Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Wednesday, July 29, 2020

Redaksi sukabumiNews

26 Pengungsi Rohingya yang Hilang Tenggelam Ditemukan di Pulau Kecil Malaysia

Pengungsi Rohingya
Ilustrasi : Pengungsi Rohingya.

sukabumiNews.net, KUALA LUMPUR – Dua puluh enam pengungsi Rohingya yang semula dikhawatirkan tenggelam ketika mencoba berenang di pantai di pulau wisata Malaysia, Langkawi, ditemukan hidup dan bersembunyi di semak-semak di pulau terdekat.

Sebelumnya, pengungsi yang diduga tenggelam pada hari Senin (27/7/2020) disebutkan ada 24. Namun konfirmasi terbaru didapatkan bahwa ada 26 pengungsi di kapal itu. Sabtu malam sebelumnya salah seorang pengungsi Rohingya berenang ke pantaidi pulau resor Langkawi.


Para pejabat pada awalnya menduga bahwa sisa dari kelompok itu tenggelam ketika mencoba mencapai pantai, tetapi mereka kemudian ditemukan di sebuah pulau di lepas pantai.

“Mereka ditemukan bersembunyi di semak-semak di pulau itu,” kata Mohd Zubil Mat Som, direktur jenderal Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA), seperti dikutip dari Reuters.

Pihak berwenang telah menahan para pengungsi yang selamat dalam insiden tersebut. Dua migran Rohingya juga telah ditangkap karena diduga melakukan perdagangan sehubungan dengan orang-orang yang ditemukan, kata Mohd Zubil.

“Para pengungsi itu diyakini telah dipindahkan ke sebuah perahu kecil untuk menyelinap ke Malaysia, setelah melakukan perjalanan dengan “kapal induk” yang membawa ratusan Rohingya dari Bangladesh,” kata pejabat penjaga pantai itu.

Bulan lalu, Malaysia menahan 269 orang Rohingya yang tiba di Langkawi dengan kapal yang rusak. Mohd Zubil mengatakan pada saat itu bahwa lusinan orang di kapal itu diyakini tewas dalam perjalanan yang berlangsung selama empat bulan.

Bulan lalu, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan bahwa Malaysia tidak dapat menerima pengungsi Rohingya lagi, dengan alasan ekonomi yang terpukul oleh pandemik virus corona.

Pewarta : Ameera/Arrahmah
Editor : Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close