Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.
TRENDING TOPIK

Sunday, January 19, 2020

Redaktur

Komunitas 'Pajampangan Duduluran Teu Kudu Sageutih' Gelar Konser Amal untuk Korban Banjir dan Longsor

sukabumiNews.net, SURADE - Komunitas yang bernaung dibawah organisasi (paguyuban) bernama 'Pajampangan Duduluran Teu Kudu Sageutih' menggelar Konser Amal bertema Pajampangan Peduli Korban Bencana Banjir dan Longsor di Jawa Barat dan Banten. Kegiayan ini dilaksanakan di GOR Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pantauan sukabumiNews di lapangan, Musik Orkes Baragajul Ombak Regae, Allianzee salah satu ikon seni di Pajampangan tampil menggebrak panggung acara tersebut. 3 grup musik Orkes seperti Orkes Baragajul ,Ombak Reagee dan Allianzee,unjuk aksi bersama sejumlah kelompok musik ternama dalam rangka mengumpulkan dana bagi korban bencana banjir dan longsor di Jawa Barat dan Banten itu.

Konser ini dihadiri ribuan orang yang sebagian berasal dari kelompok anak muda, penikmat musik kontemporer. Mereka sangat menikmati penampilan dan performance dari para peserta konser amal tersebut.

"Ombak Regae, grup-grup favorit yang memeriahkan konser terdiri dari Orkes Baragajul, Imagive Reggaenation, Jampang Rock Formation, Alianzee, Several, Saka Grind , Sunday, Plucky, X’price, Abolistment, Bauz’ Friends, The Jarot, Sunthree, Libido Generaton, Amunisi Reggae, Devilish, Ego Centris, Tamkes Project, Kapatil, Allsad, Aliv Drum Cover, dan Gumilar Beat Box," terang Ketua Panitia Konser Amal Duduluran Jampang Peduli, Igoy Alianzee kepada SukabumiNews, Sabtu (18/1/2020).

Igoy mengatakan,Konser amal musisi Pajampangan ini bertujuan untuk menggalang dana yang akan disalurkan kepada korban bencana banjir dan longsor di Banten dan Jabar. "Dengan konser ini, para musisi Pajampangan menujukkan kepedulian terhadap sesama yang sedang dilanda musibah," tambahnya.

Senada dengan Igoy, Sekjen Yayasan 'Duduluran Teu Kudu Sagetih' U. Hendrik Firmasyah menuturkan, selain konser amal, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antar para musisi yang selama ini berkiprah di wilayah Jampang dan sekitarnya.

“Keluarga besar Duduluran Teu Kudu Sagetih di dalamnya terdiri dari  berbagai lintas komunitas seperti OKP, LSM, media, tokoh masyarakat, aktivis, dan pencinta alam  yang berasal dari dari berbagai wilayah,” ucapnya.

Pada konser ini juga, sambung Hendrik selain menyediakan kotak amal untuk diisi oleh para penonton, panitia penyelenggara juga menyiagakan petugas yang melayani jasa parkir kendaraan bermotor milik pengunjung konser. Kegiatan lainnya, para awak grup musik ikut menghimpun dana melalui kencleng yang disebar di pinggir jalan.

“Semua dana yang terhimpun kami kumpulkan untuk diserahkan kepada korban bencana banjir dan longsor di Jawa Barat dan Banten," imbuhnya.

Hendrik menjelaskan bahwa Kegiatan amal seperti ini tidak hanya bagi yang terkena bencana banjir dan longsor. "Akan tetapi bisa berlanjut untuk kegiatan kemanusiaan yang menyangkut keperdulian terhadap sesama lainnya," pungkas Hendrik.

Hadir juga dalam konser amal tersebut, Ketua Umum Baraya Adjo Sardjono (BAS) Pajampangan H. Iin sodikin Qho didampingi Waka Sekjen Sadeva Jampang.

