Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Monday, June 1, 2020

Red1

Warga Cikeong Secara Mandiri Bergotong Royong Bangun Destinasi Wisata di Wilayahnya

sukabumiNews.net, BAROS – Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bersama Warga Masyarakat Kampung Cikeong RW 02, Kelurahan Jaya Mekar, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, bergotong royong membangun tempat Jogging Trek dan Body Rafting guna dijadikan destinasi wisata di wilayahnya.

Lokasi yang akan dijadikan destinasi wisata ini dibangun atas hasil musyawarah warga masyarakat dan UPZ di wilayah tersebut.

Ketua UPZ, Taopik Wahidin berharap, dengan adanya destinasi wisata ini, nantinya dapat memberikan penghasilan untuk warga sekitarnya khususnya, dan untuk menambah atau membantu Pendapatan Aset Daerah (PAD) Kota Sukabumi pada umumnya.

"Pengembangan Wisata Body Rafting dan Jogging Trek yang ada di Kampung Cikeong RW 02 Kelurahan Jaya Mekar, Baros Kota sukabumi ini menyambung sampai ke Cikundul, kita di wilayah hulunya dan sampai ke Cikundul di hilir," kata Taopik kepada sukabumiNews melalui Sellularnya, Senin (1/6/2020).

Taopik Wahidin yang juga merupakan Presidium KAHMI Sukabumi ini menuturkan, pembuatan Jogging Trek sepanjang jalur Sungai Cimandiri ini akan dijadikan sebagai Jalur Lintasan Body Rafting.

“Walaupun dalam keadaan yang serba prihatin dengan adanya Wabah Covid-19 saat ini, tetapi masih ada yang mau peduli dengan Bergotong Royong dan berswadaya demi kepentingan bersama terlebih untuk menambah PAD Kota Sukabumi.,” ungkapnya.

Upaya dan kekompakan warga dalam membangun pasilitas destinasi wisata ini, sambung Taopik, tentunya harus diberikan apresiasi dan dukungan oleh Pemerintah Daerah Kota Sukabumi.

Sebab, kata Taopik dengan luas pengembangan sekitar 4 hektar ini, tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit harus dikeluarkan.

Walaupun masih dalam perencanaan, dan saat ini baru mulai dikerjakan, akan tetapi sedikit demi sedikit, dengan luas pengembangan sekitar 4 Hektar ini, tentunya membutuhkan tidak sedikit biaya yang akan dikeluarkan.

“Untuk itu kami berharap adanya support dari Pemda Kota Sukabumi, terutama dan untuk menunjang suksesnya pembangunan sarana destinasi wisata ini,” pungkas Taopik Wahidin.

Pewarta : Hendra Sofyan
Editor : Azis R/Red*
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close