GpOpGSGpGUdlGSM0GpG9BUGlTA==
Breaking
news

Pemcam Sukabumi Pastikan Labelisasi Penerima KIS dan PBI di Wilayahnya Terus Berproses

Pemcam Sukabumi, melalui Dinas Sosial memastikan program labelisasi (pemasangan stiker) rumah bagi penerima bantuan KIS dan PBI terus berproses.
Ukuran huruf
Print 0
Ilustrasi stiker program labelisasi bagi penerima bantuan KIS dan PBI (sukabumiNews FOTO: Prim RK)

Kabupaten Sukabumi (SUKABUMINEWS.net) – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Sukabumi, melalui Dinas Sosial (Dinsos), memastikan program labelisasi (pemasangan stiker) rumah bagi penerima bantuan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai APBD terus berproses.

Berdasarkan laporan terbaru awal tahun 2026, program ini bertujuan untuk menertibkan data dan memastikan bantuan tepat sasaran, dengan target mencapai puluhan ribu rumah di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.

Camat Sukabumi, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Susandikrilah, menjelaska, sosialisasi telah dilakukan dalam setiap pertemuan bersama Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos). Adapun pelaksanaan di lapangan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah desa, RT, dan RW di masing-masing wilayah.

"Alhamdulillah, dari pemantauan grup, pelaksanaan program labelisasi ini mendapat dukungan penuh dari para kepala desa," uacap Camat Sukabumi, Susandikrilah, melalui keterangan yang diterima sukabumiNews, Selasa (27/1/2026).

Dikatakan Camat, dari enam desa se-Kecamatan Sukabumi, total penerima bantuan kesehatan PBI KIS mencapai 3.559 penerima, dengan rincian: Desa Sudajayagirang sebanyak 925 stiker, Parungseah 739, Karawang 544, Perbawati 479, Sukajaya 446, dan Desa Karawang lainnya sebanyak 426 stiker.

Pewarta: Prim RK
Editor: AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2026.

Ikuti dan dapatkan juga update berita pilihan dari sukabumiNews setiap hari di Channel WahatsApp, Telegram dan GoogleNews.
Rekomendasi
Berikutnya

0Komentar

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi sukabumiNews
Tautan berhasil disalin