Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Kontributor/wartawan SUKABUMI news dalam melaksanakan tugas dilapangan selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan serta fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel maupun berita (pendidikan, politik, hukum) Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria akan kami muat dan undang.

Thursday, September 20, 2018

Redaksi sukabumiNews

Pengguna IPhone Lama Tak Bisa Lagi Akses WhatsApp


JAKARTA, SUKABUMINEWS.net  – Aplikasi pesan instan WhatsApp akan menghentikan dukungan untuk iPhone versi lama. Sebab, versi terbaru dari WhatsApp sekarang membutuhkan sistem operasi iOS 8 atau yang lebih baru pada perangkat milik Apple.

Mengutip situs The Star, Kamis 20 September 2018, menurut dokumen pendukung yang telah diperbarui menyebutkan bahwa pengguna iPhone 4 dan perangkat lain yang ‘usianya’ lebih lama tidak akan bisa lagi meng-instal ulang WhatsApp atau menerima pembaruan.

iOS versi Terbaru 2.18.81 ini juga tidak akan memberi pengguna akses untuk membuat akun baru. WhatsApp berencana untuk mendukung perangkat dengan sistem operasi iOS 7 hingga Februari 2020.

Namun, hal ini tidak berarti bahwa semua fungsi akan dipertahankan hingga saat itu. Tetapi, berdasarkan dokumen tersebut mengatakan sejumlah data akan hilang kapan saja tanpa ada peringatan.

WhatsApp secara rutin mengakhiri dukungan untuk perangkat. Pada 2016 misalnya, mereka mengumumkan bahwa ponsel Blackberry yang lebih tua dan ponsel yang menjalankan sistem operasi Nokia S60 tidak bisa lagi mengakses WhatsApp mulai pertengahan 2017.

Sumber: VIVA.co.id
Redaksi sukabumiNews

Hampir 10 Tahun Warga Cikarang Dambakan Fasilitas Jalan yang Nyaman

CIDOLOG, SUKABUMINEWS.net -- Warga Desa Cikarang Kecamatan Cidolog Kabupaten Sukabumi mengeluhkan  infrastruktur jalan kabupaten yang ada di daerahnya.

Menurut informasi dari warga setempat, sudah lebih dari 5 tahun, bahkan hampir  2 priode ganti kepemimpinan Bupati Sukabumi  jalan desa tersebut belum pernah di aspalnya.

"Kami ingin merasakan  kenyamanan saat  perjalanan. Kita ini kan sudah merdeka. Anak sekolah pun kasihan gelepotan lewat sini. Apalagi saat musim hujan." keluh Lusi Yenitasari, warga setempat kepada wartawan (20/9)

Dengan kondisi seperti ini Lusi dan masyarakat setempat berharap ada wakil rakyat yang mau peduli dan memikirkan fasilitas serta sarana umum di daerahnya. (*)

Pewarta: Jaka S.
Editor: Red.

Wednesday, September 19, 2018

Redaksi sukabumiNews

Mendag Beberkan Alasan Pemerintah Impor 2 Juta Ton Beras Tahun Ini

[Foto: Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita]
JAKARTA, SUKABUMINEWS.net -- Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengatakan pemerintah tidak asal menetapkan jumlah impor beras sebanyak 2 juta ton. Akan tetapi kata Enggar, hal itu sudah melewati berbagai pertimbangan salah satunya soal kapasitas gudang Bulog.

Sedangkan informasi soal kapasitas penampungan gudang Bulog kata Enggar ia dapatkan langsung melalui Dirut Perum Bulog, Budi Waseso atau Buwas.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah mengeluarkan tiga kali izin impor beras kepada Bulog. Pertama pada bulan Januari sebanyak 500 ribu ton, kemudian fase kedua 500 ribu dan saat ini sebanyak 1 juta ton. Sehingga total beras impor yang masuk ke Indonesia di tahun ini mencapai 2 juta ton.

“Gudang dari Bulog itu 4 juta,” jelas dia usai mengunjungi para pengusaha tahu dan tempe di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Rabu, (19/09/2018).

Dengan demikian, Enggar yakin gudang Bulog dapat menampung impor beras yang mencapai 2 juta ton.

Pasalnya saat ini jumlah beras beras yang ada di gudang Bulog baru 2,4 juta ton. Kalau pun ditambah dengan 400 ribu ton beras impor yang sudah kontrak dan 200 ribu ton beras dari impor baru, kapasitasnya masih mencukupi.

Hingga saat ini stok beras di gudang Bulog sudah mencapai 2,4 juta ton. Terdiri dari 1,4 juta ton beras impor, dan 1 juta ton beras berasal dari sisa stok periode sebelumnya.

