Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Wednesday, September 9, 2020

Azis Ramdhani

MUI Kabupaten Sukabumi Siap Jika Program Dai Bersertifikat Harus Digulirkan, Ini Alasanya...

Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, KH Oman Komarudin
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi KH. Oman Komarudin

sukabumiNews.net, KABUPATEN SUKABUMI – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi siap mengikuti jika wancana Menteri Agama Fachrul Rozi tentang program Da’i atau pendakwah bersertifikat digulirkan.

"Kalau kami, dari MUI Kabupaten Sukabumi akan mengikuti seperti air mengalir meskipun dari dulu tidak pernah ada pendakwah bersertifikat," ujar Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, Oman Komarudin kepada sukabumiNews, Rabu (9/9/2020).

Terlebih, kata Oman, program tersebut bertujuan untuk mencetak para dai berkompeten dan tidak digelar secara mengikat.

Meskipun siap, sambung Oman, MUI Kabupaten Sukabumi masih menunggu kesepakatan antara MUI pusat dan Kementerian Agama (Kemenag).

"Saat ini kan masih dibahas MUI dan Kemenag karena jika memang harus, kan ada norma-norma yang harus dilakukan. Tapi saat ini kan masih belum ada kepastian. Kita tunggu saja kabar selanjutnya," tegas Oman.

Meski begitu, menurut Oman, penerapan wacana tersebut diperkirakan akan memberikan dampak negatif ataupun positif. Karena menjadi seorang Da'i itu tidak terbatas pendidikan formal, namun karena bakat dan anugerah.

"Bakat penceramah itu kan kadang-kadang bawaan ya dan tidak pernah mengenyam pendidikan formal tapi luar biasa dalam berdakwah begitu pula sebaliknya," jelasnya.

Oman mengungkapkan, tidak sedikit pendakwah  jebolan-jebolan MUI yang mempunyai pengetahuan cukup baik tentang agama. Tapi, dalam berceramah memerlukan faktor-faktor lainnya.

"Cukup banyak penceramah jebolan MUI tapi kalau untuk berbicara didepan banyak orang itu sudah. Jadi itu adalah kelebihan yang diberikan Allah SWT,"pungkasnya.

Pewarta : Azis Ramdhani
Editor : AM
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close