Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Saturday, May 16, 2020

Redaksi sukabumiNews

Said Didu Dapat Dukungan 871 Purnawirawan, Perseteruan antara Luhut dengan Said Didu Semakin Memanas

Said Disu - Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Fajar) 
sukabumiNews.net, JAKARTA – Perseturuan antara Said Didu dan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik kian memanas.

Anehnya, Said Didu yang mantan Sekretaris Kementerian BUMN justru mendapat dukungan dari 871 purnawirawan TNI. Padahal, di sisi lain Menteri Luhut merupakan seorang purnawirawan jenderal TNI.

Dukungan dari ratusan purnawirawan TNI kepada Said Didu diketahui dari pesan berantai yang beredar beberapa hari terakhir.

Said Didu sendiri mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan yang mengalir dari ratusan purnawirawan itu.

“Saya tidak tahu soal dukungan itu. Mungkin ini gerakan masyarakat. Saya ucapkan terima kasih,” ujar Said Didu di Bareskrim Mabes Polri, Jumat (15/5/2020) kemarin.

Sementara itu, tim kuasa hukum Said Didu yang diwakili Ahmad Yani juga membenarkan adanya dukungan dari ratusan purnawirawan itu Ahmad Yani mengaku tak menyangka dengan adanya banyak dukungan pada kliennya itu.

“Saat ini kan rame dukungan dimana-mana untuk Pak Said Didu. Para purnawirawan kemarin jumlahnya sudah 800an, mungkin sekarang sudah seribu,” kata Ahmad Yani di Bareskrim Mabes Polri.

Ahmad Yani menegaskan ratusan pengacara dan purnawirawan TNI mendukung Said Dudi karena rasa empati dan simpati pada Said Didu. Bahkan, para pengacara ini tidak mendapatkan bayaran dari Said Didu.

“Sebagai manusia pastinya Pak Said Didu berterima kasih banyak yang mendukung, banyak yang simpati, empati. Ini pengacara banyak begini tidak dibayar, padahal biasanya pengacara kan pakai uang. Tapi ini murni sebagai bentuk dukungan pada Pak Said Didu,” pungkas Ahmad Yani.

Dilansir Abadikini, perseturan antara Said Didu dengan Luhut Binsar Pandjaitan berawal dari pernyataan yang disampaikan Said Didu ketika diwawancarai Hersubeno Arief melalui kanal YouTube.

Menteri Luhut merasa tidak terima dengan pernyataan Said Didu dan merasa nama baiknya dicemarkan.

Dan akhirnya Luhut melalui keempat pengacaranya melaporkan Said Didu ke Bareskrim Mabes Polri. Sementara Said Didu menujuk seorang kuasa hukum purnawirawan untuk mendampinginya.

Dengan dukungan dari ratusan purnawirawan TNI yang ditujukan kepada Said Didu. Apakah jiwa korsa para purnawirawan telah luntur? Ataukah ada sesuatu hal yang salah pada diri Luhut?

Pewarta : ABK
Editor : Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close