Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Thursday, November 5, 2020

Red1

Gempa Guncang Bayah, Sukabumi pun Bergoyang

Infografis gempa bumi di Bayah, Banten. FOTO: BMKG


sukabumiNews.net, SUKABUMI - Gempa bumi tektonik dengan magnitud 5.2 mengguncang Bayah, Kabupaten Lebak, Banten pada pukul 05.21 WIB. Gempa tersebut terasa hingga ke Palabuhanratu dan Sukabumi.


Berdasarkan unggahan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dari data BMKG, gempa tersebut berkekuatan 5.2 SR berada di Liintang 7.57 LS, Bujur 106.05 BT dan Kedalaman : 10 Km.


Adapun lokasi gempa berada pada titik 74 km BaratDaya BAYAH-BANTEN, 84 km Tenggara MUARABINUANGEUN-BANTEN, 85 km BaratDaya KAB-SUKABUMI-JABAR, 162 km BaratDaya SERANG-BANTEN , dan 177 km BaratDaya JAKARTA-INDONESIA


Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan korban jiwa maupun jumlah kerusakan bangunan akibat guncangan gempa berkekuatan M 5,2 ini. Tetapi, warga yang mayoritas tinggal di pesisir pantai Selatan Sukabumi, merasakan guncangannya.


Sementara itu, Kepala BMKG Bandung Tony Agus Wijaya menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi dirasakan di Panggarangan IV MMI dan apabila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, Sukabumi II-III MMI yang getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu, Palabuhanratu II MMI yang getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang,


Lebih lanjut ia menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik.


“Meski demikian, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” tuntasnya.


Pewarta: Ahmad


Redaktur: Ahmad


COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020

Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close