Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Tuesday, November 12, 2019

Ust Manatahan

DPD GIAN Serang Raya akan Bangun Fasilitas Rumah Sehat dan Rehabitasi Korban Kecanduan Narkoba

Ketua DPD GIAN Serang Raya dan Walo Kota Serang-Banten
sukabumiNews, SERANG BANTEN – Ketua Dewan Pimpinan Daerah  Gerakan Indonesia Anti Narkotika  (DPD GIAN) Serang Raya Ibu Mintarsih, SE., mengatakan, dalam waktu dekat, DPD GIAN Serang Raya akan Bangun Fasilitas Rumah Sehat dan Rehabitasi Korban Kecanduan Narkoba.

Hal ini disampaikan Mintarsih kepada Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Indonesia Anti Narkotika (DPP GIAN) dalam rilis yang diterima sukabumiNews melalui pesan WhatsApp, Selasa (12/11/2019).

“Insyaallah dalam waktu dekat ini kita akan membangun Fasilitas Rumah Sehat dan  Rehabitasi Korban Kecanduan Narkoba,” katanya.
Dia menjelaskan, pembangunan Fasilitas Rumah Sehat dan  Rehabitasi Korban Kecanduan NARKOBA tersebut berkat bantuan dari Wali Kota Serang H.Syarifudin,S.Sos.M.Si.

“Beliau  telah berkenan memberi hibah lahan seluas 1 Ha kepada DPD GIAN Serang,untuk dibangun Fasilitas rumah sehat dan rehabilitasi korban kecanduan narkoba,” jelasnya.

Oleh karena itu, atas nama DPD GIAN Serang, Mintarsih menyampaikan rasa terimakasih kepada Wali Kota Serang Syarifudin atas hibah yang diberikannya.

“Saya sebagai Ketua GIAN DPD Serang Raya mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar besarnya kepada Bapak Wali Kota Serang H. Syarifudi, Sos, M.Si.,” sambungnya.

Ucapan yang sama juga disampaikan Mintarsih kepada KH.Ojad atau yang lebih akrab disapa Abah Ojad yang telah memfasilitasi organisansinya sehingga Wali Kota Serang berkenan memberi lahan, bahkan Kantor Sekretariat untuk DPD GIAN Serang. 

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Indonesia Anti Narkotika (Ketum GIAN) R. Guntur Eko Widodo ketika diminta komentarnya terkait hal ini mengaku, dirinya sangat bersyukur dan mengapresiasi Wali Kota Serang H.Syarifudin yang telah menghibahkan lahan seluas 1 ha, untuk pembangunan fasilitas rumah sehat dan rehabilitasi korban kecanduan narkoba.

Guntur menyebut, di tengah maraknya peredaran narkoba seperti sekarang ini, bantuan semacam itu akan sangat berguna bagi proses dalam mendukung program pemberantasan narkoba.

“Hal ini merupakan salah satu wujud nyata bahwa Wali Kota Serang H. Syarifudin sangat mendukung Serang bebas narkoba,” tandasnya.

Jajaran pengurus DPD GIAN Serang Raya
Guntur juga mengapresiasi kinerja seluruh anggota GIAN DPD Serang Raya yang telah berhasil menjalin kerja sama dengan semua pihak dalam membantu memerangi salah satu musuh berat masyarakat yaitu narkoba.

Baca: Ungkap Peredaran Narkoba di Wilayah Cianjur dan Sukabumi, BNNP Jabar Sita 4 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi

Pewarta: HMS/FRN
Editor: AM/FRN
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Ust Manatahan

Penyanyi Asal Ciparay Bandung Ini Siap Warnai Belantika Musik Indonesia

Hendra Musisi
Foto: dok. Istimewa  
sukabumiNews, PADANG – Hendra Musisi, penyanyi asal Ciparay Bandung, Jawabarat, siap mewarnai blantika musik Indonesia. Dia baru saja merilis lagu perdananya yang berjudul Tanda Tanya Cinta di Streaming Hub IslamicTunes.

