Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Tuesday, December 24, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ozil Dihapus dari Game Sepak Bola PES 2020 di Cina

Mesut Ozil
Mesut Ozil. (Foto BBC)   
sukabumiNews.net, CINA – Bintang klub sepak bola Arsenal Mesut Ozil telah dihapus dari game sepak bola komputer di Cina. Langkah ini dilakukan usai perseteruan antara pesepakbola Muslim asal Jerman ini dengan Cina semakin meningkat di media sosial terkait isu Muslim Uighur yang mendapat diskriminasi.

NetEase, perusahaan yang menerbitkan waralaba Pro Evolution Soccer (PES) di Cina, mengatakan akan menghapus pemain sepak bola Liga Primer Inggris ini dari produk mereka, termasuk edisi yang paling populer, PES 2020 Mobile.

“Pemain Jerman Ozil memposting pernyataan ekstrem tentang Cina di media sosial,” kata NetEase, perusahaan teknologi internet Cina, Selasa (17/12/2019).

Perusahaan itu mengklaim komentar Ozil telah “Melukai perasaan para penggemar di Cina dan melanggar semangat olahraga yang mengangkat cinta dan perdamaian. NetEase tidak akan memaafkan ini.”

Sebelumnya Ozil, pesepakbola Muslim keturunan Turki, mengatakan bahwa umat “Muslim tetap diam” atas apa yang ia sebut ‘penganiayaan’ yang dilakukan rezim komunis Cina terhadap Uighur di Xinjiang.

Di akun Instagram-nya, Ozil menyebut Uighur sebagai “Pejuang yang melawan penganiayaan…Mereka adalah orang-orang beriman yang berjuang sendirian melawan rezim yang secara paksa menjauhkan Uighur dari Islam.”

BACA Juga: Seperti Ozil, Sonny Bill Williams Berani Suarakan Protes untuk Bela Uighur

Pewarta: Red.
Sumber: Islampos | Middleeastmonitor
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close