Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Sunday, December 8, 2019

Redaktur

Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Terima 4000 Keping Blangko E-KTP

Kadisdukcapil kabupaten sukabumi, Sofyan Effendi
sukabumiNews, CICANTAYAN – Menanggapi isu mengenai sulitnya mendapatkan e-KTP atau KTP Elektronik, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi H. Sopyan Effendy mengatakan bahwa KTP Elektronik ini bukan susah membuatnya, akan tetapi proses untuk mendapatkan keping KTP itu yang agak lambat.

“Alhamdulillah saya menerima 4000 keping, sekarang saya prioritaskan untuk yang 6 bulan ke atas,” ungkapnya kepada sukabumiNews, ditemui di acara Rapat Koordinasi KPU di Hotel Augusta, Jalan Cikukulu Cicantayan Kabupaten Sukabumi belum lama ini.

Cara mendapatkan e-KTP atau KTP Elektronik itu juga kata Sofyan bukan susah membuatnya, tapi proses untuk mendapatkan keping KTP itu yang agak lambat.

“Kalau proses membuat e-KTP itu mudah, satu jam juga nggak, direkam, paling lama 10 menit, jadi surat keterangan (suket),” tegas Sofyan.

Pembuatan e-KTP juga jelas Sofyan tidak bayar alias gratis. Kalaupun ada yang mau bayar atau memberinya tambah Sofyan, terserah kepada masing-masing.

“Yang jelas pembuatannya itu gratis,” tegas Sofyan.

Untuk itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi ini meminta kepada pers atau awak media untuk membanatu mensosialisasikannya.

"Saya meminta kepada awak media untuk ikut membantu dalam hal mensosialisasikan, jangan sampai ada perbedaan modifikasi antara surat suket dengan e-KTP,” tandas Sofyan.

Ia menambahkan, pemilik e-KTP yang ganti status, pindah tempat atau hilang maka harus diganti dengan Surat Keterangan (Suket). Suket tersebut, lanjut dia, nantinya akan berlaku hingga 6 bulan sejak diterbitkannya tanggal surat tersebut.

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Sampaikan pendapat dan saran Anda setelah membaca artikel di atas..

Memuat...
close