News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Disperindag Jabar dengan DPESDM Sukabumi Gelar Vaksinasi Massal Khusus Karyawan Pabrik

Disperindag Jabar dengan DPESDM Sukabumi Gelar Vaksinasi Massal Khusus Karyawan Pabrik

Gambar atas: Karyawan Pabrik PT Longvin menunggu giliran divaksin. Salah seorang karyawan PT Longvin saat mendapatkan vaksin. (Foto: Istimewa/Herher) 

sukabumiNews.net, PARUNGKUDA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Energi Sumber Daya Mineral (DPESDM) Kabupaten Sukabumi menggelar vaksinasi massal khusus bagi Karyawan Pabrik PT Longvin di Kecamatan Parungkuda, Sabtu (28/8/2021).

Vaksinasi massal ini dihadiri oleh unsur Forkopimcam Parungkuda, Kepala Puskesmas, Kabid Ilmea Disperindag Jabar Arif Fajar beserta staff, Kabid ESDM dan Fasilitasi Industri DPESDM Yana Chefiana, dan manajemen PT LONGVIN.

Pemerintah Provisi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dalam hal ini menargetkan vaksinasi harian sebanyak 500 ribu warga. Guna mencapai target tersebut, Pemprov Jabar melaui Disperindag menggelar gebyar vaksinasi di 12 Industri yang tersebar di 12 Kota dan Kabupaten se- Jawa Barat.

“Gebyar vaksin massal khusus karyawan pabrik ini adalah salah satu upaya penanganan wabah Covid-19,” kata Kepala Bidang ESDM dan Fasilitasi Industri DPESDM Kabupaten Sukabumi Yana Chafiana kepada sukabumiNews, Sabtu (28/8).

Yana mengatakan, kegiatan vaksinasi massal khusus bagi karyawan pabrik ini juga disaksikan secara online melalui aplikasi zoom oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dan bagi karyawan yang telah mengikuti vaksin diwawancara langsung oleh Kabid Ilmea Disperindag Provinsi Jawa Barat.

“Kami merasa bersyukur dan berterimakasih kepada Gubernur Jawa Barat Ridwa Kamil melalui Disperindag Jabar yang telah memfasilitasi gebyar vaksin, terutama  vaksin bagi karyawan industri,” ucap Yana.

Dalam kesempatan tersebut Yana juga memohon agar kuota vaksin untuk karyawan industri bisa ditambah, dan harus menjadi prioritas utama pabrik atau industri yang memiliki IOMKI.

Menurut Yana, banyak karyawan pabrik yang mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi melalui kecamatan dan desa terlalu lama, dan entah sampai kapan mendapatkan jadwal.

“Namun demikian kini mereka bersyukur  bisa mengikuti vaksin di tempatnya mereka bekerja," pungkas Yana Chafiana.


Pewarta: Herher
Editor: AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2021

Tags

Daftar

Website sukabumiNews.net Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita PT SUKABUMINEWS MULTI MEDIA. Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.

Post a Comment

Anda boleh beropini dengan mengomantari Artikel di atas