Breaking
loading...
Showing posts with label islam-nusantara. Show all posts
Showing posts with label islam-nusantara. Show all posts

Monday, May 20, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ponpes Dzikir Al-Fath Gelar Mukhoyyam Al-Qur'an Priode ke 6 Tingkat SMP dan SLTA

Para Peserta Mukhayyam Al-Qur'an priode ke 6 tingkat SMP dan SLTA saat mendengarkan arahan Pimponpes Dzikir Al-Fath, KH. Fajar Laksana. (Foto: Azis R/sukabumiNews)
-- 
sukabumiNews, GUNUNGPUYUH - Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al-Fath yang berada di Jln. Merbabu Perum Gading Kencana Asri Kelurahan Karangtengah Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi JawaBarat, kembali menggelar Acara Mukhoyyam (perkemahan) Al-Qur'an periode ke-6 tingkat SMPdan SLTA.

Acara yang dilaksanakan mulai Ahad (19/5) hingga Sabtu (25/5/2109) ini digelar di Aula Syekh Quro Pondok Pesantren tersebut.

Penanggung Jawab Acara Dede Setiawan, SE, MM. mengatakan, Mukhoyyam Al-Qur'an ini diperuntukan untuk Santri Baru tingkat SMP dan SLTA sebagai Adaptasi guna membiasakan diri dengan seperangkat peraturan Pesantren selama seminggu.

"Ini sebagai bentuk latihan Santri Baru dalam membiasakan diri dengan peraturan Pesantren,” jelas Dede Setiawan kepada sukabumiNews, Senin (20/5/2019).

Adapun tambah Dede, pesertanya saat ini datang dari berbagai daerah seperti Sukabumi, Jakarta, Tangerang, Tasik, dan daerah lain di Jawa Barat, bakan ada juga peserta yang datang dari luar provinsi.

Dijelaskan Dede, legiatan tersusun secara spesifik selama 24 jam sebagai evaluasi setiap harinya. Dia juga menambahkan bahwa Mukhoyyam Al-Qur'an ini berbeda dengan yang lain karena ter'integrasi antara kegiatan indoor dan outdoor.

"Yang membedakan kegiatan Mukhoyyam Al-Qur'an di Pesantren Dzikir Al-Fath dengan yang lain adalah Susunan Pencapaian Target yang jelas, ditambah acara out door seperti Ngaos On The Street, Arabic and English Fun Games serta latihan keterampilan bela diri Silat," terangnya.

Sementara itu Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath KH. Fajar Laksana menyambut baik kedatangan Peserta Mukhoyyam Al-Qur'an periode keenam tersebut dengan mempersiapkan pembiasaan-pembiasaan Ala Pesantren melalui metode Seven Habits For Islamic Character Building (Tujuh Kebiasaan dalam Membangun Akhlak yang Mulia).

"Kami menyambut baik kedatangan Peserta Mukhoyyam Al-Qur'an ini, karena mereka merupakan Agent of Change yang akan kami bina dan didik dengan Tujuh Kebiasaan dalam membangun akhlak mulia melalui rumus 4S2T1D, yakni Sholat, Shaum, Shodakoh, Sholawat, Tadarrus, Tafakkur, dan Dzikrullah,” ucapnya.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, May 19, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ratusan Santriwati Pondok Modern Assalam Sukabumi Ikuti Buka Bersama dengan Segenap Dewan Guru

Alumnus Cum Laude dari Universitas Al-Ahgaff Yaman Ust. Muhammad Idris, Lc., saat berceramah di hadapan lebih dari 800 Santriwati dan Segenap Dewan Guru menjelang dilaksanakannya Buka Puasa Bersama di Aula Ponpes Modern Assalam, Ahad (19/5/2019). Foto: Isman Safa
-- 
sukabumiNews, WARUNGKIARA - Ratusan Santriwati bersama Dewan Guru Pondok Pensantren (Ponpes) Modern Assalam Mengegelar Iftor Shoimil Jama'i (Buka Bersama) di Gedung Alua Ponpes Jln. Pelabuhan II Km 29 Kp. Sukaraharja Desa Sukaharja Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (18/5/2019).

"Pondok Pesantren Modern Assalam yang merupakan Salah satu Pondok Alumni Darussalam Gontor Ponorogo melaksanakan acara rutin di Bulan Suci Ramadhan yaitu Buka Puasa Bersama guna mempererat tali persaudaraan antara Santri dan Segenap Dewan Guru," ujar Pimpinan Pondok Modern Assalam Ust. Encep Hadiana, S.Pdi, M.Si.,.kepada sukabumiNews di sela-sela acara.

