News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

221 Anggota Parlemen Malaysia akan Dipanggil oleh Yang di-Pertuan Agong kecuali Mahatir Mohamad

221 Anggota Parlemen Malaysia akan Dipanggil oleh Yang di-Pertuan Agong kecuali Mahatir Mohamad

Ahmad Fadil Shamsuddin (kanan) menjawab pertanyaan wartawan pada konferensi pers di Istana Kerajaan
Ahmad Fadil Shamsuddin (kanan) menjawab pertanyaan wartawan pada konferensi pers di Istana Kerajaan pada hari Selasa. (FOTO: Astro AWANI)  
sukabumiNews.net, KUALA LUMPUR – Untuk pertama kalinya dalam sejarah politik Malaysia, ketika semua anggota parlemen kecuali Perdana Menteri Sementara Tun Dr Mahathir Mohamad, telah dipanggil untuk menemui Yang Mulia, Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah mulai hari ini dan besok.

Semua 221 anggota parlemen akan mengumumkan siapa kandidat Perdana Menteri ke Yang di-Pertuan Agong dalam wawancara pribadi.

Menurut Manajer Royal Bijaya, Datuk Ahmad Fadil Shamsuddin, semua anggota parlemen akan dibagi menjadi dua sesi wawancara dengan Yang di-Pertuan Agong.

Pertemuan pertama, katanya, akan diadakan hari ini jam 2:30 siang di Istana Nasional.

"Kelompok pertama yang terdiri dari 90 orang akan diadakan hari ini dengan setidaknya setiap Anggota Parlemen melakukan wawancara selama dua hingga tiga menit,” katanya, saat konferensi pers, Selasa (25/2/2020).

Untuk sisanya, kata dia, akan dilanjutkan besok dan proses wawancara akan dilakukan oleh Perdana Menteri dan disaksikan oleh Sekretaris Utama, Datuk Seri Zuki Ali," kata Ahmad Fadil pada konferensi pers di Istana Kerajaan kemarin.

Menurut Ahmad Fadil, semua anggota parlemen akan dipanggil di hadapan Al-Sultan Abdullah tanpa bergabung dengan partai politik apa pun.

Dewan Perwakilan Rakyat memiliki mandat 222 anggota parlemen dalam Pemilihan Umum ke-14 dalam pemilihan umum 2018.

Namun, kemelut politik di Malaysia saat ini telah melihat banyak perkembangan tak terduga selama tiga hari terakhir.

Pada hari Senin, Dr Mahathir mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri ke-7 sebelum Yang di-Pertuan Agong setuju untuk mengangkatnya sebagai Perdana Menteri sementara, sambil menunggu pengangkatan Perdana Menteri baru sesuai dengan Pasal 43 (2) (a) Konstitusi Federal.

BACA Juga: Anwar Ibrahim Ulas Perkembangan Politik Baru-Baru Ini: Kami Dikejutkan oleh Pengkhianatan


Pewarta : Antro AWANI
Editor : AM
COPYRIGHT © SUKABUMININEWS 2020

Tags

Daftar

Website sukabumiNews.net Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita PT SUKABUMINEWS MULTI MEDIA. Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.

Post a Comment

Anda boleh beropini dengan mengomantari Artikel di atas