Breaking
loading...
Showing posts with label hukrim. Show all posts
Showing posts with label hukrim. Show all posts

Wednesday, July 17, 2019

Redaksi sukabumiNews

Satres Narkoba Polres Metro Jakbar Sita 30 Kilogram Sabu Jaringan Internasional

narkotika jenis sabu
Kanit 1 Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Arief Purnama Oktora bersama Kabag Humas Polres Jakarta Barat Kompol Marbun memperlihatkan barang bukti hasil pengungkapan sabu jaringan internasional, Selasa (17/7/2019)
sukabumiNews, JAKARTA – Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengungkap sindikat pengedar narkoba jaringan Malaysia -Jakarta. Dari pengungkapan tersebut polisi berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram.

"Ini adalah jaringan dari Malaysia ke Jakarta. Disinyalir ini adalah jaringan Internasional," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH melalui Kabag Humasnya, Kompol M Marbun, Selasa (16/07/19).

Dari pengungkapan tersebut, Petuas juga berhasil mengamankan 4 orang tersangka berinisial HA (26), AR (20),  PA (49), dan SB (37), beserta sejumlah barang bukti narkoba hasil penangkapan.

Kanit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Arief Oktora menjelaskan, penangkapan 4 tersangka tersebut berdasarkan hasil pengembangan dari pengungkapan sebelumnya yang menyita 120 Kg sabu.

Dari pengembangan itu kata Dia, anggotanya melakukan penyelidikan selama kurang lebih tiga bulan hingga akhirnya dapat diketahui identitas pelaku bandar dan kurir. "Kami lakukan penyelidikan selama tiga bulan kemudian kami lakukan pembututan di pinggiran sungai di kawasan Dumai," jelas AKP Arief.

Dikatakan Arif, setelah sempat terjadi kejar-kejaran, petugas berhasil mengamankan tiga pengedar narkoba jenis sabu-sabu jaringan Internasional.  "Tersangka HO ( 26),  AR (20),  dan PA (49 ) bersama barang bukti sebanyak 3 tas berisi puluhan paket besar narkotika jenis sabu berhasil diamankan," lanjutnya.

Masih kata Arif, berdasarkan hasil introgasi dari ketiga tersangka, barang bukti tersebut akan diserahkan oleh SB.

"Tersangka SB kita tangkap di Simpang Tiga Pekanbaru Riau. Dari keterangan SB, barang bukti 30 kilogram tersebut  untuk diedarkan ke Jakarta atas perintah MB yang kini masih dalam pengejaran,"paparnya.

Adapun modus operandi para tersangka ini yakni, PA dihubungi oleh AT (DPO) dengan cara menelpon untuk menerima barang haram dari kapal ikan di pinggiran sungai kawasan Dumai. AT pun memerintahkan PA agar mobil dimodifikasi. Bukan hanya PA, AT pun memerintahkan HA dan AR untuk memodifikasi mobil untuk mengambil barang haram.

"Modus mereka (tersangka) melakukan berbagai modif. Untuk mengelabui petugas, mereka memasukan sabu dibalik rangka Dashboard kendaraan yang dikendarai oleh pelaku," katanya.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UURI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.


BACA Juga:
Berhasil Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Internasional, Polres Jak Bar Dapat Penghargaan dari US DEA

Pewarta: Didid Muryadi
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Monday, June 24, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pabrik Sabu Rumahan di Kalideres Jakbar Digerebek Polisi

sukabumiNews, JAKARTA – Anggota dari Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggerebek pabrik sabu rumahan di daerah Kalideres Jakarta Barat (Jakbar). Polisi mengerebek pabrik sabu rumahan ini setelah diketahui bahwa tempat ini merupakan jaringan dari pabrik sabu di kawasan Perumahan Metland Cipondoh Kota Tangerang yang pernah digerebek Polres Metro Jakarta Barat sebelumnya.

"Ini merupakan pengembangan dari penggerebekan pabrik sabu di Cipondoh Tangerang,” jelas Kapolres Metro Jakarta Barat melalui Kasat Narkoba AKBP Erick Frendriz dalam Konferensi Persnya, Senin (24/06/19).

Pabrik tersebut diketahui sudah beroperasi sejak 2018. Dalam penggerebekan kali ini polisi mengamankan satu tersangka berinisial MS (42).


