Breaking
Showing posts with label kabarramadhan. Show all posts
Showing posts with label kabarramadhan. Show all posts

Sunday, June 2, 2019

Redaksi sukabumiNews

HCS 2005 Bagi-bagi Ta’jil Gratis bagi Para Pengendara yang Melintas di Jln Sudirman


sukabumiNews, GUNUNG PUYUH - Puluhan Pengurus Hardholiend Community Since (HCS) 2005 membagikan takjil gratis kepada para pengendara yang melintas di Jln. Jendral Sudirman Kota Sukabumi. Paket takjil dibagikan kepada para pengendara roda empat dan roda dua.

“Tidak hanya kepada pengendara, tapi pejalan kaki yang melintas di jalan ini pun diberinya, agar tidak telat dalam berbuka karena masih dalam perjalanan," terang Ketua Umum HCS 2005 Dendi Apsal kepada sukabumiNews melalui Selulernya, kemarin, Sabtu (1/2/2016) sore kemarin.

Dendi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan ke-empat kalinya yang dilakukan HCS 2005, sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Menurutnya, kegiatan seperti ini digelar setiap hari sabtu di bulan ramadhan 1440 H.

“Alhamdulilah berkat kerjasama semua pengurus jajaran HCS 2005 kegiatan positif ini berjalan dengan lancer,” ungkapnya.

Meski dilain pihak Dendi menyebut bahwa kegiatan sosial seperti ini sudah banyak dilakukan oleh komunitas lain, akan tetapi HCS 2005 mempunyai program kegiatan rutin lainnya. “Seperti sunatan massal yang dilaksanakan setiap hari Jum'at, santunan untuk yatim piatu, Jompo dan yang lainnya," akunya.

Dendi berharap, semoga kegiatan HCS 2005 menjadi amal yang baik dan menjadikan Inspirasi untuk yang lainnya dalam kegiatan positif. Dia juga mengucapkan banyak terimakasih kepada semua jajaran pengurus yang telah membantu demi sukses dan lancarnya kegiatan yang dilakukannya.

“Selalu jaga kekompakan dalam hal kebaikan," pesan Dendi Apsal mengakhiri percakapannya.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

LSM Dampal Jurig Santuni Yatim Piatu dan Guru Madrasah di Wilayah Kadudampit

sukabumiNews, KADUDAMPIT – Lembaga Swadaya Masyarakat Dampit Peduli Lingkungan Jurang Rimba Gunung (LSM Dampal Jurig) menyelenggarakan Bakti Sosial di wilayah Kecamatan Kadudampit berupa santunan kepada yatim piatu dan Guru Ngaji, pada Sabtu (1/6/2019).

Tidak hanya Yatim Piatu dan Guru Madrasah TK Islam Nurul Iman saja, janda jompo, imam tarawih, khotib dan muadzin juga menjadi sasaran agenda tahunan LSM tersebut.

"Alhamdulillah hari ini 350 paket santunan untuk yatim piatu dan janda jompo berikut 100 paket sarung, mukena untuk para ustadzah dan ibu guru madrasah TK Islam Nurul Iman telah dibagikan," ucap Ketua LSM Dampal Jurig Irvan Azis kepada sukabumiNews.

Irvan mengungkapkan, selama bulan Ramadhan 1440 H ini kegiatan sosial di beberapa titik di wilayah sekitar telah dilaksanakan.

"Kami berharap kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi kaum dhuafa. Semoga kita diberikan keberkahan di bulan suci Ramadlan ini," tuturnya.

Salah seorang perwakilan janda jompo, Lilis mengaku ia sangat menyambut gembira dengan adanya kegiatan seperti yang dilakukan Dampal Jurig ini.

"Saya terharu dan senang sekali bisa menerima paket ini. Semoga kepedulian mereka mendapat balasan yang lebih dari Allah Subhaanahuu Wata’aalaa,” ucapnya Lilis.


Pewarta: Jaka S.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, May 26, 2019

Redaksi sukabumiNews

Dukung Program Serentak On The Street di 27 Kota dan Kabupaten, Sukabumi Ekspres Turut Santuni Anak Yatim

sukabumiNews, CIKOLE – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Sukabumi, Alfamart dan Sukabumi Ekspres menggelar buka bersama On The Street Ramadhan 1440 H bertempat di halaman Mesjid Agung Kota Sukabumi Sabtu (25/5/2019).

"Kegiatan ini merupakan salah satu Program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang di gelar secara serentak di 27 Kota dan Kabupaten yang berada di Jawa Barat," ungkap Kabag Humas dan Protokol, Panjul Saeful Hayat kepada sukabumiNews usai acara.

