Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.
TRENDING TOPIK

Tuesday, February 18, 2020

Redaksi sukabumiNews

Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk 700 Orang Terkait Fetullah Gulen

sukabumiNews.net, ANKARA, TURKI – Jaksa penuntut Turki telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk hampir 700 orang, termasuk personel militer dan Kementerian Kehakiman, atas dugaan hubungan dengan cendekiawan yang bermarkas di AS, Fethullah Gulen, yang dituding oleh Ankara sebagai upaya kudeta pada tahun 2016.

Kantor berita Turki Anadolou yang dikelola negara melaporkan pada hari Selasa (18/2/2020) bahwa jaksa penuntut mencari 467 orang di seluruh negara karena dugaan afiliasi mereka dengan Gulen sebagai bagian dari penyelidikan korupsi dalam pemeriksaan polisi yang diadakan pada 2009.

Di ibukota, Ankara, tambahnya, 71 orang akan ditahan dalam penyelidikan yang menargetkan para pendukung Gulen yang dicurigai dalam Kementerian Kehakiman.

Ia juga mengatakan bahwa surat perintah dikeluarkan terhadap 157 orang, termasuk 101 perwira yang bertugas, dalam penyelidikan Angkatan Bersenjata Turki.

Sementara itu, kantor berita swasta Demiroren melaporkan bahwa sekitar 100 orang sejauh ini telah ditahan dalam kampanye penangkapan baru.

Turki menyaksikan upaya kudeta pada 15 Juli 2016, ketika tentara jahat berusaha untuk menjatuhkan pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Namun, beberapa jam kemudian, kudeta itu digagalkan. Sekitar 250 orang tewas dan lebih dari 2.000 lainnya terluka dalam pemberontakan yang gagal tersebut.

Pengadilan Turki memberikan hukuman seumur hidup kepada lebih dari 2.300 terdakwa selama kudeta 2016 yang gagal Sebanyak 2.327 terdakwa telah dijatuhi hukuman seumur hidup dalam kasus-kasus terkait dengan upaya kudeta yang gagal 2016 di Turki.

Sejak itu, Ankara telah terlibat dalam menekan para pemberontak dan simpatisannya.

Sejauh ini, sekitar 80.000 orang telah dipenjara menunggu persidangan dan sekitar 150.000 pegawai negeri sipil, personel militer, dan lainnya dipecat atau ditangguhkan dari pekerjaan mereka.

Pemerintah Turki mengatakan para pendukung Gulen telah menjalankan "negara paralel" dalam birokrasi sipil dan militer dan mengejar agenda mereka sendiri. Gulen membantah mengatur kudeta dan mengutuknya.

BACA Juga: Turki Pasok Kelompok Pejuang Oposisidi Baratlaut Suriah dengan Senjata Canggih

Pewarta: AFP
Editor: Red
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Redaktur

Sat Pol PP Kota Sukabumi Kembali Tertibkan Pedagang Kaki Lima

Kabid Gakda Sat Pol PP Kota Sukabumi Sudrajat, SH (tengah) bersama Jaksa Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi Osten Gerhan PS (kanan).  
sukabumiNews.net, CIKOLE - Satuan Polisi Pamon Praja (Sat Pol PP) Kota Sukabumi melaksanakan Razia Tindak Pidana Ringan (Tipiring) terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah jalan Ahmad Yani dan Perintis Kemerdekaan Kota Sukabumi pada Selasa (18/2/2020).

"Dalam kegiatan Razia ini sengaja para pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar tidak kita bawa ke pengadilan. Namun kami sengaja menghadirkan Hakim dan Jaksa langsung," ujar Kepala Bidang (Kabid) Penegak Peraturan Daerah (Gakda) Sat Pol PP Kota Sukabumi Sudrajat, SH., kepada sukabumiNews di lokasi (18/2/2020).