Pimpinan Ponpes Modern Assalam itu juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Segenap Panitia yang telah berupaya menyelenggarakan Acara tersebut.

"Kami sangat berterima kasih kepada Segenap Panitia yang telah mensukseskan acara Buka Bersama yang dihadiri oleh lebih dari 800 Santriwati dan Segenap Dewan Guru," ungkapnya.

Selain mendoakan para Muaqif (Pewakaf) yang telah memperjuangkan berdirinya Assalam sebagai wujud nyata dalam mengisi Kemerdekaan Indonesia, Ust. Encep juga menghimbau kepada seluruh kader untuk tetap meneruskan perjuangan Pendiri Pondok dalam rangka mencerdaskan kehidupan anak bangsa.

"Berdirinya Pondok ini tidak terlepas dari perjuangan Muaqif Pondok dalam memperjuangkan Eksistensinya di Dunia Pendidikan. Maka, sepatutnya kita mendoakan mereka yang telah mengorbankan harta, tenaga bahkan nyawa untuk mewujudkan pondok yang saat ini kita nikmati Bersama,” jelas Ust. Encep.

Ustad Encep juga berpesan kepada seluruh kader-kader umat agar tidak bosan untuk tetap berbuat baik dengan cara meneruskan perjuangkan para Pendiri Pondok dalam mencerdaskan anak bangsa dan membesarkan nama Almamater dimanapun dan kapanpun para santrinya berada.

Hadir dalam acara buka puasa bersama tersebut seorang Alumnus Cum Laude dari Universitas Al-Ahgaff Yaman Ust. Muhammad Idris, Lc., sebagai Pembicara Tunggal. Dalam kesempatan pidatonya Ia menyampaikan tentang nikmat Allah SWT yang saat ini semua orang dapat merasakannya yakni nikmat melaksanakan Ibadah Puasa di Bulan Suci Ramadhan.

"Saat ini kita sedang merasakan Salah satu nikmat Allah SWT yang merupakan Rukun Islam ke 3 yakni Puasa. Maka sebagai seorang Mu'min sudah seharusnya mengetahui maksud dan tujuan daripada puasa tersebut. Maka dengan pengetahuan serta tujuan kita melaksanakan Puasa, semoga akan lebih menguatkan niat serta mujahadah kita dalam belajar dan meneruskan perjuangan para pendiri Pondok Modern Assalam ini,”.papar Muhammad Idris, Lc Alumnus Al-Ahgaff Yaman, mengakhiri pidatonya.


Pewarta: Isman Frie R Syafa
Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Friday, May 17, 2019

Redaksi sukabumiNews

Melalui Jumling, Kapolsek Cireunghas Ajak Warga Tingkatkan Kamtibmas

Foto: Kapolsek Cireunghas, IPTU Eriyanto, SH. saat jumling di Masjid Firqotulhuda Alqadiri, Jum'at (17/5).
-- 
sukabumiNews, CIREUNGHAS - Jajaran Polsek Cireunghas, Resor Sukabumi Kota tidak pernah bosan menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat melalui program Jum'at Keliling (Jumling).

Untuk kesempatan ini,  Jajaran Polsek Cireunghas melakukan kegiatan jumling yang bertempat di Masjid Firqotulhuda Alqadiri Kampung Cimapag,  Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jum'at (17/05/2019).

"Kegiatan jumling ini adalah kegiatan rutinitas anggota Polsek Cireunghas setiap hari jumat yang bertujuan untuk memberikan pelayanan dan mendekatkan diri kepada warga masyarakat yang ada di wilayah hukum Polsek Cireunghas," kata Kapolsek Cireunghas, IPTU Eriyanto, SH. kepada sukabumiNews.

Eriyanto pun menyampaikan beberapa himbauan Kamtibmas kepada masyarakat diantaranya, penekanan peredaran bebas petasan (mercon), serta antisipasi perang sarung dikalangan remaja. 

"Selain ajang silaturahmi, kegiatan Jumling ini juga salah satu upaya untuk mengajak masyarakat agar dapat menjaga kondusifitas sehingga tidak mudah terhasut oleh informasi yang belum tentu benar," ujarnya.

Kehadiran Anggota Polri khususnya Polsek Cireunghas ditengah masyarakat, diharapkan dapat mendekatkan dan meningkatkan tali silaturrahmi dengan masyarakat serta sebaliknya, masyarakat bisa mendukung tugas-tugas Polri untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.


