Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.
TRENDING TOPIK

Thursday, December 12, 2019

Redaksi sukabumiNews

Sambut Hari Bhakti PU ke-74 Bupati Sukabumi Berikan Santunan pada Anak Yatim

santunan
sukabumiNews.net, PALABUHANRATU – Menyambut Hari Bhati Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang ke 74, Bupati Sukabumi Drs. H. Marwan Hamami, MM, meresmikan gedung Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi di Jalan Pasanggrahan No.3 Desa Buniwangi Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Peresmian sekaligus penandatanganan prasasti monumen PU dan Masjid Bina al-Turuq yang berada di lingkungan gedung Kantor PU yang baru itu. Usai peresmian, Bupati juga berkesempatan memberikan santunan kepada sejumlah Anak Yatim di wilayah terdekat.

Dalam sambutannya Bupati Marwan mengatakan bahwa lima tahun terakhir ini pihaknya telah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur secara besar-besaran seperti jalan tol, bandara, dan pelabuhan.

“Untuk mendukung tol laut, pembangkit tenaga listrik dan bendungan, infrastruktur dasar pedesaan juga terus kita bangun seperti saluran air bersih, jalan-jalan desa, perbaikan saluran irigasi dan embung,” kata Marwan.

Pembangunan ini tambah Marwan, tidak dilakukan hanya di Pulau Jawa saja, tetapi di seluruh wilayah Indonesia bagian timur, wilayah pedalaman, kawasan terisolir dan daerah perbatasan.

“Hal ini kita lakukan tidak hanya untuk meningkatkan daya saing dan pertumbungan ekonomi, tetapi sekaligus untuk mewujudkan rasa keadilan masyarakat serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa kita,” jelas Marwan.

Target pembangunan tambah Marwan, diharapkan bisa sesuai dengan target pembangunan nasional. “Pelaksanaan Pembangun mudah mudahan sesuai target,” imbuhnya.

Marwan mengaku, awal ia menjabat, pembangunan berada pada posisi sekitar 30 persen. Sekarang sambung dia, mendekati 80 persen dan capaian ini kata dia lagi, tentu atas dorongan semua pihak termasuk masyarakat yang turut juga mengawasi dari semua pelaksanaan pembangunan.

Bupati Berharap Hasil Pembangunan bisa dijaga dan dipelihara bersama sehingga dapat memperpanjang umur teknis kontruksi.

“Semoga menjadi berkah dan bisa memberikan dampak kesejahtraan bagi masyarakat, dan sesungguhnya pembangunan infrastruktur harus memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” tutupnya.

BACA Juga: Hari Bhakti PU ke-74, Bupati Sukabumi Resmikan Gedung Baru Dinas PU

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Redaktur

Hari Bhakti PU ke-74, Bupati Sukabumi Resmikan Gedung Baru Dinas PU

Bupati Sukabumi Drs. H Marwan Hamami, MM (tengah) saat menggunting Pita Peresmian Gedung Kantor PU bersama Kadis PU Asep Jafar (kiri) dan Kepala Kejaksaan Negeri Cibadak Alex Sumarna (kanan). FOTO: Azis R/sukabumiNews  
sukabumiNews.net, PALABUHANRATU - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Bhakti PU ke-74. Pada peringatan Hari Bhaktinya yang ke 74 ini PU Kabupaten Sukabumi meresmikan gedung kantornya yang baru, Jalan Pasanggrahan No.3 Desa Buniwangi Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Peresmian secara simbolis dilakukan oleh Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami dengan enggunting pita yang dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti monumen PU, sekaligus Masjid Al-Turuq yang berada di lingkungan gedung Kantor PU baru tersebut, Rabu (11/12/2019).

"Dengan diresmikannya Gedung PU dan Mesjid  Al-Turuq yang baru oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, semoga dapat memberikan suasana kerja yang berbeda dan sesuatu yang positif, terutama dengan berdirinya Mesjid ini dapat meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan bagi para Pegawai di lingkungan Kantor Dinas PU Kabupaten Sukabumi," ujar Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Asep Jafar kepada sukabumiNews di lokasi peresmian. 

Asjaf (sapaan akrab Asep Jafar) mengatakan, di hari Bhakti PU ke-74 ini Kabupaten Sukabumi ke depan akan lebih baik lagi, dan jalan di wilayah sukabumi juga akan dapat teratasi. Dengan begitu tambah Asjaf, akan dapat menunjang terhadap perekonomian masyarakat kepada lebih maju dan meningkat, sehingga kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi dapat tercapai.

"Saat ini PU sudah mengerjakan jalan Kabupaten sepanjang 1.266 KM dan berhasil dilakukan penanganan sekitar 80 persen, dan untuk tahun 2020 mendekati 98 persen,” ungkapnya.

