Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
SUKABUMINews menyajikan berita terpenting tentang berbagai peristiwa dan Dunia Islam yang terjadi di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas dilapangan selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan serta fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel maupun berita (pendidikan, politik, hukum) Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria akan kami muat dan undang.

Saturday, December 15, 2018

Redaksi sukabumiNews

Hujan Deras Selama Hampir 12 Jam, Tiga Desa di Kecamatan Tripe Jaya Terdampak Banjir

Tampak pemilik rumah sedang berkemas membereskan perabotan rumah untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman
Gayo Lues (Aceh), SUKABUMINEWS.net – Akibat tertimpa curah hujan cukup deras selama hampir 12 jam, aliran Sungai Tripe meluap hingga 3 desa yang berada di wilayah Kecamatan Tripe Jaya Kabupaten Gayo Lues terdampak banjir, Sabtu (14/12/2018).

Adapun 3 desa yang terdampak banjir tersebut yakni Desa Uyem Beriring, Desa Pasir, dan Desa Pulo Gelime.

"Ada sekitar 48 rumah warga dari 3 desa tersebut yang tergenang air, namun tidak mengalami kerusakan,” kata Kepala Desa Uyem Beriring Nasaruddin kepada sukabumiNews.

Tidak hanya itu, tambah Nasaruddin, banjir juga sempat merendam beberapa persawahan milik warga. “Ada sekitar 50 hektare sawah dan kebun tanaman milik warga rusak terendam air banjir,” tuturnya.

Meluap nya aliran sungai tripe ini jelas dia, terjadi pada malam hari sekitar pukul 03.00 WIB hingga pagi hari.

Mengalami musibah seperti ini Kades Nasaruddin berharap agar pemerintah dan dinas terkait dapat memperhatikan daerah aliran sungai Kuala Tripe yang keberadannya sudah mulai dekat dengan pemukiman warga.

“Kalau setiap musim hujan kondisi kampung kami seperti ini tentunya hal ini sangat berbahaya bagi kami," keluhnya.

Sementara terkait musibah ini pihak BPBD kabupaten Gayo Lues saat dikonfirmasi sukabumiNews mengaku, pihaknya sudah meninjau lokasi.

Akibar musibah banjir yang terjadi wilayah Kecamatan Tripe Jaya ini kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pewarta: Amin lingga
Editor: Red.

Friday, December 14, 2018

Redaksi sukabumiNews

Kronologis OTT KPK Terhadap Irvan Rivano Muchtar

Kronologis OTT KPK Terhadap Irvan Rivano Muchtar
Jakarta, SUKABUMINEWS.net – Berawal dari informasi masyarakat, bahwa ada ketidak beresan di jajaran pemerintahan Kabupaten Cianjur di bawah kepemimpinan Irvan Rivano Muchtar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung merespon dan menindaklanjuti informasi tersebut serta melakukan penyelidikan sejak beberapa bulan terakhir.

Akhirnya dari penyelidikan yang dilakukan oleh KPK tersebut membuahkan hasil, dengan melakukan Operasi Tangkap Tangan terkait dugaan kasus yang dilakukan Bupati Irvan Rivano Muchtar. Seperti yang dilansir oleh Republika.co.id, kronoligis OTT KPK terkait kasus tersebut sebagai berikut.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan terkait kasus dugaan korupsi pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur. Dalam kasus tersebut, Bupati Cianjur periode 2016-2021 Irvan Rivano Muchtar ditetapkan sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, selain menetapan Bupati Cianjur, KPK juga menetapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Cecep Sobandi, Kepala Bidang SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Rosidin dan Tubagus Cepy Sethiady, kakak ipar dari Bupati Cianjur, sebagai tersangka.

Basaria menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat, dan KPK melakukan penyelidikan sejak 30 Agustus 2018. KPK menemukan sejumlah petunjuk dan bukti awal.

“Kemudian pada Rabu (12/12) subuh, KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di beberapa lokasi di Kabupaten Cianjur,” katanya, dikutip dari laman Belanegaranews.com

KPK mengamankan total tujuh orang di Cianjur, yaitu Irvan Rivano Muchtar, Cecep Sobandi, Rosidin, Rudiansyah (selaku Ketua Majelis Kerja Kepala Sekolah/MKKS) Cianjur, Taufik Setiawan alias Opik selaku Bendahara MKKS Cianjur, Budiman berprofesi sebagai Kepala Seksi dan D (seorang sopir).

