Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Wednesday, April 1, 2020

Redaksi sukabumiNews

Satgas Yonif Raider 600/Modang Perketat Pintu Masuk Pelabuhan Liem Hu Djung Cegah Covid-10

Satgas Yonif 600/Mondang
Satgas Yonif Raider 600/Modang bersama instansi pemerintah dan masyarakat memperketat pintu masuk pelabuhan Liem Hu Djung, Selasa (31/3/2020). (FOTO: Istimewa) 
sukabumiNews.net, NUNUKAN – Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yonif Raider 600/Modang memperketat pintu masuk pelabuhan Liem Hu Djung dengan melakukan pemeriksaan menggunakan alat deteksi khusus untuk mendeteksi suhu tubuh setiap tamu dan personil yang hendak masuk menuju Nunukan Kalimantan Utara (Kaltra).

Hal ini dilakukan Yonif Raider 600/Modang bersama instansi pemerintah dan lapisan masyarakat sebagai langkah untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona  (Covid- 19).

Komandan Satgas Letkol Inf Ronald Wahuyudi, S.E., M.Tr (Han) mengatakan, pemeriksaan akan terus dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus Corona Covid-19 yang sangat membahayakan.

Mengantisifasi penyebaran virus tersebut, maka setiap yang ingin masuk dan bertamu harus terlebih dahulu diperiksa suhu atau kesehatan tubuhnya, termasuk kepada personelnya sendiri.

“Bagi yang mau masuk wilayan Nunukan tentunya wajib cek suhu badannya, kemudian cuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun, serta menerapkan antri dengan menjaga jarak,” kata Dansatgas melalalui keterangan yang diterima, Selasa (31/3/2020).

Kepada setiap personelnya juga Dansatgas menenegaskan agar dalam melaksanakan tugas sebagai piket di tempat pelaksanaan pengecekan, supaya betul-betul mewaspadai setiap warga yang masuk ataupun berkunjung ke wilayah Nunukan.

“Jangan sampai lengah, kalau ada yang dicurigai, segera laporkan ke atasan, terutama pihak rumah sakit, guna mencegah dan meminimalisir penyebaran virus corona dengan cara menerapkan Standar Operasional dan Prosedur (SOP), khususnya  kepada warga masyarakat,” tegas Letkol Inf Ronald Wahuyudi.

Pewarta: Syaiful Bahri/Inilahonline 
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close