Breaking
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Kontributor/wartawan SUKABUMI news dalam melaksanakan tugas dilapangan selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan serta fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel maupun berita (pendidikan, politik, hukum) Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria akan kami muat dan undang.

Saturday, July 14, 2018

Redaksi sukabumiNews

Kota Sukabumi Optimis Boyong Kemenangan di Kejurda dan Milad Tarung Derajat ke-46 Cirebon

[Shafira Hazna, atlit Tarung Derajat Usia Dini (kiri) dan Dewan Pelatih Tarung Derajat Sukabumi, Muhammad Dadeng (kanan)].
sukabumiNews.net, SUKABUMI - Para atlit tarung derajat Satlat Kota Sukabumi mengikuti ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Usia Dini dan Pelajaran di Milad Tarung Derajat ke 46.

Ajang Kejuaraan Daerah tersesebut digelar selama 3 hari, dari mulai tanggal 13 hingga 15 Juli 2018 di GOR Bima Kota Cirebon.

Dari beberapa kelas yang dipertandingkan, Kota Sukabumi mengikuti 2 katagori pertandingan, yakni Tarung Derajat Seni Gerak dan Petarung.

"Dari Kota Sukabumi kami mengirimkan atlit putri yaitu Shafira Hazna. Dan kami optimis Kota Sukabumi akan berhasil memboyong kemenangan," kata Dewan Pelatih Tarung Derajat Sukabumi, Muhammad Dadeng kepada sukabuminewst.net, Jum’at (13/07).

Kejuaraan daerah tarung dan milad ke 46 Tarung Derajat Indonesia di Cirebon ini juga diikuti oleh seluruh atlit se-Indonesia. (*)

Pewarta: Yaman
Editor: Red.

Friday, July 13, 2018

Redaksi sukabumiNews

Andri S Hamami: Kota Sukabumi Membutuhkan Pasar Induk

[Calon Wakil Wali Kota Sukabumi terpilih Andri Setiawan Hamami membicarakan pentingnya pembangunan pasar induk di Kota Sukabumi].
sukabumiNews.net, KOTA SUKABUMI - Calon Wakil Wali Kota Sukabumi terpilih Andri Setiawan Hamami menyatakan, Kota Sukabumi membutuhkan kehadiran pasar induk seperti daerah-daerah lainnya. Daerah-daerah seperti Cianjur dan Bogor sudah punya pasar induk, sedangkan Sukabumi, baik kota maupun kabupaten belum memilikinya.

"Pasar induk diperlukan untuk memecahkan keramaian di Kota Sukabumi. Keramaian ekonomi akan tersebar secara merata ke seluruh pelosok kota.  Pembangunannya harus dipikirkan dan direncanakan dari sekarang," kata Andri kepada wartawan, Kamis (12/7/2018).

Selain itu pasar induk juga merupakan salah satu pusat keramaian yang dapat mendorong peningkatan ekonomi daerah dan regional. Biasanya daerah yang memiliki pasar induk memiliki daya ungkit yang cukup kuat terhadap peningkatan indeks perekonomian.

Mengenai lokasinya, menurut Andri, pasar induk harus di tempat yang relatif masih sepi dari kegiatan ekonomi dan lalu lintas seperti kawasan selatan. Kabupaten Cianjur menempatkan pasar induknya di dekat terminal bus, sedangkan pasar induk Kota Bogor di dekat dengan perbatasan di sebelah barat dengan Kabupaten Bogor.

"Mengenai rinciannya harus dibicarakan dengan para stakeholders dan mesti diawali dengan pengkajian yang mendalam," ujar Andri.

Posisi saat ini, dia dan pasangannya Calon Wali Kota Sukabumi terpilih, H. Achmad Fahmi akan berkonsentrasi pada pembangunan Pasar Pelita. Andri siap mendorong penyelesaian pembangunan Pasar Pelita yang masih dalam proses. Pasangan kepala daerah yang akan menjabat, ujar dia, berkewajiban untuk menyelesaikan pembangunan Pasar Pelita.

"Jadi sebelum membahas pasar induk, kita selesaikan dulu pembangunan Pasar Pelita. Pembangunan pasar ini harus dikerjakan sesuai dengan perjanjian. Saya mengharapkan Pasar Pelita dapat segera digunakan oleh para pedagang," ujar dia.

