Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Monday, May 11, 2020

Red1

Harga Rakyat Miskin Begitu Murah Kecuali Saat Pemilu dan Kampanye

sukabumiNews.net, JAKARTA – Fahmi Hasan Suid, seorang dermawan warga asal Cipinang Muara 2,Jakarta Timur, mengajak kepada para dermawan dan orang-orang mampu, khususnya kepada pemerintah untuk Peduli kepada masyarakat miskin , kaum duafa, terutama kaum disabilitas.

Orang yang akrab disapa Baba Zidan ini juga menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang miskin, yatim, jompo, serta penyandang disabilitas, yang mana kondisi tersebut sering terlihat, baik secara nyata maupun di berbagai medsos.

“Selain tanggung jawab orang yang mempunyai keleluasaan rizki, sebagai rakyat Indonesia, mereka juga sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemerintah sebagai pemangku kebijakan,” ujar Baba Zidan kepada sukabumiNews melalui sellularnya, Senin (11/5/2020).

Oleh karana itu kata Baba Zidan, bagi pemangku kebijakan atau seorang pemerintah diperlukan kepekaan dan kepedulian kemanusian terhadap rakyatnya.

"Jangan sampai saat masa kampanye Pemilu, Pileg dan Pilpres mereka begitu berani mengumbar jandi dan membagikan materi untuk mendapatkan dukungan demi kemenangan, kedudukan dan kekuasan,” ungkapnya.

Dia juga mempertanyakan sikap sikap kepada Pemerintah dan Partai Politik serta Anggota Dewan yang sudah terpilih, bahwa kenapa dalam kondisi saat ini, ketika rakyat banyak yang susah dan sengsara, khusus nya warga penyandang disabilitas, mereka seolah tutup mata, dan tidak peduli.

Ketidak pedulian mereka, lanjut Baba Zidan, sangat nampak saat condisi pandemic Copid-19 dan pemberlakuan PSBB saat ini. Mereka kurang sensitive dan tidak berani berkorban demi mereka.

Baba Zidan juga menggambarkan bahwa bantuan dan perhatian pemerintah, partai politik dan para politisi yang sudah berhasil terpilih hanya semau nya saja, berbeda dengan ketika menjelang Pemilu dan masa Kampanye.

"Inilah potret bangsa kita yang sangat menyedihkan dan memprihatinkan, harga rakyat miskin begitu murah dan kurang berharga kecuali di saat Pemilu dan Kampanye," ucapnya.

Perlu diketahui, Baba Zidan adalah sosok dermawan yang membuktikan kepedulinya kepada seorang penyandang disabilitas tunadaksa, bernama Acep Yunus Iman Nudin (25 tahun), warga Tasikmalaya, dengan bantuan berupa Sepeda Motor Roda 3.

Selain kepeduliannya kepada penyandang disabilitas tersebut, bantuan juga diberikan Baba Zidan sebagai Kado Pernikahan yang akan di laksanakan Acep setelah Lebaran nanti, agar dapat menafkahi keluarga dengan hasil keringatnya sendiri tanpa menggantungkan diri kepada orang lain.
Pewarta : Hendra S
Editor : Azis R/Red*
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Komentari

close