Dari 2,4 juta ton, nantinya akan dipakai untuk alokasi rastra sebanyak 100 ribu ton dan bakal menyisakan 2,3 juta ton. (Red*)


Sumber: Jarrak.id
Redaksi sukabumiNews

AKBP Susatyo Purnomo: Kondusifitas Kota Sukabumi Sejak Pilgub Jabar dan Pilwakot Relatif Aman

CIKOLE, SUKABUMINEWS.net - Kapolres Sukabumi Kota,  AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kondusifitas kota sukabumi sejak Pemilihan Gubernur Jawabarat dan Pemilihan Walikota Sukabumi, relatif aman. Kondisi tersebut di ungkapkan Kapolres saat menggelar apel pasukan, ops mantap lodaya 2018 yang dilaksanakan di Lapang Merdeka Jalan Perintis Kemerdekaan, Gunungparang, Cikole, Gunungparang, Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (19/9).

Dalam sambutannya AKBP Susatyo Purnomo juga mengintruksikan kepada semua jajaran untuk tetap bersiaga guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang timbul di masa kampanye, hingga pelaksanaan pemilu pada tahun 2019 yang akan datang.

“Pada pemilu yang akan datang pun para calon legislatif beserta masayarakat dimohon agar dapat menjaga kondusifitas tersebut,” harapnya.

Gelar pasukan tersebut diikuti dan dihadiri oleh berbagai dinas dan instansi, termasuk kepolisian, ABRI, Satpol PP, BPBD, Pemadam Kebakaran dan Dinas Kesehatan. Turut serta dalam gelaran acara tersebut unsur dari KPU, BAWASLU dan berbagai Ormas dan Orsospol Kota Sukabumi. (*)

Pewarta: Maman S.
Editor: Red.
Redaksi sukabumiNews

Ribuan Guru Honorer Kabupaten Sukabumi Gelar Aksi Damai dan Istigosah, Iwan Ridwan: Gaji saya Rp800 Ribu per Tiga Bulan

CISAAT, SUKABUMINEWS.net -- Ribuan guru honorer di Kabupaten Sukabumi mengelar aksi damai dan istigosah di Lapang Korpri Gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (19/9/2018). Mereka menolak Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 36 Tahun 2018.

Aksi ini merupakan rangkaian dari aksi-aksi damai sebelumnya yang penyampaian lima tuntutan terkait status dan kesejahteraan para guru honorer.

Sementara tuntutan utama dari aksi yang digagas oleh Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Koordinator Daerah Kabupaten Sukabumi ini antara lain para guru honorer yang telah mengabdi selama lebih dari dua tahun agar diberikan SK Pengangkatan sebagai guru atau tenaga kependidikan tidak tetap dari pemerintah daerah.

“Para guru meminta pengakuan dengan dibuatnya Surat Keputusan (SK) dari bupati soal guru honorer. Menurutnya Kabupaten Garut dan Kota Sukabumi sudah memenuhi tuntutan dibuatnya SK sementara, Kabupaten Sukabumi malah tertinggal,” kata koordinator aksi, Kris Dwi Purnomo dihadapan wartawan.

"SK itu berupa pengakuan tentang guru honorer dari pemerintah Kabupaten Sukabumi, nantinya diiringi dengan peningkatan kesejahteraan dan upah layak untuk kami," lanjut dia.

Selain menolak Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 36 Tahun 2018 karena dianggap diskriminasi dan cacat hukum, para guru juga mentut untuk diberikan penghasilan yang pantas dan memadai yang dianggarkan pada APBD 2019, diberikan jaminan kesehatan yang dianggarkan pada APBD 2019, menolak dan meminta kepada pemeritah untuk membatalkan pendaftaran CPNS tahun 2018 di Kabupaten Sukabumi.
[Foto: Iwan Ridwan (46), sudah 20 tahun mengabdi
jadi guru honorer di SDN Karikil Kecamatan Cireunghas, ia mengaku gajinya hanya Rp800 ribu/3bulan].
 Salah seorang peserta aksi, Iwan Ridwan (46), guru honorer di SDN Karikil Kecamatan Cireunghas mengaku, dirinya sudah mengabdi selama 20 tahun. Namun hingga kini dirinya belum di angkat menjadi PNS.
Sementara gaji yang dia dapatkan hanya Rp800 ribu per tiga bulan. “Padahal tanggung jawab kami malah lebih berat dibanding PNS,” katanya.