Sudrajat menambahkan bahwa dalam razia ini Satpol PP Kota Sukabumi melaksanakan Peraturan Daerah (Perda) No. 10 tahun 2013 tentang penataan pedagang kaki lima di wilayah Kota Sukabumi.

Sudrajat juga mengatakan bahwa bagi para pedagang kaki lima yang melanggar diberikan sanksi pasal 26 ayat 1 yang isisnya tidak diperbolehkan berjualan di adab jalan atau di trotoar.

"Sebanyak 30 pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar kita dapatkan. Semua sudah diberi sanksi denda administrasi yang besarannya bervariasi, dari mulai Rp. 100 ribu sampai Rp. 50 ribu dengan subsider Rp. 2 ribu oleh Hakim. Bagi para pedagang kaki lima yang sudah berulangkali melanggar kita berikan sanksi denda administrasi berlipat ganda," terangnya.

Sudarajat juga mengungkapkan bahwa di minggu yang sama Satpol PP Kota Sukabumi akan melakukan kegiatan razia di zona merah yakni di jalan Martadinata, Siliwangi, dan sekitarnya.

Kabid Gakda Sat Pol PP Kota Sukabumi itu berharap, dengan melaksanakan Perda No.10 tahun 2013, para pedagang kaki lima akan merasakan efek jera, dan Satpol PP Kota Sukabumi tutur dia, akan terus menerus melaksanakan kegiatan ini.

"Memang betul kalau berbicara relokasi memang tidak ada, untuk sementara masih menunggu pasar pelita yang masih dalam proses pembangunan. Namun demikian kita akan memberikan edukasi terhadap mereka bahwa ada ruas-ruas jalan yang tidak boleh dilanggar," pungkas Sudrajat.

BACA Juga: Kembali Langgar Aturan, Puluhan PKL di Kota Sukabumi Terjaring Operasi Penertiban oleh Satpol PP

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Redaktur

Kapolres Sukabumi Memediasi Pertemuan Selesaikan Permasalahan antara PT Indonesia Power dengan Mitra Lokal

mediasi
sukabumiNews.net, PALABUHANRATU – Kapolres Sukabumi AKBP Nuredy Irwansyah Putra memediasi permasalahan antara PT Indonesia Power selaku pengelola PLTU Jabar 2 Selatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi dengan kelompok yang menamakan diri forum pengusaha  dan gabungan ormas Palabuhanratu.

Sebelumnya diketahui bahwa kelompok Forum Pengusaha dan Gabungan Ormas Palabuhanratu akan melakukan aksi unjuk rasa ke Pembangkit Listrik Tenaga Uapa (PLTU) Palabuhantatu untuk menyuarakan permasalahan mengenai adanya kewajiban salah satu perusahaan rekanan PT Indonesia Power, dalam hal ini yaitu PT Widya Satria yang dikalim sebagai belum di bayarkan kepada pihak Forum Pengusaha.

Atas situasi tersebut Kapolres Sukabumi melakukan upaya dengan mempertemukan kedua belah pihak di ruang Vicon Polres Sukabumi Jln. Jenderal Sudirman No 12 Palabuhanratu pada Selasa (18/2/2020), pukul 10.00 WIB.

“Upaya Kapolres Sukabumi tersebut merupakan kelanjutan dari pertemuan informal yang sudah dilakukan sebelumnya, baik dengan PT. Indonesia Power dan tokoh dari forum pengusaha bersama Kabag Ops dan Kasat Intelkam,” ujar Paur Humas Sukabumi, Ipda Aah Saepul Rohman dalam pesan WahatsApp yang diterima sukabumiNews (8/2/2020).

Dijelaskannya bahwa mediasi dipimpin oleh Wakapolres Sukabumi Kompol Sigit Rahayudi, S.IK., didampingi Kasat Reskrim dan Kasat  Intelkam serta Pasi Intel Kodim 0622 Sukabumi, dan dihadiri oleh perwakilan PT Indonesia Power dan Mitra local.