“Alhamdulilah acara kegiatan buka bersama On The Street ini berjalan dengan lancar dan sukses, berkat partisipasi peran para media khususnya Sukabumi Ekspres,” tambah Panjul Saepul Hidayat.

Panjul juga memberikan apresiasi terhadap media yang ikut berperan dalam mewujudkan kepedulian dengan memberikan Santunan kepada 60 Anak Yatim serta berkolaborasi dalam mengisi kegiatan On The Street yang di dilaksanakan oleh Pemkot Sukabumi ini.

"Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan seperti di Bulan Ramadhan ini bisa bermanfaat bagi mereka dan menjadikan amal ibadah baik itu tenaga, pikiran maupun sumbangsih secara materi," imbuhnya.

Sementara itu, Kabiro Sukabumi Ekspres, Nendi Cahya mengatakan, kegiatan ini merupakan acara lanjutan Sukabumi Ekspres Berbagi yang telah dilaksanakan beberapa bulan lalu atas kerjasamanya dengan beberapa pihak termasuk dengan BAZNAS.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, terutama untuk Pemerintah Kota Sukabumi, BAZNAS dan Alfamart. Alhamdulillah berkat kerjasama dengan beberapa pihak tersebut kegiatan ini bisa sukses. Semoga bisa menjadi berkah untuk semuanya," ucap Nendi.

Turut hadir dalam Acara On The Street ini, Walikota Sukabumi dan Wakil Walikota Sukabumi, Perwakilan Polresta, Kodim, Baznas Kota Sukabumi dan Pimpinan Daerah Kota Sukabumi.

Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, May 25, 2019

Ust Manatahan

Hukum Mengeluarkan Zakat Fitri dengan Uang

Al-Imam Malik bin Anas berkata:

“Bahwa Zakat (Fitri dengan uang) itu TIDAK mencukupi (yakni tidak sah zakatnya).” [Al-Mudawwanah Al-Kubra (3/385)]

Al-Imam Asy-Syafi’i berkata:

“Bahwa mengeluarkan Zakat Fitri dengan uang tidaklah mencukupi (tidak sah).” [Al-Fiqh Al-Manhajī ‘alā Madzhab Al-Imām Asy-Syāfi’ī]

Al-Imam Ahmad juga berkata (tentang hal tersebut),

“Menyelisihi sunnah Rasūlullah .” [Al-Mughni (3/87)]

Fadhilatusy Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah ditanya:

Bolehkah mengeluarkan Zakat Fitri dengan uang?”

Maka Fadhilatusy Syaikh menjawab:

زكاة الفطر لا تصح من النقود. لأن النبي فرضها صاعاً من تمر، أو صاعاً من شعير، وقال أبو سعيد الخدري رضي الله عنه: كنا نخرجها على عهد رسول الله ، صاعًا من طعام، وكان طعامنا يومئذ التمر والشعير، والزبيب والأقط. فلا يجوز إخراجها إلا مما فرضه رسول الله

Zakat Fitri TIDAK SAH ditunaikan dengan uang, karena Nabi mewajibkan zakat dengan ukuran satu sha’ kurma kering, atau satu sha’ gandum.

Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu berkata: “Dahulu kami semasa Rasulullah (masih hidup) mengeluarkan zakat seukuran satu sha’ makanan pokok. Dan makanan pokok kami ketika itu ialah kurma kering, gandum, kismis dan keju.”

Maka tidak boleh mengeluarkan zakat selain dengan yang telah diwajibkan oleh Rasulullah .”

[Majmu’ Fatwa wa Rasail Ibni ‘Utsaimin (18/180)]

Syaikh juga berkata:

أما زكاة الفطر فلا يجوز دفع النقد عنها بل يجب أن تدفع من الطعام لأنها هكذا فرضت ولما في دفعها من الطعام من سد حاجة الفقير في يوم العيد

 Adapun Zakat Fitri, maka TIDAK BOLEH membayar uang sebagai bentuk penunaiannya. Tapi wajib menunaikannya dengan makanan pokok, karena begitulah yang diwajibkan. Juga karena penunaian zakat dengan makanan pokok itu sebagai bentuk memenuhi kebutuhan orang fakir saat hari raya (‘Iedul Fitri).”

