Breaking
Showing posts with label foto. Show all posts
Showing posts with label foto. Show all posts

Saturday, September 21, 2019

Redaksi sukabumiNews

FOTO: Kegiatan Penyampaian dan Pengambilan Sumpah 95 Anggota HAKLI Kabupaten Sukabumi

Hakli Kabupaten Sukabumi
Puluhan peserta saat mengikuti Sumpah Profesi Kesehatan Lingkungan dan Workshop Penerbitan KTA Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Tahun 2019.  
Sejumlah 95 orang anggota Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (HAKLI) Kabupaten Sukabumi menyampaikan janji dan sumpah profesi kesehatan lingkungan di salah satu Hotel di kawasan Selabintana, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (21/09/2019).



LIHAT Juga: 95 Anggota HAKLI Kabupaten Sukabumi Disumpah Profesi

Tuesday, September 10, 2019

Redaktur

FOTO: GUPAY Kembali Santuni Anak Yatim dan Piatu

*gerajan peduli anak yatim gupay*
Ustadz Saepulloh, Ketua GUPAY (kedua kiri, koko kuning tua) saat hendak memberikan santunan kepada anak Yatim dan Piatu di atas panggung.  
Gerakan Untuk Peduli Anak Yatim (GUPAY) kembali menyantuni anak Yatim dan Piatu. Acara dilaksanakan di depan Masjid AL-Muhajidin, Kp. Gandasi, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (10/09/2019).

Kegiatan GUPAY ini dihadiri oleh Karang Taruna Desa Cipurut, Bhabinkamtibmas Desa Cipurut, Staf Desa Cipurut, Ketua PP Desa Cipurut, Ketua PP Kecamatan Cireunghas, Ketua KNPI Kecamatan Cireunghas, Sekretaris KNPI Kecamatan Cireunghas, dan Babinsa Cipurut.
FOTO: Dari kanan ke kiri, Evan (Karang Taruna Desa Cipurut), Brigadir Polisi Ko Dendi Ruswandi (Bhabinkamtibmas Desa Cipurut), Tatep (Staf Desa Cipurut), Fajri (Ketua PP Desa Cipurut), Wahyudi Adam (Ketua PP Kecamatan Cireunghas), Boni (Ketua KNPI Kecamatan Cireunghas), Endang Sukmana (Sekretaris KNPI Kecamatan Cireunghas), Serka Sumarna (Babinsa Cipurut).  
Kegiatan oleh GUPAY ini secara rutin dilaksanakan setiap menjelang PHBI sebanyak 3 kali santunan dalam 1 tahun. Diantaranya menjelang Iedul Fitri, Iedul Adha dan tahun baru Islam.

Saat ini, anak yang terdaftar sebagai anak Yatim dan Piatu sebagai asuhan GUPAY ada seratusan lebih anak dari berbagai tingkat pendidikan.

Dana GUPAY hasil dari donasi warga sekitar Desa Cipurut dan Kecamatan Cireunghas dengan tidak menyebar proposal dalam bentuk apa pun. Namun tidak menolak dan membatasi para dermawan untuk memberikan bantuannya kepada GUPAY.


Lihat: Foto-foto kegiatan Gupay yang dilaksanakan pada Selasa (10/09/2019) dibawah ini:




Sumber Foto: KNPI Kecamatan Cireunghas dan Bhabinkamtibmas Cireunghas.


BACA Juga:
Sambut 10 Muharam, MDAK dan GOIB bersama Bakal Calon Kades Cireunghas Santuni AnakYatim

Sunday, September 8, 2019

Redaksi sukabumiNews

100 Anak Yatim Desa Cibatu Dapat Santunan pada Gebyar Muharam 1441 Hijriyah

*gebyar muharam 1441 hijriyah desa cibatu*
Para Peserta Jalan Sehat Keluarga saat mendapatkan pembagian makanan siap santap dari yang disediakan panitia uasai melaksanakan jalan santai.  
sukabumiNews, CISAAT – Ratusan peserta jalan santai di wilayah Desa Cibatu Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi turut memeriahkan Acara Jalan Sehat Keluarga yang diselenggarakan dalam rangka menyambut dan memperingati Tahun Baru Hijriyah 1441.