Erik menjelaskan, tersangka (MS) belajar membuat sabu dari tersangka sebelumnya berinisial PC. “Pembuat sabu ini sudah membuat sabu sejak tahun 2018 dimana MS diketahui Lebih Mahir dan mampu membuat, memproduksi lebih banyak daripada PC dimana MS belajar Membuat narkoba jenis sabu dari tersangka PC ," terangnya.

Erick menuturkan, sebelum dilakukan penggerebekan, polisi telah melakukan penyelidikan sejak dua bulan yang lalu. Setelah petugas mengintai dan memastikan bahwa ada kegiatan pembuatan barang haram yang sedang berlangsung dalam rumah tersebut, petugas kemudian bergerak dan menggerebek rumah tersebut.

"Setelah dipastikan bahwa tersangka sedang melakukan pembuatan sabu, Satresnarkoba Jakarta Barat yang dipimpin AKP Arif Oktora langsung melakukan penangkapan,"tuturnya.

Masih kata Erik, tersangka MS diamankan karena tertangkap basah sedang memproduksi atau memasak sabu-sabu.

Selain menangkap MS, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni bahan-bahan pembuat sabu, salah satu diantaranya adalah prekursor dan 1 kg Narkoba Jenis sabu dari hasil produksi.

"Barang bukti yang kita amankan ada juga sabu-sabu  yang sudah jadi seberat 1 Kg,  kemudian sabu yang masih setengah jadi, dan bahan baku pembuat sabu. Tersangka ini membeli bahan baku melalui media sosial online," tandas AKBP Erick Frendriz.


BACA Juga:
Satres Narkoba Polres Metro Jakbar Sita 30 Kilogram Sabu Jaringan Internasional


Pewarta: Didi Muryadi
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Saturday, June 15, 2019

Redaksi sukabumiNews

Lagi, Satreskrim Polres Jakbar Bekuk 4 Pelaku Pengrusakan, Pembakaran dan Penjarahan Kendaraan Operasional Brimob

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, SIK. MH., saat Konferensi Pers.  
sukabumiNews, JAKARTA - Empat Perusuh sekaligus pelaku perusakan dan pembakaran mobil Operasional Brimob yang terparkir di jalan Tali Kota Bambu palmerah Jakarta Barat dan di Jalan Brigjen Katamso dekat Flyover Slipi Jakarta Barat pada 22 Mei 2019 lalu, berhasil di bekuk Team Gabungan Polres Metro Jakarta Barat.

Tak hanya itu, pelaku yang berinisial SL alias JL juga mencuri tas yang berisi senjata api dan uang tunai puluhan juta rupiah.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, SIK. MH., mengatakan, pihaknya Telah melakukan penangkapan  terhadap empat orang tersangka yakni SL, DI, WN, dan DO.

Empat orang tersangka yakni SL, DI, WN, dan DO, diamankan Polisi
"Para pelaku yang kami amankan ini merupakan Kelompok Kejahatan yang dalam aksinya selain melakukan kerusuhan, mereka juga melakukan penjarahan," ujar Kombes Hengki, kepada sukabumiNews, Jumat (14/06/19).

Hengki mengungkapkan bahwa kronologi penangkapan keempat tersangka tersebut berawal dari informasi yang didapat berdasarkan hasil penyelidikan Tim Jatanras Polres Metro Jakarta Barat melalui analisis CCTV bahwa SU merupakan pelaku yang memecahkan kaca mobil Brimob dan mencuri tas yang berisikan Senjata api jenis Glock 17 dan tas merk Tumi di Slipi Jakarta Barat saat kerusuhan tanggal 22 Mei 2019.

"Ini kita tangkap 4 orang karena ada properti Brimob yang dicuri sampai sekarang harus kita amankan. Ada beberapa (properti) seperti senjata api dan sebagainya," ungkap Dia.

Masih kata Dia, pelaku mengakui bahwa benar dirinya telah mengambil tas yang berisi uang 50 juta, STNK motor, kartu ATM, kartu anggota dan senjata api dari mobil Brimob yang telah dirusak pelaku dan massa.

