Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Monday, October 29, 2018

Redaksi sukabumiNews

Serangan Udara Israel Tewaskan 3 Bocah Palestina di Perbatasan Gaza

Gambar Ilustrasi
[Gambar Ilustrasi]
Gaza City, SUKABUMINEWS.net - Serangan udara militer Israel di dekat perbatasan Gaza menewaskan tiga warga Palestina. Ketiga korban tewas diketahui masih anak-anak.

"Kru ambulans mengangkut jenazah tiga anak-anak berusia antara 12 dan 14 tahun dari lokasi serangan udara Israel di wilayah timur Gaza bagian selatan," sebut juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qidra, seperti dilansir kantor berita Anadolu Agency, Senin (29/10/2018).

Disebutkan Al-Qidra bahwa ketiga jenazah anak-anak itu dibawa ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah yang terletak di Gaza bagian tengah.

Dalam pernyataan terpisah, militer Israel mengonfirmasi insiden ini. "Anak-anak itu berusaha merusak pagar keamanan dan tampak memasang sebuah bahan peledak," sebut militer Israel dalam penyataannya.

"Sebagai respons, sebuah pesawat IDF (Pasukan Pertahanan Israel) melepas tembakan ke arah mereka," imbuh pernyataan militer Israel seperti dilansir AFP, dikutip sukabumiNews dari detiknews.

Insiden ini terjadi saat ketegangan tinggi menyelimuti perbatasan Gaza dan Israel akibat unjuk rasa yang digelar warga Palestina di perbatasan.

Selama tujuh bulan terakhir, warga Palestina di Gaza melakukan serangkaian unjuk rasa secara rutin di sepanjang perbatasan Gaza-Israel. Unjuk rasa ini menuntut kembalinya hak-hak warga Palestina yang terusir dari tanah-tanah mereka yang dicaplok dan diduduki Israel sejak tahun 1948.

Aksi unjuk rasa ini juga menuntut diakhirinya blokade Jalur Gaza selama 12 tahun terakhir, yang mempersulit perekonomian Gaza dan membatasi kebutuhan pokok dua juta warganya.

Lebih dari 200 warga Palestina dilaporkan tewas sejak aksi unjuk rasa rutin digelar pada 30 Maret lalu dan tak jarang berujung bentrokan sengit. Ribuan orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden yang sama. Korban tewas dari Israel sejauh ini baru satu tentara. (*)
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close