Breaking
loading...
Showing posts with label islam-nusantara. Show all posts
Showing posts with label islam-nusantara. Show all posts

Saturday, August 24, 2019

Redaksi sukabumiNews

Hadir di Milad FPI, Gubernur Anies Tegaskan Keadilan akan Tegak di Jakarta

Gubernur Anies hadir di milad FPI
sukabumiNews, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir dalam peringatan milad FPI ke-21 sekaligus HUT RI ke-74 di Stadion Rawabadak, Jln Alur Laut, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Sabtu (24/8/2019) malam. Dalam sambutannya, Anies mengucapkan selamat milad kepada FPI dan berharap semoga FPI makin terasa manfaatnya bagi umat dan bangsa.

Anies menegaskan bahwa di Jakarta satu per satu keadilan akan dituntaskan. Ia juga mengungkapkan alasan Pemprov DKI tahun ini merayakan HUT RI di kawasan reklamasi. “HUT RI kali ini dilakukan di reklamasi, itu untuk mengirimkan pesan kepada mereka, bahwa ini tanah kita, ini air kita, ini tanah air kita, itu semua dilakukan untuk menegaskan kepada seluruh Indonesia bahwa di Jakarta tidak ada lagi jual beli kedaulatan, artinya kita berhadapan dengan mereka yang kepentingannya terganggu,” kata Anies.

Meski demikian, kata Anies, kalau semua diniatkan untuk perjuangan akan selalu ada jalan. “InsyaAllah kita yakini seperti masa awal pendirian negeri ini, kalau kita niatkan untuk perjuangan maka insyaallah akan selalu ada jalan. Dan tantangannya juga tidak sedikit, tetapi kita akan hadapi, kita akan tunjukkan bahwa di kota ini akan ada keadilan,” tegas Anies, dikutip suaraislam (SI).

Terkait keberadaan FPI, Anies mengatakan bahwa saat ini beruntung ada sosial media yang mengabarkan dimana ada bencana alam selalu ada FPI yang membantu. “Di Jakarta ada kebakaran, yang muncul pertama kali adalah rombongan FPI, jadi sosial media membuat kita melihat fakta yang sebenarnya,” ungkap Anies.

Ia berpesan, di masa-masa berikutnya tunjukkan bahwa kehadiran FPI menjadi perekat persatuan di umat dan bangsa ini.

Selain itu, Anies juga mengatakan akan selalu tegas terhadap pelanggaran khususnya kemaksiatan di ibu kota. “Setiap ada pelanggaran misalnya tempat-tempat prostitusi, laporkan kepada kami maka akan akan tutup. Penegakan hukum ada pada kami yang berseragam tetapi semangatamar makruf nahi munkar ada di semua orang,” jelasnya.

Gubernur Anies mendoakan insyaAllah ke depan FPI makin sukses, makin berkembang dan terasa keberadaannya. “Kita doakan juga imam besar kita (Habib Rizieq Syihab) supaya diberikan kesehatan dan kemudahan dalam setiap urusanya,” tutur Anies.


Pewarta: SI/Didi Muryadi
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, August 19, 2019

Redaksi sukabumiNews

UAS Dituduh, Haikal Hassan Bereaksi

ustadz Haikal Hassan
Ustadz Haikal Hassan  
sukabumiNews, JAKARTA - Ustaz Haikal Hassan mengakui bahwa banyak yang telah menghubungi dirinya terkait adanya kabar ustaz kondang Abdul Somad (UAS) dilaporkan ke aparat kepolisian karena dituduh menghina ajaran agama lain.

Banyak yang japri ke saya dan mengirimkan video pendeta yang hina Islam, minta disebarkan,” akunya, Senin (19/8/2019).

Namun ia mengatakan takkan “membalas” atau mengamini permintaan mereka yang menghunginya secara pribadi. Alasannya, ia tak ingin negara Indonesia mengalami hal-hal yang tak diinginkan terkait persatuan dan kesatuan.

“Ini jawaban saya: ‘Anda ini mau melihat Indonesia hancur karena perang agama?’ STOP!” demikian yang tertulis di akun Twitter-nya, seperti dilansir Voa-Islam.com.

Ia lebih memilih jalan lain ketimbang terjadi hal-hal yang demikian itu. Bukan pula dengan menyebarkannya. “Laporkan ke @BareskrimPolri! Bukan sosmed!”

