelar 9 Desember 2015 mendatang, DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi terus memanaskan mesin partainya. Selain memantapkan komunikasi dengan structural partai di tingkat pengurus desa (PD), DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi juga mengumpulkan para mantan calon anggota legislatif (caleg) Golkar yang belum berahsil menduduki kursi DPRD Kabupaten Sukabumi pada Pileg 2014-2019 lalu.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Agus Mulyadi mengatakan, para mantan caleg Golkar Kabupaten Sukabumi dikumpulkan untuk lebih memperkuat potensi suara pasangan Marwan-Adjo di Pilkada 2015 ini.

”Kecil atau besar, suara mantan caleg Golkar pasti memiliki andil untuk suksesi kemenangan Marwan-Adjo. Meski mereka belum berhasil di Pileg 2014 lalu, tapi basis massa pemilih yang mereka bina di Pileg 2014 lalu kan cukup signifikan,”kata Agus di sela-sela rapat dengan para mantan caleg Golkar di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, yang dihadiri pula Ketua Tim Pemenangan Marwan-Adjo, Abdul Majid, belum lama ini.

Menurut Agus, sesuai data perolehan suara di Pileg 2014, suara para mantan caleg Golkar Kabupaten Sukabumi, kurang lebih ada 150 ribu suara yang berasal dari seluruh dapil. Dengan modal kantong tambahan suara dari para mantan caleg Golkar tersebut, Agus yakin suara pasangan Marwan-Adjo akan lebih signifikan.

”Rekan-rekan kami dari mantan caleg sangat siap lahir batin untuk memenangkan Marwan-Adjo,”terangnya.

Sementara Ketua Tim Pemenangan Marwan- Adjo, Abdul Majid menambahkan, selain mantan caleg DPRD Kabupaten Sukabumi, mantan caleg Golkar provinsi dan pusat akan dihimpun untuk bersatu padu menguatkan kembali kantong-kantong suara mereka di Pileg 2014 lalu. Keberadaan para mantan caleg Golkar kata Majid sangat berharga untuk menambah energi pemenangan Marwan-Adjo.

”Gabungan suara caleg yang berhasil terpilih dan suara caleg yang belum terpilih pasti akan menambah kekuatan pasangan Marwan- Adjo,”tukasnya.* [Jabar.pojoksatu/sukabumi]


Sunday, March 31, 2019

Redaksi sukabumiNews

Tebar 19 Ribu Mini Banner, Partai Bulan Bintang Hijaukan Kota Sukabumi

sukabumiNews, WARUDOYONG - Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Sukabumi menebar 19.000 mini banner Alat Praga Kampanye (APK). Penebaran dilakukan secara serentak di tiga dapil di Kota Sukabumi, Minggu (31/3).

Ketua DPC Kota Sukabumi Yan Hasanudin Malik mengatakan, penebaran sejumlah 19.000 mini banner ini untuk menghijaukan Kota Sukabumi.

"Selain itu kami juga ingin menunjukkan kepada halayak bahwa keberadaan PBB khususnya di Kota Sukabumi tetap eksis dan semakin menggema," terang Yan Hasanudin Malik kepada sukabumiNews di sela-sela kegiatan.

Titik awal kegiatan dipusatkan di eks Terminal Sudirman, Jln Sudirman Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, yang dimulai sejak pukul 8.00 Wib.

Kegiatan tebar APK ini dilakukan langsung oleh para caleg beserta relawan dari masing-masing caleg DPRD PBB kota Sukabumi pada pileg 2019.

BACA Juga: PBB Kota Sukabumi Targetkan 4 Kursi DPRD diPileg 2019


Pewarta: Azis R/Telly N.
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, December 3, 2018

Redaksi sukabumiNews

Ketua Bidang Pemenangan PBB: Langkah Ketua Umum akan Dipatuhi Kadernya

Keputusan PBB untuk mendukung salah satu capres akan diputuskan pada Rakornas PBB Januari 2019 mendatang
Jakarta, SUKABUMINEWS.net – Ketua Bidang Pemenangan Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono menyatakan, Ketua Umum (Ketum) PBB Yusril Ihza Mahendra tidak secara tegas menyatakan dukungan kepada pasangan Calon Presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

Menurut Sukmo, pernyataannya itu disampaikan setelah Yusril bertemu dengan capres Jokowidodo selaku kliennya.

