Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Sunday, November 15, 2020

Red1

Dua Warga Kadudampit Tewas di Dalam Sumur, Ini Penyebabnya

Petugas BPBD dibantu oleh warga saat mengevakuasi dua korban yang tewas dalam sumur. (Foto: Dok. Azis R)  

sukabumiNews.net, KADUDAMPIT
 – Dua orang warga di Kampung Cimahi Girang, RT 19/06 Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia ketika sedang akan mengganti pompa air di dalam sumur. Diduga korban tewas karena kehabisan oksigen.

 

Keduanya adalah Mudin alias Midun (45) warga Kampung Cimahi Girang, RT 21/06 Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, dan Solib (55) asal Kampung Cisela RT 21/05 Desa Citamiang, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

 

Berdasarkan infromasi yang diperoleh sukabumiNews, insiden tersebut baru diketahui sekira pukul 14.30 WIB, Ahad (15/11/2020).

 

Plt Sekertaris BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani menjelasakan kejadian tersebut bermula ketika seorang warga bernamai Mudin alias Midun (45) sedang mengganti mesin pompa air dalam sumur di kedalam sekitar 10 meter. Tiba-tiba Midun langsung menjerit dan minta tolong.

 

"Mendengar teriakan minta tolong dari Midun, Solib yang juga rekannya langsung turun ke dalam sumur untuk membantu, tetapi setelah masuk ke dalam sumur, Solib juga langsung meminta tolong," terang Anita Mulyani kepada sukabumiNews, dihubungi melalui telepon sellulernya, Ahad (15/11/2020).

 

Selain itu, lanjut Anita, teriakandari kedua korban membuat Deri anak dari Solib juga hendak membantu. Namun ketika masuk sampai di tengah sumur, dirinya merasa sesak nafas dan langsung meminta pertolongan.

 

"Teriakan para korban tersebut membuat warga sekitar langsung mendatangi lokasi dan menolongnya. Sementara yang lain segera menghubungi pihak Kepolisian, BPBD, dan Damkar Kabupaten," bebernya.

 

Akibat kejadian tersebut, Mudin alias Midun dan Solib meninggal dunia. Korban diduga tewas lantaran kehabisan oksigen.

 

"Saat ini kedua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Betha Medica untuk dilakukan proses penyelidikan oleh petugas kepolisian," pungkasnya.

 

Pewarta: Raden S

Editor: Red

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020

Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close