Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Monday, September 21, 2020

Kang Malik

MUI: Penyelamatan Jiwa Manusia Lebih Penting daripada Pilkada

Wakeyum MUI Pusat, KH Muhyiddin Junaidi
Waketum MUI Pusat KH Muhyiddin Junaidi. (Foto: WhatsApp)

sukabumiNews.net, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada pemerintah agar menunda pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara nasional yang direncakan berlangsung pada 9 Desember mendatang.

 

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) MUI Pusat KH Muhyiddin Junaidi melaui pesan WhatsApp yang diterima sukabumiNews, Senin (21/9/2020).

 

“MUI minta kepada pemerintah agar menunda jadwal Pilkada secara nasional sampai kurva covid-19 melandai dan kesehatan rakyat terjamin saat mengadakan kerumunan dalam jumlah besar,” kata Muhyiddin.

 

Penundaan tersebut kata dia, sesuai degan tujuan utama Maqasid Syariah yang lebih mengutamakan penyelamatan jiwa manusia daripada segala upaya penyelamatan lainnya, termasuk penyelamatan ekonomi nasional.


BACA Juga: Jokowi Ingatkan Siap-Siap Resesi Jika Ekonomi Masih Minus

 

“Kesehatan warga sangat vital dalam proses pemulihan  kondisi nasional. Tanpa itu, semua program hanya menjadi sia-sia,” jelasnya.

 

Oleh karena itu MUI meminta dengan sangat kepada pemerintah agar fokus, koordinatif dan serius dalam menangani pandemi Covid-19 ini.

 

“Kebijakan anggaran dan lain sebagainya harus diutamakan pada aspek kesehatan,” tegasnya.

 

Sementara sektor lain, kata Muhyiddin, agar dijadwal ulang sedimikian rupa. “Program prioritas adalah penyelamatan jiwa,” tegasnya.

 

Kepada semua elemen bangsa MUI meminta agar tetap mengikuti protokol kesehatan dan disiplin tinggi sebagai ikhtiar maksimal menghindari Covid-19.


BACA Juga: Menteri Agama Fachrul Razi Positif Covid-19


Pewarta: DM

Editor: AM

CIPYRIGHY © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close