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Desa Cibatu pada Ahad (8/9/2019) itu juga tidak lepas dari kegiatan sosial berupa santunan kepada 100 Anak Yatim yang berada di wilayah desa itu sendiri.

*panitia gebyar muharam desa cibatu*
Panitia Gebyar Muharam Jalan Sehat Keluarga, H. Muhammad Sofyan Tsauri (paling kanan) disusul Sekretaris Panitia, Hj. Ruruh Ruhiya, Bendahara Panitiya Hj. Rukoyah dan Wakil Ketua, H. Ismet Puja Asmara.  
"Kegiatan ini diselenggarakan demi mempererat silaturahmi antar masyarakat Desa Cibatu," ujar Panitia Gebyar Muharam Tahun Baru Hijriyah 1441 Desa Cibatu, H. Muhammd Sofyan Tsauri kepada sukabumiNews saat kegiatan berlangsung.

Selain itu, kata Dia, Ummat Islam Cibatu khususnya, juga diharapkan lebih memahami sejarah Islam dan memiliki rasa kepedulian kepada anak Yatim.

Oleh karenanya, tambah Dia, pada kegiatan ini para perserta juga diberikan kuis Islami dan doorprisse. “Bagi yang bisa menjawab pertanyaan terkait soal keislaman, tentunya mereka akan mendapatkan hadiah yang disediakan panitia,” terangnya.

Adapun hadiah yang disediakan panitia berupa kulkas, televisi, kompor gas, serta hadiah hiburan lannya.

*gebyar muharam 1441 hijriyah desa cibatu*
Para peserta juga disuguhi makan siap santap berupa mie instan dan makanan lain oleh panitiya. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan salah satu grup Marawis dari desa itu sendiri.

*grup marawis*
Ketua Panitia Jalan Sehat Keluarga Tahun Baru Muharam 1441 Hijiyah, H. Muhammad Sofyan Tsauri (berdiri, paling kiri) dan Camat Cisaat, Drs. Budianto (berdiri paling kanan) beserta Grup Marawis.   
Sementara itu Camat Cisaat, Drs. Budianto yang juga hadir pada kegiatan tersebut berharap, Ummat Islam Desa Cibatu khususnya dan Kecamatan Cisaat pada umumnya, bisa lebih mencintai Islam dengan menunjukkan Syiar Islam dari pada syiar-syiar lain seperti pada momen pergantian tahun baru Masehi. “Itu dari segi keislamannya,” tegas Budianto.

Dari segi kesehatan, kata Camat, dalam rangka menyambut dan memperingati Tahun Baru Hijriyah 1441 Hijriyah ini juga dilaksanakan Jalan Sehat Keluarga. “Jika keluarga dan masyaranya sehat, tentunya ibadahpun akan nyaman,” terangnya.

Selain itu, tutur Dia, Program Kesehatan juga menjadi Skala Prioritas dalam Mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Lebih Baik, sesuai dengan program yang dicanangkan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.


BACA Juga:
Ratusan Warga Cibatu Cisaat Ikuti Pawai Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 Hujriyah


Pewarta : AM
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Friday, September 6, 2019

Redaksi sukabumiNews

FOTO: Aksi Damai AMIR Tolak “Obor” China dan Pemindahan Ibukota

aksi damai aliansi muslim sukabumi raya (amir)
Inilah Pernyataan Sikap ALIANSI MUSLIM SUKABUMI RAYA (AMIR) Pada Aksi Damai Tolak “Obor” China dan Pemindahan Ibukota yang dilaksanakan pada 6 Muharam 1441 H bertepatan dengan 6 September 2019 M di Sukabumi:

1. Kami rakyat dan masyarakat Muslim Sukabumi yang tergabung dalam Aliansi Muslim Indonesia Raya dengan ini menyatakan sikap. 