"Ini adalah lagu solois pertama saya, baru dirilis pada tanggal 09 November 2019,” ucap penyanyi yang disebut-sebut memiliki paras mirif Ariel Noah ini kepada sukabumiNews, Selasa (12/11/2019).

Mengenai banyaknya orang yang mengatakan bahwa wajahnya mirip dengan Ariel, Hendra mengaku, dulu teman-teman waktu sekolahnya banyak yang memanggil saya Ariel. Sebutan itu, tambah dia, berlanjut pada teman-teman di kampus.

“Hingga teman-teman kerja pun memanggil saya dengan sebutan itu. Kadang orang pertama kali ketemu dengan saya juga begitu. Sudah sejak tahun 2007 hingga saat ini masih begitu,” bebernya.

Saat Hendra ikut berbagai audisi di stasiun televisi nasional swasta, sambung Hendara, orang-orang juga pada memanggil dirinya Ariel. “Apalagi sejak saya berkesempatan untuk ketemu dan bertatap muka langsung dengan Ariel. Bagi saya, itu hak mereka untuk berpendapat, dan saya tidak merasa tersindir,” terangnya.

Kini musisi  musisi asal Ciparay Bandung, pemilik paras mirip Ariel Noah ini telah menulis syair lagu satu buku penuh dalam kemasan lirik berpuisi. Menurut Hendara, syair lagunya ini hanya cocok di bawakan oleh Ariel dengan bandnya.

“Kalau saya yang menyanyikanya, orang-orang mengatakan karakter saya jadi sama dengan Ariel,” ungkapnya.

Hendra juga mengatakan, memasuki belantika musik Indonesia dirinya tak ingin terperangkap dengan situasi ini. Dia ingin memiliki karakter sendiri, dengan lirik-lirik lagu yang lebih lugas.

Mengenai single perdananya, yaitu Tanda Tanya Cinta, Hendra Musisi mengatakan,  dari sekian banyak penyanyi yang bisa membawakan lagu tersebut, dialah yang mendapat amanah untuk menyanyikannya.

Padahal, ia juga yakin orang lain seperti Sugiri Jafar akan sangat baik juga membawakan lagu ini. Hanya saja kanjut Hendra, mungkin takdir yang memilihnya untuk menyanyikan lagu tersebut.

“Saya sangat berterimakasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dari beliau untuk menyanyikan karya lagunya,“ tutp Hendra Musisi mengakhiri perbiancangannya.

Pewarta : Muhammad Fadhli
Editor : AM.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Redaktur

Haru, Penjual Gorengan di Surade Dapat Bantuan RTLH

Foto : Camat Surade H. Utang Supratman, S.lP. (kedua dari kiri) bersama tim monitoring meninjau ke Lokasi pembangunan RTLH.  
sukabumiNews, SURADE – Tim Monitoring Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Surade melakukan peninjauan ke beberapa titik lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Salah satunya ke Desa Buniwangi, Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi.

"Ada tujuh titik pembangunan RTLH di Desa Buniwangi ini. Kesemuanya sedang dalam proses pengerjaan," ujar Panitia RTLH Desa Buniwangi Saeful Yahub kepada sukabumiNews, selasa (12/11/2019).

Dijelaskan Saeful bahwa kondisi pembangunannya saat ini rata-rata sudah mencapai 80 hingga 90 persen dengan nilai anggaran Rp 9. 200 ribu per unitnya.

Sementara itu Camat Surade H. Utang Supratman, S.IP., menyampaikan terimakasih kepada Bupati Sukabumi, Marwan Hamami atas segala perhatian dan bantuannya.

Semoga mereka bisa memanfaatkan bantuan RTLH ini dengan sebaik-baiknya,” ucap Camat.

penerima bantuan rutilahu
Di lain pihak, salah seorang penerima manfaat, warga kampung Sukadarana RT. 009/003 Desa Buniwangi, Nanang (55) dan istrinya Imas (46) mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah kepadanya.