BACA Juga: Bersinergi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Karangpapak Berhasil Damaikan Kedua Warga yang Berselisih

Diketahui, dari risalah rapat antara PT. Indonesia Power JPR OMU dengan forum pengusaha telah disepakati 5 point kesepakatan. Antara lain yaitu :

1. PT. Indonesia Power akan menyelesaikan kewajibannya kepada PT. Widya Satria sebagaimana tagihan yang telah disampaikan kepada PT. Indonesia Power sebesar Rp. 985.546.323.25 ( sembilan ratus delapan puluh lima juta lima ratus empat puluh enam ribu tiga ratus dua puluh tiga koma dua puluh lima rupiah).
2. PT. Indonesia Power akan melakukan mediasi melalui Kejaksaan Negeri Cibadak untuk menjamin hak-hak mitra lokal terpenuhi sebagaimana tersebut pada poin (1).
3. PT. Indonesia Power dan mitra local akan membentuk basic communication sebagai berikut :
- Iwan Gunawan S.pd (mitra local)
- Cecep M Sanusetio ( PT. IP).
4. Mitra local mendesak kepada PT. Indonesia Power untuk menyelesaikan permasalahan ini.
5. Pada tanggal 25 Februari 2020 PT Indonesia Power akan melakukan pembayaran kepada PT. Widya Satria dengan disaksikan oleh mitra local dengan ketentuan apabila PT. Widya Satria tidak hadir ditempat yang di tentukan, maka pembayaran tidak akan dilakukan, pembayaran hanya dilakukan didepan PT. Widya Satria dan perwakilan mitra local.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang diketahui dan ditanda tangani oleh masing-masing pihak.

Sementara itu Kapolres Sukabumi mengharapkan agar kedua belah pihak mematuhi semua kesepakatan yang telah di hasilkan dalam mediasi.

“Kapolres Sukabumi meminta kepada kedua belah pihak untuk mengedepankan komunikasi yang baik dan sama-sama menjaga situasi Palabuhanratu agar tetap kondusif,” terang Ipda Aah.

Dan tentunya, tambah dia, Polres Sukabumi akan mengedepankan upaya persuasif dalam penanganan permasalahan antara pihak PT. Indonesia Power dan mitra local.

“Namun demikian, Polres Sukabumi tidak segan-segan mengambil langkah tegas apabila ada salah satu pihak yang bertindak tidak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

BACA Juga: Hampir Berbuah Musibah, Bhabinkamtibmas Desa Mekarwangi Selesaikan Adu Mulut Dua Warga melalui Mediasi

Pewarta: Azis R.
Editor: AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Redaktur

Antisipasi Penyebaran Virus Corona di Sukabumi, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Gelar Sosialisasi

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, Nurudin. (Foto : Azis R /sukabumiNews)  
sukabumiNews.net, CIKOLE - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi menggelar sosialisasi tentang Virus Corona. Sosialisasi ini dilakukan dalam upayanya mencegahan penyebaran Virus Corona dari Negara Tiongkok, khususnya di Wilayah Sukabumi.

Acara sosialisasi ini diselenggarakan di Hotel Horison, Jalan Siliwangi Kecamatan Cikole Kota Sukabumi pada Selasa (18/2020).

"Dalam melakukan sosialisasi ini kita melibatkan Lintas Sektor yakni Kantor Imigrasi, Dinas Kesehatan, Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Kota/Kabupaten Sukabumi," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, Nurudin kepada sukabumiNews usai acara (18/2/2020).

BACA Juga: Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Dewan Pengupahan

Dikatakan Nurudin, yang menjadi peserta dalam acara sosialisasi virus Corona ini dari sebanyak 60 perusahaan yang memperkerjakan Warga Tenaga Kerja Asing (WNA) dan berhubungan dengan Imigrasi, diwakili oleh Human Resource Develovment (HRD)-nya masing-masing.