2. Mendesak untuk menindak kelompok separatism yang hendak memisahkan diri dari NKRI.

3. Menolak Pemindahan Ibukota Negara dari Jakarta.

4. Hentikan Kriminalisasi Bendera Tauhid dan mengakui sebagai bendera umat Islam.

5. Hentikan Kriminalisasi Ulama dengan alasan Radikalisme.

6. Menolak Kenaikan Iuran BPJS, Kenaikan TDL dan kebijakan lain yang tidak berpihak kepada mayoritas rakyat Indonesia.

Uploader : Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019

Tuesday, September 3, 2019

Redaktur

Kebakaran Hanguskan Madrasah Milik Ponpes Darul Futur Cibitung

kebakaran
sukabumiNews, CIBITUNG - Kebakaran hebat menimpa bangunan Madrasah dan Majlis Ta'lim Al-Ikhlas milik Pondok Pesantren Darul Futur di Kp. Gunungbatu II RT 14, RW 03, Desa Talagamurni, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul 13.00 WIB, Selasa (03/09/2019).

Bangunan yang terbakar itu memiliki konstruksi bangunan dua lantai dan berukuran 9x8 meter dengan tinggi 7 meter.

Informasi yang dihimpun sukabumiNews, di tempat kejadian perkara ada 3 orang saksi yang melihat awal terjadinya percikan api, yakni Ustad Oden (41) warga asal Kp. Gunungbatu, Ahmad (28) kepala dusun desa Talagamurni dan Acep (39).

Kesemua saksi tidak bisa menyimpulkan dugaan terjadinya kebakaran yang menghanguskan madrasah Al-Ikhlas. Mereka hanya mengetahui api sudah mulai membesar dan bergegas meminta pertolongan.

"Api mulai mebesar dan kami langsung meminta pertolongan. Alhamdulillah, akhirnya setelah kurang lebih satu jam, api bisa dipadamkan," jelas Oded.

Oden melanjutkan, awalnya percikan api mulai membesar sekira pukul 12.35 WIB dan sudah tampak membesar di atap lantai dua. Saat itu, Madrasah dalam keadaan kosong. Kontan, Oded bersama orang yang ada di sekitar lokasi segera meminta bantuan warga dan pemerintah setempat. Berselang beberapa waktu, dua unit kendaraan pemadam kebakaran dari Surade dan Jampangkulon tiba dilokasi. Satu jam kemudian api berhasil dipadamkan.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Surade, AKP Norbertus Santoso menuturkan, untuk mengetahui lebih jauh penyebab terjadinya kebakaran, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Penyebab kebakaran masih kita lakukan penyelidikan. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian ditaksir sekitar Rp. 200, juta" tutur kapolsek.

Saat pemadaman kebakaran, tampak hadir anggota Polsek Surade, Koramil Surade dan pemdes Talagamurni dan ikut membantu tim pemadam kebakaran.


Pewarta: Azis R/Yusuf Kuncir
Editor: Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, September 2, 2019

Redaktur

35 Anggota DPRD Kota Sukabumi 2019 Resmi Dilantik

sukabumiNews, GUNUNGPUYUH – Sebanyak 35 anggota DPRD Kota Sukabumi masa bakti 2019-2024 resmi dilantik dan diambil sumpah. Pengucapan sumpah dan janji Anggota DPRD Kota Sukabumi ini dilaksanakan di Gedung Anton Soedjarwo Stukpa Polri, Bhayangkara, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Senin (02/09/2019).

Pada pelantikan tersebut, Momi Soraya dari partai Gerindra dan Jona Arizona dari partai Golkar dilegalisasi menjadi ketua dan wakil DPRD Kota Sukabumi sementara.