Nanang beserta Imas, keduanya merupakan warga yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang gorengan dengan penghasilan perhari berkisar antara Rp.100 ribu hingga Rp.150 ribu rupiah.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, baik Pemerintas Desa, Kecamatan, maupun Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, karena mereka sudah memperdulikan keberadaan saya,” ucapnya haru.

Baca juga: Akhirnya Rumah Usman yang Nyaris Ambruk Itu Direnovasi Pemerintah dan Warga

Pewarta : Yusuf Kuncir
Editor : Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Menyimak Kampanye Bersama Cakades Cibatu 2019, Mantan Seklur Situ Mekar: Jawaban Para Cakades Ngambang

kampanye bersama cakades cibatu
sukabumiNews, CISAAT – Jawaban para Calon Kepala Desa (Cakades) Cibatu yang mengikuti kontes di ajang pilkades Cibatu 2019 atas pertanyaan yang disodorkan oleh beberapa warga RW 03 Desa Cibatu Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi dinilai ngambang dan tidak memuaskan.

Akibatnya tidak sedikit dari warga yang hadir dan bertanya pada kegiatan kampanye bersama yang dilaksanakan di salah satu titik ke-RW-an 03 pada Senin (11/11/2019) pukul 20:00 hingga hampir menjelang pukul 23:00 Wb itu merasa sedikit kecewa.

“Ya, mungkin mereka sudah kelelahan hingga tidak fokus sebab sejak pukul 09:00 pagi, katanya, hingga jam sekarang ini mereka berkeliling melaksanakan kegiatan kampanye bersama,” ujar Dadi Aruji, salah satu warga yang turut menyodorkan satu pertanyaan dan meminta kepada kelima cakades untuk dijawabnya

Meski tambah Dadi, ada satu dua cakades yang jawabannya sedikit mendekati .

Dadi Aruji adalah warga RT.12/03 yang diketahui selaku mantan Sekretaris Kelurahan (Seklur) Situ Mekar Kota Sukabumi yang turut menyodorkan satu permasalahan menyangkut hukum dan tata kelola desa Cibatu yang saat ini dinilainya tidak tertib.

Terlepas dari permasalahan tersebut Dadi berharap kepada para calon, jika suatu saat terpilih, mereka bisa memecahkan segala permasalahan yang ditimbulkan akibat tidak adanya sinergitas antara kepala desa, perangkat dan masyarakatnya.

Tadinya, dia juga berharap kepada panitia agar kompanye bersama dilaksanakan di salah satu tempat. Misalnya di halaman kantor Desa Cibatu dengan menggunakan panggung, agar gerbyar dan suasa pun terasa lebih hidup.

“Namanya juga pesta demokrasi, jadi gebyarnya terasa,” ucapnya.

Kendati begitu, kata Dadi, pelaksanaan kampanye bersama yang dijadwalkan oleh Panitia Pilkades Cibatu  ini patut juga dicontoh oleh panitia pilkades lainnya.

Karena tambah Dadi, hal ini bisa menumbuhkan kesan di masyarakat bahwa antara calon kades Cibtatu dengan calon kades Cibatu lainnya tidak saling bergesekan.

Didampingi Bambinsa Selamet Mulyo dan Bhabinkamtibmas Rifky, kegian kampanye bersama yang dilaksanakan di wilayah RW 03 dan di dua titik ke-RW-an sebelumnya cukup berjalan tertib dan lancar.

“Tinggal di 5 titik lagi yang belum. Rencananya besok (hari ini), Selasa (12/11/2019) dilaksanakan di RW 04, 05 dan RW 06,” ujar Rifky.

Sementara hari terakhir masa kampanye bersama, diketahui akan dilaksanakan di RT.07 dan 08, pada Rabu (13/12/2019).

