GpOpGSGpGUdlGSM0GpG9BUGlTA==
Breaking
news

Menteri Pertahanan Israel Mengatakan tidak akan Menarik Diri dari Wilayah Lebanon

Menteri Pertahanan Israel mengatakan pada hari Senin bahwa Israel tidak akan menarik diri dari wilayah yang direbut di Lebanon, Suriah, dan Gaza.
Ukuran huruf
Print 0
Seorang petugas penyelamat memeriksa sebuah apartemen yang terkena serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Ahad, 14 Juni 2026. (Foto: AP/Bilal Hussein)

Tel Aviv (SUKABUMINEWS.NET) – Menteri Pertahanan Israel mengatakan pada hari Senin bahwa Israel tidak akan menarik diri dari wilayah yang direbut di Lebanon, Suriah, dan Gaza.yang berpotensi menantang kesepakatan sementara yang dicapai Iran dan Amerika Serikat beberapa jam sebelumnya tentang pembukaan Selat Hormuz dan perpanjangan lebih lanjut mengenai gencatan senjata.

Rincian kesepakatan tersebut tidak segera dirilis dan Iran mengisyaratkan bahwa implementasi tidak akan dimulai sampai penandatanganan, yang menurut mediator utama Pakistan akan berlangsung pada hari Jum’at di Swiss, dilansir AP.

Namun, nota kesepahaman tentang perang tersebut telah menghadapi hambatan. Permusuhan Israel yang berkelanjutan dengan milisi Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon, tempat Israel membombardir pinggiran selatan Beirut pada hari Ahad, hampir menggagalkan negosiasi. Israel bergabung dengan AS dalam melancarkan perang pada 28 Februari .

Israel mengatakan tidak akan menarik diri dari Lebanon.

Dalam komentar resmi pertama Israel setelah pengumuman kesepakatan tersebut, Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan Israel tidak akan menarik diri dari wilayah yang direbut di Lebanon selama kesepakatan sementara masih berlangsung.

Katz mengatakan Israel berencana untuk tetap berada "tanpa batas waktu" di wilayah yang dikuasainya di Lebanon, serta Suriah dan Jalur Gaza. Iran mengaitkan kesepakatan sementara terkait perang tersebut dengan penghentian serangan Israel terhadap Hizbullah di Lebanon.

BACA JugaHizbullah Tolak Seruan Perlucutan Senjata Selama Serangan Israel Terus Berlanjut

Katz juga mengancam bahwa jika Iran menyerang Israel sebagai balasan atas serangan Israel di Lebanon, Israel akan menyerang Iran dengan "kekuatan besar."

Selama 2 1/2 tahun terakhir, Israel telah menguasai wilayah di Gaza, Lebanon, dan Suriah seluas 1.000 kilometer persegi (386 mil persegi) — wilayah yang sedikit lebih kecil dari Kota New York.

BACA JugaRibuan Warga Gaza Hilang, Lembaga HAM Desak Israel Bertanggung Jawab

Sementara itu, kesepakatan antara AS dan Iran hanya memberi waktu 60 hari untuk menyelesaikan masalah persediaan uranium yang sangat diperkaya milik Iran dan program atomnya.

Hal itu membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diselesaikan dalam kesepakatan nuklir Teheran tahun 2015 dengan kekuatan dunia. Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik Amerika dari kesepakatan itu pada masa jabatan pertamanya, yang membuka jalan bagi ketegangan yang berujung pada perang.

Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026

Rekomendasi
Berikutnya

0Komentar

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews
Tautan berhasil disalin