Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Monday, September 21, 2020

Red1

Usai Tagih Janji Wali Kota, Puluhan Mahasiswa Sambangi Kantor DPRD Soroti Anggaran Covid-19

Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam PMII ketika melakukan audensi bersama anggota DPRD Kota Sukabumi, Senin (21/9/2020)

sukabumiNews.net, KOTA SUKABUMI – Sejumlah mahasiswa Sukabumi yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyambangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, Senin (21/9/2020).

 

Mereka menggeruduk masuk gedung DPRD setelah sebelumnya berhasil menyampaikan beberapa tuntutan dan menagih janji Wali Kota Sukabumi di Balai Kota Sukabumi terkait progm ‘Renyah’ yang dinilainya belum berjalan.


BACA: PMII Tagih Janji Wali Kota Sukabumi atasProgram 'Renyah' yang Dinilainya Belum Terealisasi

 

Di gedung DPRD para mahasiswa melakukan audiensi, meminta kepada anggota dewan untuk menyikapi realisai anggaran Covid-19 dan membentuk pansus.

 

"Jelas kami berharap DPRD lebih memperhatikan apa yang menjadi tugas legislatif. Tentunya dewan harus lebih aktif dari mahasiswa," tegas Ketua PC PMII, Isep Ucu Agustina.

 

Isep mengatakan, legislatif berpeluang lebih besar dalam mengawasi anggaran Covid-19 yang diperuntukkan untuk warga Kota Sukabumi. Isep juga menganggap, dana Covid-19 cukup rawan.

 

"Anggaran Covid-19 ini luar biasa jumlahnya. Tapi sejauh ini, lebih besar biaya operasional daripada bantuan untuk masyarakat. Jelas faktanya sudah ada dan datanya sudah ada. Ini sangat disayangkan makanya kami meminta untuk membuat pansus," terang Isep.

 

Isep mengungkapkan, dari hasil audiensi, legislatif berjanji akan segera membentuk pansus dalam waktu dekat ini.

 

"DPRD Kota Sukabumi tadi sudah memberikan gambaran bahwa tanggal 1 Oktober mendatang akan membentuk Pansus. Jika tidak membuat biarkan masyarakat yang menilai bagaimana kinerja DPRD," pungkasnya.


BACA Juga: Terkait Anggaran COVID-19 Senilai Rp311 Milyar, Pansus III DPRD Tegaskan akan Kroscek Langsung ke Lapangan

 

Pewarta : Azis Ramdhani

Editor : AM

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close