Breaking
loading...

Friday, August 16, 2019

Redaksi sukabumiNews

Warga Cimenteng Curugkembar Berebut Air Bersih Akibat Kekeringan

musim kemarau butuh air bersih
Warga Cimenteng dibatu Kadus dan Kasi Trantib Desa Cimenteng tengah membantu warga membagikan Air Bersih yang didatanggan dari BPBD.  
sukabumiNews, CURUGKEMBAR - Lebih dari 500 orang warga Kp. Cimenteng, Cibaregbeg, Cibodas dan Pasir Bendera, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, berebut air bersih yang didatangkan Badan Penaggulangan Bencana Daerhah (BPBD) Kabupaten Sukabumi lantaran warga yang berada di wilayah kecamatan terebut kekurangan air akibat kekeringan pada musim kemarau ini.

Kedatangan 3 tangki air dari BPBD yang disambut antusias warga tiga dusun ini bermula dari permohonan Pjs Kades Cimenteng, Dadang Nurjaman kepada BPBD atas inisiativ BPD dan LPM , beserta tokoh masyarakat Desa Cimenteng yang disampaikan langsung oleh Pjs Kades kepada BBPD setempat.

“Kami menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak terutama para Kadus, pemuda dan tokoh masyarat yang telah membantu menyampaikan aspirasi warga Cimenteng yang hari ini memang sangat membutuhkan bantuan air bersih,” ungkap Dadang kepada sukabumiNews, melalui Selulernya, Jum’at (16/8/2019).

Dadang juga sangat berterimakasih kepada BPBD, karena sudah berkenan menindak lanjuti permohonan warga Cimenteng. Tak terkecuali kepada Kadus Pasirbendera Ade Yasi, Kadus Cibaregbeg Ustadz Hamid, dan Kadus Pasis Suit yang sejak awal mengusulkan adanya hal ini.

“Ada dua permohonan lagi yang menjadi prrioritas. Mudah-mudahan pihak terkait dapat segera mengabulkan permohonan kami, yaitu Pipanisasi dan PJU,” terang Pjs Kades yang baru 3 bulan dilantik dan menjadi Pjs Kades Cimenteng itu.

Terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) Dadang meminta juga agar Dinas Perhubungan (Dishub) segera mengabulkan permohonannya karena selama ini di terlihat masih sangat minim.


Pewarta: AM.
Editor: Red.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Masukan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

close
close
close