Dijelaskan dia, selaku guru PAI dirinya pernah ikut sertifikasi. Namun jelas dia entah kenapa sertifikasinya ditutup.

Untuk menambah penghasilan demi menutupi kebutuhan keluarganya, Iwan Ridwan terpaksa harus ngampas berjualan Gula Merah ke setiap warung yang ada di sekitar wilayahnya.

Aksi ribuan guru tersebut berlangsung damai dan mendapat pengawalan sebanyak 300 personel kepolisian dari Polres Sukabumi Kota. (*)

Pewarta: Azis R.
Editor: Red.

Tuesday, September 18, 2018

Redaksi sukabumiNews

Ma'ruf Amin Anggap Tagar #2019GantiPresiden Kerikil Politik

[Foto: Bakal Cawapres yang juga Ketua MUI, KH Ma'ruf Amin (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
JAKARTA, SUKABUMINEWS.net -- Bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin merasa risau dengan gerakan tagar #2019GantiPresiden. Dia menuding hal itu malah membuat kondisi perpolitikan tanah air tidak tenang.

"Kita masih ada kerikil lainnya, yaitu menciptakan kondisi politik yang kondusif. Adanya pidato tagar ganti presiden, ganti presiden, ini buat enggak akan tenang, orang didorong kiri kanan," kata Ma'ruf dalam pidato penutupan pembekalan calon anggota legislatif DPR-RI Partai Perindo di Jakarta, Selasa (18/9).

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu mengatakan kondisi lambat laun bisa membuat stabilitas nasional goyah. Ia mengatakan seharusnya politik di Indonesia tak selalu membuat gaduh sepanjang tahun.

Lebih lanjut ia mengatakan keriuhan politik itu seharusnya hanya dapat berlangsung saat masa pemilihan umum atau presiden.

"Maksud saya, dalam perpolitikan itu seharusnya gaduh itu di ujung saja, di pilpres saja, bukan dari awal sudah gaduh, berlangsung terus menerus," ujarnya.

Ma'ruf menyatakan jika menang bersama Joko Widodo, maka dia yakin dapat menyelesaikan masalah kebisingan politik yang berkepanjangan.

Hal itu bertujuan agar pemerintahan yang dibentuk dapat bekerja menjalankan program kerja dengan baik tanpa adanya gangguan politik yang berarti.

"Ini kita ciptakan kondisi politik yang stabil sehingga pemerintahan bisa berjalan dengan tenang," katanya.

Ma'ruf juga sempat menyarankan supaya para kandidat calon presiden dan calon wakil presiden yang akan berlaga di Pilpres 2019 saling mengadu program kerja, ketimbang bersaing soal tagar. Dia berharap kandidat capres-cawapres bisa menghindari isu yang dapat menimbulkan konflik dan perpecahan di tengah-tengah masyarakat.

Ma'ruf menginginkan agar para capres-cawapres dapat menonjolkan program kerjanya masing-masing untuk meyakinkan masyarakat di Pilpres.

"Kita jangan terjebak pada isu yg bisa menimbulkan konflik lah, kita slaing memajukan program saja supaya tak jadi konflik atau perang gitu," kata dia.

Tenaga Ahli Utama Deputi IV Kepala Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin menyatakan deklarasi gerakan #2019GantiPresiden memang seharusnya ditiadakan. Dia mengklaim kelompok itu bisa dianggap ancaman dan setara seperti kelompok pengacau keamanan.

Sumber: CNN Indonesia.
Redaksi sukabumiNews

Setya Novanto Mengaku Kesulitan Tagih Hutang untuk Bayar Uang Pengganti Korupsi e-KTP

JAKARTA, SUKABUMINEWS.net – Mantan Ketua DPR, Setya Novanto mengaku sibuk menagih hutang ke beberapa pihak untuk membayar uang ganti kasus korupsi e-KTP ke beberapa pihak. Bahkan kata KPK, menyebut keluarga Setya Novanto akan menjual rumah di Cipete untuk membayar hukuman tambahan uang pengganti.

“Kita lagi susah nih, nagih sana, nagih sini,” ujar Novanto usai bersaksi sidang perkara proyek e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa, (18/09/2018).

Novanto sebenarnya sudah mencicil uang pengganti yang totalnya USD 7,3 juta itu. Novanto pernah menitipkan Rp 5 miliar ke KPK, kemudian mencicil USD 100 ribu, dan ditambah penyitaan KPK pada rekeningnya senilai Rp 1.116.624.197. Namun pembayaran itu belum cukup untuk melunasi hukuman uang penggantinya.

Untuk pidana pokoknya, dia divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Untuk pidana denda Rp 500 juta, Novanto sudah melunasinya.

