Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Wednesday, September 9, 2020

Redaksi sukabumiNews

Menaker Laporkan Subsidi Gaji Sudah Disalurkan ke 3,69 Juta Pekerja

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. (Foto: Ant)

sukabumiNews.net, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah menerima data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji di bawah Rp5 juta sebanyak 5,5 juta pekerja. Dari total itu, baru 3,69 juta yang menerima subsidi gaji di rekeningnya masing-masing. 

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjelaskan, berdasarkan data Kemnaker dan badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) Ketenagakerjaan hingga 7 September 2020, tahap I yang telah disalurkan kepada penerima sebanyak 2,31 juta atau 92,45 persen dari total calon penerima tahap I sebanyak 2,5 juta orang.

"Sedangkan tahap II, jumlah BSU yang sudah tersalurkan sebanyak 1.386.059 atau 46,20 persen dari total calon penerima tahap II sebanyak 3 juta orang," kata Ida dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9/2020). 

Dia menjelaskan, mekanisme penyaluran BLT, yakni data yang telah diserahterimakan akan dilakukan checklist oleh Kemnaker terlebih dahulu. Setelah dilakukan check list, data tersebut akan diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). 

"Kemudian KPPN menyalurkan uang subsidi gaji/upah tahap III tersebut kepada Bank Penyalur, yakni bank yang masuk menjadi anggota Himbara (Himpunan Bank Milik Negara),” kata Ida.

Setelah itu, lanjut dia, Himbara menyalurkan uang BSU ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening sesama bank, maupun rekening bank swasta.

BACA Juga: BPJS Kesehatan Utang Rp1 Triliun pada Kimia Farma

Pewarta: iNews/sukabumiNews
Editor : Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close