Diketahui, bahwa video yang viral menyangkut UAS tersebut adalah video tiga tahun lalu. Diakuinya itu adalah video tanya jawab, yang hanya ada umat Islam.

Berbentuk kajian. Isinya hanya umat muslim sebab dilaksanakan di dalam masjid di daerah Riau.

UAS dituduh menghina ajaran agama lain. Di antaranya dengan membawa-bawa salip dalam kajiannya. Namun, dari banyak infon yang beredar, pelaporan atas UAS ke polisi belum dapat dipastikan.


Pewarta: AM
Editor: Red
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, May 20, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ponpes Dzikir Al-Fath Gelar Mukhoyyam Al-Qur'an Priode ke 6 Tingkat SMP dan SLTA

Para Peserta Mukhayyam Al-Qur'an priode ke 6 tingkat SMP dan SLTA saat mendengarkan arahan Pimponpes Dzikir Al-Fath, KH. Fajar Laksana. (Foto: Azis R/sukabumiNews)
-- 
sukabumiNews, GUNUNGPUYUH - Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al-Fath yang berada di Jln. Merbabu Perum Gading Kencana Asri Kelurahan Karangtengah Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi JawaBarat, kembali menggelar Acara Mukhoyyam (perkemahan) Al-Qur'an periode ke-6 tingkat SMPdan SLTA.

Acara yang dilaksanakan mulai Ahad (19/5) hingga Sabtu (25/5/2109) ini digelar di Aula Syekh Quro Pondok Pesantren tersebut.

Penanggung Jawab Acara Dede Setiawan, SE, MM. mengatakan, Mukhoyyam Al-Qur'an ini diperuntukan untuk Santri Baru tingkat SMP dan SLTA sebagai Adaptasi guna membiasakan diri dengan seperangkat peraturan Pesantren selama seminggu.

"Ini sebagai bentuk latihan Santri Baru dalam membiasakan diri dengan peraturan Pesantren,” jelas Dede Setiawan kepada sukabumiNews, Senin (20/5/2019).

Adapun tambah Dede, pesertanya saat ini datang dari berbagai daerah seperti Sukabumi, Jakarta, Tangerang, Tasik, dan daerah lain di Jawa Barat, bakan ada juga peserta yang datang dari luar provinsi.

Dijelaskan Dede, legiatan tersusun secara spesifik selama 24 jam sebagai evaluasi setiap harinya. Dia juga menambahkan bahwa Mukhoyyam Al-Qur'an ini berbeda dengan yang lain karena ter'integrasi antara kegiatan indoor dan outdoor.

"Yang membedakan kegiatan Mukhoyyam Al-Qur'an di Pesantren Dzikir Al-Fath dengan yang lain adalah Susunan Pencapaian Target yang jelas, ditambah acara out door seperti Ngaos On The Street, Arabic and English Fun Games serta latihan keterampilan bela diri Silat," terangnya.

Sementara itu Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath KH. Fajar Laksana menyambut baik kedatangan Peserta Mukhoyyam Al-Qur'an periode keenam tersebut dengan mempersiapkan pembiasaan-pembiasaan Ala Pesantren melalui metode Seven Habits For Islamic Character Building (Tujuh Kebiasaan dalam Membangun Akhlak yang Mulia).

"Kami menyambut baik kedatangan Peserta Mukhoyyam Al-Qur'an ini, karena mereka merupakan Agent of Change yang akan kami bina dan didik dengan Tujuh Kebiasaan dalam membangun akhlak mulia melalui rumus 4S2T1D, yakni Sholat, Shaum, Shodakoh, Sholawat, Tadarrus, Tafakkur, dan Dzikrullah,” ucapnya.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, May 19, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ratusan Santriwati Pondok Modern Assalam Sukabumi Ikuti Buka Bersama dengan Segenap Dewan Guru

Alumnus Cum Laude dari Universitas Al-Ahgaff Yaman Ust. Muhammad Idris, Lc., saat berceramah di hadapan lebih dari 800 Santriwati dan Segenap Dewan Guru menjelang dilaksanakannya Buka Puasa Bersama di Aula Ponpes Modern Assalam, Ahad (19/5/2019). Foto: Isman Safa
-- 
sukabumiNews, WARUNGKIARA - Ratusan Santriwati bersama Dewan Guru Pondok Pensantren (Ponpes) Modern Assalam Mengegelar Iftor Shoimil Jama'i (Buka Bersama) di Gedung Alua Ponpes Jln. Pelabuhan II Km 29 Kp. Sukaraharja Desa Sukaharja Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (18/5/2019).

