Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Tuesday, September 29, 2020

Redaksi sukabumiNews

Acara KAMI Dibubarkan Saat Gatot Nurmantyo Sedang Berpidato

Tampak orang yang berpakaian putih menghampiri Gatot saat sedang berpidato. (Foto: Istimewa) 

sukabumiNews.net, SURABAYA – Acara yang diadakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dibubarkan oleh polisi. Pembubaran acara ini diambil karena munculnya penolakan dari sejumlah orang. Acara KAMI yang dibubarkan ini sedang berlangsung di Kota Surabaya.

 

Sebelumnya KAMI ingin mengadakan acara di Gedung Juang 45. Akan tetapi usaha KAMI untuk menggelar acara di tempat tersebut urung dilakukan karena massa menolak acara ini berlangsung sudah berada di depan Gedung Juang 45. KAMI kemudian memindahkan acara di rumah Jabal Nur di Jalan Jambangan Surabaya pada Senin (28/9/2020) siang.

 

Acara KAMI pada saat berlangsung dihadiri oleh salah satu deklatornya yaitu mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo. Kejadian pembubaran acara Kami ini sempat beredar video singkatnya di kalangan masyarakat.

 

Dari video tersebut terlihat pada saat Gatot masih berada di podium untuk berpidato, muncul seseorang berpakaian putih maju juga ke podium. Kepada hadirin yang hadir Gatot menjelaskan jika orang yang maju ke podium tersebut berasal dari kepolisian.

 

“Ini bapak ini dari Polda, dari kepolisian. Saya katakan KAMI ini adalah organisasi yang konstitusional,” kata Gatot.

 

Gatot mengikuti arahan dari kepolisian untuk membubarkan diri asalkan massa yang menolak acara tersebut dapat dibubarkan juga.

 

“Kalau polisi minta dibubarkan, di sana juga bubar di sini bubar. Mari kita bubar ikuti apa yang disampaikan oleh aparat kepolisian,” ucap Gatot kepada peserta silaturahmi.

 

Gatot Nurmantyo meminta peserta acara menghormati instruksi dari kepolisian. “Beliau petugas adalah pemerintah, kita sama-sama junjung tinggi apa yang beliau laksanakan,” tuturnya.

 

Mantan Panglima TNI itu pun meminta maaf jika acara silaturahmi KAMI ini sampai menimbulkan demonstrasi. “Mohon maaf kalau mengganggu semua sehingga ada demo di depan. Terima kasih,” ujar Gatot.


BACA Juga: Gatot Nurmantyo Sebut yang Hadang Acara KAMI Massa Bayaran

 

Pewarta: Ranch

Editor: Red

COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020

Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close