Mudah-mudahan tambah Asjaf, dengan bantuan Dana Alokasi Khusus di tahun 2020, Insyaallah target kinerja PU bisa tercapai. Walaupun sambung dia, masih ada sebagian jalan dan jembatan yang belum di perbaiki.

“Mudah-mudahan pada tahun 2020 nanti, semua sudah dapat teratasi," pungkas Kepada Dinas PU Kabupaten Sukabumi itu.

BACA Juga: Sambut Hari Bhakti PU ke-74 Bupati Sukabumi Berikan Santunan pada Anak Yatim

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Redaktur

Hari ke-3 Bimtek, Ratusan Kades Pemula Diterima Kalapas Kelas III Warungkiara

kalapas kelas III Warungkiara, Cristio Nugroho.
FOTO: Kalapas kelas lll Warungkiara, Christio (tengah) didampingi Kabid Administrasi Pemerintahan Desa DPMD, H. D. Kusnadi, dan Letnan Pelatih Yon Armed 310 Cikembar.  
sukabumiNews.net, WARUNGKIARA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas lll Warungkiara menerima kujungan ratusan kepala desa (kades) terpilih pada pilkades 2019. Kunjungan para kades terpilih (pemula) ke Lapas tersebut memenuhi pelaksanan materi Bimbingan Teknis (Bimtek)-nya pada hari ke tiga untuk menerima pemahaman mengenai tugas dan fungsi Lapas.

“Bagi kepala desa terpilih ini usai dilantik secara resmi, nantinya akan dapat melaksanakan tugas dengan baik serta dapat memajukan desanya masing-masing,” ujar Kepala Lapas Kelas lll Warungkiara Christio Nugroho kepada sukabumiNews, Rabu (11/12/2019).

Christio mengatakan, hampir rata-rata warga binaan Lapas Warungkiara ini merupakan warga Desa Kabupaten Sukabumi. “Manakala Warga Binaan bebas, mereka dapat diberikan penguatan atau pun pembekalan lanjutan sehingga nantinya mereka tidak mengulangi tindak pidana kejahatan," terang Christio.

Dalam pemberian materinya kepada para kades terpilih (pemula) Kalapas lebih menitik beratkan kepada pemaparan terkait Tugas Pokok dan Fungsi (Tusi) lapas itu sendiri yang ada kaitannya dengan kepala desa.

“Diantaranya bagi warga binaan yang akan menjalankan pembebasan bersyarat atau pun cuti bersyarat, harus ada surat jaminan dari kepala desa,” sambung Christio.

Mengenai hal ini, kata Christio, kepala desa menyatakan bersedia untuk menerima warga Binaan, andai kata mendapatkan pembebasan bersyarat atau pun cuti bersyarat.

Disinggung mengenai penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) di Bandung pada tanggal 8 Desember 2019 lalu, Christio merasa bersyukur. “Alhamdulilah ada tiga desa di Kabupaten Sukabumi yang mendapat penghargaan Desa Sadar Hukum yang diserahkan langsung oleh Menteri Kemenkumham,” ucapnya.

Tentunya tambah Kalapas, desa-desa yang mendapatkannya ini berperan dengan aktif dalam menyukseskan masyarakatnya akan kesadaran terhadap hukum. “Dari desa lah kesadaran hukum di mulai," tutup Christio.

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019

Wednesday, December 11, 2019

Redaktur

Terbakar, Sebuah Rumah di Neglasari Jampangkulon Rata dengan Tanah

rumah terbakar rata dengan tanah
Sejumlah warga sedang membantu membereskan puing-puing rumah Buloh sisa kebakaran, Rabu (11/12/2019). FOTO: Kuncir/sukabumiNews  
sukabumiNews.net, JAMPANGKULON - Diduga akibat korsleting listrik, rumah milik Buloh (45) warga Kampung Neglamekar, RT. 007/005 Desa Tanjung Kecamatan Jampangkulon, hangus dilalap si jago merah, Rabu (11/12/2019). Meski tidak ada korban jiwa, namun keluarga korban mengalami kerugian materil hingga mencapai puluhan juta rupiah.

Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 09.30 WIB ini, semula kali diketahui tetangga korban. Warga setempat langsung berupaya mamadamkan api, namun karena bangunan rumah terbuat dari material yang mudah terbakar, sehingga dalam waktu 40 menit rumah hangus hingga nyaris rata dengan tanah.