"Pondok Pesantren Modern Assalam yang merupakan Salah satu Pondok Alumni Darussalam Gontor Ponorogo melaksanakan acara rutin di Bulan Suci Ramadhan yaitu Buka Puasa Bersama guna mempererat tali persaudaraan antara Santri dan Segenap Dewan Guru," ujar Pimpinan Pondok Modern Assalam Ust. Encep Hadiana, S.Pdi, M.Si.,.kepada sukabumiNews di sela-sela acara.

Pimpinan Ponpes Modern Assalam itu juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Segenap Panitia yang telah berupaya menyelenggarakan Acara tersebut.

"Kami sangat berterima kasih kepada Segenap Panitia yang telah mensukseskan acara Buka Bersama yang dihadiri oleh lebih dari 800 Santriwati dan Segenap Dewan Guru," ungkapnya.

Selain mendoakan para Muaqif (Pewakaf) yang telah memperjuangkan berdirinya Assalam sebagai wujud nyata dalam mengisi Kemerdekaan Indonesia, Ust. Encep juga menghimbau kepada seluruh kader untuk tetap meneruskan perjuangan Pendiri Pondok dalam rangka mencerdaskan kehidupan anak bangsa.

"Berdirinya Pondok ini tidak terlepas dari perjuangan Muaqif Pondok dalam memperjuangkan Eksistensinya di Dunia Pendidikan. Maka, sepatutnya kita mendoakan mereka yang telah mengorbankan harta, tenaga bahkan nyawa untuk mewujudkan pondok yang saat ini kita nikmati Bersama,” jelas Ust. Encep.

Ustad Encep juga berpesan kepada seluruh kader-kader umat agar tidak bosan untuk tetap berbuat baik dengan cara meneruskan perjuangkan para Pendiri Pondok dalam mencerdaskan anak bangsa dan membesarkan nama Almamater dimanapun dan kapanpun para santrinya berada.

Hadir dalam acara buka puasa bersama tersebut seorang Alumnus Cum Laude dari Universitas Al-Ahgaff Yaman Ust. Muhammad Idris, Lc., sebagai Pembicara Tunggal. Dalam kesempatan pidatonya Ia menyampaikan tentang nikmat Allah SWT yang saat ini semua orang dapat merasakannya yakni nikmat melaksanakan Ibadah Puasa di Bulan Suci Ramadhan.

"Saat ini kita sedang merasakan Salah satu nikmat Allah SWT yang merupakan Rukun Islam ke 3 yakni Puasa. Maka sebagai seorang Mu'min sudah seharusnya mengetahui maksud dan tujuan daripada puasa tersebut. Maka dengan pengetahuan serta tujuan kita melaksanakan Puasa, semoga akan lebih menguatkan niat serta mujahadah kita dalam belajar dan meneruskan perjuangan para pendiri Pondok Modern Assalam ini,”.papar Muhammad Idris, Lc Alumnus Al-Ahgaff Yaman, mengakhiri pidatonya.


Pewarta: Isman Frie R Syafa
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Friday, May 17, 2019

Redaksi sukabumiNews

Melalui Jumling, Kapolsek Cireunghas Ajak Warga Tingkatkan Kamtibmas

Foto: Kapolsek Cireunghas, IPTU Eriyanto, SH. saat jumling di Masjid Firqotulhuda Alqadiri, Jum'at (17/5).
-- 
sukabumiNews, CIREUNGHAS - Jajaran Polsek Cireunghas, Resor Sukabumi Kota tidak pernah bosan menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat melalui program Jum'at Keliling (Jumling).

Untuk kesempatan ini,  Jajaran Polsek Cireunghas melakukan kegiatan jumling yang bertempat di Masjid Firqotulhuda Alqadiri Kampung Cimapag,  Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jum'at (17/05/2019).