Pewarta : (Y) Kuncir
Editor : Azis R/Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020

Saturday, January 18, 2020

Redaksi sukabumiNews

Coba Kabur, Dua Mantan Residivis Kasus Narkoba Ini Ditembak Petugas

residivis narkoba
sukabumiNews.net,  SERDANG BEDAGAI – Dua orang mantan residivis kasus Narkoba tahun 2017 lalu, Mahfil Azhar als Juar (37), dan Idriyan Syah alias Kabul (29) kembali diringkus tim operasional Satres Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang, SH.,M.Hum, Sabtu (18/01/2020) menjelaskan kedua pengedar narkotika jenis sabu tersebut diringkus dari dua tempat berbeda pada Jumat (17/01/2020) pukul 16.00 Wib hingga 21.30 WIB.

“Kedua tersangka terpaksa dihadiahi timah panas karena mencoba kabur saat dilakukan pengembangan kasus dilapangan,” ujar AKBP Robin.

Dikatakan Kapolres, peringkusan tersangka Mahfil Azhar als Juar (37) warga Dusun I Desa Pon Kec. Sei Bamban Kab. Sergai terjadi di Kampung Tempel Desa Penggalangan Kec.Sei Rampah Kab. Serdang Bedagai (TKP I).

Sedangkan tersangka Idriyan Syah alias Kabul (29) beralamat di Dusun X Desa Firdaus Kec. Sei Rampah Serdang Bedagai diringkus di Desa Cempedak Lobang Dusun V Kec. Sei Rampah Kab. Sergai (TKP II).

“Dari TKP 1 dengan tersangka Mahfil Azhar alias Juar ditemukan dan disita 1 buah dompet kecil warna hitam merah berisikan 10 plastik klip berisi kristal yang diduga sabu berat bruto 2,98 gram,” terang Kapolres.

Sementara tambah Kapolres, dari TKP 2 dengan tersangka Idriyan Syah als Kabul ditemukan dan disita 1 buah dompet sedang berwarna biru pink berisikan 10 bungkus plastik klip kecil berisi kristal diduga sabu berat bruto 2,39 Gr dan 2 bungkus plastik klip sedang berisi kristal diduga sabu berat bruto 12.03 Gr.

Dari tersangka Idriyan Syah alias Kabul juga beber Kapolres, disita 1 unit timbangan elektrik dan 1 buah pipet yang digunakan sebagai sendok sabu.

“Total Sabu yang ditemukan dan disita dari kedua tersangka seberat 17,40 gram,” tuturnya.

Dijelskan Kapolres, penangkapan terhadap kedua tersangka bermula dari informasi masyarakat tentang jual beli narkotika di Kampung Tempel Desa Penggalangan Kec.Sei Rampah Kab.Serdang Bedagai (TKP 1).

Setelah mengetahui lokasi yang dimaksud, tim langsung menuju lokasi dan melihat tersangka Mahfil Azhar alias Juar sedang berdiri di pingir tali air dan langsung diamankan sekitar pukul 16.00 WIB.

“Dari penggeledahan badan terhadap tersangka di temukan 1 buah dompet warna merah dari saku celana samping kiri. Setelah diinterogasi, tersangka Mahfil Azhar alias Juar menerangkan mendapatkan sabu dari Idriyan Syah alias Kabul warga Desa Firdaus,” bebernya.

Berdasarkan pengakuan tersangka Mahfil Azhar, selanjutnya dilakukan pemancingan terhadap tersangka Idriyan Syah alias Kabul dan berhasil menangkap tersangka di Desa Cempedak Lobang sekitar pukul 21.30 WIB, yang selanjutnya terhadap kedua tersangka dilakukan pengembangan dilapangan.

Kapolres menjelaskan, saat berada di depan kantor Kajari Sergai, tersangka Mahfil Azhar alias Juar mencoba melompati Kasat Narkoba dari mobil. Seketika dengan reflex terhadap tersangka dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kanan tersangka yang merupakan residivis kasus narkotika tahun 2017 dan di vonis 2 tahun penjara.

Selanjutnya sambung Kapolres Kapolres Serdang Bedagai ini, tersangka Idriyan Syah alias Kabul memberi pengakuan dengan menyebut sabu diperolehnya dari W alias Botak warga Balidak.