Pengucapan sumpah dan janji dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, Kristijan Purwandono.

Mewakil Gubernur Jawa Barat, Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada 35 aggota DPRD Kota Sukabumi yang sudah dilantik serta telah diambil janji dan sumpah jabatannya untuk mengabdi selama periode 2019-2024.

"Alhamdulillah, selamat kepada anggota DPRD Kota Sukabumi yang sudah dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Semoga bisa bersama-sama memberikan kontribusi besar untuk kemajuan Kota Sukabumi," ungkap Walikota.

Diketahui, para anggota DPRD Kota Sukabumi terpilih sebagian merupakan wajah lama. Ada sebanyak 16 orang lama dan 17 orang pendatang baru.


BACA juga:
KPU Kota Sukabumi Tetapkan 35 Caleg DPRD Terpilih, Golkar dan Gerindra Peraih Kursi Terbanyak

BACA Juga:
Usai Dilantik, Politisi PDIP Kota Sukabumi Akui Masih Banyak "PR" Belum Diselesaikan


Pewarta: Azis R.
Editor: Agus Setiawan.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Friday, July 12, 2019

Redaksi sukabumiNews

FOTO: Kegiatan Pelaksanakan TMMD ke-105 Kodim 0607/Kota Sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi
sukabumiNews, LEMBURSITU - TNI berbaur dengan masyarakat sekitar, bergontong royong membangun sarana jalan dan jembatan Plat Beton di Kampung Tegal Panjang, Cikundul, Kota Sukabumi, Jawa Barat pada kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa TMMD ke-105.

Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Kav Mujahidin selaku Dansatgas TMMD mengatakan, program TMMD ini dilaksanakan selama 30 hari dari tanggal 8 Juli, hingga tanggal 8 Agustus 2019 mendatang.



BACA Juga:
Terpilih Sebagai Lokasi Program TMMD ke-105, Warga Tegalpanjang Cikundul Hibahkan Tanahuntuk Bangun Jalan Sepanjang 832 Meter


tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi


tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi


tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

tmmd ke-105 kodim 0607 kota sukabumi

jembatan plat beton

BACA Juga:
Ratusan Prajurit TNI Dikerahkan Kodim 0607/Kota Sukabumi Guna Melaksanakan Program TMMD


Thursday, July 4, 2019

Redaksi sukabumiNews

Jelang Pilkades Serentak 2019 Dinas PMD Kabupaten Sukabumi Gelar Bimtek Panitia Pilkades Tingkat Desa

Dinas PMD Kabupaten Sukabumi
sukabumiNews, SUKABUMI – Menjelang pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang akan dilangsungkan pada November 2019 mendatang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi mengadakan bimbingan teknis (bimtek) bagi panitia pilkades untuk tingkat desa.

Bimtek yang berlangsung sejak Senin (1/7/2019) hingga berakhir pada Jum’at (16/8/2019) mendatang itu diselenggarakan di salah satu Hotel di wilayah Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Peserta pilkades serentak nanti ada 240 desa. Untuk Bimtek panitia pilkades, ini khusus bagi panitia pilkades di tingkat desa. Pembentukan panitia tingkat kabupaten dan desa, semuanya sudah terbentuk," kata PLT Sekretaris Dinas PMD H. Dedi Kusnadi kepada sukabumiNews saat ditemui di sela-sela acara bimtek. Kamis (4/7/2019) petang.

"Hari ini pesertanya dari Kecamatan Cikakak sebanyak 8 desa dan 1 desa dari Kecamatan Bantargadung. Jadi, proses Bimteknya maraton untuk semua panitia di tingkat desa se-Kabupaten Sukabumi," ungkapnya.

Dedi menjelaskan, saat ini penyelenggaraan bimtek panitia pilkades serentak baru memasuki hari ke-4. Sebelumnya, untuk panitia pilkades di tingkat desa sudah dibentuk oleh BPD masing-masing.

