Breaking
SUKABUMINews menyajikan berita terpenting tentang berbagai peristiwa dan Dunia Islam yang terjadi di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas dilapangan selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan serta fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel maupun berita (pendidikan, politik, hukum) Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria akan kami muat dan undang.
loading...

Tuesday, July 23, 2019

Redaksi sukabumiNews

6 Aplikasi Chat Ini Diklaim Paling Aman di Dunia, Kamu Suka yang Mana?

sukabumiNews - SEBUAH lembaga survei yang beroperasi di seluruh dunia, Amnesty International telah merilis daftar aplikasi messaging alias pesan yang dianggap paling aman. Aplikasi-aplikasi pesan tersebut dianggap paling aman karena menawarkan fitur enkripsi end-to-end yang bisa bikin aktivitas chatting kamu susah dibajak atau diretas.

Dari hasil survei dan analisa lembaga tersebut, tercatat ada tujuh aplikasi pesan yang diklaim paling aman dan tak mudah diretas. Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain adalah:

1. WhatsApp

whatsapp
Menurut survei, aplikasi pesan yang sudah mengumpulkan 2 miliar pengguna ini dilaporkan punya fitur keamanan paling bagus. Pasalnya, cuma pengguna WhatsApp saja yang mendapat peringatan jika fitur enkripsi end-to-end tidak diaplikasikan pada obrolan tertentu.

Dengan adanya fitur enkripsi yang terintegrasi pengguna jadi bisa memperkirakan obrolan apa saja yang harus mereka bicarakan di WhatsApp. Jadi lebih aman kan?

Fyi, fitur enkripsi alias keamanan dari WhatsApp ini pun diklaim lebih baik juga jika dibanding fitur enkripsi Facebook Messenger (aplikasi pesan yang juga dibuat oleh Facebook). Facebook Messenger diklaim tidak menerapkan fitur enkripsi end-to-end secara default, sehingga membuat aplikasi pesan itu dilaporkan tak terlalu cocoklah dipakai untuk obrolan yang sifatnya rahasia.

2. iMessage

imessage
Aplikasi pesan milik Apple ini juga diklaim paling aman kedua oleh lembaga survei tersebut. Pasalnya, aplikasi ini diklaim telah menerapkan enkripsi backdoors yang bikin siapa pun susah meretas. Enkripsi ini diklaim paling aman, bahkan pemerintah sekali pun gak bisa meretas atau membobol isi chat di aplikasi pesan ini.

3. Facetime

facetime
Selain iMessage, aplikasi pesan video call dari Apple ini diklaim juga paling aman di dunia versi Amnesty International. Obrolanmu via aplikasi pesan video call ini dijamin tak akan mudah diretas atau dibajak.

Lembaga atau orang yang ingin meretas aplikasi pesan video call ini wajib memiliki kemampuan mumpuni. Pasalnya, hingga kini masih belum ada yang bisa meretas atau membajak Facetime bahkan lewat 'jalur belakang' sekalipun.

4. Telegram

telegram
Aplikasi yang desain antarmukanya mirip WhatsApp ini diklaim juga paling aman oleh Amnesty International. Meski fitur enkripsi-nya gak di-setting secara default, kamu gak perlu khawatir obrolanmu mudah diretas. Soalnya, fitur enkripsi dari Telegram diklaim sangat aman, bahkan hacker sepintar apa pun bakal kesusahan saat meretas atau memasuki Telegram lewat jalur belakang sekalipun.

Asyiknya, ada banyak fitur enkripsi yang bisa kamu pilih di Telegram ini. Salah satunya adalah fitur pesan hilang secara otomatis alias self-destructing message yang bisa diatur berapa lama pesan itu bisa diakses.

5. Allo

allo
Pendatang baru di dunia pesan instan ini pun juga diklaim paling aman oleh Amnesty International. Meski tergolong baru aplikasi ini sudah menerapkan fitur enkripsi end-to-end.

Sayangnya, kamu masih harus mengatur atau mengaktifkan fitur end-to-end itu sebelum menggunakan. Sama halnya dengan Chrome, fitur enkripsi end-to-end milik Allo ini juga mengusung mode Incognito untuk melindungi obrolan selama chatting.