Dijelaskan Kapolres, pada pengembangan dilapangan tersangka Idriyan Syah alias Kabul mencoba kabur. Oleh katena itu papar dia, Petugas memberikan tembakan peringatan sebanyak 2 kali namun tersangka tidak mengindahkannya.

“Karena tidak mengindahkan peringatan petugas, terhadap tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur dengan tembakan di kaki kanan tersangka tertembak,” bebernya.

Kedua tersangka selanjutnya dibawa ke RSU. Sultan Sulaiman Sei Rampah dan telah mendapatkan pengobatan.

Pewarta: RH766/FPRN
Editor: Red
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Redaksi sukabumiNews

Pusat Zakat Umat Gelar Muskernas ke 17

Pusat Zakat Umat
sukabumiNews.net, BANDUNG – Pusat Zakat Umat (PZU) sebgai salah satu Lembaga Amil Zakat Nasional melaksanakan Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) ke 17 di salah satu tempat di Bandung, Sabtu (18/1/2020).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh salah satu Lembaga Amil Zakat Nasional selama dua hari, yaitu dari Sabtu sampai dengan Ahad (19/1/2020) itu dihadiri oleh oleh perwakilan dari PP Persis dan Otonom, kementrian agama, para muzakki dan para corporate yang sudah bersinergis dengan PZU.

Hadir pula para peserta dari Kantor Perwakilan, Kantor Layanan dan Kantor Layanan Pembantu PZU seluruh Indonesia.

Menurut Direktur Utama PZU Dr. H. Ahmad Hasan Ridwan, am.Ag., agenda Muskernas ini diikuti oleh 2 Kantor perwakilan, 11 Kantor Layanan dan 31 Kantor Layanan Pembantu, dengan jumlah peserta keseluruhan sebanyak 200 peserta.

“Muskernas ke 17 PZU ini mengagendakan beberapa kegiatan, diantaranya pemutaran video of Pusat Zakat Umat, Laporan Ketua Panitia dan beberapa sambutan dari Kemenag RI Pusat, Tausiyah dan Sambutan dari Ketum PP Peris,” ungkap Ahmad Hasan Ridwan.

Dalam Musykernas ini juga kata Ahmad Hasan, digelar acara talkshow tentang Bedah peluang dan tantangan Laz di 2020 oleh Prof. Sigit Iko. “Dan yang spesial di musykernas kali ini ditampilkannya booth galeri produk Bangkit,” tambahnya.

Direktur Utama PZU berharap, agenda awal ini menjadi pemicu ghiroh dan semangat untuk para peserta dalam mengikuti serangkaian agenda acara Musykernas PZU ke 17.

“Mari bawa perubahan untuk bahagiakan umat lebih baik dengan tagline kali ini yaitu Mengabdi dengan hati, Menenteramkan Umat dan Negeri,” ajaknya.

Pewarta: Agus Hermawan
Editor: AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Redaktur

Personel Sabhara Polres Sukabumi Amankan Puluhan Botol Miras

operasi miras
sukabumiNews.net, PALABUHANRATU - Anggota Kepolisian Satuan Sabhara Polres Sukabumi mengamankan puluhan botol minuman keras yang akan dijual dari beberapa toko di wilayah Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Berawal dari informasi masyarakat tentang adanya toko yang menjual minuman keras di wilayah Palabuhanratu, Kabag Ops Polres Sukabumi Kompol Sumarta, SH. MH., bersama Kasat Sabhara Polres Sukabumi Polda AKP Tenda Sukendar, S.H. MH., dan beberapa personelnya kemudian menggelar patroli dan razia ke beberapa toko minuman tersebut, Jum'at (17/1/2020) malam.


"Hasilnya dari pemeriksaan terhadap tiga toko yang di curigai, ditemukan puluhan botol minuman keras sebanyak 52 botol dari berbagai macam merek," ungkap Kabag Ops Polres Palabuhanratu Kompol. Sumarta SH kepada sukabumiNews melalui Paur Humas Polres Sukabumi IPDA AAH Saeful Rohman.

