Breaking

Wednesday, November 6, 2019

Redaktur

Perampok Modus 'Kempeskan Ban' Berhasil Gasak Uang Rp117 Juta dari Korban

Kejahatan dengan modus kempeskan ban dan pecahkan kaca mobil
Mobil korban.  
sukabumiNews, SURADE – H. Rosim, warga asal Kampung Purwasedar II Rt. 002/001 Desa Pada Jaya Kecamatan Jampang Kulon menjadi korban kejahatan dengan modus kempeskan ban dan pecahkan kaca mobil. Dalam aksinya maling berhasil menggondol uang sejumlah Rp117 juta dari tas yang tersimpan di dalam mobil korban.

Peristiwa ini terjadi di tempat parkiran salah satu pasar swalayan di Jln. Cibarehong Kelurahan Surade Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Rabu (6/11/2019).

"Sekira pukul 10.45 wib saat itu saya sedang berbelanja di toko mini market yang berada di wilayah Cibarehong untuk belanja beberapa jenis minuman seperti yakult dan yang lainnya. Saat saya keluar, kedapatan kaca mobil saya sudah pecah. Tidak hanya itu, ban mobil pun terlihat sudah dalam keadaan kemps," ungkap H. Rosid kepada sukabumiNews, Rabu (6/11/19).

“Melihat kondisi seperti ini, saya langsung mengejar pelaku sampai ke Cinagen. Akan tetapi tidak terkejar, saat itu pikiran saya berubah lebih baik minta bantuan kepada Aparat Kepolisian dan pulang untuk melapor ke Polsek Surade,” paparnya.

Dia menambahkan, uang sejumlah Rp117 juta yang raib tersebut merupakan uang Pensiunan yang di ambilnya dari Bank BRI Unit Surade, dengan rician, Rp70 juta uang pensiunan, dan Rp 47 juta.

Sementara itu Kanit Reskrim Sektor Surade AIPTU Feri S. membenarkan adanya laporan atas kejadian yang menimpa H. Rosim ini. “Sekarang pihak kepolisian sedang menangani kasus tersebut  atas dugaan kasus pencurian dengan modus pecah kaca dan pecah ban,” kata AIPTU Feri S.

“Hingga kini aparat Kepolisian Sektor Surade masih sedang melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus ini,” tutupnya.

Pewarta : Kuncir
Editor : Azis Ramdhani/Red.
COPYRIGHT © SUKABUMINEWS 2019
Berita menarik lainnya:
Masukan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu


TRENDING TOPIK
close