Breaking

Thursday, October 10, 2019

Redaktur sukabumiNews.net

Polsek Jampang Kulon Gelar Sosialisasi dan Konsolidasi Pengamanan Pilkades

*kapolsek jampang kulon*
sukabuminews, JAMPANG KULON – Kapolsek Jampang Kulon, AKP. H. Dede Majmudin, SH., mengundang panitia pilkades tingkat desa se-Kecamatan Jampang Kulon guna memberikan sosialisasi dan konsolidasi persiapan pengamanan menjelang pilkades di Kecamatan Jampang Kulon.

Selain dihadiri oleh panitia dari 8 desa yang meliputi desa Cikarang, Pada Jaya, Nagrak, Tanjung, Ciparay, Karang Anyar, Karanggesan dan Bojongsari, kegiatan sosialisasi dan konsolidasi Pilkades yang akan dilaksanakan secara serentak di 240 desa se-Kabupaten Sukabumi pada 17 November ini juga dihadiri oleh para PJS Kades dan unsur Muspika Kecamatan Jampang Kulon.

*para panitia dan bakal calon kades se-Jampang Kulon*
"Pihak kepolisian menyambut baik semua program pemerintah termasuk kegiatan Pilkades serentak di Kabupaten Sukabumi,” ungkap Kapolsek Jampang Kulon, AKP. H. Dede Majmudin, SH. kepada sukabumiNews ditemui di lokasi kegiatan, di Aula Polsek Jampang Kulon, Kamis (10/10/2019).

Dikatakan Kapolsek, pihaknya sudah menginstruksikan kepada Bhabinkamtibmas agar menjalin kerja sama intensif dengan para panitia pilkades dan masyarakat untuk terus memantau setiap perkembangan, agar pada pelaksanaannya nanti dapat berjalan lancar.

“Kami pastikan, wilayah Jampang kulon dalam situasi aman, nyaman, tenang dan damai," tutur Kapolsek Dede Najmudin.

Dia juga mejelaskan, selain sosialisasi dan konsolidasi persiapan pengamanan menjelang pilkades, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengakomodir informasi perihal tahapan pelaksanaan pilkades di masing-masing wilayah di Kecamtan Jampang Kulon, agar semua tahapan itu dipastikan berjalan lancar hingga menjelang hari H.

Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut Kapolsek juga berpesan dan mengajak kepada semua lapisan panitia, juga steakholder yang hadir, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas di Kecamatan Jampang Kulon. Dia juga berharap agar semua pihak tetap menjaga Kamtibmas dan mengantisipasi berbagai potensi konflik.

Kapolsek menyebut, Pilkades merupakan ajang kompetisi politik langsung antar tokoh dan masyarakat yang melibatkan kendali warga setempat. Oleh sebab itu, kata dia, harus diiantisipasi secara ekstra agar tidak ada gontok-gontokan sesama pendukung calon.

"Kami sudah persiapkan personil untuk menjaga Kamtibmas pada pelaksanaan Pilkades di Jampang Kulon, melaui kerja sama dengan semua pihak termasuk kordinasi intensif dengan unsur Muspika di Jampang Kulon. Insyaallah keamanan di Kecamatan Jampang Kulon bisa tetap terjaga," jelas Kapolsek.


Di tempat yang sama, Kasi Pemerintahan (Kasi Pem) Kecamatan Jampang Kulon, Soleh, S.I.P. selaku perwakilan panitia pilkades tingkat Kabupaten Sukabumi mengapresiasi giat sosialisasi dan konsolidasi yang diinisiasi oleh Kapolsek Jampang Kulon guna mengamankan proses Pilkades yang tinggal menghitung hari menjelang hari H.

"Kami sangat mengapresiasi giat yang digelar Kapolsek Jampang Kulon ini. Semoga semua tahapan Pilkades menjelang hari H, lancar dan sukses," tutur Soleh.

Mengenai kesiapan panitia dalam menghadapi uji kompetensi bagi para Bacalon Kades yang akan digelar pada 13 Oktober nanti, Kasi Pem Kecamatan Jampang Kulon mengaku, pihkanya sudah melukan pemberkasan sesuai tahapan-tahapan.

“Semua bacalon sudah diverifikasi oleh panitia desa. Sebanyak 41 berkas sudah disampaikan laporannya ke Kabupaten,” ungkap Soleh.

"Semoga bacalon kades ini mampu mengikuti tes akademik sebagaimana mereka juga mampu lolos verifikasi di tingkat desa. Semoga proses kompetisinya lancar," imbuh Kasi Pem Kecamatan Jampang Kulon.

Baca juga: Tim Panitia Pilkades Tingkat Desa di Kecamatan Cidolog Tak Henti Godok Para Peserta

Pewarta : Kuncir/Azis R
Editor : Agus Setiawan
Copyright © SUKABUMINEWS 2019
Tertarik dengan Artikel Kesehatan dan lainnya, baca:
Masukan email Anda untuk berlangganan artikel terbaru :

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu

close
close
close