Pewarta: Rio Bagja Gumilar
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, May 11, 2019

Redaksi sukabumiNews

Muhibbah Ramadhan 1440 H, Kecamatan Parakansalak Jadi Pencermatan Pemkab Sukabumi

sukabumiNews, PARAKANSALAK - Bupati Sukabumi Marwan Hamami melakukan kegiatan rutin Muhibbah Ramadhan 1440 H. Kegiatan Muhibbah yang dilakukan Bupati kali ini yaitu di Masjid Al-Mubarokah, Kampung Pajagan RT.003 RW.004 Desa Parakansalak Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi, Jum'at (10/05/2019) malam.

Bupati mengatakan, Pemkab Sukabumi melaksanakan kegiatan Muhibah Ramdhan ke Parakansalak untuk memberikan semangat lantaran di wilayah tersebut ada yang menjuarai Tahfiz Qur'an.

"Tahfiz qur 'an yang menjuarai perwakilan Sukabumi anak dari Parakansalak, jadi kita berikan semangat,” kata Marwan kepada sukabumiNews di sela-sela acara.

Marwan menjelaskan, pihaknya kemudian akan terus melakukan pembinaan sehingga ke depan pendidikan kita dorong untuk pemberdayaan anak-anak. “Dari tingkat SD ke SMP sertifikasi Diniyah menjadi satu target untuk menjadi pemantauan," tuturnya.

Bupati menambahkan, lantaran tantangan zaman ke depan begitu sulit, maka perlu kita menyakini bahwa silaturahmi seperti ini merupakam program penguatan posisi sukabumi religious. Salah satunya, jelas Marwan, dengan mengimplementasikan dalam bentuk kegiatan di lapangan seperti yang dilakukannya kali ini.

“Dan ini akan berlangsung rutin setiap tahunnya,” jelas Marwan. 
Dalam kesempatan itu, Marwan juga meresmikan secara simbolis pembangunan Masjid Al-Mubarokah yang dibiayai dari Alokasi Dana Hibah Kabupaten Sukabumi tahun 2018 yang ditandai dengan penandatanganan batu prasasti.

Sementara itu Camat Parakansalak A. Royani menyebut, kegiatan Muhibah Ramadhan 1440 H ini pimpinan langsung oleh bupati beserta rombongan. "Arahan bupati akan kami laksanakan. Semoga melalui kegiatan ini terjalin hubungan silaturahim antara umaro dengan komponen yang ada di masyarakat,” ucap Camat.

Camat juga mengungkapkan bahwa secara kebetulan pada acara Safari Ramadhan tingkat gubernur di Cianjur, anak-anak di Parakansalak meraih juara. “Dan langsung pemerintah memberikan reward terutama dari bupati sebagai penyemangat," akunya.

Kegiatan Muhibbah Ramadhan ini dilanjutkan dengan pemberian 150 paket sembako dan Al-Quran sebanyak 15 buah secara simbolis oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten sukabumi dari Baznas Kabupaten Sukabumi kepada ketua DKM Masjid Al-Mubarokah.

Turut hadiri pada acara tersebut Wakil Bupati Sukabumi H. Ajdo Sarjono, Setda Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri, Muspika, MUI Parakansalak, Para tokoh ulama dan masyarakat, berserta tamu undangan lainya.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Thursday, May 9, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pendekar Indonesia Ajarkan Jurus Silat di Pompes Dzikir Al-Fath

sukabumiNews,  GUNUNG PUYUH - Pendekar Silat Internasional asal Indonesia yang juga sebagai pemeran Aktor laga Hollywood, Cecep Arif Rahman mengajarkan jurus-jurus silatnya kepada ratusan Santri Pondok Pesantres (ponpes) Dzikir Al-Fath di Aula Ponpes yang beralamat di Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi itu, Rabu (8/5/2019) malam.

Cecep Arif Rahmanyang biasa di sapa Kang Cecep mengungkapkan rasa senang bisa datang ke pompes Dzikir Al-Fath meski belum cukup lama kenal dengan Pimpinan Ponpes tersebut, yaitu KH. Fajar Laksana. “Ya, sekitar satu tahunan lebih saya tahu, Alhamdulilah baru tahun ini bisa bersilaturahmi ke ponpes ini,” kata Kang Cecep kepada sukabumiNews.

“Kalau di tahun yang lalu saya bertemu pak Kyai di Banten,” imbuhnya.