Sukmo juga menegaskan, keputusan PBB untuk mendukung salah satu capres akan diputuskan pada Rakornas yang akan di gelar Januari 2019 mendatang. Kendati demikian ia berpendapat, apapun langkah Yusri selaku Ketua Umum ia bakal diikuti oleh para kadernya.

“Saya kira kalau di bawah, kebiasaan di Partai Bulan Bintang itu apa yang menjadi langkah ketua umum, akan didukung dan dipatuhinya,” kata Sukmo Harsono saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (3/12).

Apalagi jelas Sukmo, langkah yang dilakukan Yusril itu untuk membesarkan partai yang dipimpinnya, termasuk meloloskan PBB menuju kursi parlemen pada pemilihan legislatif (pileg) 2019 nanti.

Sukmo menambahkan, para kader dan konstituen PBB menyadari akan perlunya diambil langkah-langkah strategis untuk bisa lolos ke Senayan. “Tentunya kami yang di bawah, sangat mendukung semua langkah yang dilakukan ketua umum,” jelasnya.

Langkah Ketum tersebut beber Sukmo telah disampaikan pak Yusril saat pertemuannya dengan para pimpinan pengurus PBB se-Indonesia beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah semua memahami langkah Ketum tersebut,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Abadikini dengan judul Langkah Politik Yusril Akan Di Patuhi KaderPartai Bulan Bintang


Editor: Red.

Thursday, August 23, 2018

Redaksi sukabumiNews

Posisi Dilematis PDIP Rengkuh Simpati Rizieq di Pemilu 2019

[Pemimpin FPI Rizieq Shihab. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)]
Jakarta, SUKABUMINEWS.net - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berusaha merangkul pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab agar mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Tetapi hal tersebut juga bisa memunculkan risiko tergerusnya suara partai dari para pemilih nasionalis.

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pereira mengakui ada upaya merangkul Rizieq. "Kalau bisa, kenapa tidak," ucap dia, beberapa waktu lalu.

Upaya merangkul Rizieq dijalankan dengan menjadikan Ma'ruf Amin sebagai jembatan. Saat ini, Ma'ruf yang merupakan Rais Aam PBNU dan Ketua Umum MUI ini tengah pergi ke Arab Saudi untuk mengisi undangan ceramah salah satu Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) di Arafah sekaligus menghadiri acara Silaturahim Nahdlatul Ulama Sedunia ke-17.

Sejumlah pihak menduga ada peluang Ma'ruf untuk menemui Rizieq yang tengah 'mengungsi' di Arab Saudi.

"Kita lihat nanti," kata Ma'ruf, sembari tertawa, saat ditanya soal peluang pertemuan itu, di Mekkah, Sabtu (18/8) dikutip dari Antara.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno menganggap wajar jika poros Jokowi-Ma'ruf mencoba mendekati Rizieq.

Menurutnya, mencoba merangkul semua kelompok adalah lazim demi meraih kemenangan, meski sebelumnya pernah berkonfontrasi dengan kelompok tersebut.

"Ini langkah persuasi politik PDIP untuk menghilangkan kesan berjarak dengan kelompok Islam kanan," kata Adi dikutip CNNIndonesia.com, Rabu (22/8).

Namun, katanya, poros Jokowi-Ma'ruf, khususnya PDIP, mesti berhati-hati karena upaya ini bisa memicu dilema di internal 'Banteng'. Menurut Adi, ada perbedaan pandangan yang prinsipil antara simpatisan PDIP dengan kelompok Rizieq.

"Upaya PDIP mendekati Rizieq merupakan perjudian karena basis tradisional PDIP dengan Rizieq sangat berseberangan. Bahkan saling berhadap-hadapan," ujar Adi.