Diketahui, ketiga toko yang kedapatan menjual miras tersebut yaitu toko milik UG, AM dan KT.

Kapolres Sukabumi AKBP Nuredy Irwansyah Putra Harahap, S.H. S.I.K. M.H., dalam keterangannya menyatakan bahwa apa yang dilaksanakan oleh Kabag  Ops dan Kasat Sabhara itu merupakan perintah dan kebijakannya.

"Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Sukabumi sudah menerapkan perda nol persen untuk miras sehingga pengamanan miras oleh Polres Sukabumi ini dalam rangka mendukung pelaksanaan perda tersebut," terangnya.

Yang kedua tambah Nuredy, tindakan pengamanan Miras yang di jual tanpa ijin untuk menindak lanjuti laporan masyarakat yang resah dengan adanya penjualan miras.

"Kapolres Sukabumi akan tetap konsisten menegakan aturan terkait peredaran Miras di Wilayah hukum Polres Sukabumi Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat." Tegas Nuredy.

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Redaksi sukabumiNews

Jenderal Idham Azis: Netralitas Polri di Pilkada Harga Mati!

Jenderal Idam Azis
Kapolri Jenderal Idam Azis. (FOTO: Istimewa)  
sukabumiNews.net, JAKARTA – Kepolri Jenderal Idham Aziz menjamin netralitas Polri dalam gelaran Pilkada Serentak pada 23 September 2020 mendatang.

“Netralitas Polri itu sudah jelas. Polri harus netral di Pilkada dan itu harga mati,” kata Azis, di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jumat (17/01/2020).

Untuk menjamin netralitas ini, Kapolri mengeluarkan surat telegram kepada seluruh jajarannya. Melalui surat itu, Idham juga meminta jajarannya untuk mengamankan pelaksanaan pilkada secara optimal.

“Bila ada anggota polisi yang tidak netral, Kapolri akan tegas memberi tindakan,” imbuh Idham.

Diketahui, sebanyak 270 daerah akan menggelar pilkada pada 2020. Sesuai dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pilkada Serentak akan digelar pada Rabu 23 September 2020.

Indopolitika.com memberitakan, dari 270 daerah yang menggelar pilkada, sembilan di antaranya merupakan pemilihan gubernur,  37 pemilihan walikota dan 224 pemilihan bupati.

Ketua KPU, Arief Budiman mengatakan, tahapan Pilkada Serentak 2020 masih berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. KPU juga telah merilis jadwal dan tahapan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2019.

BACA Juga: Kapolres Sukabumi Mulai Petakan Potensi Kerawanan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi 2020

Pewarta: Sgh
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Redaksi sukabumiNews

Khamenei Bela Garda Revolusi Iran dalam Khotbah Jumat

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. [File: Anadolu Agency]  
sukabumiNews.net, TIMUR TENGAH – Ribuan jamaah berkumpul di dalam aula doa besar di Teheran tengah untuk mendengarkan pidato Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Dalam pengiriman khotbah Jumat pertamanya sejak 2012, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah membela Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) di tengah serangan balasan yang berkembang setelah secara keliru menembak jatuh sebuah pesawat penumpang Ukraina, menewaskan semua 176 orang di dalamnya.

Pidato Khamenei datang ketika Iran dan para penguasanya menghadapi tekanan kuat di dalam dan luar negeri setelah Amerika Serikat membunuh Jenderal Qassem Soleimani, mantan pemimpin Pasukan Quds elit, dan meletusnya kemarahan publik terhadap militer Iran setelah kecelakaan yang tidak disengaja terhadap pesawat komersial segera setelah lepas landas dari Teheran pada 8 Januari.

Dia menggambarkan kecelakaan itu sebagai "tragedi pahit" dan juga mengklaim bahwa "musuh-musuh Iran" menggunakan kecelakaan itu dan pengakuan militer untuk "melemahkan" Garda Revolusi.