Basaria menyatakan pada Rabu sekitar pukul 05.00 WIB, KPK mengidentifikasi terjadinya perpindahan uang dari mobil Rosidin yang dibawa oleh sopir ke mobil Cecep Sobandi yang telah dikemas dalam kardus berwarna coklat.

Tim KPK mengetahui bahwa kardus yang dibawa di mobil ROS tersebut berisi uang yang sebelumnya telah dikumpulkan dari sejumlah kepala sekolah SMP di Cianjur. “Kemudian, tim KPK mengamankan dua orang, yakni CS dan sopir di halaman Masjid Agung Cianjur,” kata Basaria.

Setelah itu, pukul 05.17 WIB tim mengamankan Rosidin di rumahnya dan sekitar pukul 05.37 WIB tim bergerak ke rumah pribadi Taufik Setiawan dan Rudiansyah serta mengamankan keduanya di rumah masing masing.

Sekitar pukul 06.30 WIB, tim memasuki pendopo Bupati dan mengamankan Irvan Rivano Muchtar di rumah dinasnya tersebut. Kemudian tim mengamankan Budiman di sebuah hotel di Cipanas pada pukul 12.05 WIB.

“Enam orang pertama dibawa langsung dan tiba di gedung KPK Jakarta pada pukul 10.30 WIB untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di gedung KPK. Sedangkan B dibawa terpisah dan telah sampai di kantor KPK sore ini,” kata Basaria.

“Diduga Bupati Cianjur bersama sejumlah pihak telah meminta, menerima atau memotong pembayaran terkait DAK Pendidikan Kabupaten Cianjur Tahun 2018 sebesar sekitar 14,5 persen dari total Rp46,8 miliar,” kata Basaria.

Taufik Setiawan alias Opik dan Rudiansyah yang menjabat sebagai pengurus Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Cianjur diduga berperan menagih “fee” dari DAK Pendidikan pada sekitar 140 Kepala sekolah yang telah menerima DAK tersebut.

Dari sekitar 200 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang mengajukan, alokasi DAK yang disetujui adalah untuk sekitar 140 SMP di Cianjur.

“Diduga alokasi “fee” terhadap IRM, Bupati Cianjur adalah 7 persen dari alokasi DAK tersebut. Sandi yang digunakan adalah “cempaka” yang diduga merupakan kode yang menunjuk Bupati IRM,” ungkap Basaria.

Dalam tangkap tangan kasus itu, KPK turut mengamankan uang Rp1.556.700.000 dalam mata uang rupiah dalam pecahan 100 ribu, 50 ribu dan 20 ribu. “Diduga sebelumnya telah terjadi pemberian sesuai dengan tahap pencairan DAK Pendidikan di Kabupaten Cianjur tersebut,” kata Basaria. (Red*/bnn)
Redaksi sukabumiNews

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gayo Lues Rayakan HUT ke 19

Gayo lues (Aceh), SUKABUMINEWS.net – Darma Wanita Persatuan Gayo Lues merayakan HUT Dharma Wanita Persatuan ke 19. Pada kesempatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan Gayo Lues mengadakan kegiatan lomba pidato antar Dharma Wanita unit SKPK Se-Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan HUT ini di gelar di Bale Pendopo Bupati Gayo Lues, Kamis (13/12/2018).

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gayo Lues yang juga selaku Ibu Sekda Gayo Lues, Hj Masdalena Thalib dalam pidatonya mengatakan, kegiatan ini merupakan gerakan untuk memotivasi para anggota Dharma Wanita Persatuan Gayo Lues untuk bisa terus berprestasi.

Sementara Jumlah peserta yang ikut lomba dalam kegiatan ini berjumlah 48 peserta.”Saya tidak menyangka ternyata mereka tampil sangat baik, bahkan bisa lebih baik dari saya saat berpidato,” tutur Hj Masdalena.


Oleh karena itu tambah dia, kepada yang berprestasi akan diberikan Tropi dan Piagam, juga sertifikat untuk memotivasi agar mereka lebih giat dalam memacu prestasinya.

Ibu Sekda Gayo Lues itu juga mengatakan bahwa kegiatan yang merupakan agenda tahunan dari program Dharma Wanita Persatuan Gayo Lues ini kedepannya akan kita usahakan agar lebih semarak lagi, dengan menambahkan berbagai lomba.

“Hal ini sangat penting mengingat peran Dharma Wanita dalam mendukung aktivitas suami yang merupakan ASN sangat dibutuhkan. Karena keberhasilan seorang suami tak terlepas dari dukungan istri dibelakangnya,” kata Masdalena.

