Breaking

Wednesday, October 30, 2019

Redaktur

Krisis Air Bersih Masih Dialami Warga Kampung Ciembe Padabeunghar

sukabumiNews, JAMPANG TENGAH – Meski beberapa hari terakhir pada bulan November 2019 ini hujan sudah mulai turun, namun krisis air bersih masih terjadi di beberapa daerah di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Salah satunya di Kampung Ciembe, Rt. 005/001 Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Bahkan di wilayah tersebut hampir seluruh sumber air mengalami kekeringan.

Warga sekitar, Rini (37) mengatakan, untuk kebutuhan minum serta aktivitas MCK, ia dan warga lainnya harus rela mengantri untuk mendapatkan air, sebab dampak kemarau tahun ini hanya menyisakan satu sumber air saja.

"Kami harus antri karena cuma sumur ini yang masih ada airnya. Keadaan ini sudah lama, semenjak musim kemarau," ujar Rini kepada sukabumiNews, Rabu (30/10/2019).

Rini dan warga lainnya mengeluhkan kondisi tersebut. Pasalnya, selain harus mengantri untuk memperoleh air, jarak sumber air tersebut juga cukup jauh dari pemukiman. Bahkan mereka harus rela berebut antrian jika sedang ada kebutuhan mendesak.

Baca juga: Warga Cimenteng Curugkembar Berebut Air Bersih Akibat Kekeringan

"Kadang-kadang kita harus antri dari subuh, sebab jika terlalu siang mungkin akan lama mendapatkannya," keluh Rini.

Senada dengan Rini, warga lainnya semisal Esih, juga merasakan lelah lantaran harus bolak-balik dan antri untuk mengambil air ke sumur tersebut, meski sebetulnya bagi Esih bisa saja mendapatkan air dengan membelinya. Namun cukup merepotkan juga jika harus mengeluarkan uang untuk membeli air setiap hari.

"Disini ada juga yang menjual, harganya Rp120 ribu per tanki. Namun kami tidak punya cukup uang jika harus membelinya setiap hari,” ungkap Esih.

Esih mengaku pasrah dalam menjalani kondisi ini selama berbulan-bulan. Meski ia sudah pernah mengeluhkan keberadaan tersebut melalui ketua RT-nya, namun kata Esih, sampai saat ini belum ada perhatian dari pihak pemerintah desa.

"Oleh karena itu saya minta untuk segera ada bantuan terkait kondisi ini, karena sudah lelah harus bolak -balik mengambil air, berat membawanya," tegas Esih.

Baca juga: Pemerintah Kecamatan Simpenan Distribusikan Ribuan Liter Air Bersih bagi Warganya

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
sukabumiNews, JAMPANG TENGAH – Meski beberapa hari terakhir pada bulan November 2019 ini hujan sudah mulai turun, namun...
Dikirim oleh SUKABUMInews pada Rabu, 30 Oktober 2019
Berita menarik lainnya:
Masukan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu


TRENDING TOPIK
close