Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Sunday, December 1, 2019

Redaktur

Limbah Lumpur Cemari Sungai Cikaso, Ratusan Warga Tuntut Perusahaan PLTHM

Ratusan Warga Tuntut Perusahaan PLTHM
Warga tiga desa di Kecamatan Kalibunder dan Tegal Buleud melakukan audensi dengan pihak perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di jembatan Cikaso, Sabtu (30/11/2019).  
sukabumiNews, KALIBUNDER - Ratusan warga yang merupakan perwakilan dari tiga desa, yakni Desa Bojong, Desa Bangbayang dan Desa Sirnamekar, Kecamatan Kalibunder Kabupaten Sukabumi meminta kepada pihak perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) agar segera menyelesaikan persoalan tercemarnya sungai Cikaso.

Uniknya, permintaan tersebut disampaikan warga tidak suatu ruangan, akan tetapi digelar di Jembatan Cikaso yang merupakan jembatan penghubung Kecamatan Kalibunder, Kecamatan Tegalbuleud dengan Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi.

"Kurang lebih 200 orang yang hadir melakukan audensi dengan pihak perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), diantaranya warga Desa Bojong, Kecamatan Kalibunder dan Desa Bangbayang juga Desa Sirnamekar dari Kecamatan Tegalbuleud," ungkap tokoh pemuda Ali Pakan kepada sukabumiNews, Sabtu (30/11/2019).

Kendati begitu, Ali meminta tanggung jawab dua perusahaan PLTMH soal limbah lumpur yang mencemari Sungai Cikaso dan berdampak keruhnya sungai tersebut.

Tokoh Pemuda Desa Bojong Kecamatan Kalibunder itu mengungkapkan, sudah hampir berjalan 6 tahun dua perusahaan tersebut membuang limbah ke sungai Cikaso.

Namun kata dia, ketika warga meminta pertanggung jawaban kedua perusahaan tersebut tentang pecemarannya, kedua perusahaan itu saling lempar tanggung jawab.

"Kami menuntut adanya pertanggung jawaban kedua pihak perusahaan atas pencemaran sungai Cikaso yang airnya sering dimanfaatkan oleh warga beberapa desa,"terang Ali.

Ali mengatakan, yang dibutuhkan saat ini adalah air bersih karena air yang biasa digunakan warga dari Sungai Cikaso tercemar. "Kami masih berkoordinasi dengan pihak Tamaris, kedua Kepala Desa dan pihak kepolisian," pungkasnya.

Pewarta : Kuncir
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

TRENDING TOPIK
close