"Semua perwakilan dari setiap perusahaan (HRD, red.) mereka diberikan pemahaman tentang peraturan Imigrasi yang berkaitan dengan Virus Corona seperti peraturan kementerian hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) No. 3 tahun 2020 yang mengatur khusus tentang tenaga kerja asing (TKA) selama 14 hari tinggal atau pernah menetap di Cina, baik warga negara Cina mau pun yang pernah menetap di Cina,” terangnya.

Bagi orang yang pernah tinggal Negara Cina baik itu orang asing atau pun orang RRC, tambah Nurudin, pengajuannya akan ditunda. “Kemudian, pada saat mereka yang Non Visa atau bebas kunjungan masuk ke Indonesia atau dia mengajukan kunjungan visa datangan ke Indonesia serta telah selama 14 hari di Negara Cina kita akan tolak kedatangannya,” tegas Nurudin.

Penolakan itu, kata Nurudin, berdasarkan dari rekomendasi dan koordinasi dari Dinas Kesehatan di Dermaga Pelabuhan, Bandara dan lintas perbatasan, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatiran oleh masyarakat Indonesia tentang penyebaran wabah virus Corona.

BACA : Ka Dinkes Sebut Kabupaten Sukabumi Bersihdari Virus Corona

Lebih jauh Nurudin menjelaskan bahwa untuk keberadaan warga Negara Cina di Indonesia, kantor imigrasi memberikan sebuah kebijakan berupa perpanjangan izin tinggal darurat selama 30 hari. Dan sampai saat ini, tutur dia, kantor imigrasi kelas II Non TPI Sukabumi belum pernah mengeluarkan izin tinggal darurat.

“Pihak Imigrasi, Dinas Kesehatan dan Disnakertran sampai saat ini belum mendapatkan informasi yang positif terjangkit virus Corona,” tegasnya.

Disampaikannya bahwa jumlah Warga Negara Asing (WNA) asal Cina di Kabupaten Sukabumi saat ini diketahui sebanyak 145. Sementara yang tinggal di Kota Sukabumi sebanyak 4 WNA.

“Saya berharap kegiatan sosialisasi ini tidak sampai di sini saja dan juga kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di wilayah Kota/Kabupaten Sukabumi, akan tetapi kami sudah berkoordinasi dengan Dinkes dan Disnakertrans Cianjur untuk melakukan sosialisasi ke wilayah Cianjur,” pungkas Nurudin.

BACA Juga: Demi Membangun Zona Integritas MenujuWBK/WBBM, Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi Laksanakan Deklarasi Janji Kinerja

Pewarta : Azis R
Editor : AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Redaktur

Dishub Kabupaten Sukabumi Adakan Pembinaan dan Evaluasi bagi Pengusaha Angkutan di Wilayah Pajampangan

Dishub Kabupaten Sukabumi
sukabumiNews.net, SURADE – Dinas Perhubungan Kabupaten (Dishub Kab.) Sukabumi mengadakan evaluasi melalui pembinaan awak angkutan. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pembinaan dan evalusi awak angkutan di wilayah Pajampangan ini digelar di halaman Terminal UPTD Perhubungan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa (18/2/2020).

Hadir pada kesempatan tersebut, Sekdis Pehubungan Kabupaten Sukabumi H.Agus Topik bersama jajaran, Kabid LLAJ Kabupaten Sukabumi Iwan Iskandarsyah, ATD, M.Si., DPC Organda, Unsur Pengusaha angkutan trayek, beberapa pengurus koprasi angkutan (Travel), dan Paguyuban Angkutan Elef Pajampangan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan dan evalusi bagi pengusaha angkutan di wilayah Pajampangan, dimana berdasarkan peraturan pemerintah setiap perusahaan, tak terkecuali pengusaha angkutan harus berbadan hukum,” ujar Sekdis Perhubungan H.Agus kepada sukabumiNews di sela-sela kegiatan evaluasi dan pembinaan.