Novanto mengaku kesulitan untuk melunasi uang pengganti karena sudah tidak memiliki jabatan.

“Kalau sekarang teman-teman yang saya tagih, ada juga beberapa saya tagih aset mengalami kesulitan. Tentu lagi, coba teman-teman lagi susah diharapkan juga mengembalikan hal-hal,” imbuh Novanto pagi hari ini.

Sebelumnya, istri Novanto, Deisti Astriani Tagor, juga mendatangi KPK untuk mengurus aset-aset suaminya. Deisti berkoordinasi dengan Unit Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK berkaitan dengan pembayaran uang pengganti.

Artikel ini telah tayang di Jarrak.id dengan judul “Setya Novanto Mengaku Kesulitan Tagih Hutang untuk Bayar Uang Pengganti Korupsi e-KTP”.
Redaksi sukabumiNews

Parah, Ternyata Nama Wahidin Halim Sengaja Dicatut Timses Jokowi-Ma’ruf

Gubernur Banten, Wahidin Halim
[Foto: Gubernur Banten, Wahidin Halim (Doc. Net)].
JAKARTA, SUKABUMINEWS.net – Sekretaris DPD Demokrat Banten, Eko Susilo menyebut bahwa Gubernur Banten, Wahidin Halim namanya sengaja dicatut oleh timses pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amien. Pasalnya Eko menegaskan bahwa sejak awal Demokrat sudah menyatakan dukungan kepada Prabowo-Sandiaga Uno.

“Untuk persoalan apakah pro di mana, kemarin di Jakarta rapat dengan Pak Ketum (SBY). Bahwa nama dia (Wahidin) dicatut,” kata Eko Susilo kepada wartawan di Serang, Banten, Selasa, (18/09/2018).

Menurut Eko, dalam rapat itu SBY meminta Wahidin untuk fokus pada tugasnya sebagai kepala daerah. Wahidin memang sengaja diminta untuk fokus mengurus pemerintahan, agar tidak terganggu dengan urusan politik.

Itulah sebabnya kata Eko, nama Wahidin memang sengaja tidak dimasukkan dalam timses Prabowo-Sandiaga Uno.

“Pak WH tidak masuk struktur karena kita sepakat baik dari daerah dan pusat bahwa kepala daerah tidak dimasukkan ke pengurus tim pemenangan,” ujarnya.

Wahidin hingga saat ini menolak berkomentar soal kabar masuk dalam tim penasihat Jokowi-Ma’ruf.

“Saya sih no comment-lah kalo ngomongin politik. Politik saya bagaimana membahagiakan rakyat, membangun Banten, itu aja,” kata Wahidin.

Artikel ini telah tayang di Jarrak.id dengan judul “Parah, Ternyata Nama Wahidin Halim Sengaja Dicatut Timses Jokowi-Ma’ruf”.
Redaksi sukabumiNews

Bukan Hanya Khofifa, Emil Dardak Juga Dukung La Nyalla Maju DPD RI

SURABAYA, SUKABUMINEWS.net – Belum lama ini Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa mengajak para Kyai mendoakan dan mendukung La Nyalla Mahmud Mattalitti saat Tasyakuran pemenangan Pilgub 2018.

Hal ini menunjukan betapa eratnya hubungan Khofifa dengan La Nyalla yang saat ini mencalonkan diri sebagai DPD RI dapil Jawa Timur.

Ternyata Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih Emil Elestianto Dardak juga terlihat sangat dekat dan berhubungan baik dengan Ketua Kadin Jatim ini.

Hal itu terlihat pada Video yang di upload La Nyalla di Instagram miliknya, Selasa (18/9/2018). La Nyalla menuliskan kata ungkapan terimakasi kepada Bupati Trenggalek ke 16 ini.

“Terimakasih dukungannya Mas Emil Dardak, Salam L ” tulis Lanyalla.

Dalam video tersebut, Emil berpidato di depan banyak orang. “Siapa Bupati pertama yang mengundang beliau saat berencana mencalonkan diri jadi Calon Gubernur. Ayo Kita Dukung Beliau Salam Plat L ” kata Emil Dardak.

Usai pidato Emil bersama La Nyalla dan beberapa tokoh lainnya beramah tamah. Melihat video tersebut menggambarkan betapa Emil sangat dekat dan segan terhadap La Nyalla.

Artikel ini telah tayang di Abadikini.com dengan judul “Bukan Hanya Khofifa, Emil Dardak Juga Dukung La Nyalla Maju DPD RI”.
loading...
Loading...
close