"Setiba petugas di lokasi kejadian, kondisi api sudah besar. Petugas gabungan sudah berupaya maksimal untuk memadamkan api, namun kondisi apu sulit dipadamkan, selain material rumah korban terbuat dari anyaman bambu, saat kejadaian kondisi angin sedang kencang," kata Daeng kepada sukabumiNews melalui telepon selulernya, Rabu (11/12)

Berdasarkan peninjauan petugas dilapangan, diduga kuat kebakaran rumah korban, berasal dari korseleting listrik. Sebab, saat kebakaran tetangga korban banyak yang melihat api pertama menjalar di atap rumah korban. "Selang berapa menit, api itu langsung menjalar ke bangunan lainnya hingga nyaris rata dengan tanah," imbuhnya.

Saat ini, seluruh keluarga korban sudah dievakuasi oleh pemerintah setempat ke rumah sanak saudara terdekatnya. Sementara untuk jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp75 juta. Untuk mengantisipasi peristiwa serupa, BPBD Kabupaten Sukabumi menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi, untuk meningkatkan kewaspadaannya, terutama saat meninggalkan rumahnya masing-masing. Seperti mengecek kondisi intalansi listrik di rumahnya.

"Saya sarankan kepada warga agar menggunakan kabel listrik yang sesuai dengan PLN. Selain itu, bila bepergian diharapkan mengecek terlebih dahulu rumahnya. Seperti kompor gas, kabel listrik dan lainnya yang dapat berpotensi terjadinya kebakaran. Iya, kebanyakan peristiwa kebakaran terjadi di Sukabumi, khususnya wilayah Sukabumi Selatan terjadi akibat korsleting listrik," pungkasnya.

Pewarta : Kuncir
Editor : Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Maruf Minta Majelis Taklim Tak Wajib Daftar ke Kemenag

wapres Ma'ruf Amin
sukabumiNews.net, JAKARTA – Peraturan Menteri Agama (PMA) yang mengatur bahwa Majelis Taklim harus terdaftar masih menuai pro dan kontra. Wakil Presiden Maruf Amin tidak masalah dengan adanya PMA tersebut. Hanya saja dia meminta agar kebijakan itu tidak diwajibkan.

"Bahwa intinya Kementerian Agama itu akan mendaftar majelis-majelis taklim untuk pelayanan dan pembinaan, tetapi memang tidak harus atau tidak wajib," kata Maruf di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Rabu 11 Desember 2019.

Maruf menekankan bahwa pelayanan dan pembinaan itu hanya benar-benar diberikan ke majelis taklim yang mendaftar. Sementara majelis taklim yang lain tidak dapat.

"Ya enggak ada masalah (tidak mendaftar), tapi tidak dapat pelayanan dan tidak dapat pembinaan, karena tidak mau," ujar Maruf.

Maruf menegaskan majelis taklim yang tidak mendaftar masih boleh beraktivitas. Selama menurutnya tidak melakukan aktivitas yang melanggar aturan hukum yang berlaku di Indonesia.

"Ya bolehlah, kecuali melanggar, itu ada urusannya sendiri. Tapi tidak memperoleh pembinaan dan pelayanan. Jadi sehingga daftar tetap berjalan, dan tidak harus menimbulkan kontroversi," kata Maruf.

Diketahui, PMA Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim ini berisi enam Bab dengan 22 pasal. Regulasi ini antara lain mengatur: tugas dan tujuan majelis taklim, pendaftaran, penyelenggaraan yang mencakup pengurus, ustaz, jemaah, tempat, dan materi ajar.
Majelis taklim yang dimaksud dalam PMA, mesti terdaftar dan melaporkan susunan kepengurusan dan jemaahnya kepada Kantor Urusan Agama (KUA) setempat, dengan melampirkan identitas pengurus dan jemaah, seperti foto kopi KTP.

Regulasi ini juga mengatur masalah pembinaan dan pendanaan. Pasal 20 mengatur, pendanaan penyelenggaraan majelis taklim dapat bersumber dari pemerintah, pemerintah daerah, serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Artikel ini telah tayang di Vivanews dengan judul “Maruf Minta Majelis Taklim Tak Wajib Daftar ke Kemenag”.

Pewarta: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Muswil V DPW PBB Jabar: PBB ke Depan akan Fokus Melakukan Tiga Hal

Muswil V DPW PBB Jabar
sukabumiNews.net, BANDUNG – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Bulan Bintang Provinsi Jawa Barat (DPW PBB Jabar) melaksanakan Musayawarah Wilayah ke-5 (Muswil V) di Grand Asrilia Hotel Bandung, Rabu (11/12/2019).

Hadir dalam Muswil tersebut jajaran pengurus DPW, MPW, BKW, Badan Otonom tingkat wilayah Jabar, anggota DPRD PBB kabupaten/kota sewilayah jabar, para pengurus DPC PBB se-Jabar, dan Kepala Kesbangpol Provinsi Jabar, Herri Hudaya.mewakili Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Muswil juga dihadiri oleh Sekjen DPP PBB Afriansyah Noor (Ferry Noor) yang didampingi dua Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PBB Mayjend (Purn) Tatang Zaenudin dan Fuad Zakaria, beserta Dua Ketua Bidang DPP Azanil Kelana dan Firmansyah. Tak ketinggalan Dua Wasekjen Meridian Ramadir dan Revani Dina Fitra juga hadir di acara tersebut.

