Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Friday, November 13, 2020

Redaksi sukabumiNews

Ini Alasan Lambannya Proyek Pembangunan TPSA Cikundul Menurut DLH

Lokasi Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cikundul Kota Sukabumi. (Foto: Dok. sukabumiNews / Azis R)  

sukabumiNews.net, KOTA SUKABUMI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi buka suara terkait lambannya pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul senilai Rp 13.099.303.900 oleh pihak ketiga, yakni PT Tureloto Battu Indah (TBI) sebagai kontraktor pelaksana, dan PT Patra Jasa Konsultan selaku Konsultan Pengawas.

 

“Lambatnya proyek pembangunan TPSA Cikundul ini terjadi karena terdapat berbagai kendala sejak awal,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi Adil Budiman kepada sukabumiNews, Jum'at (13/11/2020).

 

Diungkapkannya bahwa saat mulai pembangunan seharusnya lahan TPSA nol sampah. “Namun karena sebelumnya sudah digunakan untuk pembuangan sampah, sehingga kontraktor harus melakukan pengangkatan sampah terlebih dulu,” ucap Adil Budiman.

 

Dijelaskannya pula bahwa beberapa tahun lalu, pihaknya mengajukan pembangunan TPA Cikundul ini kepada pemerintah pusat. Setelah mendapatkan respon, kemudian dilakukan proses peninjauan untuk Detail Engineering Design (DED).

 

“Dan saat itu kondisi lahan seluas 1,2 hekter ini masih kosong. Namun, karena keterbatasan TPA, sehingga lahan kosong ini digunakan untuk pembuangan sampah," terangnya.

 

Lebih lanjut Kepala DLH Kota Sukabumi itu menjelaskan, saat itu DLH berkomitmen dengan pihak pengembang untuk meminjamkan alat berat guna proses mengerukan sampah di lahan yang mau dibangun, dengan catatan, karena saat ini DLH tidak memiliki anggaran, sehingga untuk biaya transportasi diserahkan kepada pihak pengembang.

 

"Karena sejak semula lahan ini sudah terisi sampah, sehingga pengerjaannya pun mungkin tidak mencapai apa yang sudah ditargetkan untuk kembali dilaporkan dan pencairan anggaran," terang Adil Budiman.

 

Oleh karenanya, sambung dia, hasil pembangunan TPSA Cikundul ini menjadi tidak sesuai dengan apa yang ditargetkan.

 

BACA Juga: KejariKota Sukabumi akan Pantau Pembangunan TPSA Cikundul Senilai Rp 13 Milyar Lebih

 

Pewarta: Azis Ramdhani

Editor: Red

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close