Dia menambahkan, melalui kegiatan tersebut dijelaskan bahwa para pengusaha angkutan harus memenuhi dasar undang-undang No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan jalan, Peraturan Pemerintah No 74 tahun 2014 tentang Angkutan Jalan, Peraturan Mentri Perhubungan No 117 Tahun 2018 tentang Penyelengggaraan Angkutan orang tidak dalam trayek, serta Peraturan Mentri Perhubungan no 118 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan, Sewa Khusus.

Dijelaskannya juga menganai Peraturan Mentri perhubungan No 15 tahun 2019, tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kemdaraan bermotor umum dalam trayek dan Peraturan Bupati Sukabumi No 68 tahun 2016 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Dinas Perbubungan Kabupaten Sukabumi.

“Selain pembinaan dan evaluasi kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka silaturahmi antar sesama pengusaha dan awak angkutan dengan Dishub dan jajaran,” ulas Sekdis Perhubungan Kabupaten Sukabumi.

Senada dengan Sikdis, Kabid LLAJ Kabupaten Sukabumi Iwan Iskandarsyah juga menyampaikan hal yang sama. Bahkan Iwan menghimbau kepada para pengusaha dan pengelola agar dalam operasionalnya memenuhi persyaratan dan aturan yang telah diteiapkan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah.

“Baik mengenai administrasi maupun teknis pelaksanaannya,” tegas Iwan Iskandarsyah.

Dalam kesempatan tersebut, para pengusaha dan organisasi organda yang hadir diberi kesempatan untuk melakukan diskusi dan tanya jawab.

Pada kesempatan ini Ketua DPC Organda Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa sebagai wadah organisasi, Organda siap mengevalusi Angkutan Sewa Khusus (ASK) maupun koprasi atau pengusaha angkutan.

BACA Juga: Akibat Aktivitas Taksi Gelap yang Dianggap Merugikan, Puluhan Sopir Elf Sambangi Kantor Dishub Kabupaten Sukabumi

Pewarta: My Kuncir
Editor: AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Redaksi sukabumiNews

Innaa Lillaahi Wainnaa Ilaihi Raajiuun, Ashraf Sinclair Meninggal Dunia

Ashraf Sinclair bersama keluarga
Ashraf Sinclair bersama keluarga. (Gambar Istimewa)  
sukabumiNews.net, JAKARTA – Suami Bunga Citra Lestari, Ashraf Sinclair meninggal dunia sekitar pukul 3.45 WIB, Selasa (18/2/2020) di Rumah Sakit MMC di Jakarta akibat serangan jantung.

Kabar meninggalnya Aktor yang juga merupakan investor startup ini dikonfirmasi oleh manager Bunga Citra Lestari, Doddy melalui akun instagram @paperdayz.

Manajer Bunga Citra Lestari, Doddy juga mengkonfirmasi kabar tersebut. Ia menjelaskan, Ashraf meninggal dunia akibat serangan jantung pada pukul 04.51 di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta.

"Iya, serangan jantung," ujar Doddy, seperti dikutip dari Antara.

Para artis juga beramai-ramai menyampaikan ucapan duka pada akun instagram resmi milik Ashraf. Dua di antaranya datang dari Luna Maya dan Dian Sastro.

"Semoga dipermudah semua urusannya, semoga dikuatkan keluarganya. Still can't believe this happening," tulis Dian Sastro dalam kolom komentar salah satu foto Ashraf.

Selain berprofesi sebagai aktor dan model, pria kelahiran Londong, Ingris pada 18 September 1979 ini juga merupakan angle investor. Ia bergabung dengan modal ventura asal Amerika Serikat 500 Startups pada 2017 lalu.

