Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Thursday, August 27, 2020

Redaksi sukabumiNews

Gubernur Anies Beri Beasiswa pada Anak Tenaga Medis yang Wafat dalam Penanganan Covid-19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberi beasiswa secara simbolis kepada anak-anak tenaga medis yang meninggal saat bertugas menangani pandemik Covid-19. (Foto: Istimewa)

sukabumiNews.net, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen penuh memberikan dukungan kepada keluarga para tenaga medis yang meninggal dunia saat menjalankan tugas dalam penanganan Covid-19.

Dukungan tersebut diwujudkan Anies dengan memberikan beasiswa kepada anak-anak tenaga medis (yang meninggal) tersebut.

“Orang tua anak-anak semua, suami ataupun istri dari bapak-ibu semuanya adalah pribadi-pribadi yang bekerja paling dekat dengan masalah Covid-19. Kita sama-sama mendoakan, insyaAllah almarhum-almarhumah disyahidkan dan ditinggikan derajatnya di sisi Allah SWT,” ucap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota Jakarta, Kamis (27/8/2020).


Mengutip berita dari Rmol.id, penyaluran beasiswa ini sendiri dilaksanakan secara nontunai dengan mekanisme pemindahbukuan melalui rekening Bank DKI atas nama penerima.

Pelaksanaannya sesuai dengan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 739/2020. Yakni sebanyak 12 orang setiap awal tahun ajaran, dengan rincian jenjang PAUD 1 orang, jenjang SD 2 orang, jenjang SMP 1 orang, jenjang SMA 4 orang, dan jenjang Perguruan Tinggi 4 orang.

“Anak-anak yang menjadi amanat dan dititipkan kepada kami. Kami merasa mereka perlu untuk bisa meraih cita-cita, meraih masa depan sebagaimana diharapkan oleh almarhum-almarhumah. Karena itu, kami memberikan dukungan beasiswa. Harapannya ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tutur Anies.

Nantinya, kebijakan pemberian beasiswa akan dicairkan langsung tiap satu tahun sekali. Sebanyak 12 anak yang tercantum dalam Kepgub tersebut, sepanjang masih sekolah dari PAUD sampai Perguruan Tinggi Strata 1, akan tetap menerima beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

Anies berharap 12 anak yang menerima beasiswa nantinya akan menjadi pribadi yang sukses melampaui cita-citanya dan membanggakan bagi keluarga, Jakarta maupun Indonesia.

“Saudara-saudara kita yang sedang bekerja di tempat paling berisiko harus didukung penuh pribadinya dan keluarganya. Dan ini artinya sekarang yang sedang bertugas, mari kita jaga sama-sama. Sehingga semua bisa kembali ke rumahnya dengan selamat dan terus bisa bekerja menyelamatkan saudara-saudara kita semua,” pungkas Anies.

Adapun rincian beasiswa yang diberikan per jenjang sebagai berikut:

PAUD sebesar Rp 6 juta/tahun
SD sebesar Rp 9 juta/tahun
SMP sebesar Rp 12 juta/tahun
SMA sebesar Rp 15 juta/tahun
Perguruan Tinggi sebesar Rp 20 juta/tahun.

Sumber: rmol.id
Editor : Red
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close