Dari hasil penangkapan tersebut petugas mengamankan 1 pucuk senjata api jenis Glock 17,  1 unit honda Vario hitam, 1 unit HP samsung,  1 unit HP xiomi,  1 unit hp xiomi ,1 unit hp vivo,  13 butir peluru,1 buah jaket,b1 buah cincin emas, 1 buah kalung emas, 1 buah gelang emas, 1 buah celana, 1 pasang sepatu, uang sejumlah  Rp 1.135.000

"Uang yang dicuri dipakai pelaku untuk membeli burung, bayar utang dan beli emas. Sedangkan untuk barang bukti tas, kartu ATM dan kartu anggota, ia bakar untuk menghilangkan barang bukti," terang Kombes Hengki.

Dengan ditangkapnya ke-empat orang tersebut, sudah sejumlah 189 tersangka yang diamankan oleh polisi dari Polres Metro Jakarta Barat.

Sekedar diketahui, pada kerusuhan 22 Mei 2019, di Sekitar Flyover Slipi, tepatnya di samping pintu masuk Wisma BCA, dua bus milik Brimob dibakar oleh massa yang melakukan kerusuhan.

Sementara itu, beberapa bus dan sejumlah kendaraan lain rusak dan kacanya pecah.


Pewarta: Didi Muryadi
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Tuesday, June 4, 2019

Redaksi sukabumiNews

Polres Sukabumi Kota Ringkus 7 Geng Motor XTC yang Kerap Meresahkan Warga

Geng Motor XTC diringkus Polisi.
-- 
sukabumiNews, CIKOLE - Polres Sukabumi Kota meringkus 7 Geng Motor XTC. Dari ketujuh Geng Motor tersebut polisi berhasil mengamankan 16 orang yang di duga akan melakukan tindak pidana termasuk satu orang diantaranya akan melukai dan melawan Aparat Kepolisian.

Anggota kelompok yang kerap meresahkan warga itu diciduk polisi saat aparat kepolisaian sedang melaksanakan razia di Jln. Veteran pada Selasa (4/6/2019).

"Saat dilakukan razia, salah seorang dari 7 geng motor tersebut hendak melawan kepada petugas,” ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro saat konfersi pers usai menggelar Apel Kesiap siagaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H di halaman Gedung Juang Kota Sukabumi, Selasa (4/6/2019).

Kapolres Sukabumi Kota tunjukkan barang bukti sajam yang disita.
Polisi juga berhasil menyita 1 Sajam pedang patimuran, 11 butir Obat Tramadol, 4 butir Trihexphendydyl dan 5 butir Hexyner.

“Yang kami tangkap adalah Genk Motor XTC dan dilakukan tes Urine, alhasil dari 10 orang positif mengkonsumsi Narkoba dan obat keras lainnya,” jelas Kapolres.

Dalam razia tersebut, polisi juga menindak sebanyak 385 pelanggar lalu lintas. Adapun terhadap pelanggal lalulintas polisi menyita 82 lembar SIM,, 224 Stnk, serta 79 unit kendaraan type R 2 dari berbagai merk yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Barang Bukti Motor yang disita.
Kendaraan mereka disita petugas lantaran menggunakan perlengkapan yang tidak sesuai dengan standarnya, baik itu menggunakan knalpot trondol dan sebagainya.

“Dengan adanya kegiatan ini kami harapakan pada malam takbiran diwilayah kota Sukabumi dan sekitarnya bisa aman dan kondusif,” tegas AKBP Susatyo.

Di akhir konferensinya, Kapolres menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kerabat kita dari lingkungan yang tidak baik supaya tidak terpengaruh, baik dalam mengkonsumsi Narkoba, Alkhol dan Obat keras lainnya.

Hadir pada Konfefeni Pers tersebut Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi didampingi Wakil Wali Kota, Andi S. Hamami.

Sementara Walikota sukabumi dalan kesempatan tersebut menuturkan bahwa ia akan melakukan koordinasi dengan Polres Sukabumi Kota. Menurut Fahmi, para pelaku ini tampaknya para pelaku baru yang muncul dari generasi yang ada di wilayah Kota Sukabumi juga.

“Mudah-mudahan kegiatan yang sering dilakukan Kapolres ini bisa semakin menekan dan dapat meminimalisir keberadaan Genk Motor yang hidup kembali di wilayah Kota Sukabumi," tutup Fahmi.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019

Friday, May 31, 2019

Redaksi sukabumiNews

Tiga Pelaku Penadah Curanmor Berhasil Diringkus Polsek Kalideres

Polsek Kalideres Kembali Meringkus Tiga Orang Penadah Motor Curian. (FOTO: Didi Muryadi/sukabumiNews)
sukabumiNews, JAKARTA - Kepolisin Sektor Kalideres Polres Metro Jakarta Barat kembali menagkap para pelaku pendah hasil pencurian sepeda motor (curanmor), kali ini Polsek Kalideres berhasil meringkus tiga orang pelaku penadah motor hasil curian. Ketiganya diketahui berinisial UR (39), MD (36), HS (24).