"Kegiatan jumling ini adalah kegiatan rutinitas anggota Polsek Cireunghas setiap hari jumat yang bertujuan untuk memberikan pelayanan dan mendekatkan diri kepada warga masyarakat yang ada di wilayah hukum Polsek Cireunghas," kata Kapolsek Cireunghas, IPTU Eriyanto, SH. kepada sukabumiNews.

Eriyanto pun menyampaikan beberapa himbauan Kamtibmas kepada masyarakat diantaranya, penekanan peredaran bebas petasan (mercon), serta antisipasi perang sarung dikalangan remaja. 

"Selain ajang silaturahmi, kegiatan Jumling ini juga salah satu upaya untuk mengajak masyarakat agar dapat menjaga kondusifitas sehingga tidak mudah terhasut oleh informasi yang belum tentu benar," ujarnya.

Kehadiran Anggota Polri khususnya Polsek Cireunghas ditengah masyarakat, diharapkan dapat mendekatkan dan meningkatkan tali silaturrahmi dengan masyarakat serta sebaliknya, masyarakat bisa mendukung tugas-tugas Polri untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.


Pewarta: Rio Bagja Gumilar
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, May 11, 2019

Redaksi sukabumiNews

Muhibbah Ramadhan 1440 H, Kecamatan Parakansalak Jadi Pencermatan Pemkab Sukabumi

sukabumiNews, PARAKANSALAK - Bupati Sukabumi Marwan Hamami melakukan kegiatan rutin Muhibbah Ramadhan 1440 H. Kegiatan Muhibbah yang dilakukan Bupati kali ini yaitu di Masjid Al-Mubarokah, Kampung Pajagan RT.003 RW.004 Desa Parakansalak Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi, Jum'at (10/05/2019) malam.

Bupati mengatakan, Pemkab Sukabumi melaksanakan kegiatan Muhibah Ramdhan ke Parakansalak untuk memberikan semangat lantaran di wilayah tersebut ada yang menjuarai Tahfiz Qur'an.

"Tahfiz qur 'an yang menjuarai perwakilan Sukabumi anak dari Parakansalak, jadi kita berikan semangat,” kata Marwan kepada sukabumiNews di sela-sela acara.

Marwan menjelaskan, pihaknya kemudian akan terus melakukan pembinaan sehingga ke depan pendidikan kita dorong untuk pemberdayaan anak-anak. “Dari tingkat SD ke SMP sertifikasi Diniyah menjadi satu target untuk menjadi pemantauan," tuturnya.

Bupati menambahkan, lantaran tantangan zaman ke depan begitu sulit, maka perlu kita menyakini bahwa silaturahmi seperti ini merupakam program penguatan posisi sukabumi religious. Salah satunya, jelas Marwan, dengan mengimplementasikan dalam bentuk kegiatan di lapangan seperti yang dilakukannya kali ini.

“Dan ini akan berlangsung rutin setiap tahunnya,” jelas Marwan. 
Dalam kesempatan itu, Marwan juga meresmikan secara simbolis pembangunan Masjid Al-Mubarokah yang dibiayai dari Alokasi Dana Hibah Kabupaten Sukabumi tahun 2018 yang ditandai dengan penandatanganan batu prasasti.

Sementara itu Camat Parakansalak A. Royani menyebut, kegiatan Muhibah Ramadhan 1440 H ini pimpinan langsung oleh bupati beserta rombongan. "Arahan bupati akan kami laksanakan. Semoga melalui kegiatan ini terjalin hubungan silaturahim antara umaro dengan komponen yang ada di masyarakat,” ucap Camat.

Camat juga mengungkapkan bahwa secara kebetulan pada acara Safari Ramadhan tingkat gubernur di Cianjur, anak-anak di Parakansalak meraih juara. “Dan langsung pemerintah memberikan reward terutama dari bupati sebagai penyemangat," akunya.

Kegiatan Muhibbah Ramadhan ini dilanjutkan dengan pemberian 150 paket sembako dan Al-Quran sebanyak 15 buah secara simbolis oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten sukabumi dari Baznas Kabupaten Sukabumi kepada ketua DKM Masjid Al-Mubarokah.

Turut hadiri pada acara tersebut Wakil Bupati Sukabumi H. Ajdo Sarjono, Setda Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri, Muspika, MUI Parakansalak, Para tokoh ulama dan masyarakat, berserta tamu undangan lainya.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close