News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Soal Unggahan Bernada Rasisme terhadap Natalius Pigai, Kapolda Papua Jamin Proses Hukum Berjalan

Soal Unggahan Bernada Rasisme terhadap Natalius Pigai, Kapolda Papua Jamin Proses Hukum Berjalan

Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw. (Foto: KOMPAS.com/ Dhias Suwandi) 

sukabumiNews, JAYAPURA –
 Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai mendapat ujaran bernada rasisme dari akun Facebook Ambroncius Nababan pada 12 Januari 2021.

Akibat unggahan bernada rasisme itu, muncul sejumlah tanggapan dari banyak pihak untuk meminta polisi segera menindak penyebar isu tersebut.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw memastikan, polisi memproses pelaku yang mengeluarkan ujaran rasisme kepada Natalius Pigai.

"Kami sudah laporkan kasus rasisme ini ke pimpinan dan sudah dapatkan perintah untuk segera tangkap pelaku rasisme tersebut, termasuk orang-orang yang ikut memviralkan kasus itu di media sosial," kata Paulus di Jayapura, seperti dukutip dari KOMPAS.com, Senin (25/12/2021).

Menurut dia, Ambroncius Nababan berdomisili di Jakarta sehingga proses pemanggilannya akan dilakukan Bareskrim Mabes Polri.

Ia pun meminta masyarakat tidak terprovokasi kasus tersebut agar peristiwa rasisme pada 2019 yang menyebabkan terjadinya kerusuhan di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayawijaya tidak terulang.

“Rencananya hari ini pelaku akan diamankan dan kami berharap masalah ini tidak lagi membias," kata Paulus.

Sementara Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) Papu dalam keterangan tertulisnya menegaskan akan melaporkan tindakan Ambroncius Nababan ke polisi.

"Perbuatan saudara Ambroncius Nababan telah merusak citra masyarakat Batak di Indonesia, khususnya di Tanah Papua. Apalagi pernyataannya bisa membuat salah paham antara suku Batak dan suku-suku lain yang ada di Tanah Papua,” kata Ketua KMB Papua, Kenan Sipayung.

Ia menegaskan, pernyataan Ambroncius Nababan di media sosial adalah pernyataan pribadi, sehingga tidak mewakili masyarakat Batak di Tanah Papua.

Menurutnya, tindakan Ambroncius Nababan adalah perbuatan yang melawan hukum.

Tindakan itu juga meresahkan masyarakat Batak yang hidup berdampingan dengan warga dari berbagai suku yang ada di Papua.

“Hari ini rencananya kami akan mengadukan perbuatan Ambroncius Nababan ke Polda Papua,” kata Kenan.

Dilansir dari Tribunnews.com, tangkapan layar unggahan bernada rasisme dari akun Facebook Ambroncius itu dibagikan Natalius lewat akun Twitter pribadinya.

BACA Juga: PBB Papua Mengutuk Keras Tindakan Rasis terhadap Eks Komnas HAM Natalius Pigai

Red*

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2021

Tags

Daftar

Berlangganan Artikel/Berita terbaru dari sukabumiNews.

Post a comment

Anda boleh beropini dengan mengomantari Artikel di atas