Cecep mengaku klop dengan pimpinan ponpes ini lantaran ayahnya termasuk Kyai juga. Selain itu tambah Cecep, diantara keluarganya di Pondok Pesantren, hanya Dia yang menjadi Pesilat dibandingkan dengan saudara yang mengikuti jejak kelurganya yang lain.

Cecep juga menyebut, dulu bapaknya pun mengajar silat, meski tidak secara fisik. Akan tetapi Pamannya lah yang mengajarkan silat dan menggemblengnya secara detail kepadanya.

Dia mengungkapkan, sejak dahulu memang Silat ini identik dengan Pesantren, karena di pesantren kita mengolah batin, tata krama, juga akhlaknya supaya sehat lahir batin.

“Ya, seperti di Ponpes Dzikir Al-fath ini, walau pun Full mulai dari Dzikir dan pelajaran Agama lainnya, ternyata untuk membina fisiknya ada Pencak Silatnya juga," tutur Kang Cecep.

Oleh karenanya Cecep sangat mengapresiasi karena memang ini yang harus dilakukan oleh semua pesantren. "Seperti pepatah orang Minang, silat di dalam suroh keluar dari suroh langsung bersile. Artinya, belajar agama di dalam suroh pas keluar suroh langsung belajar silat di halaman," jelas Dia.

Kang Cecep juga berinisiatif untuk mengamalkan ajaran tersebut. Lataran menurutnya, silat sama halnya dengan mengaji. “Kalau kita lebih mengamalkan, lebih mengembangkan, tidak akan ada ilmu silat atau pun ilmu mengaji yang hilang karena diberikan kepada orang lain, yang ada malah akan semakin bertambah,” jelasnya lagi.

“Disini saya sambil mempelajari apa yang belum saya dapatkan. Dan apa pun yang saya dapatkan di sini akan langsung saya ajarkan kembali. Tidak harus menunggu sampai saya lulus, karena dalam silat tidak ada istilah lulus," pungkas Kang Cecep.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Sunday, May 5, 2019

Redaksi sukabumiNews

DDII Kirim 200 Da’i Ramadhan Tahun Ini ke Pedalaman dan Luar Negeri

sukabumiNews, JAKARTA – Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) kembali mengirim da’i ramadhan ke pedalaman. Ketua Umum Dewan Da’wah Mohammad Siddik mengatakan, lembaganya menempatkan 200 da’i dan da’iyah untuk mendampingi masyarakat dalam memakmurkan Ramadhan 1440 H/2019.

“Melalui Program Kafilah Da’wah (Kafda), kami menempatkan 200-an dai ke pedalaman Nusantara hingga keluar negeri. Para da’i tersebut berasal dari Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir dan Akademi Dakwah Indonesia (ADI),” ujar Siddik dalam siaran siaran pers seperti dikutip Kiblat.net belum lama ini.

Sementara itu, Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mohammad Natsir (STID M Natsir), Ustadz Dwi Budiman berharap, para kader bisa mengambil pejaran sebanyak-banyaknya dari program kafilah dakwah. Sehingga dapat dipraktekan ketika mengabdi di pedalaman selama dua tahun.

“Meski latihan, tetapi itulah kegiatan dakwah sesungguhnya. Karena itu, kami menyiapkan mahasiswa dengan mengikuti pelatihan selama enam semester, mulai dari mengelola pelatihan membaca quran, thibun nabawi sampai program memandikan jenazah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dwi mengamanatkan kepada para dai untuk menjaga niat dan keikhlasan dalam berdakwah serta dapat menahan dari setiap tantangan dan godaan yang mampu menjerumuskan ke dalam nilai-nilai yang menyimpang dari dakwah. Serta mampu menjaga nama baik Dewan Da’wah dan Allahu Yarham Mohammad Natsir.

“Mereka mengenal antum bukan hanya sebagai dai saja, tapi juga sebagai bagian dari keluarga besar Dewan Da’wah. Maka, manfaatkan kafilah dakwah dengan baik sehingga bisa mempraktennya di waktu yang akan datang,” katanya.

Sebelum diberangkatkan jelang Ramadhan ini, para peserta Program Kafilah Da’wah mengikuti pelatihan pembekalan yang diselenggarakan kampus masing-masing dan Laznas Dewan Da’wah.

Materi pelatihan meliputi orientasi dan pemetaan da’wah, komunikasi massa, penyusunan progress and reporting, dan pelatihan lifeskill praktis seperti daur ulang sampah domestik dan terapi bekam. []


Editor: AM
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close