Pada bagian lain adik kandung Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami tersebut mengajak masyarakat untuk ikut terlibat dalam pembangunan Kota Sukabumi. Musim Pilkada sudah selesai, ujar dia, dan sekarang saatnya semua masyarakat untuk mengambil aksi dalam kegiatan pembangunan. (*)

Pewarta: Yus F. Purwasari
Ediror: Red.
Redaksi sukabumiNews

Ratusan Santri Al-Fath Ikuti Pengarahan tentang Wawasan Bela Negara

sukabumiNews.net, SUKABUMI - Ratusan santri dan santriawati mengikuti paparan wawasan kebangsaan 4 pilar dan belanegara dari TNI kodim 0607 Sukabumi. Pengarahan diberikan langsung oleh komandan Rayon Militer Gunung Puyuh, Kapten Joko di Ponpes Dzikir Al-Fath pada Kamis (12/7/2018).

Para Santri Al-Fath sangat antusias dalam menyimak dan mendengarkan secara langsung paparan serta pemaparan dari Danramil terkait wawasan kebangsaan tersebut.

"Selain diberikan pengaran 4 pilar wawasan kebangsaan dan bela negara, pak Danramil  memberikan pengetahuan tentang pengamalan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika,  NKRI , dan UUD 1945,” kata pimpinan Pondok Pesantren Al-Fath, Muhammad Fajar Laksana kepada sukabumiNews.net, saat dikonfirmasi melalui selulernya.

Semua dijelaskan dengan baik sehingga santri sangat memahami perannya sebagai warga negara Indonesia dalam rangka menjaga persatuan, kesatuan, dan kedaulatan NKRI,” ungkap Fajar.

Adapun  jelas Fajar, dalam  paparan dan pengarahan wawasan kebangsaan dari danramil gunung puyuh tersebut seluruhnya berisi hal-hal yang berguna dan positif agar kelak para santri bisa lebih mencintai NKRI dan juga bisa ikut menjaga kedaulatan negaranya.

“Hal ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama warga lingkungan pondok pesantren Alfath," ungkap Pimpinan Pondok Pesantren yang cukup disegani oleh sebagaian kalangan jurnalis di Kota Sukabumi itu.

Acara yang digelar selam 3 jam, mulai dari pukul 10.00 hingga pukul 13.00 WIB itu diikuti lebih kurang sejumlah 1088 santri. (*)

Pewarta: Yaman
Editor: Red.

Thursday, July 12, 2018

Redaktur

Merasa Terhormat, TGB Siap Dampingi Jokowi Di Pilpres 2019


sukabumiNews.net, JAKARTA – Tuan Guru Bajang (TGB) merasa terhormat namanya masuk bursa calon wakil presiden Joko Widodo. Ia pun menyatakan siap jika ditunjuk menjadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

“Siapa pun anak bangsa, jangankan dalam posisi itu, dalam posisi apapun yang bisa bekerja bagi republik yang kita cintai ini seperti saya misalnya masih sebagai Gubernur. Tentu ini suatu kehormatan,” kata TGB di Aula Pertemuan ICMI, Jalan Proklamasi Nomor 53, Menteng, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Terlepas dari kabar miring yang dialamatkan pada dirinya karena mendukung Jokowi demi mencari perlindungan, atau dianggap menyimpang sebagai kader partai, pemilik nama M. Zainul Majdi itu tetap merespons positif pemberitaan yang berkembang selama ini.

Menurutnya, merumuskan satu kebijakan, kemudian mengeksekusinya, pasti ada pro dan kontra. Tetapi, kata dia, selama sesuatu yang diputuskan berdasarkan keyakinan, kemudian ada objektivitas yang dilihat banyak manfaat dan mudaratnya, kalau memang sudah yakin maka harus siap.


“Ya kita siap saja. Kita terima apapun risikonya,” kata TGB. (Red*)

Sumber: Telusur.co.id

Redaksi sukabumiNews

Dua Rumah Habis Terbakar, Seorang Lansia Tewa Ditempat

sukabumiNews.net, CURUGKEMBAR – Dua rumah di Kampung Rawalentah RT 03/05 Desa Cimenteng Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi habis terbakar di lalap si jago merah pada Rabu (11/07/2018), sekitar pukul 23.00 WIB dini hari.

