Breaking
SUKABUMINews menyajikan artikel, berita politik, hukum, kriminal, dunia Islam, serta berbagai peristiwa yang terjadi, baik di dalam dan Luar Negeri secara tepat dan akurat. Kontributor/wartawan SUKABUMINews dalam melaksanakan tugas selalu dibekali ID dan atau Surat Tugas. Segala bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada yang bersangkutan dalam menjalankan tugas jurnalistik, sangat kami hargai. Anda menyukai tantangan, memiliki kemampuan reportase, wawancara, melakukan penelitian? Tuangkan hasil kemampuan anda menjadi sebuah tulisan, baik dalam bentuk artikel berita. Bergabunglah bersama kami.. Kirimkan data pribadi, nama, alamat dan nomor HP. ke email: sukabumi_news@yahoo.com atau gmail: redaksi.sukabuminews@gmail.com. Hanya yang memenuhi kriteria yang akan kami muat dan undang.

Sunday, December 29, 2019

Redaksi sukabumiNews

Video Pelaku Penyiram Air Keras Teriak Novel Baswedan Pengkhianat

sukabumiNews, JAKARTA – Kepolisian akhirnya memperlihatkan dua tersangka kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan ke publik. Dua tersangka yang mengenakan pakaian tahanan warna oranye dengan tangan terikat muncul ke publik untuk selanjutnya dipindahkan ke rumah tahanan Bareskrim Polri.
Dua pelaku penyiraman air keras Penyidik KPK Novel Baswedan dibawa petugas untuk dipindahkan ke Bareskrim Mabes Polri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/12/2019). Foto : ANTARA FOTO/Abdul Wahab  
Dua tersangka masing-masing berinisial RB dan RM. Kedua pelaku merupakan anggota polisi aktif.

Saat digiring aparat, salah seorang tersangka yang berinisial RB berteriak seakan menjelaskan alasan dirinya menyerang Novel. Sedangkan seorang pelaku lainnya bernama RM hanya tertunduk.

"Tolong dicatat saya tak suka Novel karena dia pengkhianat," teriak RB.

Keduanya pun masuk ke dalam mobil dan langsung dibawa ke Bareskrim Polri untuk dipindahkan ke tahanan Bareskrim Polri.

RB dan RM ditangkap di Jalan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis malam, 26 Desember 2019. Kedua pelaku langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Argo Yuwono mengatakan dua tersangka mendapat pendampingan hukum dari Divisi Hukum Mabes Polri selama dimintai keterangan sebagai tersangka. Sayangnya Argo belum bisa mempublikasikan hasil pemeriksaan, termasuk motif dari pelaku.

"Hasil pemeriksaan belum bisa kita sampaikan, yang lain-lain kita tunggu sampai pemeriksaan selesai," kata Argo.

Simak video pengakuan pelaku penyerangan air keras Novel Baswedan berikut ini:



Dua pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dibawa ke Bareskrim Polri dari Polda Metro Jaya. Keduanya digiring sekitar pukul 14.26 WIB.

Keduanya memakai baju tahanan berwarna oranye dan diborgol dengan tali tis. Keduanya dikawal beberapa anggota yang dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Suyudi Ario Seto.

Sebelum masuk, salah seorang tersangka yang bernama RB berteriak seakan menjelaskan alasan dirinya menyerang Novel. Sedangkan seorang pelaku lainnya bernama RM hanya tertunduk.

BACA Juga: Kejanggalan Pelaku Teror Novel Baswedan dan Kecurigaan 'Pasang Badan'

Sumber: VIVAnews
Editor: Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Jangan Lewatkan!
Masukkan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Sampaikan pendapat dan saran Anda setelah membaca artikel di atas..

Memuat...
close