"Kecelakaan pesawat adalah kecelakaan pahit, itu membakar hati kami," kata Khamenei.

"Tetapi beberapa mencoba ... menggambarkannya dengan cara untuk melupakan kesyahidan dan pengorbanan yang besar" dari Soleimani, tambahnya, merujuk pada kepala pasukan operasi asing IRGC yang terbunuh.

"Musuh kita sama senangnya dengan kecelakaan pesawat itu, sama seperti kita sedih ... senang bahwa mereka menemukan sesuatu untuk dipertanyakan kepada Penjaga, angkatan bersenjata, sistem."

Ribuan penyembah berhimpun di dalam aula doa besar di Teheran tengah untuk mendengarkan pidato Khamenei. Mereka memadati area dan jalan-jalan di luar gedung, meneriakkan: "Matilah Amerika."

Setelah membantah berperan dalam kecelakaan pesawat, Pengawal Revolusi, pasukan elit militer yang menjawab langsung ke Khamenei yang bertindak sebagai penjaga Republik Islam, mengakui pada 11 Januari bahwa salah satu operator pertahanan udaranya secara keliru menembak jatuh penerbangan Ukraine Airlines International 752.

Pihak berwenang Iran mengatakan awal pekan ini bahwa sejumlah orang telah ditangkap karena insiden pesawat Ukraina itu.

Tetapi jatuhnya pesawat dan masuk terlambat memicu protes besar di Teheran dan kota-kota lain, dengan pihak berwenang merespons dengan mengerahkan polisi anti huru hara di luar universitas, di mana banyak siswa telah memprotes.

Rekaman video yang diposting online menunjukkan pengunjuk rasa dipukuli dan juga merekam suara tembakan, gas air mata dan darah di jalan-jalan. Polisi Iran membantah menembaki demonstran dan mengatakan para petugas telah diperintahkan untuk menahan diri.

'Tangan Tuhan'

Dalam khotbahnya, Khamenei juga menunjukkan dukungan untuk serangan rudal Iran terhadap target AS di Irak sebagai pembalasan atas pembunuhan Soleimeni, dengan mengatakan mereka menunjukkan Iran memiliki dukungan ilahi dalam memberikan "tamparan pada wajah" kepada kekuatan dunia.

"Fakta bahwa Iran memiliki kekuatan untuk memberikan tamparan kepada kekuatan dunia menunjukkan tangan Tuhan," kata Khamenei, menambahkan bahwa pembunuhan AS terhadap Soleimani menunjukkan "sifat teroris" Washington.

AS mengatakan pada hari Kamis bahwa 11 tentaranya dirawat karena gegar otak setelah serangan rudal, setelah awalnya mengatakan bahwa tidak ada pasukannya yang terluka.

Presiden AS Donald Trump, yang menarik Washington keluar dari kesepakatan nuklir dengan Iran pada 2018 dan meningkatkan ketegangan dengan menerapkan kembali sanksi, telah memerintahkan serangan drone 3 Januari yang menewaskan Soleimani, yang membangun milisi proksi di seluruh wilayah.

Memuji Soleimani, Khamenei mengatakan tindakannya di luar perbatasan Iran adalah demi "keamanan" negara dan bahwa orang-orang mendukung "ketegasan" dan "perlawanan" dalam menghadapi musuh.

"Beberapa ratus orang yang menghina gambar Jenderal Soleimani, apakah mereka orang-orang Iran? Atau jutaan orang kuat di jalanan?" katanya dalam rujukan yang jelas ke laporan penghancuran potret komandan yang tewas oleh pemrotes di Teheran beberapa hari setelah ratusan ribu orang menghadiri pemakamannya.

Khamenei menuduh AS "berbohong" dalam ungkapan dukungannya bagi rakyat Iran.

Dia mengatakan bahwa bahkan jika mereka bersama orang-orang, "itu adalah untuk menusuk mereka dengan belati racun mereka".

