Breaking

Thursday, November 7, 2019

Redaktur

Akhirnya Rumah Usman yang Nyaris Ambruk Itu Direnovasi Pemerintah dan Warga

Warga Kp Baros 1 sedang membantu pembangunan rumah usman.  
sukabumiNews, NYALINDUNG - Dinas Sosial melalui Pemerintah Kecamatan Nyalindung akhirnya memberikan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Usman Karim (47) warga Kampung Baros I Rt. 002/004 Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Rumah panggung berukuran 2X5 meter berdindingkan bilik yang sudah pada bolong dengan atapnya yang nyaris ambruk itu kini sedang diperbaiki oleh pemerintah dengan dibantu warga setempat, Kamis (6/11/2019).

"Alhamdulilah jeritan kami di dengar oleh pemerintah dan diberikan bantuan sebesar Rp.10 juta untuk memperbaiki rumah yang sudah lapuk dimakan usia," ucap Eri Nurlela (43), istri dari Usman Karim kepada sukabumiNews dengan rasa haru.

Dikatakan Eri, Sebelumanya, sudah tiga kali ia meminta bantuan kepada Pemdes Neglasari agar rumah berukuran 2X5 meter ini segera diperbaiki, lantaran kondisinya sudah hampir ambruk. "Namun baru sekarang permohonan saya dikabulkan," ungkap ibu dari tiga orang anak ini, bangga.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa anak pertama dari Pasangan suami istri (Usman Karim dan Eri Nurlela) yang tengah duduk dibangku SMK ini sempat putus sekolah lantaran ketidak mampuan Usman dan Eli selaku orang tua untuk membiayai anaknya.

Baca: Sayang, Pelajar Berprestasi Ini Putus Sekolah karena Tak Ada Biaya

Usman bersama istrinya juga mengucap syukur dan terimakasih kepada pihak media khususnya sukabumiNews, karang taruna, dan kepala Desa Neglasari beserta warganya yang sudah membantu memperjuangkan hingga rumahnya kini sedang dalam renovasi.
 
Sementara itu Kepala Desa Neglasari Asep Saepudin mengatakan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) diterima dari Dinas Sosial melalui Kecamatan Nyalindung pada tangal 3 November 2019 sebesar Rp. 10.000.000, untuk diserahkan Kepada warga Usman karim (47) warga Kampung Baros l RT. 002/004.

"Saat ini Rumah Usman sedang dalam proses pembanguna, pelaksanaannya pun dikerjakan pada malam hari dengan bergotong Royong dibantu oleh para tetangganya. Sedangkan siangnya mereka mempunyai pekerjaan, meski masih serabutan," terang Asep Saepudin.

"InsyaAllah dalam 15 hari ke depan pembangunan Rumah Usman akan rampung sesuai dengan yang ditargetkan," pungkasnya.

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Tertarik dengan Artikel Kesehatan dan lainnya, baca:
Masukan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

Loading...
close