Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Sunday, October 18, 2020

Red1

Update 18 Oktober: Kasus Positif Covid-19 Kabupaten Sukabumi Meroket, Hari Ini Bertambah 62 Orang


sukabumiNews.net, KABUPATEN SUKABUMI  Kasus positif Covid-19 Kabupaten Sukabumi pada Ahad (18/10/2020) meroket hingga mengalami penambahan sebanyak 62 orang.


Sebelumnya, pasien positif Covid-19 di wilayah ini tercatat 379 kasus, dengan rincian, 27 orang dalam isolasi, 76 orang isolasi mandiri, 4 orang meninggal dan 272 orang sudah dinyatakan selesai sembuh.


"Semua pasin sebelumnya melakukan pemeriksaan rapid test hasilnya reaktif, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) dan hasilnya positif Covid-19," kata Petugas Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi Eneng Yulia dalam keterangannya kepada wartawan, Ahad.


Eneng menjelaskan semua pasien tersebut merupakan warga yang berasal dari 16 Kecamatan. Diantaranya yaitu Kecamatan Cicurug, Kabandungan, Parakansalak, Parungkuda, Cibadak, Nagrak, Cicantayan, Cisaat, Kadudampit, Gunungguruh, Cikembar, Sukabumi, Sukaraja, Gegerbitung, Kebonpedes, Cisolok dan Palabuhanratu.



"Semua pasien tersebut masing-masing mempunyai riwayat seperti kontak erat dengan pasien terkonfirmasi, perjalanan keluar kota, tidak mempunyai riwayat perjalanan, tenaga kesehatan (nakes) kontak erat dari pasien positif Covid-19 dan kehilangan indera penciuman," jelas Eneng Yulia.



Dengan masih bertambahnya kasus positif, Gugus Tugas Percepatan dan Penganganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi ini terus meminta kepada masyarakat agar jangan panik serta melaksanakan anjuran pemerintah untuk selalu menggunakan protokol kesehatan.



"Tetap waspada, patuhi protokol kesehatan dengan cara menjaga jarak, jauhi kerumunan, rajin cuci tangan memakai sabun dan air dan wajib menggunakan masker apabila keliar rumah," imbaunya.



Pewarta: Azis Ramdhani
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020 

Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close