Selanjutnya, tambah Dedi, mereka diundang mengikuti bimtek pilkades serentak agar mereka mendapatkan kelengkapan informasi dan segala sesuatunya agar tidak kewalahan saat waktunya tiba.

Dedi juga mengungkapkan, memahami ketentuan penyelenggaraan pilkades serentak itu sangat penting, khususnya bila panitia pilkades menghadapi masalah di lapangan yang berpotensi konflik antar warga. “Dan jika suatu saat ada hasil perolehan suara yang seimbang, itu harus dilakukan pemeilihan ulang,” bebernya.

Dia menuturkan, sebagai panitia, mereka juga dituntut tegas dan profesional dalam menjalankan amanah. Apa pun syarat mutlak, semua harus dicek dan dikroscek secara matang.

"Semuanya sudah kita persiapkan. Karena sebelumnya mereka pernah menjadi panitia di beberala pemilihan seperti di Pilgub, Pileg dan Pilpres, jadi tidak terlalu sulit untuk mengarahkannya," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas PMD Kabupaten Sukabumi, H. Thendy Hendrayana mengharapkan, melalui bimtek ini, panitia pilkades di tingkat desa mampu mempersiapkan proses pemilihan kepala desa dengan sebaik mungkin.

"Semoga panitia pilkades ini mampu bekerja dengan baik dan tetap berpegang teguh pada tanggung jawabnya sebagai pengabdi masyarakat," ujar Thendy. 

Kompol Sumarna

Acara Bimtek hari ini dihadiri oleh Bupati Sukabumi, para kepala desa se-Kecamatan Cikakak dan satu desa dari Kecamatan Bantargadung. Sedangkan untuk narasumber yang mengisi kegiatan hari ini diantaranya, Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Sumarta, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Bidang Administrasi Pemerintah Desa (Adpemdes).





Pewarta: Rio BG/Azis R.
Editor: Agus S.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Friday, June 28, 2019

Redaksi sukabumiNews

Presiden Joko Widodo Bersiap Mengikuti KTT G20

Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersiap mengikuti KTT G20 di Osaka, Jepang, Jumat (28/6/2019). (foto: dokumentasi Biro Pers Kepresidenan)  
sukabumiNews, OSAKA – Presiden Joko Widodo tiba di Osaka untuk KTT G20 langsung mengikuti sejumlah agenda, seperti official welcome dan juga family photo yang diadakan di INTEX Osaka.

Berdasarkan keterangan resmi Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Jumat (28/6/2019), setibanya di INTEX Osaka Presiden Jokowi menunggu di ruang Leaders’ Area. Di sana ia menantikan sesi official welcome dan family photo.
Saat menunggu itu, Presiden Jokowi sempat berbincang bersama kepala negara, kepala pemerintahan negara G20, dan juga pimpinan lembaga internasional dalam suasana yang akrab.
Seperti Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Putra Mahkota Kerajaan Saudi Mohammad bin Salman, PM Kanada Justin Trudeau, PM Australia Scott Morrison, PM Belanda Mark Rutte, dan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde. Bahkan Presiden Trump sempat memberikan permen kepada Presiden Jokowi.


Pewarta: Didi Muryadi
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Wednesday, May 22, 2019

Redaksi sukabumiNews

Rais, Bocah Penderita Tumor Lidah Dapat Santuna dari Hardholiend Community Since (HCS) 2005

Ketua Umum HCS 2005 bersama Ketua HCS Kota Sukabumi dan Kab. Sukabumi, Rio Rusdianto dan Parli Kurnia saat memberikan Bantun kepada Siti Ibunda M. Rais. [Foto: Azis R./sukabumiNews]
sukabumiNews, CURUGKEMBAR - Hardholiend Community Since (HCS) 2005 mendatangi rumah kediaman M. Rais Pratama Rijik demi menjenguk Bocah 8 Tahun yang menderita Tumor Lidah di kampung Mekarwangi Rt. 001/004 Desa Tanjungsari Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Rabu (22/5/2019).