“Mereka menadah sepeda motor dengan membelinya dari pelaku pencurian, kemudian membongkarnya hingga terurai menjadi beberapa bagian,” ungkap Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat AKP Indra Maulana, kepada sukabumiNews, belum lama ini.

Indra Maulana mengatakan, para pelaku diringkus beberapa waktu kemudian setelah pihaknya menerima laporan dari korban bernama MS (Initsial) yang merasa kehilangan akan sepeda motor miliknya.

“Berawal dari laporan tersebut, anggota kepolisian melakukan penyelidikan hingga diketahui sepeda motor milik korban berada di daerah Pinang Tangerang Banten,” jelas Indra.

Saat digeledah, tutur Indra, diketahui ketiga pelaku sedang membongkar sepeda motor milik korban di dalam sebuah rumah yang merangkap sebagai bengkel. “Selain spare part motor milik korban, juga ditemukan berbagai macam sparepart sepeda motor lain yang diduga juga berasal dari hasil kejahatan," tambahnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat AKP Syafri Wasdar menjelaskan bahwa para pelaku menjual berbagai onderdil kendaraan sepeda motor yang sudah dipretelinya di luar Jakarta. “Menurut pengakuan tersangka hal ini dilakukan supaya aksinya tidak mudah dicium, baik itu oleh petugas Kepolisian maupun korban,”  tutur Syafri Wasdar.

Dari hasil pengungkapkan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Honda New Vario dengan kondisi terurai, beberapa kendaraan bermotor, satu lembar STNK, satu buah obeng, dan satu buah kunci letter T.

Pewarta: Didi Muryadi
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Redaksi sukabumiNews

Polsek Kalideres Bekuk 2 Pria Pembawa Sabu dan Pil Ekstasi

sukabumiNews, JAKARTA - Kepolisian Sektor Kalideres Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap jaringan Narkoba antar Provinsi. Dua orang tersangka berinisial LKH (41) dan H (34) berhasil dibekuk polisi lantaran kedapatan ingin mengedarkan narkoba.

Terungkapnya jaringan narkoba tersebut berawal dari anggota Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat pimpinan Kanit Reskrim AKP Syafri Wasdar mengamankan seorang laki-laki (LKH) yang dicurigai akan berbuat kejahatan. Setelah digeledah ternyata di dalam kantong celananya ditemukan kantong plastik berisi cangklong dan beberapa kunci rumah.

"Dari penggeledahan tersebut, kami temukan barang bukti 8017 butir pil ekstasi, narkotika jenis sabu dengan total seberat 2072 gram sabu," ungkap Kapolsek Kalideres AKP Indra Maulana Saputra, Kamis (30/05/19).

Dengan ditangkapnya LKH, polisi kemudian melakukan pengembangan, dan melakukan penggeledahan di tempat tinggal LKH yang beralamat di Apartemen  City Resort, Cengkareng Jakarta Barat.

Di tempat itu polisi berhasil menangkap tersangka H alias A, yang merupakan kaki tangan dari LKH. "Tersangka H kita tangkap di kamar kost Perumahan Dadap Residen Kosambi Tangerang Banten, dengan barang bukti berupa 465 butir pil ekstasi," jelas Indra.

Indra menambahkan bahwa menurut pengakuan tersangka, Barang Haram Ini akan diedarkan saat malam takbiran.

Masih tambah Indra, berdasarkan keterangan tersangka LKH, ia juga membuat eksperimen dengan memproduksi narkoba baru jenis cair.

"Barang bukti tersebut didapat oleh tersangka LKH setahun yang lalu atas perintah ER (DPO) untuk menjemput narkoba tersebut dari daerah Rantau Prapat Sumatera Utara, namun dibelokkan oleh tersangka," tuturnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2) Juncto pasal 132 ayat (1) UU RI tahun 2009 tentang narkotika.


Pewarta: Didi Muryadi
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
close
close
close