Pewarta: AM.
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Cakades Nomor Urut 4 Ajak Warga Nagraksari Jampang Kulon Maju Bersama Unggulan

sukabumiNews, JAMPANG KULON – Calon Kepala Desa (Cakades) Nagraksari Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi Nomor Urut 4 H. Usep Suganda mengingatkan kepada warganya  agar pada tanggal 17 November 2019 jangan lupa datang ke TPS untuk memilih Cakades sesuai dengan yang diharapkan.

Ajakan tersebut disampaikan Cakades pemilik Slogan ‘Maju Desanya Sejahtera Warganya’ saat ditemui sukabumiNews di poskonya, Jalan Cinagen Desa Nagraksari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, belum lama ini.

H Usep juga mengajak kepada masyarakat untuk maju bersama dalam mewujudkan desa yang sejahtera.

“Kami sudah mempersiapkan tiga program untuk mewujudkan hal tersebut, yaitu melalui program jangka pendek, menengah, dan jangka panjang,” ucap Usep Suganda.

Adapun program kerja jangka pendeknya, tambah Usep yaitu pembangunan di bidang sosial, keagamaan, kesehatan, dan pendidikan.

“Program menengahnya, yaitu pengembangan Infratruktrur jalan desa, UMKM, kelompok ternak domba, sapi, ayam, budi daya ikan air tawar jenis Nila, Lele Dumbo, Sidat/lubang, kerajinan dan kuliner,” jelasnya.

Sedangkan untuk program kerja jangka panjangnya tutur Usep yaitu melalui pengembangan wisata lokal, sarana olah raga seperti pembangunan Gedung Olah Raga (GOR).

Adapun Visi dan Misi Calon Kades Nagraksari pemilik nomor urut 4, H. Usep Suganda selengkapnya yaitu:

VISI:

Mewujudkan Desa Nagraksari yang Religius, Amanah, Mandiri, Adil dan Harmonis (Ramah).

MISI:

1. Meningkatkan Sarana dan Prasarana Pendidikan Keagamaan Mengoptimalkan Pengetahuan dan Pemahaman Tentang Agama.

2. Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Desa Yang Profesional, Transparan Berdasarkan Musyawarah Mupakat dan Dapat Dipertanggung Jawabkan.

3. Mewujudkan Ketahanan Pangan dengan Meningkatkan Sarana Irigasi Pertanian
4. Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat dengan Penguatan Kader Posyandu dan Sarana Penunjang Kesehatan.

5. Meningkatkan Sarana dan Prasarana Olah Raga Menggali Potensi Bakat Bakat Olah Raga, Seni dan Budaya Masyarakat.

6. Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Pembangunan dengan Perencanaan,  Tata Ruang Wilayah,  Kearipan Lokal,  Swadaya dan Budaya Gotong Royong.

7. Meningkatkan Sumber Daya Manusia Melalui Pendidikan dan Penguasaan Ilmu dan Teknoligi (IT).

8. Mengoptimalkan dan Mengembangkan Usaha Kecil Menengah, Ekonomi yang Kreatif dan Inovatif.

9. Menjaga Keharmonisan Keamanan Ketentraman Masyarakat Desa Nagraksari.

Pewarta: Kincir
Editor: AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019

Monday, November 11, 2019

Redaktur

Lagi, Hektaran Lahan Hutan di Wilayah Gunungguruh Diamuk Si Jago Merah

sukabumiNews, GUNUNGGURUH - Kebakaran Lahan Hutan terus terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi mesyusul kebakaran yang menghanguskan lahan hutan di wilayah objek wisata Karangpara, di Kampung Padaraang RT. 001/011 Desa Kebon Manggu Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi pada Ahad (10/11/2019) belum lama ini.


Kali ini kebakaran juga terjadi menghanguskan lahan hutan di wilayah Objek Wisata Karangnumpang tepatnya di Kampung Legok Nyenang Rt. 042/021 Desa Cikujang Kecamatan Gunung guruh Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Senin (11/11/2019) malam.