Pewarta: Amin Lingga
Editor: Red.
Redaksi sukabumiNews

Gubernur Jabar Jadikan Kota Sukabumi Tempat Louncing Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji

Cikole, SUKABUMINEWS.net – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menjadikan Kota Sukabumi tempat launching program unggulan Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji. Kota Sukabumi dipilih sebagai lokasi launcing karena dinilai sebagai kota santri dan telah melaksanakan program tersebut secara maksimal.

“Kita pilih launching ini di Sukabumi, karena memang kota santri dan sudah melaksanakan juga secara maksimal. Selanjutnya, akan dibikin edaran-edaran ke seluruhnya daerah se-Jabar,” ujar Gubernur saat membuka louncing di Mesjid Agung Kota Sukabumi Jalan Alun-Alun Utara No.4b, Gunungparang, Cikole, Kota Sukabumi, Kamis (13/12/2018) kemarin.

Magrib Mengaji ini merupakan implementasi dari visi misi Jabar Juara Lahir Batin.

“Saya sebagai pemimpin Muslim saya membela Islam dengan kebijakan. Jadi dalam hal ini jihad saya dengan kebijakan. Salah satu nya Gerakan Magrib Mengaji,” tutur Gubernur yang akrab di sapa Kang Emil itu.

Sementara itu Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menyebutkan, masjid di Kota Sukabumi berjumlah 627 unit. Dari jumlah jumlah tersebut yang masih melaksanakan gerakan maghrib mengaji hanya 165 mushola.

"Dengan adanya gerakan Maghrib Mengaji ini diharapkan semua remaja bisa kembali ke masjid dan berinteraksi dengan keagamaan," tambah Fahmi.

Pewarta: Nanan S.
Editor: Red.

Thursday, December 13, 2018

Redaksi sukabumiNews

Eggi Sudjana Laporkan Presiden Jokowi Dan Sri Mulyani Ke KPK

Jakarta, SUKABUMINEWS.net – Persaudaraan Pekerja Muslim Indoensia (PPMI) mengadu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kerugian dari pembengkakan utang negara.

Ketua Dewan Pertimbangan PPMI, Eggi Sudjana mengatakan, salah satu pihak yang dlaporkan adalah Presiden Joko Widodo.

"Presiden Jokowi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Rini Soemarno. Itu jelas," ujar Eggi di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (12/12), dikutip RMOL.

Eggi menyebutkan bahwa dalam catatan yang dia pegang, hingga saat ini utang negara sudah mencapai angka Rp. 5.250 triliun.

Dia menjelaskan ada tiga indikasi dari korupsi yang menjadi tugas KPK. Pertama, perbuatan melawan hukum, kedua memperkaya diri dan atau orang lain, korporasi atau kelompok dan ketiga merugikan negara.

Menurut Eggi, utang negara yang sudah melampaui batas normal dan sudah masuk kategori korup. Setidaknya, pemerintah melanggar ketentuan undang-undang terkait utang negara maksimal 30 persen terhadap pendapatan domestik bruto.

"Kita minta KPK tolong hitung kerugian negara dari utang Rp. 5.250 triliun, ini besar sekali," tutup Eggi.


[Red*/Rmol]
Redaksi sukabumiNews

Terima Penghargaan Moeslim Choice Award, Yusril Akan Berikan Yang Terbaik Untuk Umat

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra menjadi salah seorang dari sekian tokoh yang menerima penghargaan Moeslim Choice Award 2018
Jakarta, SUKABUMINEWS.net – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra menjadi salah seorang dari sekian tokoh yang menerima penghargaan Moeslim Choice Award 2018. Yusril dinilai sebagai aktivis yang getol memperjuangkan Islam.

Yusril menerima penghargaan dalam kategori Demokrasi Award. Diapun bertekad untuk tetap memperjuangkan Agama Islam.

Dalam kesempatan itu, tropi diserahkan CEO RMOL Network Teguh Santosa.

Dikatakan Yusril, penghargaan yang diterimanya itu merupakan sebuah penyemangat untuk terus memperjuangkan kepentingan umat Islam pada khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

"Menerima award sebagai aktivis Islam dalam politik. Saya berterima kasih mendapatkan penghargaan ini. Mudah-mudahan ini menjadi suatu dorongan menjadi suatu yang lebih baik dalam rangka memberikan yang terbaik pada kepentingan umat Islam dan masyarakat pada umumnya," katanya kepada wartawan, di Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (12/12).