6. LINE

line
Aplikasi pesan asal Jepang yang cukup populer di Indonesia ini juga diklaim sebagai aplikasi pesan paling aman di dunia. Dengan 200 jutaan pengguna aktif di seluruh dunia, LINE sudah menawarkan fitur keamanan alias enkripsi end-to-end.

Meski gak se-aman aplikasi pesan populer lainnya, pengguna kabarnya bisa dengan mudah mengenali apakah obrolan aman dengan hanya melihat apakah di pojok kiri atas kolom chatting sebelah nama teman chatting-mu sudah ada simbol gembok.

Itulah enam aplikasi pesan yang diklaim paling aman di dunia versi Amnesty International. Dari enam aplikasi yang masuk daftar di atas, aplikasi pesan mana yang sekarang lagi kamu gunakan? Share di kolom komentar bawah ini yuk.


Sumber: IDNtimes

Monday, July 22, 2019

Redaksi3

PT Semen Jawa Kembali Bagikan Beasiswa kepada Ratusan Pelajar Berprestasi di Kabupaten Sukabumi

pelajar SD berprestasi dapat beasiswa
Para pelajar SD berprestasi yang mendapat beasiswa tampak senang mendengarkan Inspirasi yang disuguhkan seorang pemuda penggiat bahasa, Syauqi Ahmad dalam bahasa sunda.*
sukabumiNews, GUNUNGGURUH - PT. Semen Jawa bersama PT. Tambang Semen Sukabumi kembali memberikan beasiswa kepada 465 siswa-siswi berprestasi yang duduk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di 5 Desa. Kelima desa tersebut antara lain yaitu Desa Kebonmanggu, Sirnaresmi, Tanjungsari, Wangunreja dan Sukamaju yang kesemuanya berada di wilayah Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Beasiswa berprestasi merupakan salah satu komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat di sekitar wilayah Perusahaan  beroperasi, sebagai wujud kontribusi sosial perusahaan dan karyawan anak perusahaan dari PT. Siam Cement Group (SCG) itu.

PT. SCG dan PT. Tambang Semen Sukabumi tidak hanya mendukung pendidikan formal para penerima beasiswa, namun secara rela bersama-sama mengunjungi kelima Desa tersebut untuk bertemu langsung dengan para penerima beasiswa beserta keluarganya untuk membagikan inspirasi melalui "Inspiration Talk" bertemakan "Temukan Passionmu dan Raihlah Cita-citamu" di lima Desa tersebut.

"Sejalan dengan brand promise SCG, passion for better, harapan kami agar para pelajar berprestasi di lima desa dapat menggali diri mereka, dan menemukan passionnya. Kami yakin bahwa passion dapat mendukung mereka dalam mencapai kesuksesan," terang Somchai Dumrongsil, Presiden Director PT. Semen Jawa dalam rilis yang diterima sukabumiNews, Senin (22/7/2019).

Somchai melanjutkan, melalui beasiswa berprestasi Semen Jawa, pihaknya berharap, para penerima beasiswa dapat terus meneruskan pendidikan agar bersama-sama memajukan Sukabumi menjadi lebih baik lagi di masa depan.

Sesi Talk ini menghadirkan Syauqi Ahmad, seorang pemuda penggiat bahasa. Ia memberikan Inspirasi kepada para pelajar berprestasi dengan menceritakan passionnya dengan bahasa Sunda. Berkat kecintaannya kepada bahasa Sunda Syauqi telah di undang ke berbagai Negara seperti Belgia, Jepang, juga sebagai pembicara TED X Jakarta.

Selain itu, para pelajar berprestasi juga diajak untuk mendengarkan kisah Ilham Novriansyah, seorang Mahasiswa Sukabumi yang memiliki passion dalam memasak yang dapat dijadikan inspirasi kepada para penerima beasiswa. Ilham yang menggantungkan hidupnya pada beasiswa, dapat membangun usaha bakso di Tasikmalaya untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan mengembangkan passionnya.

