Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Saturday, December 7, 2019

Redaktur

Museum Prabu Siliwangi Diikutsertakan Pada Pameran Benda Pusaka di Tangerang

sukabumiNews, TANGERANG - Pameran Benda Pusaka dan Kitab Kuno dari Museum Prabu Siliwangi warnai Festival Budaya Nusantara III yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang.

Keikutsertaan Museum Prabu Siliwangi di Festival Budaya Nusantara III Kota Tangerang sebagai Tamu Kehormatan yang diundang secara khusus oleh Panitia Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang melalui bantuan DWIPA Production.

DWIPA Production merupakan perusahaan di bidang PEO (Profesional Event/Exhibition Organizer) yang juga anggota dari Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) wilayah Banten.

Beragam benda yang ada di Museum Prabu Siliwangi meliputi 131 benda batu, 60 benda keramik dinasti cina, 16 benda logam & kuningan, 165 benda senjata dan pusaka, serta 269 naskah dan kitab kuno ikut dipamerkan pada pameran yang digelar Jum'at (6/12/2019) Sore itu.

“Dari 641 benda yang ada di Museum Prabu Siliwangi hanya sebagian kecil yang ditampilkan pada pameran budaya ini, ujar Kurator Museum, Juanda kepada sukabumiNews, Sabtu (7/12/2019).

Benda-benda tersebut kata Juanda, 70 persennya adalah warisan keluaraga besar Raden Sumawinata yang merupakan keturunan ke 15 Prabu Siliwangi.

Juanda menjelaskan, saat ini warisan tersebut dipelihara oleh Prof. DR. KH. Rd. Adpt. M Fajar Laksana SE., CQM., MM., Ph.D yang merupakan keturunan ke 17 Prabu Siliwangi yang silsilah keturunannya tercatat di Kitab Suwasit Museum Prabu Siliwangi.

“Selain itu, ada juga warisan tak benda atau tidak berwujud yang ada di Museum Prabu Siliwangi yang meliputi tradisi Jaman Padjajaran, tradisi ilmu pengobatan herbal budaya sunda, silat sunda Padjajaran, dan kitab kuno warisan Walisongo,” tambah Juanda.

Salah satu tradisi jaman Padjajaran ungkap Juanda, yaitu Maen Bolo Leungeun Seuneu (Boles) dan Ngagotong Lisung Padjajaran yang biasa dikenal dengan nama Lisung Ngamuk.

“Kemudian, pengobatan herbal yang dikembangkan oleh Etnofarmaka Al-Fath. Silat yang diwariskan oleh keluarga Waruka Sakabumi Padjajaran yang kemudian dikembangkan lagi menjadi nama Perguruan Silat Maung Bodas,” terang Juanda.

Pewarta : Gilang
Editor : AM.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Sampaikan pendapat dan saran Anda setelah membaca artikel di atas..

Memuat...
close