"Alhamdulilah dengan adanya tayangan pemberitaan tentang M. Rais, rekan-rekan HCS 2005 merasa terketuk hati untuk membantu meringankan biaya ananda kita yang menderita Tumor Lidah," tulis Ketua Umum HCS 2005 Dendi Apsal, melalui pesan whatsApp yang diterima sukabumiNews.

Ketum HCS 2005 menginformasikan bahwa Ia bersama Ketua HCS 2005 Kota dan Kabupaten Sukabumi mendatangi rumah Rais sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap Ananda Rais, sekaligus menyumbangkan uang sekedar untuk meringankan beban biaya yang dibutuhkannya.


“Semoga bantuan yang kita berikan bisa bermanfaat untuk menambantu biaya pengobatannya,” tutur Dendi.

"Seandainya orang tua Ananda Rais dan keluarga memberi izin untuk membantu kesembuhannya dengan cara berobat jalan, maka Ketua HCS Kota Sukabumi Rio Rusdianto, alias Kempez dan Parli Kurnia alias Cumink, Ketua Kabupaten Sukabumi beserta jajarannya akan bersedia melakukannya," ungkap Dendi..

Dendi berharap semoga dengan kedatangannya ke rumah Rais dan terus mengabarkan penderitaannya di medsos akan banyak para dermawan yang tersentuh hatinya untuk ikut membantu biaya pengobatan M. Rais.

Sementara itu, Rais, melalui ibunya, Siti menyampaikan rasa terimakasih kepada HCS 2005 yang telah membantunya. "Somoga Allah SWT memberikan balasan yang lebih atas perhatian HCS kepada Saya, khususnya kepada Rais," ungap Siti, haru..

Rais beserta keluarga juga berharap akan kepedulian yang lain terutama pemerintah agar bisa membantu mengobati penyakit yang dideritanya.

Foto: Ibunda Rais, Siti saat berbincang dengan ketua HCS 2005
Foto: Rais Mohon uluran tangan para Dermawan


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Thursday, March 28, 2019

Redaksi sukabumiNews

Heni Mulyani Bertekad Perjuangkan Hak Kalangan Bawah, Kususnya Sosial, Pendidikan dan Kesehatan

sukabumiNews, GUNUNGGURUH - Heni Mulyani, caleg DPRD Kabupaten Sukabumi nomor urut 3 dari PDIP daerah pemilihan (dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Cireunghas, Cisaat, Gegerbitung, Gunung Guruh, Kadudampit, Kebonpedes, Sukabumi, Sukalarang, dan Sukaraja siap menduduki kursi DPRD Kabupaten Sukabumi pada Pemilu 2019.

Pasalnya, sosok perempuan kelahiran Sukabumi 2 Juni 1972 ini selain sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia Perpolitikan, ia juga aktip di sejumlah Organisasi Kemasyarakatan yang tentunya tidak lepas dari berbagai kegiatan sosial, membantu masyarakat yang membutuhkan selama ia mampu membantunya.

FOTO: Heni Mulyani Caleg Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Dapil IV No 3, dari PDIP saat menyambangi dan menghadiri undangan masyarakat. (Foto: Rudi S/SN).
“Saya maju menjadi caleg karena ingin memperjuangkan dan meningkatkan bidang Sosial, Pendidikan dan Kesehatan, untuk masyarakat kalangan bawah kususnya yang berkaitan dengan hak-hak perempuan,” ujar Heni Mulyani, ditemui sukabumiNews.net di kediamanya Jalan Pajajaran II, Kampung Gunungguruh, Desa Cikujuang, Kabupaten Sukabumi, Kamis (28/03/19).