Akibat insiden itu, seorang lansia bernama Jaah meninggal dunia saat itu. Sementara dua orang perempuan yang berada di dalam rumah berhasil diselamatkan.

Menurut Andriansyah Suherlan, seorang saksi, kebakaran terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dini hari saat penghuni rumah korban dan warga sedang lelap tertidur hingga rumah korban tidak bisa diselamatkan.

Dari kejajian tersebut kerugian diperkirakan mencapai Rp80 juta.(*)

Pewarta: Jaka S.
Editor: Red.

Tuesday, July 10, 2018

Redaksi sukabumiNews

Ustadz Basri Wafat dalam Tahanan, TPM Minta Ustadz Abu Bakar Baasyir Dirumahkan

[Ust. Abu Bakar Ba'asyir saat di RSCM, Jakarta]
sukabumiNews.net, JAKARTA - Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), menyoroti penanganan kesehatan di LP Pasir Putih, Nusakambangan. Ia mengungkapkan bahwa fasilitas kesehatan di LP tersebut tidak memadai.

“Fasilitas kesehatan sangat jauh dari memadai. Sampai saat ini tidak mempunyai fasilitas untuk pertolongan pertama bagi orang sakit,” katanya seperti diberitakan Kiblat.net pada Senin (09/07/2018), dikutip sukabumiNews, Selasa (10/07/2018).

Pasca meninggalnya Ustadz Muhammad Basri, TPM meminta agar Ustadz Abu Bakar Baasyir dijadikan tahanan rumah. Sebab, Ustadz Abu sudah berusia lanjut dan kerap mengalami sakit.

“Kalau terhadap Ustadz Abu, alhamdulillah dia mendapat kesempatan rujukan. Pada waktu itulah kami minta kebijakan supaya dia mendapat penahanan di luar,” ucapnya.

“Setelah kami minta kebijakan itu, sekarang kami dalam proses menunggu,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, narapidana terorisme, Muhammad Basri meninggal dunia karena sesak nafas saat menjalani proses pidana di Lapas Pasir Putih, Nusakambangan. Menurut Michdan, Basri tidak pernah mengeluhkan sesak nafas sebelumnya.

Sumber: Kiblat.net

Redaksi sukabumiNews

Calo Seleksi Bintara Polri Terciduk Usai Berkelahi Soal Uang

[Gambar Ilustrasi]
sukabumiNews.net, JAKARTA - Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menangkap dua orang calo yang melakukan aksi penipuan dalam seleksi masuk Bintara Polri 2018.

Keduanya ditangkap setelah berkelahi soal pembagian uang hasil penipuan yang tidak sesuai perjanjian.

Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto mengatakan inisial dua tersangka adalah S (57) dan MAN (42).

Arief mengatakan S adalah seorang karyawan swasta yang mengaku sebagai seorang paranormal, sementara MAN adalah orang yang mengaku berasal dari Staf Kepresidenan dan anggota Polri.

S pun mengaku bisa membuat calon siswa Bintara Polri yang telah gugur dapat kembali melanjutkan proses seleksi melalui jalur khusus dengan bantuan MAN.

Arief menyatakan S dan MAN menipu seorang calon siswa bintara berinisial FMC yang merupakan putra seorang pedagang di Purbalingga, Jawa Tengah berinisial J (37).

Awal mula penipuan itu terjadi setelah FMC dinyatakan tidak lulus dalam tahap pemeriksaan kesehatan seleksi Bintara Polri di Polda Jateng. Saat itu, J menemui S untuk meminta bantuan agar anaknya dapat kembali mengikuti tahapan seleksi dan menjadi anggota Polri.

Menyikapi permintaan itu, S pun menyanggupi dan meminta J untuk menyiapkan uang sebesar Rp350 juta sebagai persyaratan untuk diberikan kepada MAN.

Dua pekan berselang, J memberikan uang sebesar Rp320 juta kepada S.

Selanjutnya, S memberikan uang sebesar Rp100 juta kepada MAN. Namun, merasa uang yang diberikan tidak sesuai dengan komitmen awal, MAN mengancam S dengan menodongkan airsoft gun.

Tidak terima tindakan MAN, S pun mengambil langkah melapor ke polisi yang kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penangkapan MAN.