Adi mengatakan poros Jokowi mesti memahami ada konsekuensi dari upayanya tersebut. Salah satunya adalah ditinggal simpatisannya di level bawah. Termasuk kalangan minoritas yang selama ini cenderung memilih PDIP lantaran mewadahi segala jenis kelompok.

Menurut Adi, hal itu mungkin saja terjadi. Alasannya, tidak sedikit yang tidak menyukai geliat Rizieq dan pengikutnya selama ini.

"PDIP harus menghitung betul untung rugi mendekati Rizieq karena PDIP merupakan rumah besar pemilih nasionalis yang heterogen, terutama pemilih nonmuslim dan kelompok minoritas," kata Adi.

PDIP dan Jokowi tidak ingin memelihara konfrontasi dengan Rizieq beserta pengikutnya. Menurut Adi, wajar jika PDIP ingin berdamai, karena Rizieq dan kawan-kawan cukup mengganggu pamor PDIP.

Buktinya saat Pilkada 2018 yang lalu, banyak calon kepala daerah yang didukung Rizieq mendapat banyak suara. Sebut saja Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Jawa Barat dan Sudirman Said-Ida Fauziyah di Jawa Tengah.

Di sisi yang lain, jika merangkul Rizieq, PDIP berpotensi kehilangan suara dari kalangan minoritas di Pileg 2019. Jokowi-Ma'ruf pun berpotensi terkena dampak serupa.

"Jika tak di-manage dengan baik, persuasi politik dengan Rizieq justru kontraproduktif yang berimplikasi pada kekecewaan militan PDIP yang selama ini bermusuhan dengan tokoh FPI itu," ujar Adi.

Solusi Alternatif

Adi menganggap PDIP atau Jokowi masih memiliki opsi lain jika ingin mendapat simpati dari kelompok Islam. Opsi yang dimaksud adalah mengoptimalkan sayap PDIP yang bernama Baitul Muslimin.

Baitul Muslimin, lanjutnya, menjadi terbengkalai sepeninggal Taufik Kiemas, suami Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Dia menilai sayap PDIP yang menampung aspirasi Islam itu nyaris tak terdengar lagi.

"Bahkan terkesan bermusuhan dengan islam kanan," kata Adi.

"Ini saja yang perlu direvitalisasi PDIP. Apalagi Rizieq itu adalah anak macan yang susah dikendalikan," lanjutnya. (Red*)

Saturday, April 28, 2018

Redaksi sukabumiNews

Partai Bulan Bintang Bantah Bergabung Dalam Sekretariat Bersama Gerindra-PKS

sukabumiNews.net, JAKARTA- Partai Gerindra bersama dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah meresmikan posko Sekretariat Bersama (Sekber) untuk Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. Sekber itu sendiri telah diresmikan pada Jumat (27/4) di The Kemuning, Jalan Amir Hamzah nomor 4 Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

Selain Gerindra dan PKS, ada sejumlah partai politik lain yang disebut-sebut ikut mendukung pembentukan Sekretariat Bersama itu, di antaranya Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Menyingkapi kondisi ini, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Afriansyah Ferry Noer ketika dikonfirmasi membantah jika partainya ikut tergabung dalam Sekretariat Bersama Gerindra-PKS tersebut.

“Sampai saat ini PBB belum pernah diajak bicara soal capres-cawapres. Apalagi pemenangan salah satu calon,” kata Ferry, di Jakarta, Sabtu (28/4).

Sekber itu sendiri akan menjadi posko pemenangan Prabowo sebagai capres 2019. Sekber nantinya akan menjadi rumah bagi PKS dan Gerindra, ditambah partai lain yang akan bergabung mendukung Prabowo sebagai capres.

“Yang jelas karena PBB tidak ada kursi, jadi PBB fokus mau konsen menangkan Pileg di 2019 dan target PBB sembilan persen. Jadi PBB sekarang konsen ke pileg dengan gerakan konsolidasi nasional. Sampai ke anak ranting siap menangkan PBB di 2019,” ucapnya. (Red*)

Artikel ini telah di muat di abadikini.com dengan judul yang sama
close
close