Selain itu kata Heni, dorongan dari keluarga, tokmas, pemuda, ulama dan sahabat-sahabatnya juga mengutkan tekadnya untuk maju agar bisa mengawal semua kebijakan, semua aspirasi masyarakat kalangan bawah.

Heni mengaku, menjadi seorang caleg tidaklah mudah dalam berjuang demi meraih suara, apalagi dihadapkan dengan caleg-caleg lain yang usianya lebih matang dan lebih memiliki pengalaman. Namun dirinya optimis dengan intens mendatangi pendukung siang maupun malam, cita-citanya akan mudah diraih.

"Saya maju dalam pertarungan pileg untuk DPRD Kabupaten Sukabumi karena dipicu oleh kondisi, masih perlunya pengawalan bidang sosial, pendidikan dan kesehatan, agar masyarakat bisa lebih merasakan program Pemerintah sampi ke kalangan bawah, dan merata," aku ibu dua anak ini.

Heni juga mengaku bahwa ketertarikannya di dunia politik dan menjadi caleg ini lantaran ingin berada di garda terdepan untuk memperjuangkan dan membela kalangan bawah, kususnya anak yatim, duafa dan yang berkaitan dengan hak-hak perempuan, kususnya Sosial, Pendidikan dan Kesehatan.


"Insyallah jika nanti saya terpilih menjadi anggota legislative, saya akan menjalankan amanah tugas sebagai bagian dari anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dapil IV, sesuai dengan fungsinya,” ucap Heni seraya berterimakasih dan mengapresiasi kepada semua relawan yang sampi saat ini masih konsisten berada di sampingnya.


Dengan modal pembekalan dan wawasan mejalankan pungsi sebagai anggota DPRD serta pengalaman di dunia plitik sejak tahun 2002 seiring perjalannya di dunia organisasi, seperti di Forum Rakyat Miskin Bersatu (FRMB) selaku ketua, kemudian menjadi Ketua Srikandi di organisasi masyarakat (ormas) Badan Pembina Potensi Keluarga Besar (BPPKB), juga selaku Anggota Generasi Peduli Narkoba, ia akan terus berjuang untuk meraih suara di pileg April 2019 nanti dengan target suara 8000.

“Saya yakin atas dorongan para ulama dan semua kalangan yang mengharapkan saya ada di DPRD, 5000 suara bisa mewujudkan harapan semua. Dan saya berharap masyarakat lebih cerdas dalam memilih wakil rakyatnya," pungkas Heni.


Heni yang senang menyantuni anak yatim piatu, bahkan saat ini memiliki anak angkat seorang yatim ini juga aktif bersama ibu-ibu lain mengikuti pengajian di lingkungan terdekat dengan rumahnya.
   

Perwarta: Rudi Samsidi
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Thursday, March 7, 2019

Redaksi sukabumiNews

Aliansi CA Melakukan Aksi Tolak Penurunan Status Cagar Alam Kamojang dan Papandayan

sukabumiNews, JAKARTA – Sebanyak 56 perwakilan berasal dari Walhi Jabar, Walhi Eknas, YLBHI Jabar, YLBHI Nasional, dan Forum Komunikasi Pecinta Alam Bandung yang tergabung dalam Aliansi Cagar Alam (CA) Jawa Barat melakukan aksi long march dari Bandung ke Jakarta. Mereka akan menggelar aksi damai di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rabu (6/3/2019).

Aksi damai ini sebagai bentuk protes dari para pecinta alam dan lingkungan terhadap diterbitkannya Keputusan Menteri LHK Nomor: SK.25/MENLHK/SETJEN/PLA.2/1/2018 tanggal 10 Januari 2018 tentang Perubahan Fungsi dalam Fungsi Pokok Kawasan Hutan dari sebagian Cagar Alam Kamojang seluas ±2.391 ha dan Cagar Alam Gunung Papandayan seluas ±1.991 ha menjadi TWA, terletak di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.
 
