Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Friday, November 15, 2019

Redaktur

Wali Kota Sukabumi Jenguk Belasan Anak SD yang Diduga Mengalami Keracunan


Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi saat menjenguk korban yang diduga keracunan di RSUD R Syamsudin SH (Bunut), Jum'at (15/11/2019).  
sukabumiNews, CIKOLE - Belasan pelajar Sekolah Dasar (SD) di komplek Puri Cibeureum Permai I, Jalan Tampomas, Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin SH.

Mereka dibawa ke Rumah Sakit lantaran mengalami pusing-pusing dan sakit setelah memakan jajanan permen.

Kasubag Hukum dan Humas RSUD Syamsudin SH, Supriyanto mengatakan, pasien yang diperiksa berjumlah 13 anak dengan usia di kisaran 8 tahun. Mereka dibawa oleh orang tuanya ke rumah sakit lantaran mengeluhkan rasa sakit usai makan permen disekolah.

"Barusan saya dapat informasi ada pasien masuk 13 anak. Dugaan sementara, mereka mengalami keracunan setelah memakan jajanan di sekolah, "kata Supriyanto kepada wartawan, Jum'at (15/11/2019).

Belum diketahui pasti jenis makanan yang diduga menyebabkan keracunan masal tersebut. “Informasi sementara, sakitnya belasan anak tersebut akibat makan permen,” tambahnya.

Namun demikian, kata Supriyanto, kondi mereka saat ini sudah membaik meski pihak Rumah Sakit masih melakukan observasi.

"Saat ini kondisinya bagus, sementara belum ada indikasi untuk dirawat, kita masih melakukan observasi, kita lihat kedepannya apakah masih ada keluhan lainya atau tidak," terangnya.


Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

TRENDING TOPIK
close