Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Wednesday, December 11, 2019

Redaktur

Terbakar, Sebuah Rumah di Neglasari Jampangkulon Hangus Tak Tersisa

rumah terbakar rata dengan tanah
Sejumlah warga sedang membantu membereskan puing-puing rumah Buloh sisa kebakaran, Rabu (11/12/2019). FOTO: Kuncir/sukabumiNews  
sukabumiNews.net, JAMPANGKULON - Diduga akibat korsleting listrik, rumah milik Buloh (45) warga Kampung Neglamekar, RT. 007/005 Desa Tanjung Kecamatan Jampangkulon, hangus dilalap si jago merah, Rabu (11/12/2019). Meski tidak ada korban jiwa, namun keluarga korban mengalami kerugian materil hingga mencapai puluhan juta rupiah.

Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 09.30 WIB ini, semula kali diketahui tetangga korban. Warga setempat langsung berupaya mamadamkan api, namun karena bangunan rumah terbuat dari material yang mudah terbakar, sehingga dalam waktu 40 menit rumah hangus hingga nyaris rata dengan tanah.

"Setiba petugas di lokasi kejadian, kondisi api sudah besar. Petugas gabungan sudah berupaya maksimal untuk memadamkan api, namun kondisi apu sulit dipadamkan, selain material rumah korban terbuat dari anyaman bambu, saat kejadaian kondisi angin sedang kencang," kata Daeng kepada sukabumiNews melalui telepon selulernya, Rabu (11/12).

BACA Juga: Terbakar, Rumah Herwandi di Jampang Kulon Rata dengan Tanah

Berdasarkan peninjauan petugas dilapangan, diduga kuat kebakaran rumah korban, berasal dari korseleting listrik. Sebab, saat kebakaran tetangga korban banyak yang melihat api pertama menjalar di atap rumah korban. "Selang berapa menit, api itu langsung menjalar ke bangunan lainnya hingga nyaris rata dengan tanah," imbuhnya.

Saat ini, seluruh keluarga korban sudah dievakuasi oleh pemerintah setempat ke rumah sanak saudara terdekatnya. Sementara untuk jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp75 juta. Untuk mengantisipasi peristiwa serupa, BPBD Kabupaten Sukabumi menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi, untuk meningkatkan kewaspadaannya, terutama saat meninggalkan rumahnya masing-masing. Seperti mengecek kondisi intalansi listrik di rumahnya.

"Saya sarankan kepada warga agar menggunakan kabel listrik yang sesuai dengan PLN. Selain itu, bila bepergian diharapkan mengecek terlebih dahulu rumahnya. Seperti kompor gas, kabel listrik dan lainnya yang dapat berpotensi terjadinya kebakaran. Iya, kebanyakan peristiwa kebakaran terjadi di Sukabumi, khususnya wilayah Sukabumi Selatan terjadi akibat korsleting listrik," pungkasnya.

BACA Juga: Si Jago Merah Kembali Ngamuk di Surade, 1 Rumah Hangus Terbakar

Pewarta : Kuncir
Editor : Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Sampaikan pendapat dan saran Anda setelah membaca artikel di atas..

Memuat...
close