Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Monday, March 23, 2020

Azis Ramdhani

Pengerjaan Jembatan Ratu Mandala Sungai Cipamarangan Mencapai 45 Persen

Jembatan Muara Ratu Mandala
Kondisi terkini pembangunan Jembatan Beton Ratu Mandala Sungai Cipamarangan Desa Buniwangi, Surade. (Foto : MY Kuncir/sukabumiNews) 

sukabumiNews.net, SURADE – Proses pembangunan jembatan beton Sungai Cipamarangan Muara Ratu Mandala, yang berokasi di Kampung Sukamulya RT. 012/013, Desa Buniwangi Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi saat ini sudah mencapai 45 persen.

Dengan kondisi tersebut, warga sekitar merasa lega lantaran Pemerinath Kabupaten (Pemkab) Sukabumi melaui Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Surade sudah melaksanakan apa yang pernah diinginkan dan direncanakannya.

"Pelaksanaan gerakan gotong rotong dan sosialisai pembuatan Jembatan Ratu Mandala yang berada diatas Muara Kali Ciparangan ini menghubungkan antara Desa Buniwangi dan Desa Cipendeuy Kecamatan Surade," terang Camat Surade H. Utang Supratman kepada sukabumiNews di lokasi pengerjaan, Senin (23/3/2020).

Pemcam Suade berharap dengan dibangunnya jembatan Muara Kali Ciparang ini bisa mendorong kebutuhan masyarakat demi memperlancar transportasi lalu lintas kendaraan roda 2 dan 4.

Sementara itu Ketua Pokmas P3K Sulaeman mengaku, dalam pengerjaan pihaknya masih mengalami mengalami kendala hingga akan memakan waktu lebih lama dari jadwan yang telah ditargetkan yaitu selama 120 hari.

Kendala tersebut kata Sulaeman antara lain, pelaksanaan pengeringan air yang hanya menggunakan 2 buah mesin sedot. Padahal kata dia, jika ingin lebih cepat kereing dibutuhkan 3 hingga 4 mesin sedot.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Buniwangi, Dadan mengungkapkan, bahhwa selain dari bantuan pemerintah, pembangunan jembatan ini juga terlaksana berkat swadaya masyarakat.

Kades Dadan juga meminta dukungan dari semua pihak agar pembangunan jembatan beton ini bisa lancar, segera selesai dan segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang menginginkan desanya lebih maju dan berkembang.

BACA Juga : Warga Dua Desa di Kecamatan Surade Ini Patut Berbangga, Program PISEW Terealisasi

Pewarta : My Kuncir
Editor : Azis R/Red*
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

close