Breaking

Thursday, November 7, 2019

Redaktur

Lahan Hutan Karangsaung Gunungguruh Dilalap Api


sukabumiNews, GUNUNGGURUH - Lahan hutan Karangsaung yang terletak di Kampung Kararange RT.O18/004 Desa/Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Subumi, Jawa Barat dilalap si jago merah, Kamis (7/11/2019).

Peristiwa ini semula diketahui oleh Babinsa Anwar dari Koramil 0709 Cisaat setelah ia melihat kepulan asap membumbung tinggi di wilayah lahan hutan Karangsaung tersebut, sekitar pukul 11:00 Wib.

Untuk memastikannya, Babinsa Anwar bersama Babinkamtibmas Sektor Gunungguruh, P2BK Kecamatan Gunungguruh, beserta masyarakat langsung menuju lokasi kejadian.

"Setelah dicek ke lokasi ternyata api sudah membakar beberapa tanaman yang terdapat disekitar hutan," kata Anwar kepada sukabumiNews Kamis (7/11).

Baca juga: Lahan Ilalang Aset Pemkot Sukabumi Terbakar

Setelah itu lanjut Anwar, ia bersama pihak kepolisian Sektor Gunungguruh, P2BK Kecamatan Gunungguruh dibantu masyarakat sekitar langsung melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. 

Baca juga: 3 Warung di Tempat Objek Wisata Karangpara Ludes Terbakar

"Proses pemadaman sedikit terkendala lantaran lokasi kebakaran berada di atas bebukitan dan terhambat akses jalan," ucap Anwar.

Meski demikian tambah Anwar, dengan bantuan sekitar 100 orang warga sekitar, aparat TNI dan Polri, P2BK, api berhasil dipadamkan sekira pukul 17:18 Wib.

Anwar menuturkan, kebakaran ini diduga dilakukan secara sengaja oleh pihak tertentu untuk perluasan lahan perkebunan. Namun jelasa dia, tanpa disadari pelaku, api meluas tidak terkendali lantaran tiupan angin yang cukup kencang.

"Akibatnya, lebih dari 10 hektare lahan yang ditumbuhi pohon ilalang dan beberapa rumpun pohon bambu hangus terbakar," pungkas Anwar.

Baca juga: Ratusan Meter Lahan Milik Warga Terbakar, Masyarakat Setempat Panik

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Tertarik dengan Artikel Kesehatan dan lainnya, baca:
Masukan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

Loading...
close