Breaking
loading...

Thursday, May 9, 2019

Redaksi sukabumiNews

Pendekar Indonesia Ajarkan Jurus Silat di Pompes Dzikir Al-Fath

sukabumiNews,  GUNUNG PUYUH - Pendekar Silat Internasional asal Indonesia yang juga sebagai pemeran Aktor laga Hollywood, Cecep Arif Rahman mengajarkan jurus-jurus silatnya kepada ratusan Santri Pondok Pesantres (ponpes) Dzikir Al-Fath di Aula Ponpes yang beralamat di Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi itu, Rabu (8/5/2019) malam.

Cecep Arif Rahmanyang biasa di sapa Kang Cecep mengungkapkan rasa senang bisa datang ke pompes Dzikir Al-Fath meski belum cukup lama kenal dengan Pimpinan Ponpes tersebut, yaitu KH. Fajar Laksana. “Ya, sekitar satu tahunan lebih saya tahu, Alhamdulilah baru tahun ini bisa bersilaturahmi ke ponpes ini,” kata Kang Cecep kepada sukabumiNews.

“Kalau di tahun yang lalu saya bertemu pak Kyai di Banten,” imbuhnya.

Cecep mengaku klop dengan pimpinan ponpes ini lantaran ayahnya termasuk Kyai juga. Selain itu tambah Cecep, diantara keluarganya di Pondok Pesantren, hanya Dia yang menjadi Pesilat dibandingkan dengan saudara yang mengikuti jejak kelurganya yang lain.

Cecep juga menyebut, dulu bapaknya pun mengajar silat, meski tidak secara fisik. Akan tetapi Pamannya lah yang mengajarkan silat dan menggemblengnya secara detail kepadanya.

Dia mengungkapkan, sejak dahulu memang Silat ini identik dengan Pesantren, karena di pesantren kita mengolah batin, tata krama, juga akhlaknya supaya sehat lahir batin.

“Ya, seperti di Ponpes Dzikir Al-fath ini, walau pun Full mulai dari Dzikir dan pelajaran Agama lainnya, ternyata untuk membina fisiknya ada Pencak Silatnya juga," tutur Kang Cecep.

Oleh karenanya Cecep sangat mengapresiasi karena memang ini yang harus dilakukan oleh semua pesantren. "Seperti pepatah orang Minang, silat di dalam suroh keluar dari suroh langsung bersile. Artinya, belajar agama di dalam suroh pas keluar suroh langsung belajar silat di halaman," jelas Dia.

Kang Cecep juga berinisiatif untuk mengamalkan ajaran tersebut. Lataran menurutnya, silat sama halnya dengan mengaji. “Kalau kita lebih mengamalkan, lebih mengembangkan, tidak akan ada ilmu silat atau pun ilmu mengaji yang hilang karena diberikan kepada orang lain, yang ada malah akan semakin bertambah,” jelasnya lagi.

“Disini saya sambil mempelajari apa yang belum saya dapatkan. Dan apa pun yang saya dapatkan di sini akan langsung saya ajarkan kembali. Tidak harus menunggu sampai saya lulus, karena dalam silat tidak ada istilah lulus," pungkas Kang Cecep.


Pewarta: Azis R.
Editor: AM.
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

close
close