Pemiliki nama asli Ashraf Daniel Mohammed Sinclair ini bertugas membantu 500 Startups dalam mencari startup Indonesia yang mempunyai potensi dan layak mendapatkan pendanaan tahap awal dari dana investasi 500 Durians Fund II.

500 Startups telah menggelontorkan dana kepada sejumlah startup di Indonesia, diantaranya BukaLapak, Kudo, Brodo, Hijup, dan Kredivo.

Pewarta: Katadata
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Redaktur

Disaksikan Wali Kota Sukabumi, Pengurus ISSI Cabang Kota Sukabumi Periode 2019-2023 Dilantik Pengprov ISSI Jabar

sukabumiNews.net, CIKOLE - Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jabar melantik Ketua dan Pengusus Cabang ISSI Kota Sukabumi priode 2019 -2023. Pelantikan dilakasanakan di Ruang Pertemuan Setda, Balaikota Sukabumi.

Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi,  Wakapolres Sukabumi Kota, Sulaeman, Ketua Pengurus ISSI Provinsi Jawa Barat, Daud Husen, Kepala Dinas Dispora Kota Sukabumi, Adam Taufik, Perwakilan Kodim 0607, Komunitas LCS dan Perwakilan dari Forkopimda serta para Pengcab ISSI Kota Sukabumiyang lainnya.

Pelantikan ditandai dengan Pembacaan Janji, sekaligus Penandatanganan serta Penyerahan Bendera Panji ISSI dari Ketua Pengurus ISSI Provinsi Jabar kepada Ketua ISSI Kota Sukabumi yang dilantik, H. Asep Effendi, dengan disaksikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Senin (17/02/2020).

Wali Kota Sukabumi dalam sambutannya menyampaikan bahwa tidak dipungkiri, Kota Sukabumi mempunyai catatan sejarah dari prestasi-prestasi yang diraih oleh atlit pesepeda dari Kota Sukabumi ini

"Semoga dengan dibentuknya kembali Pengcab ISSI Kota Sukabumi diharapkan dapat menumbuhkan semangat bersepeda bagi masyarakat, dan dapat menciptakan bibit-bibit atlit Olah Raga Sepeda di Kota Sukabumi,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Pengurus ISSI Provinsi Jabar, Daud Husen menerangkan bahwa dengan di bentuk dan dilantiknya Pengcab ISSI Kota Sukabumi diharapkan dapat memberikan kontribusi yang baik untuk Kota Sukabumi dengan Menciptakan atlit-atlit Pesepeda Kota Sukabumi yang handal.

"Kita berharap dengan dilantiknya Pengcab ISSI Kota Sukabumi dapat menciptakan bibit-bibit atlit dengan Pembinaan dari Pengcab ISSI Kota Sukabumi. Kita hidupkan kembali Pengcab-pengcab yang sudah tidak aktif sehingga dapat mengembangkan prestasi dan budaya bersepeda bagi Masyarakat," paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum ISSI Kota Sukabumi dilantik, H. Asep Effendi menyatakan bahwa dirinya akan bersinergi dengan Pengprov  ISSI Jabar untuk dapat memajukan dan mencetak atlit-atlit Pesepeda di Kota Sukabumi .

"Insyaallah, kita akan adakan event untuk dapat menciptakan dan merekrut serta membina Bibit-bibit atlit yang bisa Go International,” ucapnya.

Asep Effendi juga berjanji bahwa ia akan membangkitkan kembali Prestasi-prestasi Pesepeda di Kota Sukabumi yang selama 2 priode ke belakan dianggap vakum.

“Kita akan evaluasi dan mudah-mudahan dengan ISSI Kota Sukabumi sekarang ini dapat membangkitkan Prestasinya kembali," tandasnya.

BACA Juga: Wali Kota Sukabumi Imbau, Para Wirausaha Muda agar Selalu Bersinergi dengan Pelaku Usaha Lain

Pewarta : Hendra S
Editor : Azis/Red*
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Memuat...
Memuat...
close