Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Tuesday, February 11, 2020

Redaksi sukabumiNews

Pemimpin Redaksi sukabumiNews.net Kecam Keras Pengeroyokan Terhadap Wartawan Media Cetak dan Online di Lampura

Kang Malik AS
sukabumiNews.net, SUKABUMI – Menyikapi informasi dari korban pengeroyokan bernama Eprizal (38), wartawan media cetak dan online di Bukit Kemuning RM Ayuni Lampung Utara (Lampura) beberapa waktu lalu, Pemimpin Redaksi sukabumiNews mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh oknum pelaku pengeroyokan.

Akibat tidakan tersebut, korban mengalami luka lebam di kepala dan sekujur tubuh.

Meski begitu, kejadian tersebut kini sudah ditangani oleh pihak kepolisian polres lampung utara yang tertuang dalam LP No. STPL/132/B-1/II/2020/SPKT RES LU.

“Saya berharap kepada pihak kepolisian Polres Lampura agar segera menangkap pelaku. Apalagi pelaku merupakan ASN yang kapasaitasnya sebagi kepala sekolah SD di Desa Ujan Mas, Lampura,” tegas A. Malik AS, yang akrab disapa Kang Malik di Sukabumi, Senin (10/2/2020).

Kasus dugaan penganiayaan terhadap jurnalis Efrizal, seperti dilasir dari grup Forum Pimpinan Redaksi Nasional (FPRN) terjadi pada pekan lalu saat wartawan media cetak dan online itu sedang melakukan tugas peliputan. Ia diserang oleh sejumlah orang yang diduga adalah suruhan pelaku.

Padahal menurut Efrizal, saat itu dirinya telah memberikan informasi tentang dirinya dengan menunjukkan bukti identitas pengenal sebagai jurnalis.

Berawal dari Eprizal yang menulis berita tetang kepala sekolah dengan judul “Kepala Sekolah Risih Kalau Didatangi Awak Media”.

“Padahal saya ingin konfirmasi masalah sekolahan tersebut, sebab tugas wartawan adalah mencari dan menulis berita yang dalam tugasnya dilindungi oleh Undang Undang yakni no 40 tahun 1999,” ungkap Efrizal.

BACA Juga: Diduga Beking PT Sampurna Jaya Makmur Cileungsi, Oknum Anggota TNI AU Berpangkat Kopka Ini Ancam dan Lecehkan ProfesiWartawan

Pewarta : FPRN
Editor : Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2020
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

sukabumiNews tidak bertanggung jawab atas pendapat yang diungkapkan melalui artikel/berita ini. Ini adalah pandangan pribadi pemilik akun dan tidak mencerminkan posisi kami. Semua risiko yang dihasilkan dari komentar yang diposting adalah tanggung jawab pemilik akun itu sendiri. Terima kasih.

Memuat...
close