Acara Muswil ini dibuka oleh Sekjen DPP Partai Bulan Bintang Afriansyah Noor (Ferry Noor).

Dalam Sambutanya, Ferry Noor mengatakan, PBB kedepan akan fokus melakukan tiga hal, yaitu pembenahan Infrastruktur, Kaderisasi dan Pencitraan.

Baca Juga: Putra Sulung Yusril Ihza Mahendra Maju Calon Bupati Belitung Timur, Ini Alasannya

“Tiga hal yang menjadi konsen kepengurusan kedepan, pertama menyelesaikan infrastruktur, 100% di tingkat Kabupaten/Kota, 100% ditingkat Anak Cabang dan 75% di tingkat Ranting (kelurahan/desa). Kedua, melakukan kaderisasi, dan ketiga prioritas agenda PBB pada Pencitraan Partai,” kata Ferry Noor.

Sebelumnya, ketua DPW PBB Jabar, H. Syaifullah Rusyad dalam sambutannya juga menegaskan hal yang sama. Ia juga menegaskan bahwa Partai Bulan Bintang ke depan harus fokus membangun infrastruktur, pembinaan dan kaderisasi.

“Paling penting adalah membangun komunikasi dengan ormas Islam dan para pendiri PBB,” tegasnya.

Baca Juga: Gugat KPU di MK, PBB Tegaskan Peraih Kursi ke-9 di Dapil Pangkalpinag 3

Pewarta: Novi Gumilar
Editor: AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Redaktur

Ratusan Kades Terpilih Digiring Masuk Lapas Warungkiara Kabupaten Sukabumi

ratusan kades terpilih digiring ke lapas
Ratusan Kepala Desa saat memasuki Pintu Lapas Kelas lll  Warungkiara Kabupaten Sukabumi. (FOTO: Azis R/sukabumiNews)  
sukabumiNews.net, WARUNGKIARA – Sebanyak 240 Kepala Desa (Kades) terpilih pada Pilkades 2019 lalu memasuki Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas lll Warungkiara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Masuknya para kades pemula ke lapas tersebut merupakan kunjungan dalam rangka melaksanakan materi lanjutan Bimbingan Teknis (Bimtek) di hari ketiga yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi.

"Kunjungan ini bertujuan untuk mengenal lebih jauh keberadaan di lapas ini," terang Kabid Administrasi Pemerintahan DPMD Kabupaten Sukabumi H. D Kusnadi kepada sukabumiNews, Rabu (11/12/2019).

D Kusnadi mengatakan, dari 240 Kades terpilih kata Kusnadi, 231 kades terdiri dari laki-laki. Sedangkan 9 kades lainnya adalah perempuan.

BACARekap Hasil Perolehan Suara Cakades Serentak 2019

Mereka jelas dia, digiring ke lapas agar lebih mengetahui tentang beberapa kegiatan di lapas dan bisa dijadikan pembelajaran terkait dengan pertanggung jawaban kegiatan-kegiatan program setelah dilantik menjadi Kepala Desa.

"Pembekalan dari Bimtek dalam materi ini terkait dengan Wawasan Nusantara, Pilar Kebangsaan dan juga secara teknis ada dari Bapemda terkait dengan Perpajakan, BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan," terang D Kusnadi.

“Semoga Kepala Desa terpilih yang mengikuti Bimtek ini bisa menjaga stamina serta diberikan kesehatan sampai pelantikan," pungkasnya.

BACADPMD Kabupaten Sukabumi Gelar Bimtek bagi Kepala Desa Pemula


Di tempat yang sama, salah satu Kades perempuan terpilih di Desa Cikujang Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Heni Mulyani menyambut baik seluruh materi bimtek yang diberikan.

Khusus materi kunjungan ke Lapas ini, Heni mengatakan bahwa ini sangat bermanfaat bagi perjalanan seorang Kepala Desa. “Biar tahu betapa perihnya orang masuk Lapas. Semoga para kades ke depan tidak ada yang masuk ke tempat ini dengan membawa permasalahan hukum,” ucapnya.

Bagi masyarakat desa Cikujang yang akan dipimpinnya Heni berharap semoga warga desa Cikujang lebih sejahtera dan lebih maju.

BACA Juga: Hari ke-3 Bimtek, Ratusan Kades Pemula Diterima Kalapas Kelas III Warungkiara

Pewarta: Azis R.
Editor: AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Loading...
Loading...
close