Syaikh juga berkata dalam fatwa beliau yang lain:

 فلا يحل لأحد أن يخرج زكاة الفطر من الدراهم، أو الملابس، أو الفرش، بل الواجب إخراجها مما فرضه الله على لسان محمد صلى الله عليه وسلم، ولا عبرة باستحسان من استحسن ذلك من الناس، لأن الشرع ليس تابعاً للآراء

“… TIDAK HALAL, yakni dilarang bagi siapapun yang hendak mengeluarkan Zakat Fitri dengan Dirham (maksudnya mata uang, pakaian, atau selimut). Namun yang wajib adalah mengeluarkan zakat dengan sesuatu yang telah Allah wajibkan melalui lisan Nabi Muhammad . Anggapan baik oleh kebanyakan orang berkenaan dengan hal ini tidaklah diakui, karena syariat itu tidak mengikuti pendapat orang-orang.” [Majmu’ Fatawa wa Rasail Ibni ‘Utsaimin (18/280)]

Al-‘Allamah Al-Fawzan hafizhahullah berkata:

أما إخراج القيمة، فإنه لا يجزئ في زكاة الفطر؛ لأنه خلاف ما أمر به النبي ، وما عمل به صحابته الكرام من إخراج الطعام . والاجتهاد إذا خالف النص فلا اعتبار به

Adapun mengeluarkan qimah (yaitu dalam rupa uang), maka hal ini ‘TIDAKLAH TEPAT’ untuk Zakat Fitri; karena hal tersebut menyelisihi yang diperintahkan oleh Nabi , dan (menyelisihi) apa yang dilakukan para sahabat yang mulia, yaitu mengeluarkan (zakat, dengan) makanan pokok. Dan suatu ijtihad jika menyelisihi nash (dalil), maka ijtihad tersebut TIDAK teranggap.” [Al-Muntaqa min Fatawa al-Fawzan (81/13-14)]
Redaksi sukabumiNews

Berbagi di Bulan Suci, Polsek Cireunghas Berikan Takjil ke Setiap Warga yang Melintas

sukabumiNews, CIREUNGHAS - Sebagai upaya pendekatan dan menjalin sinergitas dengan masyarakat,  jajaran Polsek Cireunghas, Resor Sukabumi Kota melakukan kegiatan Bagi- bagi takjil ke setiap warga yang melintas di depan Mapolsek Cireunghas.

Menurut Kapolsek Cireunghas, IPTU Eriyanto, SH., kegiatan ini dilakukan untuk memeriahkan bulan Suci Ramadhan dan semangat berbagi ke sesama.

“Sasaran takjil ini para pengemudi motor dan mobil. Hal tersebut kami laksanakan untuk berbagi kasih dan bersilaturahmi kepada warga agar sinergitas antara warga dan Polisi tetap terjaga," kata Eriyanto kepada sukabumiNews, Sabtu (25/5/2019).
Sejumlah pengendara pun tampak antusias menerima takjil tersebut, meski arus lalu lintas sedikit tersendat dan melambat karena pengendara harus mengambil takjil, akan tetapi kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.

Eri berharap, Ramadhan tahun ini memberikan keberkahan dan masyarakat diimbau untuk tidak terprovokasi isu-isu yang tidak benar.

“Mari kita jalin silaturahmi jangan mudah terprovokasi, kita fokus beribadah,” ujarnya


Pewarta: Rio Bagja Gumilar
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Salurkan Insentif kepada 386 Imam Mesjid

Baznas Kabupaten Sukabumi saat menyalurka Insentif kepada 386 Imam Mesjid se-Kabupaten Sukabumi. 
-- 
sukabumiNews, CISAAT – Pada Bulan Ramadhan tahun 1440 H ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi menyalurkan insentif kepada 386 Imam Mesjid yang berada di setiap Desa di Wilayah Kabupaten Sukabumi, Jum'at (24/5/19) kemarin. Untuk satu Imam Mesjid diberikan Insentif sebesar Rp1 Juta.

"Anggaran penerimaan Insentif yang bersumber dari pengumpulan Zakat se-Kabupaten Sukabumi yang dikelola Baznas ini sudah menjadi kegiatan sejak kurang lebih selama sepuluh tahunan," ungkap H. Endin Badrudin Usman kepada wartawan diruang kerjanya.

H. Endin mengatakan bahwa jumlah masjid yang ada di Kabupaten Sukabumi tak kurang dari 5000 mesjid. Baznas berkeinginan agar semua Imam Mesjid di setiap desa di Kabaupaten Sukabumi mendapatkan Insentif secara menyeluruh.

"Namun, mekanisme cara penyaluran Insentif Imam Mesjid yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten sukabumi secara bergiliran, maka Imam Mesjid yang tahun kemarin menerima Insentif, tahun ini tidak menerimanya,” terang H. Endin.

Untuk itu Baznas Kabupaten Sukabumi mengajak kepada seluruh masyarakat terlebih kepada para da’i untuk berdakwah mengenai zakat dan menyalurkannya melaui Baznas, supaya bisa lebih terkoordinir.

Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close