Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Saturday, July 4, 2020

Redaksi sukabumiNews

FIFA Tinjau Enam Stadion Indonesia pada September 2020

Menpora Zainudin Amali (kanan) dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan
Menpora Zainudin Amali (kanan) dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan melakukan salam siku seusai konferensi pers terkait penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (3/7/2020). ANTARA FOTO/Humas Kemenpora-Satria Loka/sgd/pras. 

sukabumiNews.net, JAKARTA – Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan FIFA akan datang ke Indonesia pada September 2020 untuk meninjau enam stadion yang digunakan untuk Piala Dunia U-20 tahun 2021.

"FIFA akan ke Indonesia pada September 2020," kata Iriawan di Jakarta, Jumat.

PSSI mengajukan enam stadion kepada FIFA sebagai tempat pertandingan Piala Dunia U-20 tahun depan, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, Stadion Jakabaring di Palembang, Stadion Si Jalak Harupat di Bandung, Stadion Manahan di Solo, Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya dan Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar.

Keenam stadion telah mendapatkan persetujuan dalam rapat kabinet terbatas dipimpin Presiden Joko Widodo pada Rabu 1 Juli lalu.

PSSI menegaskan keenam stadion itu sudah diinformasikan kepada FIFA. Koordinasi ini penting karena PSSI melakukan perubahan terhadap stadion Piala Dunia U-20.

Sebelumnya, dalam surat 14 April 2020 yang ditandatangani Chief Tournaments and Events Officer FIFA Colin Smith, FIFA mencatat wilayah yang menjadi lokasi stadion Piala Dunia U-20 adalah Jakarta (Stadion Utama Gelora Bung Karno), Bogor (Stadion Pakansari), Yogyakarta (Stadion Mandala Krida), Surakarta (Stadion Manahan), Surabaya (Stadion Gelora Bung Tomo) dan Bali (Stadion Kapten I Wayan Dipta) sesuai dengan proposal pengajuan tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh PSSI.

Artinya, dengan penetapan enam stadion terbaru, ada dua stadion yang dicoret dari daftar sebelumnya yaitu Stadion Pakansari dan Stadion Mandala Krida.

Menurut Mochamad Iriawan, pergantian itu dilakukan dengan beberapa alasan seperti situasi di Yogyakarta yang rawan letusan Gunung Merapi.

"FIFA menanyakan tentang Gunung Merapi. Itu menjadi catatan karena kita tidak bisa memperkirakan kapan terjadi letusan," kata Iriawan.

Saat ini yang menjadi perhatian pemerintah dan PSSI adalah soal pembangunan dan perbaikan lapangan latihan di sekitar stadion tempat pertandingan.

FIFA memang mewajibkan ada lima lapangan atau stadion untuk tempat latihan tim dan wasit di sekitar stadion lokasi laga.

"Beberapa stadion sudah memiliki fasilitas latihan cukup baik terutama di Jakarta. Untuk yang lain akan segera dipersiapkan khususnya di Bali," kata Iriawan.

BACA : Ini Enam Stadion untuk Piala Dunia U-20 Tahun 2021 Termasuk Manahan Solo


Pewarta : ANTARA
Editor: Red*
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close