Khamenei juga mengatakan pada hari Jumat bahwa tiga negara Eropa pihak pada pakta nuklir 2015 "tidak dapat dipercaya", setelah Inggris, Prancis dan Jerman memicu mekanisme sengketa formal dalam perjanjian, yang dapat menyebabkan sanksi PBB diberlakukan kembali.

Sumber: AL JAZEERA AND NEWS AGENCIES

Friday, January 17, 2020

Redaktur

DPC PKB Pastikan Usung Adjo Sardjono di Pilkada Sukabumi 2020

Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi
sukabumiNews.net, CISAAT - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sukabumi memastikan akan mengusung H. Adjo Sardjono untuk menjadi Calon Bupati Kabupaten Sukabumi pada perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Hejo ludeung sudah berjalan selama 7 bulan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah bersepakat dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk mengusung Adjo Sardjono untuk menjadi Bupati Sukabumi pada Pilkada Sukabumi 2020," terang Ketua DPC PKB Drs. H. Asep Supriatna kepada sukabumiNews di Kantor Sekretariat PKB Jln. Raya Cisaat Sukamanah Kecamatan Cisaat, Jum'at (17/1/2020).

Asep menambahkan, meski dalam prosesnya PKB banyak mendapat tantangan tapi kata dia, alhamdulillah PKB dengan PPP sudah menyampaikan semua rencana itu ke DPW dan DPP.

"Khusus untuk PKB apa yang telah dilakukan di bawah untuk mengusung Adjo Sardjono ini sudah disampaikan dan disepakati oleh DPP, tinggal menunggu surat keputusan (SK) saja," jelasnya.

Meski begitu tutur Asep, "Kita Hejo Ludeung" untuk Calon Wakil Bupati masih melakukan ikhtiar guna menjaring tambahan koalisi. Akan tetapi sambung dia, usulan itu tetap harus disertai juga dengan Calon Wakil Bupati. "Untuk Wakil Bupati ini Adjo Sardjono menyerahkan sepenuhnya kepada Partai Koalisi," sambungnya.

Ketua DPC PKB itu berharap tidak hanya PKB dan PPP saja yang masuk di koalisi mendukung Adjo. Akan tetapi ada Partai Koalisi tambahan.

Asep juga mengungkapkan bahwa PKB hari ini tengah melakukan komunikasi politik dengan Partai Gerindra, PKS dan PDIP yang mungkin pada akhirnya nanti, kata Partai koalisinya akan mencari Calon Wakil Bupati terbaik dan terhebat yang bisa mendorong Adjo Sardjono agar bisa menjadi pemenang pada Pilkada Sukabumi 2020.

"Rencananya PPP hari Sabtu (18/1/2020) besok akan melaksanakan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) untuk menetapkan Calon Bupati Sukabumi. Sedangkan PKB akan menetapkan secara resmi Adjo Sardjono sebagai Calon Bupati Sukabumi pada Musyawarah Pimpinan (Muspim) Partai Kebangkitan Bangsa," paparnya.

Ditempat yang sama Adjo Sardjono mengatakan bahwa hari ini dirinya mendapat undangan untuk bersilaturahmi ke kantor Sekretariat DPC PKB sekaligus menindaklanjuti DPW PKB terkait dengan pengusungan untuk pilkada kabupaten sukabumi tahun 2020.

"Walaupun mungkin secara formal tapi dalam pertemuan pembahasan mengarah ke saya untuk diusung oleh PKB, jadi kita tinggal tunggu saja nanti keputusan atau penugasan dari DPP PKB," ucapnya.

Adjo juga menjelaskan bahwa ia sudah bersepakat dengan partai-partai koalisi bahwa utuk calon pendamping calon bupati itu ditentukan bersama oleh partai yang akan berkoalisi.

"PPP masih proses penjaringan, kemarin ada wawancara, dan artinya PPP akan berkoalisi dengan PKB dengan menamakan Koalisi Hejo Hideung," pungkas Adjo.

BACA Juga: Wabup Adjo Penuhi Undangan Panitia Desk Pilkada Centre DPC PPP Kabupaten Sukabumi

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Memuat...
Memuat...
close