“Kami minta SK dicabut dan Menteri LHK menurunkan instruksi untuk merestorasi Cagar Alam," ujar Wahyudin, Staff Advokasi Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jabar kepada wartawan, Rabu.

Menurut Wahyudin, perubahan peruntukan dan fungsi kawasan hutan Cagar Alam (CA) ini telah melanggar atau bertentangan dengan Undang-Undang No 26 tahun 2007 tentang penataan ruang dan melanggar RTRW Nasional, Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut karena belum ada perubahan kebijakan RTRW.

Dalam aksinya juga mereka menyampaikan empat rekomendasi kepada KLHK, yaitu, 1) Meminta kepada Empat Dirjen terkait untuk merekomendasikan kepada Menteri LHK untuk menangguhkan SK.25/MENLHK/SETJEN/PLA.2/1/2018; 2) Meminta kepada KLHK agar secepatnya membentuk tim kajian dengan melibatkan para pihak terkait, termasuk dari Aliansi Cagar Alam Jawa Barat; 3) Menghentikan sementara segala kegiatan di lokasi TWA; dan 4) Melakukan evaluasi terhadap kinerja pengelolaan kawasan konservasi di wilayah kerja Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Barat.
 Sementara itu mewakili KLHK, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK Wiratno, didampingi Eselon II terkait, menerima dengan baik 25 orang perwakilan aksi dari Aliansi CA Jabar beserta empat rekomendasinya tersebut.

Wiratno juga menyetuju usulan para perwakilan aksi supaya dibentuk tim kajian Kamojang dan Gunung Papandayan. “Saya setuju untuk dibentuk tim terpadu yang akan melakukan kajian komprehensif dengan melibatkan Aliansi Cagar Alam Jawa Barat," ucap Wiratno.

“Saya juga telah memerintahkan Kepala Balai Besar KSDA Jawa Barat untuk membentuk forum komunikasi konservasi Jawa Barat, agar terjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak dan tidak ada dusta di antara kita,” tambah Wiratno. [Red*]

Wednesday, February 20, 2019

Redaksi sukabumiNews

Semangatnya Prajurit TNI Laksanakan Kerja Bakti Pra TMMD Sengkuyung I TA. 2019 di Mojosongo Jebres

sukabumiNews, SURAKARTA – Kodim 0735/Surakarta mulai melakukan kegiatan Pra Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Jati Rejo Mojosongo, Jebres Surakarta. Dengan semangat mereka meratakan Pasir dan batu (Sirtu) sebagai dasar sebelum Jalan di cor sepanjang kurang lebih 600 meter di RT 03/39 Jati rejo Mojosongo Jebres, Rabu (20/2/2019).

Kegiatan pra TMMD dimulai tgl 15 Februari 2019 sampai dengan pembukaan resmi TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2019 yang secara resmi akan di buka oleh Wali kota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo pada Selasa 26 Februari 2019 mendatang di SD Negeri Kendal Rejo Jln Ring Road Utara No. 4 Mojosongo Jebres Surakarta. Kegiatan tersebut akan berlangaung selama 1 bulan sampai tanggal 27 Maret 2019. 
Danramil 04/Jebres Kpt Inf Narno mengungkapkan, kegiatan pra-TMMD direncanakan selama sebelas hari. "Tujuannya untuk memaksimalkan pencapaian hasil saat TMMD nantinya. Selain itu agar hasilnya lebih berkualitas dan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan," ungkapnya.

Adapun sasaran utama pelaksanaan pra TMMD tersebut lanjut Kpt Inf Narno ialah pekerjaan fisik berupa pengurukan/penimbunan jalan yang akan di perkeras dengan Cor, penggalian lubang pondasi untuk pembangunan Mushola dan pembersihan lingkungan sekitar yang akan di laksanakan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2019.

[Pewarta: Agus Kemplu]
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close