Informasi yang didapat, acara penganugerahan beasiswa berprestasi Semen Jawa ini dilaksanakan mulai tanggal 22 Juli 2019 di Desa Kebonmanggu, dan akan berlanjut ke lima desa lainnya.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Kebonmanggu Rasnita menyampaikan apresiasi dan rasa terimaksih kepada PT. Semen Jawa dan PT. Tambang Semen Sukabumi yang telah memberikan dukungan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di desanya, terutama dalam menginspirasi anak-anak untuk terus bermimpi tinggi sesuai dengan passion mereka.

Rasnita menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir PT. Semen Jawa dan PT. Tambang Semen Sukabumi telah melaksanakan berbagai kontribusi sosial di Sukabumi dengan mengedepankan 5 pilar yakni, pendidikan, ekonomi produktif, kesehatan, infrastruktur dan agama budaya.

“Semua itu diwujudkannya dalam program seperti kegiatan klinik keliling, pembangunan jalan, dukungan terhadap UMKM juga melalui beasiswa SCG Sharing The Dream yang setiap tahunnya diberikan kepada siswa-siswi tingkat sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat dan program sarjana yang bersemangat mengejar mimpinya dan menjadi kontributor penting untuk kabupaten sukabumi," ungkap Rasnita, mengakhiri rasa terimakasihnya.


Pewarta : Azis. R
Editor : AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Wakil Wali Kota Sukabumi Apresiasi Festival Sepakbola Piala Menpora U-12

Andri S Hamami
Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami membuka festival sepakbola piala Menpora u-21 di Stadion Suryakencana Kota Sukabumi, ditandai dengan menendang bola ke arah gawang, Sabtu (20/7/2019).*
sukabumiNews, CIKOLE – Pemerintah Kota Sukabumi mengapresiasi ajang festival sepakbola Piala Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) U-12 se-Kota/Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. Bertempat di Stadion Suryakencana Kota Sukabumi, ajang ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami pada Sabtu (20/7/2019).

Hadir pada pembukaan kompetisi ini Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi Haickel Reza Balfas.

Wakil Wali Kota Sukabumi berharap, kegiatan festival ini menjadi momentum untuk kebangkitan dan kemajuan sepakbola di Kota Sukabumi dan sekitarnya.

“Sepakbola sebagai salah satu cabang olahraga yang merakyat dan sangat digemari oleh masyarakat tentunya haus akan prestasi baik di tingkat regional, nasional bahkan internasional,” ujar Andri Setiawan Hamami

Andri menuturkan, melalui kegiatan ini diharapkan muncul bibit-bibit baru pesepakbola handal di tanah air. Mereka ditargetkan mampu mengharumkan nama bangsa dan negara di kancah internasional. Sebab menurutnya, semua masyarakat merindukan dan memimpikan tim nasional bisa berlaga di Piala Dunia

Andri yakin target tersebut akan tercapai apabila semua pihak berusaha keras untuk mencapainya.

''Salah satu upayanya melalui pembinaan usia dini,'' kata Andri. Untuk itu, jelas Dia, Pemkot Sukabumi sangat mengapresiasi kegiatan festival sepakbola ini karena melalui kegiatan ini potensi bakat dan kemampuan anak-anak sejak dini sudah bisa dikembangkan dan diarahkan.

Oleh karenanya kata Andri, Pemkot menyampaikan terimakasih kepada jajaran panitia penyelenggara yang telah berupaya sungguh-sungguh menyelenggarakan acara festival sepakbola Piala Menpora U-12 se Kota/Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur ini.

''Selamat bertanding dan junjung sportivitas,'' imbuh Wakil Wali Kota Sukabumi, seperti dikutip dari laman humpro.sukabumikota,go.id.


Pewarta: Telly NR.
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, July 21, 2019

Redaksi3

Saeful Rizal Kembali Terpilih sebagai Ketua PK KNPI Kecamatan Bojonggenteng Masa Bakti 2019-2022

muscam knpi
sukabumiNews, BOJONGGENTENG - Saeful Rizal, kembali terpilih sebagai Ketua Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat untuk masa bakti 2019-2022.

Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) asal Desa Berkah itu kembali dipercaya melanjutkan kepemimpinannya selama tiga tahun kedepan pada Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Kecamatan Bojonggenteng secara aklamasi. Acara Muscam dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Bojonggenteng, Sabtu (20/07/2019).

“Alhamdulilah, berbagai program dan prospek kepemudaan selama periode kemarin sudah berjalan. Insyallah, tinggal memaksimalkan dan merealisasikannya,” ujar Ketua PK KNPI Bojonggenteng terpilih, Saeful Rizal kepada wartawan, didampingi Pemuda Desa Cipanengah, Awan Kurniawan.

Rizal mengaku, konsep kali ini menerapkan KNPI tidak hanya jadi artis, melainkan jadi produser. “Artinya, KNPI tidak hanya untuk ditonton orang, akan tetapi mempertontontan hasil dan kinerja dari pemuda yang produktif,” jelas Rizal

Rizal menambahkan, Pemuda yang produktif benar-benar bisa sinergis membangun dan mengangkat ekonomi wilayah atau daerahnya masing-masing, juga mendorong pemuda pemudi yang memiliki skill tertentu agar bisa mengembangkan desanya sendiri.

muscam knpi

Masih di tempat yang sama, Wakil Ketua Bidang Kerohanian dan Pendidikan DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Asep Gunawan alias Ustadz Oyag mengatakan, kegiatan Muscam kali ini dihadiri oleh dua orang perwakilan DPD KNPI Kabupaten Sukabumi beserta 22 Organisasi Kepemudaan (OKP).

Menurut Asep, hal tersebut mengacu kepada tata tertib Muncam berdasarkan AD, ART KNPI, pasal 33 ayat 1 poin C, bahwa jika ada 1 calon, maka secara aklamasi langsung ditetapkan sebagai calon terpilih.

“Selamat, kepada Rizal yang kembali terpilih. Meskipun hanya satu kandidat pemilihan, akan tetapi tetap terbilang sah karena mengacu pada tatib Muscam, tidak dilakukan voting,” pungkasnya.


Pewarta : Azis. R
Editor : AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi3

TMMD ke-105 Gelar Si Jempol di Pemandian Cikundul

kegiatan tmmd ke-105
sukabumiNews, LEMBURSITU - Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0607/Kota Sukabumi menggelar kegiatan Siap Jemput Bola Pelayanan (Sijempol) di tempat wisata Pemandian Air panas Cikundul, Kota Sukabumi, Ahad (21/7/2019).

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Kodim 0607/Kota Sukabumi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Data (Dispusida) Kota Sukabumi, dan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sukabumi.

Komandan Kodim 0607/ Kota Sukabumi  Letnan Kolonel Kavaleri Mujahidin, S.Sos selaku  Dansatgas TMMD TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-105 mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program dari Satgas TMMD non fisik kepada warga Kampung Tegalpanjang, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

“Kegiatan Sijempol ini dilaksanakan pada hari libur dan ditempat wisata. Hal ini ditujukan untuk memaksimalkan pelayanan tentang administrasi kependudukan terhadap masyarakat secara gratis,” terang Dandim sesuai rilis yang diterima sukabumiNews dari Penerangan Kodim (Pendim 0607), Ahad (21/7).

si jempol tmmd kodim 0607
Dandim menyampaikan, dalam kegiatan ini Disdukcapil melayani lebih kurang 300 masyarakat sekitar. Diantaranya pembuatan kartu tanda penduduk, kartu keluarga, akta lahir, akta kematian dan Kia (Kartu Identitas anak).

Selain itu tambah Dandim, ada juga perpustakaan keliling dan pelayanan pendaftaran mandiri yang berbayar dan perubahan data kartu KIS oleh BPJS Kesehatan. Sebelum belangsung, kegiatan diawali dengan senam Zumba.