Informasi yang dihimpun sukabumiNews, warga setempat api di sekitar lahan tersebut mulai terlihat pada sekira pukul 15.30 Wib. Warga yang melihat kobaran api tersebut kemudian melaporkannya kepada petugas.

"Petugas bersama warga kemudian berusaha sekuat tenaga memadamkan api yang membakar rumput kering dan pohon bambu awi,” ungkap Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan P2BK Gunungguruh Ade Suparman kepada sukabumiNews, Senin (11/11), malam.

Baca juga: Lahan Hutan Karangsaung Gunungguruh Dilalap Api

Api dapat dipadamkan sekira pukul 20.30 Wib dengan bantuan 1 unit kendaraan Damkar dibantu oleh warga beserta Babinkamtibmas dan Baninsa setempat.

Tidak ada korban jiwa dalam indiden kebakaran yang menghanguskan 3 Hektar lahan hutan ini. Kebekaran kali ini pun diduga terjadi lantaran adanya faktor kesengajaan oleh pihak yang berencana ingin membuka lahan baru.

Baca juga: Lahan Ilalang Aset Pemkot Sukabumi Terbakar

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Redaktur

Dinas PU Kabupaten Sukabumi Butuh Tambahan Alat Berat

Kepala Seksi Bidang Alat Berat dan Labotarium Dinas PU Kabupaten Sukabumi Ismat Ahmad.  
sukabumiNews, CIKEMBAR – Bidang Alat Berat dan Labotarium Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi membutuhkan penambahan Sarana dan Prasarana (Sapras) untuk menunjang pembangunan di wilayah kerjanya.

Hal ini dikatakan Kepala Seksi Bidang Alat Berat dan Labotarium PU Kabupaten Sukabumi, Ismat Ahmad kepada sukabumiNews saat ditemui di kantornya, Jln. Pangleseran Desa Kertaraharja Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (11/11/2019).

“Saat ini terdapat sebanyak 55 unit alat berat berbagai jenis, seperti beko dan lainnya. 22 diantaranya sudah tidak dapat digunakan karena usianya yang sudah tua. Sementara sisanya yakni 33 unit, kondisinya baik dan masih bisa dioperasikan,” ujar Ismat.

Ismat Ahmad mengatakan, apabila melihat wilayah Kabupaten Sukabumi yang sangat luas, tentunya dengan ketersediaan jumlah alat berat diatas sangat minim dan butuh adanya penambahan agar lebih memaksimalkan kinerja dalam kegiatan pembangunan

"Idealnya, ada penambahan alat berat sekitar 10 unit. Saat ini kami juga membutuhkan trek loader untuk evakuasi ketika terjadi bencana longsor," terang Kepala Seksi Bidang Alat Berat dan Labotarium PU Kabupaten Sukabumi itu.

Terlebih tambah dia, saat ini memasuki kalender musim hujan sehingga rawan terjadinya bencana longsor. Dengan demikan kanjut Ismat, secara otomatis pihaknya memerlukan alat berat untuk diterjunkan demi membantu melakukan evakuasi.

“Oleh karena itu, keberadaan trek loader ini sangat dibutuhkan karena saat ini Dinas PU belum memilikinya, karena jika menggunakan alat berat yang ada, tentu tidak akan efektif dan berjalan maksimal ketika proses evakuasi longsor dilakukan," terangnya.

Meski begitu, tambah dia, Alhamdulillah pada tahun ini informasinya akan ada bantuan satu unit mesin gilas. “Kami harap ke depan semua jenis alat berat ada penambahan sehingga permintaan baik dari desa maupun swasta bisa terpenuhi," imbuhnya.

Ditempat terpisah Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Asep Japar menjelaskan, setiap tahunnya Dinas PU selalu mengajukan untuk pengadaan alat berat kepada pemerintah. Namun kata dia, sampai saat ini belum juga ada penambahan.

