Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Sunday, December 8, 2019

Redaktur

Ulah Developer, Jalan Lio Santa Kherkof Dibanjiri Lumpur, Puluhan Pemotor Kerap Jadi Korban

Jalan Lio Santa Kerkop
sukabumiNews, CITAMIANG - Akibat air hujan yang mengguyur wilayah Sukabumi akhir-akhir ini, Jalan Lio Santa Kherkof Kota sukabumi dibanjiri lumpur.

Selain akibat cuaca huja, tanah lumpur yang melimpah di badan jalan juga diduga akibat limpahan tanah dari sebuah kapling yang akan dijadikan perumahan di wilayah Kelurahan Gedongpanjang Kecamatan Citamiang Kota sukabumi.

Akibatnya, tak sedikit pengemudi kendaraan motor (pemotor) jatuh terpeleset saat melewati jalan tersebut.

cuci motor
salah satu pemotor yang terjatuh sedang membersihkan/mencuci motornya yang penuh lumpur tanah akibat terjatuh.    
"Jalannya sangat licin karena banyak lumpur sehingga saya tidak bisa mengendalikan motor dan jatuh terperosok," ungkap Wawan (22) seorang sales salah satu perusahaan kepada sukabumiNews, Sabtu (7/12/2019).

Wawan yang saat itu hendak berangkat kerja, akhirnya harus kembali lantaran pakaiannya penuh dengan lumpur akibat terjatuh.

jalan dipenuhi limpur tanah
Jalan Lio Santa Kerkop penuh dengan lumpur tanah
Wawan menyayangkan tindakan Developer yang seharusnya bertanggung jawab lantaran tanah dari perumahan saat ini masih dalam tahapan Cut and fill. Pemerintah dan dinas terkait juga kata Wawan harus sigap menangani permasalahan ini.

"Bagaimana kalau pengendara motor yang melintasi Jalan Kerkop dan membonceng wanita yang sedang hamil, bisa jatuh ini, siapa yang mau di salahkan," cetus Wawan, kesal.

Baca: Banjir Lumpurdi Jalan Kherkof, Developer Tuding Pemkot Sukabumi Lamban Keluarkan Izin

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Sampaikan pendapat dan saran Anda setelah membaca artikel di atas..

Memuat...
close