“Kami ingin memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dengan adanya Satgas TMMD ini. Segala apa yang penting dilakukan seperti pengurusan administrasi kependudukan, layanan perpustakaan keliling dan pelayanan tentang program BPJS Kesehatan kami hadirkan dalam kegiatan ini demi mempermudah masyarakat,” jelas Dandim.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, tutur Letkol Kav. Mujahidin, Alhamdulilah  masyarakat sangat antusias menyambutnya. “Terbukti sampai 300 orang yang membuat KK, Akte, dan KIA," tukas Dandim.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Dr. Wita dari Dinas Pengendalian Penduduk (Dalduk), Kadisdukcapil Kota Sukabumi, Iskandar Ifhan, Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah, Nickeu Siti Rahayu, dan Kabid Pariwisata Kota Sukabumi, Yudi Yustiawan.

Pewarta : Azis. R
Editor : AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi3

Desa Bojong Kecamatan Cikembar Butuh Gedung Olahraga untuk Mendorong Bakat Pemuda

sekdes dede nuryadin
sukabumiNews, CIKEMBAR - Pemerintah Desa (Pemdes) Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat mengharapkan adanya pembangunan gedung olahraga. Sarana diperlukan untuk mendukung dan mendorong bakat anak muda dalam bidang olahraga.

Sekretaris Desa (Sekdes) Bojong, Dede Nuryadin mengungkapkan, Pemdes Bojong memiliki tanah kosong di belakang kantor desa seluas 448 meter untuk pembangunan gedung olahraga. Namun, kata Dede, tinggal pembangunannya saja.

“Tahun 2013 hingga 2019, kami selalu mengajukannya melalu Musrenbang kecamatan, namun sampai saat ini masih belum masuk prioritas," ungkap Dede kepada sukabumiNews, Sabtu (20/7/19) kemarin.

Dede menambahkan, estimasi anggaran untuk pembangunan gedung olahraga itu ditaksir sebesar Rp. 800 juta. Dengan adanya gedung tersebut  jelas Dede, nantinya bisa dijadikan sarana olahraga warga, khususnya para pemuda untuk menyalurkan bakatnya.

"Adanya gedung olahraga tentu akan membuat masyarakat rajin berolahraga serta melakukan hal-hal positif. Selain itu, juga bisa disewakan ketika ada warga dari luar desa yang hendak menggunakannya. Ini kan bisa menambah penghasilan desa juga," ujarnya.

Dede optimis, dengan keberadaan gedung olahraga bisa mengembangkan potensi pemuda berbakat yang ada di Desa Bojong. Karena itu Dede berharap, pada 2020 mendatang pembangunan tersebut dapat terealisasikan. "Mudah-mudahan pembangunan gedung itu bisa terlaksanakan pada tahun mendatang demi mengangkat potensi olahraga yang ada di wilayah kami," tandasnya.

Di lain pihak, salah seorang warga Kp. Bojongkaler, Agus (32) berpendapat, bahwa pembangunan gedung olahraga itu sangat dibutuhkan untuk mendorong bakat para pemuda yang hobi dengan olahraga seperti, futsal, volley ball dan olahraga lainnya bisa maju.

"Ya tentunya untuk mendukung itu semua, perlu adanya sarana dan prasarana yang memadai. Dalam hal ini salah satunya gedung olahraga. Mudah-mudahan kedepan bisa terlaksana," harapnya.


Pewarta : Azis. R
Editor : Agus. S
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, July 20, 2019

Redaksi sukabumiNews

VIDEO: Detik-detik Nunung Srimulat Digerebek Polisi di Rumahnya

Tri Retno Prayudati alias Nunung. (Gamar Istimews)
Tri Retno Prayudati alias Nunung ditangkap polisi terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada Jumat (19/7/2019) di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisiaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, Nunung dan suaminya bernama July Jan Sambiran telah memakai sabu sejak lima bulan lalu. Alasannya, untuk meningkatkan stamina saat beraktivitas.

Sumber Video: Suaradotcom


Redaksi sukabumiNews

1000 Ulama akan Hadiri Ijtima Ulama IV di Jakarta, Agustus 2019 Mendatang

ijtima ulama IV
sukabumiNews, JAKARTA – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) akan kembali menggelar Ijtima Ulama IV pada awal Agustus 2019. Kabarnya, akan ada 1.000 ulama yang hadir dalam acara tersebut.

Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif yang juga panitia Ijtima Ulama IV mengatakan, acara akan berlangsung pada 5-6 Agustus 2019 di Jakarta. "Insya Allah di Jakarta tangal 5-6 Agustus 2019," ucapan Slamet Ma'arif kepada Kantor Berita RMOL, Selasa (16/7/2019) lalu.

Nantinya, Ijtima Ulama IV ini akan dihadiri para ulama yang juga telah hadir pada Ijtima Ulama pertama hingga ketiga. "Peserta Ijtima ulama satu, dua, dan tiga akan kami undang. Kurang lebih seribu ulama dan tokoh kita undang," imbuhnya.

Untuk mematangkan acara ini, GNPF-Ulama telah melakukan rapat kepanitiaan penyelenggara Ijtima Ulama IV ini di Hotel Alia, Cikini, Jakarta Pusat pada Senin (15/7) malam.

Rapat itu untuk membahas tema serta pembahasan yang akan didiskusikan dalam Ijtima Ulama IV. "Tema daripada Ijtima akan kita bahas pada pertemuan. Jadwal, hari, waktu, dan tempat juga akan kami bahas nantinya di dalam pertemuan. Bagaimana menyikapi keadaan dan situasi dengan hal-hal yang terbaru. Nah InsyaAllah semuanya akan dapat kami bahas dan akan kami laksanakan dan di dalam Ijtima," ucap Ketua GNPF-Ulama Yusuf Muhammad Martak, dilansir dari GELORA.CO.

Editor : Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Friday, July 19, 2019

Redaksi sukabumiNews

3 Bulan Kasus Novel Harus Tuntas, Polri Yakin Sanggupi Maunya Jokowi

nevel baswedan
Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memberikan keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/4). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]
sukabumiNews, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan target tiga bulan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menindaklanjuti hasil investigasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman Novel Baswedan.

Terkait hal itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisiaris Besar Polisi Asep Adi Saputra mengaku, optimis terkait ungkap kasus tersebut.

"Kami tetap optimis sudah sejak awal setelah kejadian 11 April itu penyelidikan, sampai ada masukan dari pemerintah, Komnas HAM, kita membuat tim pencari fakta, kita juga belerja profesional dan independen," ujar Asep di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019), dikutip dari laman Suara.com.

Asep mengatakan, tim teknis sedianya akan mengungkap kasus tersebut akan dibentuk pekan depan. Namun, Polri akan mengevalusi seluruh temuan sebelum tim teknis bekerja.

"Secara pengorganisasian, Minggu depan akan ditetapkan keseluruhan dari tim teknis itu. Tentunya berawal dari mengevaluasi kembali apa yang dilakukan," sambungnya.

Asep menerangkan, nantinya tim teknis bakal mengusut kasus tersebut hingga aktor inteletualnya ditemukan. Nantinya pencarian dakan dimulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP) yang hingga saat ini belum jelas karena keterbatasan saksi dan alat bukti.

"Tidak menjadi masalah karena oleh TKP bukan hanya persoalan barang bukti saja, mungkin pada saksi itu belum bicara, belum ditemukan, sekali lagi olah TKP terus berlanjut selama kegitan penyelidikan kegiatan penyidikan ini berlangsung," imbuh Asep.

Sebelumnya, Jokowi mengaku tak mau berlama-lama menunggu penyelidikan aparat kepolisian yang sudah menerima hasil investigasi TGPF yang dikerjakan selama enam bulan tersebut.

Maka, Jokowi pun hanya memberikan kesempatan kepada Kapolri Tito agar tim teknis bisa menyelidiki fakta-fakta yang ditemukan TGPF terkait teror air keras yang menimpa Novel.

"Oleh sebab itu sekali lagi kalau Kapolri kemarin menyampaikan akan meminta waktu enam bulan, saya sampaikan tiga bulan tim teknis bisa menyelesaikan apa yang kemarin disampaikan. Kita harapkan dengan temuan-temuan yang ada saya kira sudah menyasar ke kasus-kasus yang terjadi," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, hari ini.

BACA:
Soal Penyelesaian Kasus Novel, Jokowi Beri Waktu Tiga Bulan Buat Tito


Pewarta: Suara.com
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
loading...
close
close
close