News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Berita TOP 5 sukabumiNews Pekan Ini

Berita TOP 5 sukabumiNews Pekan Ini

Gambar ILustrasi.

sukabumiNews.net – Urutan pertama BERITA top 5 sukabumiNews pekan ini ditempati berita seputar isu dugaan pemotongan insentif Nakes oleh Kapuskesmas dengan judul “Plt Kadinkes Asahan Menyebut Dugaan Pemotongan Insentif Nakes Kebijakan Internal Kapuskes”.

Masih seputar Isu pemotongan Isentif Nakes di Asahan, berita berjudul “Terkuak Dugaan Pemotongan Insentif Nakes Penanganan Covid-19 di Kabupaten Asahan” menempati urutan ke 2 BERITA top 5 sukabumiNews akhir pecan ini.

Di psisi ke-3 ditempati berita dengan judul “Ponpes As-Sunnah Lombok Timur Diserang Sekelompok Massa Tak Dikenal”, disusul dengan berita berjudul “Puslatpurmar 6 Antralina Salurkan Bantuan Sembako dari Alumni AKABRI 2001 untuk Korban Bencana” yang menempati posisi ke-4.

Sedangkan di posisi ke-5 ditembati berita berjudul “Bocah 6 Tahun Tewas Terseret Air Drainase Jalan Nasional Kiaradua - Jampang Kulon”, yang sebelumnya menempati posisi pertama Top 5 sukabumiNews pekan kemarin.

1. Plt Kadinkes Asahan Menyebut Dugaan Pemotongan Insentif Nakes Kebijakan Internal Kapuskes

ASAHAN (SUMUT) – Mencuatnya kasus dugaan pemotongan insentif tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Air Teluk Kiri (ATK) Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) semakin menjadi polemik di jajaran para Bidan dan Perawat tempat mereka bertugas.

Terkait persolan ini, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr Hari Sapna saat dikonfirmasi sukabumiNews.net, di ruang Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Rabu (29/12/2021) menyatakan, tidak ada perintah soal dugaan pengutipan dan atau pemotongan dana insentif Nakes penanganan Covid-19 sejak tahun 2020 dan 2021 kepada Kapus.

Selengkapnya, baca di sini!

2. Terkuak Dugaan Pemotongan Insentif Nakes Penanganan Covid-19 di Kabupaten Asahan

ASAHAN (SUMUT) – Insentif penanganan pasien Covid-19 yang diterima tenaga kesehatan di Kabupaten Asahan Sumatera Utara (Sumut) diduga ada pemotongan.

Pemotongan tersebut diguga terjadi lantaran kebijakan tracking massal oleh oknum-oknum tertentu, khusus menangani pasien Covid-19.

Menurut salah seorang nakes yang menangani pasien Covid-19 di salah satu Puskesmas di Kabupaten Asahan, Insentif penanganan pasien Covid-19 yang diterima tenaga kesehatan di Kabupaten Asahan tidak beraturan.

Selengkapnya, baca di sini!

3. Ponpes As-Sunnah Lombok Timur Diserang Sekelompok Massa Tak Dikenal

LOMBOK TIMUR (NTB) – Pondok pesantren (Ponpes) As-sunnah di Bagek Nyaka, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur diserang oleh sekelompok massa tak pada Ahad dini hari.

Massa tak dikenal itu menyerang pesantren, merusak dan membakar sejumlah fasilitas pesantren termasuk mobil dan sebuah klinik.

Tidak hanya itu, massa juga membakar bangunan setengah jadi yang diduga akan difungsikan sebagai masjid di Desa Mamben, Kecamatan Wanasaba, yang letaknya jauh dari lokasi Pesantren As-sunnah.

Baca selengkapnya di sini!

4. Puslatpurmar 6 Antralina Salurkan Bantuan Sembako dari Alumni AKABRI 2001 untuk Korban Bencana

CIBADAK – Puslatpurmar 6 Antralina bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan sosial dari Alumni AKABRI 2001 berupa ratusan paket sembako kepada jompo, anak yatim dan korban bencana alam.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Aula Kantor Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, kabupaten Sukabumi pada Rabu (29/12/2021).

Hadir dalam kegiatan ini Danpuslatpurmar 6 Antralina, Letkol Mar Ombun Tarera Sipahutar, M. Si. (Han), Kalak BPBD Kabupaten Sukabumi, Wawan Godawan, Camat Cibadak, Drs. Lesto Rosadi, Danramil 0607-11/Cibadak, Kapten Inf A. Amin. Unsur Polsek Cibadak dan Kades Pamuruyan, Rudi Hardiansah.

Selengkapnya, baca di sini!

5. Bocah 6 Tahun Tewas Terseret Air Drainase Jalan Nasional Kiaradua - Jampang Kulon

WALURAN – Muhammad Miftahul Rizky, bocah 6 tahun warga Kampung Galumpit, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran pada Rabu 29 Desember 2021 dikabarkan tewas terseres air drainase.

Bocah yang baru duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar itu dikabarkan meninggal dunia setelah terseret air drainase yang berada di samping ruas jalan Nasional Kiaradua - Jampang Kulon, tepatnya di depan toko bangunan di Kampung Neglasari RT 15/03, Desa Sukamukti, Kecamatan  Waluran, Kabupaten Sukabumi.

Selengkapnya, baca di sini!

Red*
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2021

Tags

Daftar

Website sukabumiNews.net Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita PT SUKABUMINEWS MULTI MEDIA. Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.

Post a Comment

Anda boleh beropini dengan mengomantari Artikel di atas