Untuk menghargai penghargai penghargaan yang diberikan, Yusril bertekad tetap istiqomah atas perjuangan yang sudah dirintisnya sejak masa muda dulu. Sebab, menurut dia, secara fundamental, Islam itu adalah ajaran universal yang dapat diterapkan pada bangsa dan negara dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi yang dimiliki oleh bangsa dan negara saat ini.

"Saya pikir saya tetap konsisten dengan pikiran itu dan tidak pernah berubah sampai sekarang ya," pungkasnya. [Red*/Rmol]
Redaksi sukabumiNews

Bisnis Sapi Potong, Materi Diskusi Pemda Gayo Lues dan APDI Kali Ini

Wakil Bupati Gayo Lues Haji Said Sani, Sekda Kabupaten Gayo Lues Haji Thalib, Sos., Camat Blangkejeren, beserta jajaran Dinas Pertanian di lingkungan pemeintahan Gayo Lues, dan sejumlah peserta lainnya saat bediskusi di ruangan BAPPEDA Gayo Lues, Rabu (12/12/2018)
Gayo Lues (Aceh), SUKABUMINEWS.net – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui dinas pertanian bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMD) Gayo Lues dan Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI)  melaklaksanakan diskusi mengenai konsep bisnis unit usaha peternakan sapi potong di ruang pertemunan BAPPEDA Gayo Lues, Rabu (12/12/2018) kemain.

Turut hadir dalam acara diskusi tersebut, Wakil Bupati Gayo Lues Haji Said Sani, Sekda Kabupaten Gayo Lues Haji Thalib, Sos., Camat Blangkejeren, beserta jajaran Dinas Pertanian di lingkungan pemeintahan Gayo Lues, dan sejumlah peserta lainnya.

Wakil Bupati Gayo Lues, H.Said Sani dalam sambutannya mengatakan bahwa masyarakat Gayo Lues sudah tidak asing lagi dengan masalah peternakan sapi.

“Dulu ternak, khusunya kerbau merupakan sebuah andalan di Gayo Lues, tapi sangat disayangkan saat ini keberadaan ternak kerbau tidak sebanyak dulu lagi karena keberadaan ternak kerbau sudah mulai punah, katanya.

“Makanya kami selaku pemerintah sangat mendukung program dan hasil diskusi ini untuk di realisasikan,” tambahnya.

Sementara itu Kepala dinas pertanian Jakaria, S.Hut, MP. dalam sambutannya mengatakan bahwa acara diskusi ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan sebelumnya tentang pergerakan bagi kemajuan ekonomi di sektor pertanian, peternakan dan perkebunan.

“Terkait hal ini pemerintah telah sepakat untuk memajukan roda perekonomian melalui pengembangan konsep bisnis di bidang peternakan sapi potong,” kata Jakaria.

Dengan demikian tambah Jakaria, bisnis tersebut diharapkan akan mampu memberikan multi dampak bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan. “Juga yang tidak kalah pentingnya peningkatan konsumsi pangan bergizi oleh masyarakat golongan,” sambung Jakaria.

Oleh karena itu jelas Jakaria, pemerintah daerah akan berupaya memperdayakan BUMD dalam mengelola beberapa tahapan dan pengelolaan unit bisnis sapi potong itu.

Dia juga memastikan bahwa pemerintah melalui dinas pertanian akan mendukung kesuksesan melalui penetapan aturan/regulasi terkait, pelatihan-pelatihan terkait,  pembangunan sarana dan prasarana, dan peningkatan produksi sumber-sumber pakan dari program pertanian dan perkebunan.

Pewarta: Amin Lingga
Editor: Red.
Redaksi sukabumiNews

Yusril Dianugerahi Democracy Award Oleh Moeslim Choice, Dedikasi Tinggi Bangun Politik Islam

Jakarta, SUKABUMINEWS.net – Majalah Moeslim Choice memberikan Democracy Award kepada Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. Yusril dinilai berdedikasi tinggi dalam mambangun politik Islam yang demokratis. Penganugerahan ini digelar Majalah Moeslim Choice dalam memperingati hari jadinya yang pertama yang digelar di Hotel Pulman Jakarta.

