Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Saturday, November 23, 2019

Redaksi sukabumiNews

Ribuan Santri se-Indonesia akan Ikuti Pekan Olahraga dan Seni di Bandung

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Prof Kamaruddin Amin
Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag, Prof Kamaruddin Amin ketika diwawancarai wartawan.  
sukabumiNews, JAKARTA Pekan Olahraga dan Seni antar pondok pesantren tingkat nasional (pospenas) akan digelar Kementerian agama (Kemenag) di Bandung, Jawa Barat pada 25-30 November 2019. Sebanyak 3.090 santri akan berpartisipasi memeriahkan pospenas ke-8 yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali ini.

“Ada sekitar 3.090 santri yang akan berpartisipasi dan tidak kurang dari 1.500 peserta olahraga dan seni yang akan berpartisipasi dalam event ini,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag, Prof Kamaruddin Amin di Kantor Kemenag, Jumat (22/11/2019) kemarin.

Prof Kamaruddin menjelaskan, ada 6 cabang olahraga (cabor) dan cabang seni (cani) yang akan dilombakan dalam pospenas. Cabor yang dilombakan di antaranya atletik, voli, pencak silat, futsal, senam santri dan olahraga tradisional hadang. Sementara Cani seni yang dilombakan di antaranya kaligrafi islami, seni lukis islami, seni kriya, seni hadrah, cipta dan baca puisi, stand up comedy, dan pidato Bahasa Indonesia, Arab serta Inggris.

Dirjen Pendis berharap pospenas bisa menjadi pemicu semangat untuk anak-anak indonesia. Supaya para santri tidak hanya memperdalam ilmunya dalam bidang tafaqquh fiddin, tapi mereka juga bisa punya semangat dan jiwa seni serta olahraga.

Tentu pada akhirnya para santri bisa memiliki nasionalisme karena mereka bisa saling bertemu dan diskusi di ajang pospenas. Sehingga dari ajang pospenas dapat melahirkan karakter positif seperti sportifitas dan integritas pada diri para santri.

Mereka kita harapkan bisa menumbuhkan sikap semangat kompetisi yang jujur dan adil, itu yang kita harapkan dari pekan olahraga dan seni antar pondok pesantren tingkat nasional ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pospenas merupakan salah satu media untuk meningkatkan kebugaran jasmani, rohani, dan prestasi. pospenas diselenggarakan melalui nota kesepahaman kerjasama antara Menteri Agama, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Menteri Pariwisata yang diketahui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

BACA Juga: Lestarikan Seni Budaya Sunda, Puluhan Paguron Hadiri Milangka Mustika Putra Pasundan

Pewarta: DM
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close