"Memang setiap tahunnya kami selalu mengajukan adanya penambahan alat berat untuk menunjang pembangunan di Kabupaten Sukabumi. Tapi belum terpenuhi karena mungkin anggaran kita yang terbatas," terang orang yang lebih akrab disapa Asjap (nama pendek dari Asep Japar) itu.

Asjap mengatakan, tidak menutup kemungkinan dengan keterbatasan alat berat ini berdampak terhadap kinerja, lantaran, ketika ada pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan secara manual dan dalam waktu bersamaan, maka itu tidak bisa dipenuhi. "Jadi terpaksa harus bergantian,” ucapnya.

Meski begitu, pihaknya selalu berupaya untuk bekerja secara optimal. “Kami berharap kedepannya sarana dan prasarana ini mendapatkan tambahan," pungkasnya.

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, November 10, 2019

Redaktur

3 Warung di Tempat Objek Wisata Karangpara Ludes Terbakar

sukabumiNews, GUNUNGGURUH - Lagi, kebakaran Lahan Hutan terjadi wilayah Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Kampung Padaraang RT. 001/011 Desa Kebon Manggu Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Kobaran api terlihat oleh warga setempat pada Ahad (10/11/2019), sekira pukul 04:30 Wib.

"Meski saat matahari keluar api terlihat sudah padam, Namun sekira pukul 10.30 Wib siang api terlihat mulai menyala kembali membakar rumput ilalang yang kering," jelas Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gunungguruh Ade Suparman kepada sukabumiNews, Ahad (10/11/2019).

Agus menuturkan, api sangat sulit untuk dipadamkan lantaran medannya sangat terjal, ditambah tiupan angin yang cukup kencang, akhirnya api menjalar ke tempat Objek Wisata Karangpara hingga menghanguskan 3 warung.

"Tiga warung yang terbakar itu yaitu milik Endang, Bakri dan Iyeng, warga setempat," jelas Agus.

Dia mengatakan, api mulai bisa dipadamkan oleh petugas pada pukul 12:30 Wib, dengan mengerahkan 2 unit kendaraan damkar dengan dibantu warga setempat.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski demikian, kata Agus, kerugian di taksir mencapai Rp. 30 juta. Sementara, seluas 3 Hektar lahan ludes terbakar.

"Peristiwa ini diduga terjadi atas kesengajaan lantaran untuk membuka lahan baru," pungkasnya.

Baca juga: Lahan Hutan Karangsaung Gunungguruh Dilalap Api

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, November 9, 2019

Redaktur

Pasar Penampungan di Tipar Kota Sukabumi Dilalap Api

sukabumiNews, CITAMIANG - Puluhan Kios di Pasar Penampungan tepatnya di belakang SPBU Otista area Pasar Gudang Jln. Tipar Gede Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi Jawa Barat, dilalap api.           

Kepulan asap hitam terlihat membumbung tinggi ke udara akibat besarnya kebakaran pasar penampungan itu. Peristiwa ini terjadi, Jum'at (8/11/2019), sekira pukul 17.00 WIB.

Pantauan sukabumiNews di lokasi kejadian, terlihat kepulan asap hitam membumbung tinggi ke udara akibat besarnya kebakaran.

Lihat VIDEO: Kebakaran Hanguskan 3 Kios di Pasar Induk Cibatu Cisaat, Puluhan Pedagang Panik

Beberapa mobil pemadam kebakaran mendatangi lokasi. Kobaran api dapat dikendalikan sekitar pukul 19.00 WIB, setelah petugas pemadam dibantu TNI dan POLRI terjun ke lokasi.

Terpantau Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi hadir di lokasi dan ikut membantu memadamkan api.

Sampai berita ini ditayangkan belum diketahui penyebab serta kerugian yang ditimbulkan akibat insiden kebakaran ini.

Lihat Video: Detik-detik pasar penampungan di area Pasar Gudang Tibar terbakar


Baca juga: Gudang Material Terbakar, Pemilik Alami Kerugian Hingga Hampir Capai Rp100 Juta

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Loading...
loading...
close