Democracy Award adalah penghargaan bagi para politisi yang memperjuangkan kebebasan, kesetaraan dan persaudaraan, serta kemaslahatan bagi umat Islam dan bangsa ini,” kata ketua Panitia Moeslim Choice Award, Zulfahmi Jamba, di acara penyerahan penghargaan yang berlangsung di Ballroom Pullman Hotel, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Seperti diberitakan Abadikini, Democracy Award ini diberikan kepada Yusril bersama tiga tokoh lainya yaitu; Ketua MPR Zulkifli Hasan, Mantan Menko Maritim Dr Rizal Ramli serta senator asal DKI Jakarta, Fahira Idris. Ketiga tokoh ini dinilai telah memperjuangkan kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan, serta kemaslahatan bagi umat Islam dan bangsa ini

Menurut Zulfahmi, Yusril sebagai Penasihat Hukum dan Ahli Hukum Tatanegara sangat dibutuhkan dalam setiap pemerintahan yang berkuasa di Indonesia,

“Tenaga dan pemikiran putra Belitung Timur ini selalu dibutuhkan setiap pemerintahan yang berkuasa di Indonesia,” ungkapnya. (Red*/)
Redaksi sukabumiNews

Kader PAN Sumsel Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

Sumsel, SUKABUMINEWS.net - Puluhan kader Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Selatan menyatakan dukungan pada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. Mereka beralasan Jokowi mampu melaksanakan pembangunan, terutama di Bumi Sriwijaya.

Sikap dukungan itu disampaikan sekitar 25 kader PAN dalam deklarasi 'Kader dan Simpatisan DPW Partai Amanat Nasional Sumatera Selatan mendukung Ir H Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024 di sebuah rumah makan di Palembang, Rabu (12/12), dikutip Merdeka.com.

Salah satu penggagas deklarasi, Sholahuddin mengungkapkan dukungan sangat pantas dilakukan lantaran Jokowi sukses dalam hal pembangunan selama empat tahun terakhir. Di Palembang saja, insfrastruktur terbangun, mulai dari Light Rail Transit (LRT), tol, Jembatan Musi IV, Jembatan Musi VI, dan bangunan fisik lainnya.

"Jokowi sukses memimpin dan kami dukung Jokowi menjadi presiden dua periode," ungkap Sholahuddin.

Menurut dia, sebenarnya banyak kader PAN Sumsel yang mendukung Jokowi terpilih kembali. Hanya saja, mereka tidak menyampaikan secara langsung karena berbenturan dengan partai.

"Banyak yang tidak berani bersuara, memilih diam saja, tetapi pilihan jatuh ke Jokowi-Ma'ruf," ujarnya.

Atas sikap berseberangan itu, Sholahuddin siap mendapat sanksi dari PAN. Meski demikian, dia berharap pengurus partai bersikap kritis terhadap keputusan partai dan berani mendukung Jokowi-Ma'ruf dibanding Prabowo-Sandi.

"Apapun sanksinya kami terima, ini sikap kami," kata dia.

Hal senada disampaikan Sumardi, kader PAN Sumsel. Bagi dia, Jokowi-Ma'ruf adalah pilihan hati para kader di daerah. Semestinya, DPP PAN mempertimbangkan kembali menyatakan dukungan dalam pilpres 17 April 2019.

"Pengurus partai harus berjiwa besar dan berpikir dua kali mendukung calon di pilpres ini. Yang mesti didukung itu yang sudah terbukti berhasil, bukan coba-coba," kata dia.

Menanggapi adanya kader yang membelot langsung direspons pengurus. Ketua Pembinaan Organisasi Keanggotaan (POK) DPW PAN Sumsel, Mardiansyah mengaku kesal adanya deklarasi kepada paslon nomor urut 01 yang mengatasnamakan kader dan simpatisan PAN Sumsel.

"Itu adalah ulah oknum yang selama ini cuma punya kedekatan dengan beberapa pengurus PAN Sumsel, mereka bukan kader apalagi pengurus PAN Sumsel. Kami sesalkan sikap mereka seolah-olah representasi dari kader dan simpatisan PAN," kata Mardiansyah.

Dikatakannya, deklarasi puluhan orang yang mengaku kader PAN itu hanya bertujuan mencari panggung dan perhatian. Apalagi, Sumsel adalah salah satu basis terbesar Prabowo-Sandi.

"Kita bisa melihat dari deklarasi itu, berapa banyak yang hadir, siapa-siapa saja, banyak sekali kejanggalan. Kami tak ingin PAN Sumsel dimanfaatkan oleh kepentingan picik segelintir oknum yang memang tidak jelas statusnya di DPW PAN Sumsel," tegasnya.

"Saya pastikan dan yakini pengurus, kader dan simpatisan PAN di Sumsel tetap solid mendukung dan memenangkan Prabowo-Sandi," tutupnya. (Red*/Merdeka)
loading...
Loading...
close