Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Saturday, April 4, 2020

Azis Ramdhani

PDP Asal Cibodas Palabuhanratu Meninggal, Kadinkes: Warga Tak Usah Takut Menguburkan

korban Covid-19 warga Cibodas Palabuhanratu
sukabuminews.Net, PALABUHANRATU - Meninggalnya seorang warga asal Desa Cibodas, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi paja Jum'at (3/4/2020) pukul 21.00 WIB, banyak menuai pertanyaan dari berbagai kalangan di masyarakat.

Pasalnya, berdasarkan informasi yang diterima dari Pusat infromasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi yang diterima dari pihak RSUD Sekarwangi menerangkan bahwa hasil pemeriksaan Rafid Test pasien dinyatakan positif dan menunjukan gejala covid-19.

Mengenai hal tersebut, Kadinkes Kabupaten sukabumi, yang juga selaku Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi covid-19 Kabupaten Sukabumi, Harus Alrasyid menjelaskan, pada awalnya informasi yang diterima memang seperti itu.

"Padahal dari hasil Swab yang di keluarkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jakarta, pasien tersebut tidak terconform covid 19, pasien tersebut meninggal dalam perawatan di ruang Isolasi RS dan telah ditangani dengan Layak sesuai Protokol kesehatan," jelas Harus Alrasyid kepada sukabumiNews, Sabtu (4/4/2020) pagi.

BACA: Masyarakat Diimbau Tidak Panik, Hasil Rapid Test Positif Belum Tentu Hasil Swab nya Positif

BACA Juga : Tetap Tawakkal dan Waspada dalam Menghadapi Pandemi Corona

Harun menegaskan bahwa warga tidak perlu takut untuk menerima dan menguburkan  jenazah akibat covid, lantaran jelas Harun, akan lebih beresiko lagi kalau tidak dimakamkan.

"Prosedur dan protokol kesehatan jelas bagi korban akibat covid-19, ada beberapa tahapan yang dilakukan rumah sakit, pertama akan disemprot desinfektan, dibalm/balsem, dibungkus plastik, ditutup peti mati. Dan itu dipastikan aman," jelas Harun.

Jadi tegas Harun, kalau tidak dimakamkan, justru matarantainya tidak terputus, malah jadi menyebar kemana mana. "ini yang lebih beresiko, malah saya sampaikan apresiasi untuk warga Cibodas ini, artinya masyarakatnya sudah berfikir lebih maju," pungkasnya.

Sementara itu pasen yang meninggal dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Jenazah tiba dirumah duka sekitar pukul 21.00 WIB, menggunakan ambulans dari RSUD Sekarwangi pada Jumat (3/4/20) malam.

Jenazah yang tiba di rumah duka sudah dikemas rapi dalam peti mati dan langsung diturunkan oleh tiga orang petugas rumah sakit lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD). Proses pemakaman pun dijalankan sesuai protokol kesehatan penanganan virus corona.

BACA : ODP di Kabupaten Sukabumi Alami Peningkatan dari 2638 Menjadi 3087 Orang

BACA Juga: Hasil Swab Seorang Warga Kota Sukabumi Dinyatakan Positif Covid-19

Pewarta : Azis R
Editor : AM.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close