Hingga akhirnya, setelah polisi melakukan pengembangan proses penyidikan diketahui keduanya telah bekerja sama menjadi calo dan melakukan penipuan dalam seleksi masuk Bintara Polri.

"Kini masih dilakukan pemeriksaan untuk mengungkap kemungkinan ada korban lainnya," katanya.

Dikutip dari situs penerimaan.polri.go.id, untuk seleksi bintara Polri di tingkat daerah telah dilakukan sejak pendaftaran mulai 26 Maret lalu. Proses seleksi itu dilakukan hingga sidang kelulusan akhir yang diumumkan pada 3 Agustus mendatang.

Selanjutnya, para peserta tes yang dinyatakan lulus akan memulai pendidikan bintara Polri pada 7 Agustus 2018. (Red*)

Sumber: CNN Indonesia

Redaksi sukabumiNews

MK Terima 39 Permohonan Gugatan Hasil Pilkada 2018

sukabumiNews.net, JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) sudah menerima puluhan permohonan gugatan hasil Pilkada Serentak 2018. Permohonan akan diregistrasikan serentak pada 23 Juli 2018.

“Sampai tadi pagi, sudah ada 39 permohonan yang diajukan,” kata juru bicara MK Fajar Laksono kepada Medcom.id, Selasa, 10 Juli 2018.

Fajar mengatakan MK menerima pengajuan permohonan gugatan hasil Pilkada sejak 3 hari pascapenetapan perolehan hasil suara di KPU. Perkara hasil pilkada harus sudah diputus dalam 45 hari kerja, dihitung sejak seluruh permohonan didaftarkan serentak.

Permohonan disampaikan manual maupun online. Berikut daftar permohonan gugatan hasil Pilkada 2018 yang sudah diterima MK:

Pilkada Kota Tegal: Penggugat K.H Habib Ali Zaenal Abidin dan Tanty Prasetyoningrum. Nomor permohonan 1/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kota Pare-Pare: Penggugat Achmad Faisal Andi Sapada dan Asriady Samad. Nomor Permohonan 2/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kota Gorontalo: Penggugat Adhan Dambea dan Hardi Hemeto. Nomor Permohonan 3/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kota Madiun: Penggugat Harryadin Mahardika dan Arief Rahman. Nomor Permohonan 4/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Bangkalan (1): Pemohon Moch. Farid Al Fauzi dan Sudarmawan. Nomor Permohonan 5/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Bangkalan (2): Pemohon Imam Buchori dan Mondir A. Rofli. Nomor Permohonan 6/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Bolaang Mongondow: Pemohon Hamdan Datunsolang dan Murianto Babay. Nomor Permohonan 7/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Biak Numfor: Pemohon Nichodemus Ronsumbre dan Akmal Bachri Hi Kalabe. Nompr Permohonan 8/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kota Cirebon: Pemohon H. Bamunas Setiawan Boediman dan Effendi Edo. Nomor Permohonan 9/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kota Padang Panjang: Pemohon Hendri Arnis dan Furqani. Nomor Permohonan 10/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Sinjai: Pemohon Takyudin Masse dan Mizar Roem. Nomor Permohonan 13/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Sebulusallam: Pemohon Sartina NA dan Dedi Anwar Bancin. Nomor Permohonan 12/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Pulang Pisau: Pemohom Idham Amur dan Ahmad Jayadikarta. Nomor Pemohon 14/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Rote Ndao: Pemohon  Bima Theodorianus Fanggidae dan Erenst Salmun Zadrak Pella. Nomor Permohonan 16/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Cirebon: Kalinga dan Dian Hernawa Susanty. Nomor Permohonan 17/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Manggarai Timur: Pemohon Tarsisius Sjukur dan Yoseph Byron Aur. Nomor Permohonan 18/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kota Serang: Vera Nurlaela dan Nurhasan. Nomor Permohonan 15/1/PAN.MK/2018
Pilkada Kabupaten Banyuasin: Pemohon Arkoni MD dan Azwar. Nomor Permohonan 11/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Bantaeng: Pemohon Andi Sugiarti Mangun Karim dan Andi Mapaptoba. Nomor Gugatan 19/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Puncak: Pemohon Lembaga Masyarakat Adat Kerukunan Masyarakat Pengunungan Tengah Lapago, diwakili oleh Paus Koyoga dan Alfius Tabuni. Nompr Permohonan 20/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kota Baubau (1): Pemohon Roslina Rahim dan La Ode Yasin. Nomor Permohonan 21/PAN.MK/2018

