Breaking

Saturday, January 5, 2019

Redaksi sukabumiNews

Bocah 6 Tahun Penderita Tumor Batang Otak Itu, Akhirnya Meninggal Dunia

Gunung Guruh,  SUKABUMINEWS.net Salwa Salwiyah (6) bocah asal Kp. Mekar Jaya Rt. 003/002 Desa Sirnaresmi Kec. Gunung Guruh Kab. Sukabumi, penderita Tumor Batang Otak itu akhirnya meninggal dunia setelah menjalani pengobatan di RS Hasan Sadikin Bandung, Jum’at (4/1/2019).

Sebelumnya Salwa pernah di jenguk oleh Istri Bupati Sukabumi, sekaligus selaku Ketua Lembaga Koordinator Kesejahteraan Keluarga Sejahtera (LKKS) Kabupaten Sukabumi, Dra. Hj. Yani Marwan di rumah kontrakannya, Kamis (27/12/2018) lalu.


Menurut keterangan dari pihak keluarga, Salwa sebelumnya berangkat dari Sukabumi menuju RS Hasan Sadikin Bandung pada Kamis (3/1/2019) siang dengan didampingi Tim PKM Gunung Guruh menggukan Transportasi kendaraan Ambulance milik Puskesmas Keliling Gunung Guruh.

“Dikarenakan saat itu pendaftaran di RS Hasan Sadikin sudah tutup kami pulang ke Rumah Singgah dulu,  keesokan harinya baru kita balik lagi ke RS Hasan Sadikin untuk melakukan pengobatan dengan scan dan kemo terapi,” ujar Kakek Alm Salwa, Jai Triana (53) kepada sukabumiNews dirumah duka, kontrakannya.

Dijelaskan Jai, Saat itu memang kondisi Salwa sangat lemah. Bahkan salah satu dokter spesialis RS Hasan Sadikin itu memberikan analisa secara medis dan pengalaman kedokteran bahwa harapan Salwa untuk bertahan hidup sangatlah tipis.

“Walau pun sembuh tidak akan normal sebagaimana biasa,” kata Jai menirukan ucapan dokter sepesialis itu. “Tapi Kita serahkan semua kepada Tuhan semoga ada keajaiban,” lanjut Jai, masih menutup perbincangan dokter dengannya.

Usai pengobatan di Rumah Sakit tambah Jai, ia kembali ke rumah singgah yang letaknya tidak jauh dari Rumah Sakit itu. Tak lama setibanya dirumah singgah, Kakek Salwa itu mendengar kabar dari Rumah Sakit bahwa Salwa sudah tidak benafas.

“Kami pun segera kembali lagi ke Rumah Sakit dan ternyata Salwa memang sudah tidak bernyawa,” terang Jai. Mudah-mudahan cucu tercinta kami diterima Allah Swt,” ucap Jai dengan mata berlinang.

Meski demikian, Jai tetap mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli dan berusaha membantu pengobatan Salwa Salwiyah. Salwa akan dikebumikan Sabtu (5/1) hari ini di Pemakaman Umuk Cikiray di wilayah Kecamatan Gunung Guruh.

Sementara itu pihak Puskesmas Gunung Guruh, Lilih Resmiati yang sebelumnya ikut berusaha mengobati Salwa (alm), saat dikonfirmasi via WAnya menyampaikan bahwa proses perjalanan pengobatan Salwa Salwiyah (alm) terhitung sejak Agustus 2018.

“Saat di operasi kita dibiayai Jamkesda, dan kita PKM Gunung Guruh selalu melakukan lintas sektor dari tingkat Rt, Rw, Desa, Kecamatan dan Dinkes,” kata Lilih. “Yang jelas kita semua sudah berupaya untuk memperjuangkan Hak pengobatannya sebagai peserta Jamkesda,” tuturnya.

Saya mewakili PKM Gunung Guruh,  turut berduka cita atas kepergian Salwa Salwiyah, semoga Allah memberikan tempat yang layak di sisi-Na. Dan untuk keluarga, semoga diberikan ketabahan." Tutup Lilih.

[Pewarta: Azis. R].
Editor: Red.
Berlangganan update artikel/berita terbaru via Email :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

close
close