Pilkada Kota Baubau (2): Pemohon Yusran Fahim dan Ahmad. Nomor Permohonan 23/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Maluku Tenggara: Pemohon Esebius Utha dan Abdurrahman Matdoan. Nomor Permohonan 22/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Rote Ndau (2): Jonas Cornelius Lun dan Elisabeth Koamesakh. Nomor Permohonan 25/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Rote Ndau (3): Pemohon Mesakh Nitanel Nunuhitu dan Samuel Conny Pena. Nomor Permohonan 24/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Belitung: Pemohon Hellyana dan Junaidi Rachman. Nomor Permohonan 26/1/PAN.MK/2018

Permohonan online:

Pilkada Kota Palembang: Pemohon Sarimuda dan Abdul Razak. Nomor Permohonan 27/1/PAN.MK/2018

Pilkada Kabupaten Sinjai

Pilkada Kabupaten Donggala

Pilkada Kabupaten Pinrang

Pilkada Kabupaten Alor

Pilkada Kabupaten Subang

Pilkada Kabupaten Tapanuli Utara

Pilkada Kabupaten Kerinci

Pilkada Kota Bengkulu

Pilkada Kabupaten Sampang.

Sumber: abadikini/medcom
Redaksi sukabumiNews

Upaya Pemda Tingkatkan Keimanan Umat Melalui Produk Hukum

[Wakil Bupati Sukabumi H. Adjo Sardjono bersama para pejabat di lingkungan Pemkab Sukabumi mengikuti acara halal bihalal yang diselenggarakan MUI Kabupaten Sukabumi].
sukabumiNews.net, CISAAT - Upaya Pemkab Sukabumi untuk meningkatkan kualitas keimanan masyarakat, khususnya umat Islam, dilakukan melalui pembuatan Peraturan Bupati (Perbup) dan Instruksi Bupati (Inbup). Penerbitan kedua produk hukum tersebut  terkait dengan dengan pemberdayaan masyarakat sekaligus untuk meningkatkan keimanan umat Islam.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Adjo Sardjono ketika menyampaikan sambutan pada acara halal bihalal pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi di Gedung Islamic Center Cisaat, Senin (9/7/2018). Pemerintah daerah, ujar  wabup, selalu berupaya secara optimal sesuai dengan kewenangan serta  aturan untuk meluncurkan program-program pembinaan keagamaan.

"Program-program ini diarahkan untuk kepentingan umat Islam di Kabupaten Sukabumi yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Adjo.

Produk-produk hukum yang dimaksudkan oleh wabup itu antara lain Instruksi Bupati No 1 Tahun 2016 tentang Pemungutan Zakat, Infak, dan Shadaqoh Penyedia Barang dan Jasa; Perbup No 35 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Infak, Shodaqoh, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya Berbasis Masyarakat; Instruksi Bupati No 3 Tahun 2016 tentang Gerakan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid, Instruksi Bupati No 4 Tahun 2016 tentang Optimalisasi Pemungutan Zakat, Infak dan Shodaqoh dari PNS, serta Instruksi Bupati No 1 Tahun 2017 tentang Pengajian Majelis Taklim Aparatur.

"Selain itu, kami selalu berupaya untuk meningkatkan sinergitas ulama dan umaro sebagai bagian dari upaya tersebut," tutur Adjo.

Pemkab Sukabumi, lanjutnya, menyambut baik diselenggarakannya halal bihalal MUI karena di dalamnya terdapat bukti kuatnya kebersamaan dan sinergitas  antara ulama dengan umara yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

Ketua Panitia Halal Bihalal MUI Kabupaten Sukabumi H. Uka Anwarudin menjelaskan, kegiatan yang digelarnya merupakan salah satu wujud sinergitas ulama dan umaro. Hadirin pada acara tersebut selain para pengurus MUI tingkat kabupaten dan kecamatan juga para pejabat di lingkungan Pemkab Sukabumi. Tampak pula Ketua MUI Kabupaten Sukabumi KH. Oman Komarudin.

"Tujuan kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ikhuwah islamiyah," jelas Uka. (*)

Pewarta: Rio Bagja Gumilar
Editor: Red.
loading...
Loading...
close